Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENYULUHAN TANDA BAHAYA NIFAS DI DESA TULUNG AGUNG KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU Rini Wahyuni; Siti Rohani; Hikmah Ifayanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa nifas adalah masa setelah plasenta lahir dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Masa nifas berlangsung selama kira-kira 6 minggu. Periode masa nifas (puerperium) adalah periode waktu selama 6-8 minggu setelah persalinan. Periode pasca partum adalah masa dari kelahiran plasenta dan selaput janin (menandakan akhir periode intrapartum) hingga kembalinya traktus reproduksi wanita pada kondisi tidak hamil. Komplikasi masa nifas adalah keadaan abnormal pada masa nifas yang disebabkan oleh masuknya kuman-kuman ke dalam alat genetalia pada waktu persalinan dan nifas serta tanda perdarahan,eklamsia,infeksi, ganguan BAK serta Post Partum Blues (Pradwiroharjo, 2009). Berdasarkan data yang telah diperoleh diwilayah Desa Tulung agung GadingRejo lampung, terdapat 17 ibu nifas ,setelah dilakakukan wawancara hanya 1 ibu yang mengerti dan tahu tanda bahaya nifas, sedangkan 16 ibu sama sekali tidak mengetahui dan tidak pernah mendapatkan informasi dari tenaga kesehatan tentang tanda bahaya nifas metode yang dilakukan dalam pengabmas ini adalah memberikan penyuluhan di desa Tulung Agung. Setelah diberikan penyuluhan seluruh ibu nifas mengerti akan tanda bahaya nifas
PENYULUHAN BREAST CARE PADA IBU NIFAS DI DESA TULUNG AGUNG KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2020 Siti Rohani; Rini Wahyuni; Hikmah Ifayanti; Desi Kumalasari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Postpartum atau masa nifas dimulai sejak 1 jam setelah lahirnya plasenta sampai dengan 6 minggu (42 hari) setelah itu. Orang tua terutama ibu perlu memiliki pengetahuan dan kesiapan untuk hamil, melahirkan dan menyusui anak. Breast care merupakan salah satu bagian penting yang harus diperhatikan sebagai persiapan untuk menyusui nantinya. Laporan dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI, 2007) diusia lebih dari 25 tahun sepertiga wanita di Dunia (38%) didapati tidak menyusui bayinya karena terjadi pembengkakan payudara. Berdasarkan data yang telah diperoleh diwilayah Desa Tulung agung Gadingrejo Lampung, terdapat 17 ibu nifas, setelah dilakakukan wawancara hanya 5 ibu yang mengerti dan tahu tentang breascare nifas sedangkan 12 ibu yang lain sama sekali tidak mengetahui dan tidak pernah pernah diajarkan serta di lakukan breascare nifas dari tenaga kesehatan, serta selama ini kelas ibu hamil dan nifas tidak berjalan dengan aktif. Bahan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu materi penyuluhan, leaflet, vidio dan alat demostrasi untuk melakukan Breast Care Pada Ibu Nifas. Dari 12 ibu yang telah diberikan penyuluhan dan demontrasi sudah mengerti tentang cara melakukan Breast Care Pada Ibu Nifas dan mampu menjawab pertanyaan dengan baik dan benar dan seluruh ibu nifas yang dari awal belum mengerti dan memahami tentang bagaimana cara melakukan Breast Care Pada Ibu nifas serta kegunaannya. Penyuluhan oleh tenaga kesehatan serta membentuk kelas ibu nifas sangat dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga diharapkan pengetahuan tentang cara melakukan Breast Crare Pada Ibu Nifas dapat meningkat sehingga dapat melakukannya dirumah bersama suami untuk mengurangi keluhan pada payudara ibu nifas dan mengurangi komplikasi
PENYULUHAN TENTANG RESIKO TINGGI PADA IBU HAMIL DI DUSUN WONOKRIYO DI DESA WONODADI KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2021 Rini Wahyuni; Siti Rohani; Yona Desni Sagita
