Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENJADWALAN JOB SHOP DENGAN ALGORITMA GENETIKA PADA PT SHIMA PRIMA UTAMA Sunarni, Theresia; Handy, Handy
Proceedings of KNASTIK 2012
Publisher : Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Shima Prima Utama operate with Job Shop System. Job Shop schedulingfor this company is a scheduling which use a lot of machines and a lot ofoperation with production type make to order. Today its campany has beenusing earliest due date (EDD). It makes completion time for all production(makespan) becomes longer. This is because there are a lot of number ofwork stations (machine) is idle. Base on that situation in this project try togive alternative scheduling method Genetic Algorithm for makespandecreasing. This algorithm is implemented in visual basic encoding byrepresent sequencing of job into the string and arrange it according geneticsimulations. Scheduling with Genetic Algorithm implementation candecrease the makespan as 14.23% from the method before with thesequencing 355333444344443545654536466563621621623-114411135561252526261211122232.
Usulan Perbaikan Tata Letak Fasilitas Produksi Kursi Roda dengan CRAFT Sunarni, Theresia; Bendi, Kristoforus Jawa; Budiarto, Dominikus
Widya Teknik Vol 19, No 1 (2020): May
Publisher : Widya Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.854 KB) | DOI: 10.33508/wt.v19i1.2327

Abstract

Material handling activities are important to consider in setting the engine layout on the production floor. Poor material flow regulation will have an impact on the distance and material handling costs. Over time, product variations and demand have increasingly demanded that PT SPU expand the production area and add machines that have resulted in the need to improve facility layout design. The CRAFT algorithm looks for optimum design by gradually improving the layout and evaluating the layout by exchanging location of the department to reduce the cost of material transfer. The results of the redesign with the CRAFT algorithm showed a decrease in material handling costs by 18.86%.
Analisis Tingkat Stres Mahasiswa Keperawatan Dalam Mengikuti Sistem Pembelajaran Blok sunarni, theresia
SAINTEK: Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 1 No 1 (2017): Saintek: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri
Publisher : Universitas katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.415 KB) | DOI: 10.32524/saintek.v1i1.226

Abstract

Penerapan sistem blok dapat memberi dampak positif dan negatif terhadap mahasiswa. Evaluasi terhadap penerapan sistem blok perlu dilakukan untuk mengetahui dampak sistem yang diterapkan bagi mahasiswa. Demikian juga dampak penerapan sistem blok di Prodi Keperawatan FiKes UKMC yang sudah mulai berjalan dari 2013 dan belum pernah dievaluasi. Tingkat stres dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan skala Depression Anxiety and Stress Scale 42 (DASS 42). Skala pengukuran DASS 42 memuat 42 pernyataan yang berkaitan dengan tingkat depresi, kecemasan dan stres seseorang. Pernyataan stres yang terdapat pada DASS 42 dilakukan modifikasi, sehingga bisa menggambarkan keadaan dari subyek penelitian. Pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner dilakukan pada mahasiswa Prodi Keperawatan FiKes UKMC sebanyak 140 responden. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa tingkat stres responden rata-rata adalah 12,22, yang berarti mempunyai tingkat stres normal. Analisis statistik menggunakan uji korelasi digunakan untuk mengetahui hubungan antar masing-masing variabel. Hasil uji korelasi yang pertama berkaitan dengan jenis kelamin dan tingkat stres dihasilkan nilai koefisien korelasi sebasar -0.037 (p=0.668). Hasil pengujian korelasi kedua antara tingkat angkatan dengan tingkat stres dihasilkan koefisien korelasi sebasar -0.032 (p=0.710). Hasil pengujian korelasi yang ketiga antara IPK dengan tingkat stres menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0.011 (p=0.893). Hasil pengujian korelasi yang terakhir antara sistem blok dengan tingkat stres dengan nilai koesifisien korelasi sebasar -0.024 (p=0.778). Dari hasil pengujian ini diperoleh semua nilai p untuk empat hipotesis lebih besar dari 0.05, maka disimpulkan jenis kelamin, tingkat angkatan, dan sistem blok tidak berhubungan dengan tingkat stres mahasiswa.
PENGENDALIAN PERSEDIAAN TEH DENGAN MEMPERTIMBANGKAN KENDALA BIAYA PERSEDIAAN DAN KAPASITAS GUDANG Nainggolan, Olaviane Anaros Octavia; Sunarni, Theresia
Jurnal Tekno Vol 16 No 1 (2019): Jurnal TEKNO
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/jtekno.v16i1.360

