Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Incidence of Unintended Pregnancy after Laparoscopic Tubal Sterilization at Dr.Sardjito Hospital Widyasari, Anis; Wibowo, Prakoso Adhi; Rahman, M. Nurhadi; LUTFI, MUHAMMAD; Widad, SHOFWAL
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.045 KB) | DOI: 10.22146/jkr.35423

Abstract

Background:  Laparoscopic tubal ligation is one of the most commonly performed sterilization procedures and has many advantages such as high success rate and early return to normal activity. In Indonesia, the incidence of unintended pregancy in a study was 0,15 %. This rate is comparable with pregnancy rates for women using another contraceptive method.Objective: To assess the incidence of unintended pregnancy on women who underwent laparoscopic tubal sterilization at Dr. Sardjito Hospital.Method: A descriptive observational study with retrospective cross-sectional design was conducted. The data were acquired from medical record from January 2009 to April 2015. Reports of unintended pregnancy within two years after procedure were recorded.Result and Discussion: 55 women met the inclusion criterion and none were excluded. Method failures resulting on pregnancy occured in 3 cases (5.45 %), so the success rate of the procedure was 94.55 %. All of the reported pregnancies happened within two years after the procedures. There was no major complication occured in the procedure, but minor bleeding (<50 cc) did occur in some cases.Conclusion: The incidence of unintended pregnancy on women who underwent laparoscopic tubal sterilization at Dr. Sardjito Hospital was higher than the average incidence reported on another studies.Keyword: female sterilization, laparoscopic tubal sterilization, unintended pregnancy.
Perbandingan Kejadian Missing String IUD CUT 380A Pascasalin antara yang Dipasang Menggunakan R_Inserter dengan yang Dipasang Menggunakan Klem Cincin (Evaluasi 13-24 Bulan) Dewi, Silvy Kusuma; Siswosudarmo, Risanto; Lutfi, Muhammad
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 4, No 3 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.416 KB) | DOI: 10.22146/jkr.36513

Abstract

Background: One of the main complaint of IUD client was missing string. The main cause of missing string was folded string into the cervical canal. The incidence of translocation in case of missing string was 0 – 5%.Objective: To compare the incidence of missing strings IUD CuT 380A inserted by R_inserter compared to ring forceps during postpartum period in addition to compare incidence of malposition, cumulative expulsion, the continuation of IUD, pregnancy and menstrual complaintsMethod: The study was conducted in Sardjito Hospital Yogyakarta. The subjects were divided into two groups, of exposed group (inserted postpartum IUD using R_inserter) and control group (inserted postpartum IUD by using ring forceps). Follow-up was performed in the period of 13-24 months postpartum. Data was analized with Chi-square test and relative risk for comparing two proportions.Result and Discussion: A total of 178 study subjects consisted of 91 subjects inserted with R_inserter and 87 subjects with a ring forceps. The incidence of missing strings in R_inserter was lower than ring forceps group, 1.2% vs. 3.6% (RR 0.33; 95% CI 0.36-3.18). There was only one subject IUD malposition from ring forceps group. The incidence of expulsion cumulative in the R_inserter was higher than ring forceps, 6.0% vs 4.1% (RR 1.47; 95% CI 0.43-5.05). The continuation rate of IUD in R_inserter and ring forceps groups was 83% and 85.7% (RR 0.97; 95% CI 0.86-1.09) and no incidence of pregnancy. Number of menstrual complaints on R_inserter were lower than the ring forcep 2.4% vs. 3.6% (RR 0.66%; 95% CI 0.11-3.83).Conclusions: There was no difference in the incidence of missing strings, malposition, expulsion, continuity and menstrual complaints between IUD CuT 380A inserted by R_inserter and ring forceps during the postpartum period.Keywords: postpartum IUD, R_inserter, ring forceps, missing strings, malposition.
REAKTUALISASI PENDIDIKAN KARAKTER PESANTREN DI ERA GLOBALISASI Lutfi, Muhammad
JURNAL EDURELIGIA Vol 1, No 1 (2017): Internalisasi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Islamic Faculty of Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan pendidikan karakter mulai dari definisi dan implementasinya dari berbagai tokoh. Menjelaskan peran pendidikan karakter dan pentingnya pendidikan karakter terutama di era globalisasi ini. Tulisan ini juga mendeskripsikan keadaan pesantren saat ini dan perbandingannya dengan pesantren yang dulu mulai dari tantangan dan penanggulangannya. Menggambarkan pola pendidikan karakter di pesantren dan pentingnya pesantren mengoptimalkan pendidikan karakter untuk mencetak santri yang berkipribadian baik baik ketika masih di dalam pesantren ataupun ketika sudah di luar pesantren.
Urgensi Pendidikan Profetik bagi Pendidik Lutfi, Muhammad
Jurnal Kependidikan Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.569 KB) | DOI: 10.24090/jk.v5i2.1934

