Destriana Destriana
Department Of Physical Education And Health, Faculty Of Teacher Training And Education, Universitas Sriwijaya, Palembang, Indonesia

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Indeks massa tubuh, pola makan, dan aktivitas fisik: apakah saling berhubungan? Novi Puji Tri Astuti; Wahyu Indra Bayu; Destriana Destriana
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.198 KB) | DOI: 10.54284/jopi.v1i2.99

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk  mengetahui gambaran  Indeks Massa Tubuh, Pola Makan dan Aktivitas Fisik. Serta korelasi antara Indeks Massa Tubuh dan Pola makan dengan aktiviatis fisik peserta didik SMAN 1 Indralaya Selatan. Jenis penelitian ini adlah Deskripsi Kuantitatif dengan menggunakan metode survei menggunakan perhitunagan IMT, Internasional physical activity quetionnaire (IPAQ), dan Food Frequency. Populasi  pada penelitian ini yaitu peserta didik SMA Negeri 1 Indralaya Selatan. Sampel yang dipakai yaitu  siapa saja yang ditemui oleh peneliti bisa dijadikan sebagai sampel  berdasarkan subjek penelitian (Accidental Sampling). Data yang dianalisis menggunakan  korelasi dan uji Chi-Square. Untuk hasil Indeks Massa Tubuh (IMT)  menunjukan  bahwa 53 (48%) orang peserta didik dengan ketegori underweight. Untuk hasil pola makan menunjukan bahwa 53(48%) orang peserta didik dengan kategori kurang. Sedangkan untuk hasil aktivitas fisik 57(52%) orang peserta didik dalam kategori sedang. Kesimpulan pada penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara indeks masa tubuh terhadap aktivitas fisik dengan nilai P valui 0,311>0,05. Tidak ada hubungan antara pola makan terhadap aktivitas fisik dengan nilai p valui 0,569>0,05. Dan tidak adanya korelasi antara indeks massa tubuh dan pola makan terhadap aktivitas fisik peserta didik SMA Negeri 1 Indralaya Selatan  dengan nilai sig. f change 0,702> 0,05 dan nila rhitung sebesar 0,081 termasuk dalam korelasi rendah.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SERVIS BAWAH PERMAINAN BOLA VOLI Marsiyem Marsiyem; Destriana Destriana; Reza Resah Pratama
Sebatik Vol 22 No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.589 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran servis bawah permainan bola voli untuk siswa SMP kelas VII dengan dimaksudkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Pengembangan model pembelajaran servis bawah dilakukan pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Palembang dengan menggunakan metode penelitian R&D yang dikembangkan oleh Sugiono. Tahapan penelitian adalah analisis kebutuhan, pembuatan draf produk, validasi ahli, ujicoba skala kecil, revisi, ujicoba skala besar, revisi tahap 2, serta ujiefektifitas produk. Teknik analisis data kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian ini pada validasi ahli tahap 2 di dapatkan penilaian sebesar 80% dari ahli PJOK dan 81,67% dari ahli permainan bola voli maka produk dikatakatan “Layak”. Ujicoba skala besar dilakukan pada 3 kelas dengan jumlah responden sebanyak 72 siswa didapatkan hasil yaitu, 90,74% siswa berada pada kategori baik, sehingga produk ini dinyatakan “Layak”. Temuan pada penelitian ini adalah dihasilkannya model pembelajaran servis bawah permainan bola voli yang digunakan siswa SMP kelas VII berupa buku panduan
PENGEMBANGAN TEKNIK PEMBELAJARAN PASING BAWAH PERMAINAN BOLA VOLI SMP KELAS VII Destriana Destriana; Destriani Destriani; Herri Yusfi
Sebatik Vol 22 No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.394 KB)