Abstract

Inventory control is an important issue which must be considered by every company. The occurrence of overstock or excess inventories led to an increase in inventory cost the same as if the stockout. PT Perkebunan Nusantara VII Distrik Banyuasin is a company engaged in agriculture and processing of agricultural products such as palm oil , tea and rubber. Products covered is controlling tea products in the warehouse because of the problems that often occur in tea products . Kinds of tea products discussed namely BOP, BOPF, PF, DUST, BP, BT, PF II, DUST II, BP II, BT II, DUST III, FANN II, DUST IV. PT Perkebunan Nusantara VII Distrik Banyuasin has re- ordering method is less precise so that the reorder point should be calculated. To determine the fluctuating demand in the next year with forecasting is carried WinQsb program based on the pattern of sales data. Pattern sales data for 33 months is a seasonal pattern . The total cost incurred by the company during this time with a reservation made is Rp 385 506 418 , - . Therefore , we need a method that can control the supply so as to meet the demand for timely and can reduce the total cost of inventory . The method used is Multi Item EOQ method that produces a total cost of inventory Rp 414 195 905 ,-. Because the total cost of inventory with EOQ method Multi Item is greater than the method used by the company that carried out the study with Lagrange method taking into account capacity constraints warehouse and inventory costs which resulted in a total cost of inventories Rp 257 524 800 ,- which is smaller than the methods of the company . With the Lagrange method can save a total inventory cost Rp 127 981 619 , - with a percentage of 33.2 % .
Analisis Tingkat Stres Mahasiswa Keperawatan Dalam Mengikuti Sistem Pembelajaran Blok sunarni, theresia
SAINTEK: Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 1 No 1 (2017): Saintek: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri
Publisher : Universitas katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.415 KB) | DOI: 10.32524/saintek.v1i1.226

Abstract

Penerapan sistem blok dapat memberi dampak positif dan negatif terhadap mahasiswa. Evaluasi terhadap penerapan sistem blok perlu dilakukan untuk mengetahui dampak sistem yang diterapkan bagi mahasiswa. Demikian juga dampak penerapan sistem blok di Prodi Keperawatan FiKes UKMC yang sudah mulai berjalan dari 2013 dan belum pernah dievaluasi. Tingkat stres dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan skala Depression Anxiety and Stress Scale 42 (DASS 42). Skala pengukuran DASS 42 memuat 42 pernyataan yang berkaitan dengan tingkat depresi, kecemasan dan stres seseorang. Pernyataan stres yang terdapat pada DASS 42 dilakukan modifikasi, sehingga bisa menggambarkan keadaan dari subyek penelitian. Pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner dilakukan pada mahasiswa Prodi Keperawatan FiKes UKMC sebanyak 140 responden. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa tingkat stres responden rata-rata adalah 12,22, yang berarti mempunyai tingkat stres normal. Analisis statistik menggunakan uji korelasi digunakan untuk mengetahui hubungan antar masing-masing variabel. Hasil uji korelasi yang pertama berkaitan dengan jenis kelamin dan tingkat stres dihasilkan nilai koefisien korelasi sebasar -0.037 (p=0.668). Hasil pengujian korelasi kedua antara tingkat angkatan dengan tingkat stres dihasilkan koefisien korelasi sebasar -0.032 (p=0.710). Hasil pengujian korelasi yang ketiga antara IPK dengan tingkat stres menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0.011 (p=0.893). Hasil pengujian korelasi yang terakhir antara sistem blok dengan tingkat stres dengan nilai koesifisien korelasi sebasar -0.024 (p=0.778). Dari hasil pengujian ini diperoleh semua nilai p untuk empat hipotesis lebih besar dari 0.05, maka disimpulkan jenis kelamin, tingkat angkatan, dan sistem blok tidak berhubungan dengan tingkat stres mahasiswa.
ANALISA PENGIRIMAN OPTIMAL DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY(EOQ) KONDISI BACKORDER SME KEMPLANG BADAK PANGGANG Agatha, Arselia; Sunarni, Theresia
Jurnal Tekno Vol 17 No 1 (2020): Jurnal Tekno
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/jtekno.v17i1.857