Abstract

Pendidikan merupakan komponen utama dalam peningkatan mutu kualitas hidup. Melalui pendidikan, manusia mampu mengembangkan diri dan mengetahui banyak hal. Pendidikan tidak hanya menyangkut hal-hal yang berkenaan dengan pengetahuan dan keterampilan saja, tetapi juga menyangkut akhlak dan nilai moral. Sumber pendidikan yang paling sempurna berasal dari Al-Qur’an. Banyak ayat Al-Qur’an yang menjelaskan tentang pentingnya pendidikan bagi manusia, selain itu, Al-Qur’an juga menerangkan berbagai konsep pendidikan yang sesungguhnya bagi manusia. Selain itu, melalui Al-Quran dan proses aktualisasi yang terus berkembanglah pula pendidikan mampu eksis dan berkembang sesuai kondisi zaman. Seorang pendidik hendaknya memiliki sifat-sifat tertentu sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah Saw. Beliau juga seorang pendidik yang selalu mengajar umatnya dengan berbagai macam hal. Dalam mengajar, beliau memiliki sifat mulia sehingga maksud ajarannya dapat tersampaikan dan dapat diamalkan oleh murid-muridnya. Oleh karenanya seorang pendidik perlu dibekali pendidikan profetik yang memiliki dasar utama kependidikan Nabi, yaitu pembentukan watak yang bermula dari penanaman tauhid kepada Alloh, yang dibarengi dengan pembentukan karakter lainnya sebagai dasar untuk membangun pribadi yang kuat secara mental. Pendidikan profetik sejatinya merupakan proses untuk memanusiakan manusia yaitu menjadi berkarakter relegius yang tidak hanya pada proses transformasi ilmu pengetahuan saja.
Hubungan Maternal Early Obstetric Warning Score (MEOWS) dengan Perawatan di Intensive Care Unit pada Pasien Preeklamsia Berat di RSUP DR. Sardjito Tamara, Yosi; Lutfi, Muhammad; Prawitasari, Shinta
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.652 KB) | DOI: 10.22146/jkr.49330

Abstract

Latar Belakang: Preeklamsia merupakan masalah kedokteran yang serius dan memiliki kompleksitas yang tinggi. Preeklamsia dapat setiap saat mengalami perburukan, sehingga dibutuhkan suatu metode yang mudah digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi adanya perburukan. Salah satunya adalah Modified Early Obstetrics Warning Score (MEOWS) yang merupakan salah satu parameter untuk memudahkan mendeteksi secara dini adanya risiko tinggi pada pasien obstetri. Diharapkan perburukan yang terjadi dapat dicegah atau dikurangi risikonya dengan menempatkan pasien preeklamsia berat menurut level of care disesuaikan dengan kebutuhan pasien.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mencari cut off point skor MEOWS pada pasien preeklamsia berat dalam menentukan tempat perawatan.  Metode: Penelitian dengan desain kohort retrospektif. Data diambil dari rekam medis, dengan subyek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data penelitian dikumpulkan, diolah dan dilakukan analisis data univariat, bivariat dan multivariat untuk mengetahui hubungan antar variabel.Hasil dan Pembahasan: Sampel pada penelitian ini berjumlah 187 subyek penelitian. Karakteristik skor MEOWS IGD ≥8 berjumlah 70 subyek dan skor MEOWS IGD <8 berjumlah 117 subyek. Pasien yang dirawat di ICU berjumlah 15 subyek dan yang dirawat selain di ICU berjumlah 174 subyek. Hasil perhitungan mendapatkan nilai cut off point skor MEOWS adalah 7,5 (dibulatkan menjadi skor 8). Terdapat hubungan bermakna antara skor MEOWS ≥8 dengan perawatan di ICU (RR 3,34; CI 95%: 1,19-9,38). Terdapat hubungan yang bermakna juga antara skor MEOWS ≥ 8 dengan kejadian bayi IUFD (RR 9,91; CI 95%: 2,098-40,27).Kesimpulan: Pasien preeklamsia berat dengan skor MEOWS ≥8 memiliki risiko untuk dirawat di ICU 3,34 kali lipat dibandingkan dengan pasien preeklamsia berat dengan skor MEOWS <8. Pasien preeklamsia berat dengan skor MEOWS ≥8 memiliki risiko untuk kejadian bayi IUFD 9,91 kali lipat dibandingkan dengan pasien preeklamsia berat dengan skor MEOWS <8.  Kata Kunci: Modified Early Obstetric Warning Score (MEOWS); preeklamsia berat; intensive care unit 
REKONSTRUKSI PENGATURAN PEMBINAAN LEMBAGA KEOLAHRAGAAN PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 19/PUU-XII/2014 Putra, Hermawan Dwi; Anshari, Tunggul; Lutfi, Muhammad
Legality : Jurnal Ilmiah Hukum Vol 27, No 1 (2019): Maret
Publisher : Faculty of Law, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.822 KB) | DOI: 10.22219/jihl.v27i1.8961