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 3 No. 1 (2021): Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kehamilan merupakan proses yang fisiologis, namun kehamilan yang normal dapat berubah menjadi patologis/abnormal. Risiko kehamilan bersifat dinamis, karena ibu hamil yang normal secara tiba-tiba dapat menjadi berisiko tinggi. Kehamilan risiko tinggi menurut Poedji Rochjati adalah kehamilan dengan satu atau lebih satu faktor risiko, baik dari pihak ibu maupun janinnya yang memberi dampak kurang menguntungkan baik bagi ibu maupun janinnya, memiliki risiko kegawatan tetapi tidak darurat . risiko tinggi adalah kehamilan yang menyebabkan terjadinya bahaya dan komplikasi yang lebih besar terhadap ibu maupun janin yang dikandungnya selama kehamilan, persalinan ataupun nifas bila dibandingkan dengan kehamilan, persalinan dan nifas normal.Faktor Risiko merupakan situasi dan kondisi serta keadaan umum ibu selama kehamilan, persalinan dan nifas akan memberikan ancaman pada kesehatan dan jiwa ibu maupun janin yang dikandungnya Berdasarkan data yang telah diperoleh diwilayah wonodadi kecamatan gadingrejo kabupaten pringsewu, terdapat 11 ibu hamil ,setelah dilakakukan wawancara hanya 5 ibu yang mengerti dan tahu tentang kehamilan resiko tinggi, sedangkan 6 ibu sama sekali tidak mengetahui dan tidak pernah mendapatkan informasi dari tenaga kesehatan tentang kehamilan resiko tinggi, metode yang dilakukan dalam pengabmas ini adalah memberikan penyuluhan di desa wonodadi diberikan penyuluhan seluruh ibu hamil mengerti akan bahaya dari kehamilan resiko tinggi Kata Kunci : Kehamilan, penyuluhan, resiko tinggi
PENYULUHAN MENGENAL STUNTING DAN EFEK PADA PERTUMBUHAN ANAK DI DESA WONODADI TAHUN 2021 Siti Rohani; Rini Wahyuni; Septika Yani Veronica
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 3 No. 2 (2021): Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Stunting didefinisikan sebagai keadaan dimana status gizi pada anak menurut TB/U dengan hasil nilai Z Score = <-2 SD, hal ini menunjukan keadaan tubuh yang pendek atau sangat pendek hasil dari gagal pertumbuhan. Stunting pada anak juga menjadi salah satu faktor risiko terjadinya kematian, masalah perkembangan motorik yang rendah, kemampuan berbahasa yang rendah, dan adanya ketidakseimbangan fungsional (Anwar, Dkk 2014). Berdasarkan data yang diperoleh di Desa Wonodadi Kecamatan Gadingrejo terdapat 60 bayi dan balita, dan 15 balita yang mengalami pertumbuhan kurang (Stunting). Metode pada pengabidan masyarakat ini yaitu memberikan penyuluhan dengan mengumpulkan warga di salah satu rumah warga Desa Wonodadi Gadingrejo dengan metode ceramah dengan materi Mengenal Stunting dan Dampak Pada Pertumbuhan Anak dan orang tua balita diberikan materi serta leafleat. Abstract Stunting is defined as a condition in which the nutritional status of children according to height / age with a Z Score = <-2 SD, this indicates a short or very short body condition as a result of growth failure. Stunting in children is also a risk factor for death, low motor development problems, low language skills, and functional imbalances (Anwar, et al. 2014). Based on the data obtained in Wonodadi Village, Gadingrejo Subdistrict, there are 60 babies and toddlers, and 15 infants who experience stunting. This method of community service is to provide counseling by gathering residents in one of the residents of Wonodadi Gadingrejo Village with a lecture method with the material Recognizing Stunting and the Impact on Child Growth and parents of toddlers given materials and leafleats.