Abstract

SME Kemplang Badak Panggang is an SME that sells Palembang-style Kemplang, which is baked and in the process requires sunlight to make dried kempang. Often during the manufacturing process to fulfill customer orders, this SME cannot complete the orders so it needs to be backordered. Because this the permanent customers, they are willing to wait. This research focuses on calculating the total annual production costs needed by considering backorder costs. The data needed is demand data for 2017-2018 in Jambi and Baturaja. By looking pattern of graph, it can be concluded that seasonal pattern, and forecasting are used for Hot Winter and Decomposition. Forecasting result are selected with the smallest MAD value. Data processing will begin by calculating the optimum quantity of backorder, the length of the waiting time and total costs for Jambi and Baturaja. Expected this research can help owner to find optimum costs during a year. 
Jumlah Optimal Bahan Baku “Pempek DODO” Single Item Single Supplier dan Multi Item Single Supplier Zerlinda, Ivana; Agustinus, Agustinus; Dwi, Dwi; Alfonsus, Alfonsus; Sunarni, Theresia
Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 5, No 1 (2020): Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v5i1.2975

Abstract

        Persediaan bahan baku yang baik dapat membuat perusahaan tidak kekurangan bahan baku dan biaya yang dikeluarkan juga optimal. Adapun UKM Pempek DODO yang memiliki bahan baku yang lebih dari satu jenis. Selama ini pemesanan bahan baku selalu dilakukan setiap 2 kali sekali dalam satu minggu sehingga dalam satu tahun sekitar melakukan pemesanan selama 96 kali. Oleh karena itu ada baiknya pemesann bisa diminimumkan agar biaya dapat lebih dioptimalkan Salah satu metode yang dapat digunakan adalah EOQ (Economic Order Quantity). Karena ada bahan baku yang satu jenis dan memiliki satu supplier maka menggunakan metode EOQ single item single supplier. Sedangkan bahan baku yang memiliki kesamaan supplier menggunakan metode EOQ multi item single supplier. Dengan metode ini diharapkan dapat mengetahui jumlah pemesanan dan frekuensi optimal pada setiap bahan baku dengan asumsi tanggal kadarluarsa diabaikan. Maka hasil dengan metode EOQ total biayanya sebesar Rp 327.756.675,5 yang berarti menghemat biaya sebesar Rp 3.755.300.
Productivity Analysis Of Filling Machine With The Objective Matrix (OMAX) Method Sinaga, Katrin; Lie, Kevin; Williams, Nico; Sunarni, Theresia
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2021): ABDIMAS TALENTA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.879 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v6i1.5444

Abstract

A Factory is a manufacturing industry that produces tea drinks in cups. A Factory is also inseparable from problems related to machine/equipment productivity. Based on the results of observations made at A Factory part of the production line that there is often a sudden stop of the production process. The discontinuation will affect the quality of the product expected and the production targets to be achieved. The problem was discussed in this research is how much the productivity level of the filling production department is, how much the production effectiveness, effective working hours, the number of defective products, and machine downtime criteria. The productivity measurement method used is the Objective Matrix (OMAX) method, so the steps of this study refer to OMAX steps, which is the criteria determination/productivity ratio of the production line, the calculation of the productivity ratio value, the calculation of the initial standard score (score 3), The determination of the goal (score 10) and the lowest score (score 0), the determination of weight, the calculation of value/criteria value, the determination of productivity value for each period, determination of index percentage. With the OMAX method, it can be seen that in period 11 (compared to period 10) there was an increase in productivity, this can be seen because the IP value (Index of Performance) which is positive (+) is 27.79 and there is an increase in the value of the calculation at the time of measurement (current) from 383.36 to 300. This increase was due to an increase in the value of all criteria.