Abstract

The study, titled “Reconstruction Of The Sport Institute Coaching Arragements In Legislation”  aims to analyze the No. 3 Year 2005 about the National Immune System in the second generation of adults, the political system in Indonesia and the form of breaking up in the Constitution. The method used in this study is normative legal research, the approach taken Law approach, historical approach and comparative approach, there are three sources of legal material, namely the source of primary, secondary and tertiary legal materials. The legal material collection technique analyzes the Minutes of the Indonesian National System, a study of students by collecting and analyzing the population, as well as researchers from the internet. The analysis of the law in the study with descriptive descriptive techniques of the. The results showed that the problem can be concluded as the cause of the obscurity of the norms of the National Sports Committee in 36 articles (1) and (3), based on the SKN Draft Bill, the KONI is written National Sports with the aim to protect the citizenship of KONI. KOI only has to go to the internet and it will take an internal competition. The overlapping of authority in the development of sports due to the absence of legal certainty. Giving the concept of setting up KONI and KOI after being in the mid-1980s, KONI and KOI will eventually be led by a third, Reconstruction in the SKN Law makes it appear that it has a disadvantage so it does not cause conflict.
Hermeneutika Alquran: Model Interpretasi Nasr Hamid Abu Zayd Lutfi, Muhammad
Mutawatir : Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith Vol. 8 No. 1 (2018): JUNI
Publisher : Jurusan Tafsir Hadis Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/mutawatir.2018.8.1.22-45

Abstract

This article discusses the methodology of reading the Qur’an initiated by Nasr Hamid Abu Zayd. As part of Islamic discourse, especially in the Qur’an, Nasr Hamid’s approach has sparked various productive discussions in the academic world. The approach of Nasr Hamid does not only contain its own characteristics, more than that, it is possible to produce an understanding, which at a certain point, has a power of social transformation. Two important issues as an example of the results of the approach are provided with some analyses on the matter of inheritance and slavery. It then must be understood in various aspects and contexts, and thus prompted to emerge an ideal egalitarian community. In this, Nas}r H{a>mid calls his hermeneutic approach as dialectics between ma‘na and maghza.
ANALISIS INOVASI LAYANAN SELULER PETERNAKAN TERINTEGRASI (LASAPI) DI KABUPATEN SINJAI Lutfi, Muhammad; Congge, Umar; ., Hermansyah
Al Qisthi: Jurnal Sosial dan Politik Vol 11 No 1 (2021): VOLUME 11, NOMOR 1, JUNI 2021
Publisher : STISIP Muhammadiyah Sinjai Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/jaq.v11i1.181