SOSIALISASI DAN BIMBINGAN TEKNIS SISTEM INFORMASI GETUK SEWU (STUDI KASUS PEKON KABUPATEN PRINGSEWU) Zulkifli; Agustinus Eko Setiawan; Nur Aminudin; Ferly Ardhy; Tahta Herdian Andika; Salman Alfarisi Salimu; Yona Desni Sagita; Septika Yani Veronica; Rini Wahyuni; Dinda Ramadhanti; Azka El Hanif
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan pemanfaatan teknologi informasi yang terus berkembang mulai dari perkotaan hingga kepelosok daerah, menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam memaksimalkan teknologi informasi. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) adalah sebuah instansi pemerintah daerah yang berada dibawah Kementerian Dalam Negeri yang mempunyai tugas dalam bidang kependudukan dan pencatatan sipil. Untuk melakukan pelayanan kependudukan yang makimal demi menghilangkan kegiatan yang manual dalam proses pengolahan data kependudukan, dalam hal ini Disdukcapil memanfatkan teknologi informasi berupa Aplikasi Getuksewu yang nantinya akan diterapkan pada 59 pekon yang ada di kabupaten pringsewu. Apilkasi pencatatan sipil yang diterapkan pada setiap pekon digunakan untuk melakukan pembuatan surat permohonan kependudukan kecuali E-KTP dari masayarakat yang di lakukan melalui operator pekon agar dapat dilayani secara real time oleh Disdukcapil Kabupaten Pringewu.
PENYULUHAN TENTANG RESIKO TINGGI PADA IBU HAMIL DI DUSUN WONOKRIYO DI DESA WONODADI KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2021 Rini Wahyuni; Siti Rohani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi ibu hamil pada saat menjalani masa kehamilannya setiap orang berbeda – beda, ada yang hamil normal dan ada yang mengalamifaktor resiko. Salah satu program yang direncanakan pemerintah dalam dunia kesehatan dibidang gizi adalah “Gizi 1000 Hari ”. Program inibertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya penerapan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan anak dalam mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Program ini dimulai dengan memperlihatkan status gizi pada Ibu Hamil karena kehidupan anak dimulai sejak dalam kandungan ibu. (Pertiwi, dkk, 2020) Ibu hamil dengan masalah gizi dan kesehatan dapat memberikan dampak terhadap kesehatan dan keselamatan ibu dan bayi serta kualitas bayi yang dilahirkan.Kekurangan Energi Kronik (KEK) adalah suatu keadaan akibat kekurangan asupan energi dan protein atau terjadinya ketidak seimbangan asupan energi dan protein Ibu hamil beresiko mengalami KEK jika memiliki Lingkar Lengan Atas (LILA) < 23,5 cm (Supariasa, 2016) Berdasarkan data yang telah diperoleh diwilayah Desa Bumi Ratu Pringsewu, terdapat 20 ibu hamil ,setelah dilakakukan wawancara hanya 5 ibu (25%) yang mengerti dan tahu tentang KEK , sedangkan 15 ibu ( 75%) sama sekali tidak mengetahui tentang Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada kehamilan, metode yang dilakukan dalam pengabmas ini adalah memberikan penyuluhan di desa Desa Bumi Ratu setelah diberikan penyuluhan seluruh ibu hamil mengerti akan pengetahuan tentang Kekurangan Energi Kronik (KEK) .