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan teknik pembelajaran pasing bawah permainan bola voli untuk siswa SMP kelas VII sebagai solusi bagi guru dalam pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran pasing bawah bawah permainan bola voli. Pengembangan teknik pembelajaran pasing bawah dilakukan di SMP Negeri 1 Palembang dengan menggunakan metode penelitian research adn development dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development or Production, Implementation or Delivery and Evaluations). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP N 1 Palembang Kelas VII angkatan 2018/2019. Teknik analisis data deskriptif dengan persentase. Hasil evaluasi satu-satu didapatkan dari guru PJOK adalah sebesar 80% sehingga produk dikategorikan layak, selanjutnya produk sudah dikatakan layak maka dilanjtkan dengan uji coba kelompok kecil pada 12 siswa/siswi kelas VII di dapatkan nilai pada ranah keterampilan pasing bawah sebesar 11 siswa (91,66%) diujicobakan lulus KBM, sedangkan untuk penilaian ranah pengetahuan di dapatkan 11 siswa (91,66%) lulus KBM, dari hasil penelitian ini maka produk pengembangan teknik pembelajara pasing bawah permainan bola voli “layak” digunakan untuk siswa SMP kelas VII. Temuan dalam penelitian ini adalah dihasilkannya 12 baru teknik pembelajaran pasing bawah yang dapat digunakan sebagai bahan ajar pembelajaran pasing bawah. Implementasi dari penelitian pengembangan ini adalah dapat digunakan oleh guru PJOK sebagai tambahan variasi teknik dalam mengajar pasing bawah permainan bola voli.
LATIHAN SQUAD JUMPTERHADAP HASIL POWER OTOT TUNGKAI CLUB SSB OGAN ILIR Endang Sulistiawati; Syamsuramel Syamsuramel; Destriana Destriana
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 20, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v20i2.30941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan squat jump terhadap hasilpower otot tungkai pada usia 15 sampai 17 tahun club sekolah sepak bola Ogan Ilir. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalahquasy eksperimen dengan rancangan pretest-posttest one group design. Teknik pengambilan sampel total population sampling dengan jumlah sampel 30 orang Instrumen penelitian ini adalah menggunakan tes standing long jump atau lompat jauh tanpa awalan. Perlakuan pada penelitian ini berupa latihan squat jump yang diberikan selama 6 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali dalam seminggu. Hasil pengolahan dan analisis data dengan menggunakan uji normalitas data dan uji hipotesis dengan rumus uji t, bahwa latihan squat jump berpengaruh terhadap hasil power otot tungkai. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data melalui perhitungan rumus uji tdengan kriteria t hitung lebih besar dari t tabel (19,14 > 1,70) dengan taraf kepercayaan 0,95 (α = 0,05) dan jumlah sampel (N = 30), maka hipotesis yang diajukan diterima. Latihan squat jump memberikan pengaruh terhadap hasil kekuatan otot tungkai. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa latihan squat jump memiliki pengaruh  yang signifikan terhadap hasilpower otot tungkai. Pada pemain usia 15-17 tahun club SSB Ogan Ilir.
LATIHAN MEDICINE BALL TERHADAP HASIL CHEST PASS PADA PERMAINAN BOLA BASKET SISWA PUTRA SMP Athiyah Fadillah; Syamsuramel Syamsuramel; Maskur Ahmad; Destriana Destriana
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 2 (2018): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v7i2.8117

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan medicine ball pada siswa putra permainan bola basket. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain randomize control group design. Sampel berjumlah 60 orang siswa angkatan 2017 setelah itu dibagi dua kelompok dengan menggunakan ordinal pairing 30 kelompok eksperimen dan 30 kelompok kontrol kelompok eksperimen diberikan perlakuan latihan medicine ball sedangkan kelompok kontrol tidak diberi perlakuan. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik tes yaitu instrumen tes mengukur kemampuan dasar atau prestasi orang coba (testee) dengan tes perbuatan. Hasil penelitian didapatkan rata-rata hasil pre test kelompok eksperimen 27,53 sedangkan kelompok kontrol rata-rata 20,06 hasil post test kelompok eksperimen 27,53 sedangkan kelompok kontrol 22,07. Adapun perbedaan rata-rata hasil kelompok eksperimen 7,46 sedangkan rata-rata kelompok kontrol 2,01, berdasarkan data hasil analisis penelitian didapati thitung (25,695) > ttabel (2,045) dan nilai sig. (p) 0,000 < dari 0.05. Temuan penelitian ini terdapat pengaruh latihan medicine ball yang signifikan terhadap hasil chest pass. Implikasi dari penelitian ini bahwa latihan medicine ball dapat di jadikan variasi latihan untuk meningkatkan hasil chest pass pada permainan bola basket.Kata kunci : Latihan medicine ball, chest pass , bola basket.
LATIHAN PASING ATAS DOUBLE CONTACT TERHADAP KETERAMPILAN BOLA VOLI Destriana Destriana
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2018): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v7i1.8112