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan inovasi pemerintah daerah dalam pelayanan publik di Kabupaten Sinjai melalui program Layanan Seluler Peternakan Terintegrasi (LA SAPI) di Kabupaten Sinjai. Menjadi menarik diteliti, mengingat inovasi ini dilakukan dengan menjadikan peternak sebagai obyek layanan dengan menggunakan media seluler. Layanan LA SAPI dilakukan dalam rangka memudahkan peternak dan masyarakat umum untuk berinteraksi dan membangun komunikasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai tanpa mengganggu aktivitas keseharian mereka. Untuk memahami bagaimana inovasi berdampak pada kebutuhan masyarakat, dalam penelitian ini menggunakan 6 (enam) kriteria untuk mengukur keberhasilan suatu produk inovasi, yakni: dampak, kemitraan, keberlanjutan, kepemimpinan dan pemberdayaan masyarakat, kesetaraan gender dan pengecualian sosial, serta inovasi dalam konteks lokal dan dapat ditransfer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Untuk pengumpulan data penelitian, diperoleh melalui wawancara mendalam, pemanfaatan data-data sekunder (dokumen), dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebuah produk inovasi tidak mesti membutuhkan anggaran/dana yang besar, tetapi yang utama adalah melibatkan warga dalam program tersebut serta nilai kemanfaatan bagi masyarakat dari produk inovasi tersebut. Selain itu, keberlangsungan inovasi tersebut penting untuk dijaga dan dapat ditransfer di tempat lain, agar dapat dirasakan oleh semua pihak secara terus menerus.
Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Pemberian Bantuan dengan Metode AHP Usman, Syahrul; Aziz, Firman; Lutfi, Muhammad
JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA Vol 5, No 2 (2021): April 2021
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/mib.v5i2.2870

Abstract

Every humanitarian organization needs to raise funds and channel these funds. Distribution of funds from donors is often not in accordance with the programs that have been planned by social service agencies. This study aims to prioritize logistical assistance for flood disasters using the Analytical Hierarchy Process (AHP) Method as a supporting material that can be taken into consideration in making decisions about providing assistance on the crowdfunding platform which is used as an online fundraising medium, the AHP method is used as a supporting material for analyze the reference variables that are considered in making a decision to provide assistance. AHP analysis results recommend the order of potential beneficiaries from the highest priority to the lowest. In determining assisting decisions by sorting prospective recipients based on priority, the AHP method produces a consistency ratio value that is less than 0.1 so it can be concluded that the results of these decisions have consistent characteristics as supporting materials for decision making
ANALISIS INOVASI LAYANAN SELULER PETERNAKAN TERINTEGRASI (LASAPI) DI KABUPATEN SINJAI Lutfi, Muhammad; Congge, Umar; ., Hermansyah
Al Qisthi: Jurnal Sosial dan Politik Vol 11 No 1 (2021): VOLUME 11, NOMOR 1, JUNI 2021
Publisher : STISIP Muhammadiyah Sinjai Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/jaq.v11i1.181

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan inovasi pemerintah daerah dalam pelayanan publik di Kabupaten Sinjai melalui program Layanan Seluler Peternakan Terintegrasi (LA SAPI) di Kabupaten Sinjai. Menjadi menarik diteliti, mengingat inovasi ini dilakukan dengan menjadikan peternak sebagai obyek layanan dengan menggunakan media seluler. Layanan LA SAPI dilakukan dalam rangka memudahkan peternak dan masyarakat umum untuk berinteraksi dan membangun komunikasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai tanpa mengganggu aktivitas keseharian mereka. Untuk memahami bagaimana inovasi berdampak pada kebutuhan masyarakat, dalam penelitian ini menggunakan 6 (enam) kriteria untuk mengukur keberhasilan suatu produk inovasi, yakni: dampak, kemitraan, keberlanjutan, kepemimpinan dan pemberdayaan masyarakat, kesetaraan gender dan pengecualian sosial, serta inovasi dalam konteks lokal dan dapat ditransfer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Untuk pengumpulan data penelitian, diperoleh melalui wawancara mendalam, pemanfaatan data-data sekunder (dokumen), dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebuah produk inovasi tidak mesti membutuhkan anggaran/dana yang besar, tetapi yang utama adalah melibatkan warga dalam program tersebut serta nilai kemanfaatan bagi masyarakat dari produk inovasi tersebut. Selain itu, keberlangsungan inovasi tersebut penting untuk dijaga dan dapat ditransfer di tempat lain, agar dapat dirasakan oleh semua pihak secara terus menerus.