PENYULUHAN TENTANG EDUKASI MENSTRUASI PADA SISWI SD IT AL-HANIF DESA TAMBAHREJO GADINGREJO PRINGSEWU TAHUN 2022 Rini Wahyuni; Siti Rohani; Psiari Kusuma Wardani; Mareza Yolanda umar; Juwita Desri Ayu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v4i1.559

Abstract

Remaja (Adolescence) menurut World Health Organization(WHO) adalah periode usia antara 10 sampai 19 tahun. Masa remaja adalah masa transisi antara masa anak-anak menuju kedewasa, dimana terjadi perubahan tubuh (growth spurt), timbul ciri-ciri seks sekunder, tercapainya fertilitas dan terjadinya perubahan-perubahan psikologi serta kognitif. Perubahan fisik pada wanita remaja seperti tinggi badan, payudara membesar, panggul membesar, Menstruasi, kulit berminyak, tumbuh bulu pada alat kelamin dan ketiak. Perubahan psikologi seperti tertarik pada lawan jenis, cemas, mudah sedih, lebih perasa, menarik diri, pemalu dan pemarah.Menstruasi adalah proses alamiah yang terjadi pada perempuan. Menstruasi merupakan perdarahan yang teratur dari uterus sebagai tanda bahwa organ kandungan telah berfungsi matang . Metode penyuluhan menggunakan merode ceramah, media penyuluhan menggunakan leaflet . subyek dalam pengabdian masyarakat ini adalah seluruh siswi kelas 4,5 dan 6 sebanyak 25 orang . tempat penyuluhan adalah di SD IT AL-HANIF dan waktu dilaksanakan penyuluhan adalah bulan April 2022. Hasil dari penyuluhan didapatkan Sebelum dilakukan penyuluhan hanya 4 orang ( 16%) yang mengetahui tentang Menstruasi . setelah diberikan penyuluhan seluruh siswa sudah mengerti dan memahami materi Mentruasi .saran bagi orang tua dan guru adalah memberikan edukasi dan saling berkomunikasi agar siswi bisa tahu dengan keadaanya selama Menstruasi.
PENYULUHAN GIZI SEIMBANG DI BALAI PEKON DESA PEKON TAMBAHREJO KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2022 Siti Rohani; Psiari Kusuma Wardani; Mareza Yolanda Umar; Rini Wahyuni; Juwita Desri Ayu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v4i1.560

Abstract

Di masa balita, anak-anak mengalami pertumbuhan fisik dan mental yang sangat pesat. Otak balita pun siap untuk menghadapi berbagai stimulasi seperti belajar berbicara secara lancar dan berjalan. Oleh karena itu, kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan pun harus terpenuhi secara seimbang untuk mendukung proses pertumbuhan dan perkembangannya. Pemenuhan gizi yang seimbang selama masa balita atau bahkan sejak anak berada di dalam kandungan penting dilakukan untuk mencegah gangguan tumbuh kembang seperti stunting. Berdasarkan hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) Nasional di Indonesia tahun 2017, sebanyak (3,8%) Balita mempunyai status gizi buruk dan (14,0%) balita mempunyai status gizi kurang. Persentase underweight/ berat badan kurang/ gizi kurang (gizi buruk+gizi kurang) pada kelompok Balita (17,8%) lebih tinggi dibandingkan kelompok Baduta (14,8%).Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang gizi seimbang, sehingga dapat menurunkan kejadian balita dengan status gizi kurang dan mencegah terjadinya stunting. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bersamaan dengan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) dengan caratatap muka (face-to-face), kemudian peserta (ibu balita) diberikan penyuluhan tentang gizi seimbang disertai media leaflet, dan dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab. Program pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh sebanyak 59 balita. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan sebanyak 14 balita dengan status gizi kurang. Pemberian penyuluhan tentang gizi seimbang telah meningkatkkan pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang untuk balita yang berpotensi akan diikuti dengan implementasi pemberian makanan yang bergizi seimbang pada anak-anak mereka.
STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.”E” G6P3A2 DENGAN KEHAMILAN RESIKO TINGGI (RESTI) DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN “SRI MUNDARIJATI, Amd.Keb” KECAMATAN SUKOHARJO KABUPATEN PRINGSEWU LAMPUNG TAHUN 2021 Niki Silvia; Desi Kumalasari; Rini Wahyuni; Siti Rohani
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v3i2.424

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia mencapai 15 per 1000 kelahiran hidup dan Angka Kematian Bayi mencapai 24 per 1000 kelahiran ibu (Kemenkes, 2018). Laporan Tugas Akhir ini bertujuan untuk memberikan Asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu Hamil sampai dengan Keluarga Berencana dengan metode pendekatan manajemen kebidanan. Kehamilan risiko tinggi adalah kehamilan yang menyebabkan terjadinya bahaya dan komplikasi yang lebih besar terhadap ibu maupun janin yang dikandungnya selama kehamilan, persalinan atau pun nifas bila di bandingkan dengan kehamilan, persalinan dan nifas normal. Jenis penelitian yang digunakan dalam menyusun studi kasus ini adalah Observasional Deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Studi kasus adalah uraian dan penjelasan komprehensif mengenai berbagai aspek seorang individu, suatu kelompok, suatu organisasi (komunitas), suatu program, atau situasi social. Dalam studi kasus ini, lokasi studi kasus di lakukan di PMB "SRI MUNDARIJATI, Amd.Keb" Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu. Dalam studi kasus ini dilakukan pada tanggal 1 April sampai 30 April 2021. Subjek studi kasus merupakan informasi subjek penelitian yang terlibat, Subjek dalam studi kasus ini akan dilakukan pada Ny.E dengan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil Ny.E, persalinan, nifas, By. Ny.E, serta KB. Hasil pemeriksaan pada Ny.E yaitu TD: 90/70 mmHg, N: 80 kali/menit, RR: 22 kali/menit, BB: 47 kg, S: 36,4oC. LILA 22 cm. Teori yang menyatakan bahwa LILA normal untuk ibu hamil yaitu ≥23,5 cm. (Buku KIA, Kemenkes RI, 2017). TFU 3 jari di bawah px. Penatalaksanaan yang diberikan kepada Ny.E memberitahu hasil pemeriksaan yang dilakukan dan memberi saran kepada Ny.E untuk melakukan cek lab terlebih dahulu sebelum melakukan pasca persalinan, sehingga merasa lebih yakin dan nyaman karena mendapatkan gambaran tentang pentingnya pengawasan untuk penanganan jika terjadi komplikasi pada saat hamil. Diharapkan bagi PMB "Sri Mundarijati, Amd.Keb" lebih meningkatkan mutu pelayanan agar dapat memberikan asuhan yang lebih baik sesuai dengan standar asuhan kebidanan serta mengikuti lebih banyak pelatihan dan workshop agar dapat menerapkan setiap asuhan kebidanan sesuai dengan teori dari mulai kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana, serta pelatihan APN
HUBUNGAN TEKNIK MENYUSUI DENGAN PUTING LECET PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAY SULAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2019 Rini Wahyuni; Sutiyah; Linda Puspita; Mareza Yolanda Umar
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.575 KB)

Abstract

Masalah yang sering terjadi pada ibu menyusui merupakan teknik menyusui yang tidak benar sehingga mengakibatkan lecet puting susu, dimana bayi tidak mengisap puting sampai ke areola payudara. Puting susu lecet sering terjadi pada ibu menyusui dan sering diakibatkan oleh teknik menyusui yang salah. Puskesmas Way Sulan cakupan pemberian ASI eksklusif tahun 2015 mencapai 44,86%, tahun 2016 mencapai 42,79%, dan tahun 2017 mencapai 45,13%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan teknik menyusui dengan puting lecet pada ibu menyusui di wilayah kerja puskesmas Way Sulan Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah semua ibu menyusui wilayah kerja puskesmas Way Sulan Kabupaten Lampung Selatan sejumlah 340 orang. Sampel 78 orang. Analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi responden teknik menyusuinya tidak tepat yaitu sebanyak 69 responden (70,4%), responden mengalami puting lecet yaitu 76 responden (77,6%). Ada hubungan teknik menyusui dengan puting lecet pada ibu menyusui di wilayah kerja puskesmas Way Sulan Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019 (p value 0,001). Perlunya penyuluhan tentang teknik menyusui yang benar guna mencegah puting lecet oleh tenaga kesehatan kepada ibu dan ayah.