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan passing atas double contact (sentuhan ganda) terhadap passing atas siswa putri ekstrakurikuler bola voli SMP Negeri 19 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 siswi ekstrakurikuler bola voli tahun 2012/2013. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes keterampilan pasing atas dan observasi teknik pasing atas. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan rata-rata pretest dan posttest kelompok eksperimen dari 17,1 ke 23,4 meningkat sebesar 6,3 atau sebesar 36,8%, dan hasil observasi didapat 80% siswa telah dapat melakukan passing dengan kategori baik, dan  berdasarkan pengujian hipotesis didapat thitung = 22,74 sedangkan t0,95 = 2,84 jadi thitung =22,74 > t0,95 = 2,84, dengan hasil ini berarti dengan melakukan latihan pasing atas double contact terdapat pengaruh latihan pasing atas double contact untuk keterampilan pasing atas bola voli. Temuan penelitian ini adalah bahwa latihan pasing atas double contact dapat meningkatkan keterampilan pasing atas. Implikasi dari penelitian ini adalah dapat digunakan sebagai salah satu bentuk variasi latihan untuk meningkatkan keterampilan pasing atas bola voli.
Latihan Skipping terhadap Peningkatan Keterampilan Open Smash pada Permainan Bola Voli Wahid Adi Kusuma; Syafaruddin Syafaruddin; Destriana Destriana
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2018): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v7i1.8127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan skipping terhadap peningkatan keterampilan open smash pada permainan bola voli pada kegiatan ekstrakulikuler SMA Negeri 3 Tanjung Raja. Penelitian ini termasuk penelitian quasy eksperiment dengan rancangan pretest-posttest one group design. Variabel bebas adalah  latihan skipping, variabel terikat adalah keterampilan open smash. Populasi penelitian ini adalah siswa ekstrakulikuler SMA Negeri 3 Tanjung Raja. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan smash. Perlakuan pada penelitian ini berupa latihan skipping, setelah diberikan selama 6 minggu dengan frekuensi latihan seminggu 3 kali. Hasil penelitian didapat uji t dengan taraf signifikan  = 0,05 di dapat thitung (12,8) sedangkan ttabel (1,70), maka thitung >  ttabel maka  Ha di terima dan Ho ditolak. Dengan demikian Ha diajukan dapat diterima, bahwa latihan skipping berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan open smash pada permainan bola voli pada kegiatan ekstrakulikuler SMA Negeri 3 Tanjung Raja. Temuan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh latihan skipping terhadap peningkatan keterampilan open smash pada permainan bola voli pada kegiatan ekstrakulikuler SMA Negeri 3 Tanjung Raja. Implikasi dari penelitian ini bahwa latihan skipping dapat digunakan sebagai salah satu jenis latihan untuk meningkatkan keterampilan smash siswa.Kata Kunci : latihan skipping, open smash permainan bola voli.
Analisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran bola voli berbasis website Destriani Destriani; Destriana Destriana; Ahmad Richard Victorian; Herri Yusfi; Wahyu Indra Bayu; Okky Putra; Arjun Nurzala
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 10, No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v10i3.2601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran bola voli berbasis web. Metode penelitian ini menggunakan survei melalui pengisian kuesioner yang disebarkan melalui google form. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 190. Hasil penelitian ini menunjukkan sebesar 93,3 % dapat mengaskes web, sebesar 96,8% membutuhkan media pembelajaran yang inovatif, 82,1% membutuhkan media pembelajaran yang berbasis web. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat diketahui bahwa pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi android dalam permainan bola voli sangat dibutuhkan untuk pembelajaran permainan bola voli, yang nantinya dapat digunakan sebagai salah satu media pembelajaran dalam permainan bola voli.
PROFIL TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PESERTA DIDIK KELAS VIII Muhammad Darmawan; Destriana Destriana; Wahyu Indra Bayu
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 21, No 2 (2022): Jurnal Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v21i2.39634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani peserta didik SMP Negeri 23 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 23 Palembang yang berjumlah 160 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode survei dengan pengumpulan data berupa Harvard step test. Teknik analisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan tingkat kebugaran jasmani peserta didik kelas VIII SMP Negeri 23 Palembang yaitu dalam kategori baik sekali 1%, pada kategori baik 11%, pada kategori cukup 69%. Pada kategori kurang 19%, dan pada kategori buruk tidak ada peserta didik yang mendapatkan hasil tersebut atau 0% disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani peserta didik kelas VIII SMP Negeri 23 Palembang dalam kategori cukup. Implikasi penelitian ini adalah agar dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kebugaran jasmani dan motivasi belajar peserta didik kelas VIII SMP 23 Palembang.
Pelatihan Massage Kebugaran Bagi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Destriana Destriana; Silvi Aryanti; Kevin Octara; Soleh Solahuddin; Reza Resah Pratama; Destriani Destriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) Vol. 1 No. 3 (2023): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v1i3.50

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh masih kurangnya pengetahuan dan keterampilan di bidang massage kebugaran serta kurangnya pelatihan-pelatihan guru PJOK di Kota Palembang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan  pengetahuan  dan keterampilan  guru PJOK di Kota Palemban. Pengabdian ini dilakukan secara hybrid dengan menggunakan metode ceramah, demonstrasi dan praktek. Kegiatan pengabdian ini dihadiri sebanyak 50 guru PJOK baik yang hadir ditempat dan secara daring. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan pendampingan didapatkan bahwa sebesar  89,26%  guru-guru PJOK menguasai pengetahuan tentang materi massage kebugaran dan 80,18% peserta pendampingan memiliki keterampilan dalam melakukan massage kebugaran. Kegiatan pengabdian ini meningkatnya pengetahuan dan keterampilan massage kebugaran guru-guru PJOK selain itu guru PJOK dapat melaksanakan kegiatan massage kebugaran secara mandiri dan menjadikan program masasge kebugaran sebagai salah satu industri olahraga, selain itu kegiatan hasil kegiatan PKM ini juga diharapkan dapat disebarluaskan kepada guru-guru PJOK di Kota Plaembang yang tidak mengikuti kegiatan pendampingan