Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS POTENSI WILAYAH PROVINSI JAWA TENGAH (STUDI KASUS : TAHUN 2010-2016) Rian Destiningsih; Andhatu Achsa; Yustirania Septiani
Riset Ekonomi Pembangunan Vol 4, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rep.v4i1.1343

Abstract

Potensi wilayah dalam rangka otonomi daerah semakin digali dari sisi keilmuan dan lapangan. Otonomi daerah yang digaungkan sejak tahun 2001 menuntut daerah secara nyata dan bertanggung jawab dalam hal mengelola sumber pendapatan yang ada supaya meningkatkan perekonomian daerah. Potensi daerah dalam penelitian ini digali menggunakan alat analisis shiftshare E-M, connectivity quotient (CQ), dan Klassen Tipologi. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Sektor yang kompetitif dan terspesialisasi di Provinsi Jawa Tengah tahun 2010-2016 yaitu sektor industri pengolahan karena memiliki daya saing tinggi karena nilai Differential Shift (Cj) lebih besar daripada Jawa Tengah Share (Nj). (2) CQ Provinsi Jawa Tengah dibandingkan provinsi di Pulau Jawa dapat dilihat bahwa Provinsi Jawa Tengah termasuk ke dalam memiliki posisi kurang menguntungkan dalam berinteraksi dengan provinsi- provinsi lainnya. Sedangkan CQ setiap kabupaten/kota di provinsi Jawa Tengah dibandingkan Provinsi Jawa Tengah dapat dilihat bahwa ada 19  kabupaten/kota tergolong ke dalam wilayah yang memiliki tingkat aksesibilitas yang tinggi yakni Kabupaten Banjarnegara, Purworejo, Wonosobo, Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Grobogan, Kudus, Demak, Semarang, Temanggung,  Kendal, Batang, Kota Magelang, Kota Surakarta, Kota Salatiga, Kota Semarang, dan Kota Pekalongan. (3) Provinsi Jawa Tengah berada pada kuadran empat dimana Jateng termasuk dalam wilayah dikategorikan pada daerah yang relatif tertinggal, hal ini bisa terjadi karena wilayah referensi dalam penelitian ini ialah seluruh provinsi di Pulau Jawa yang mana terjadi ketidakmerataan tingkat PDRB antar enam provinsi yang ada
Analisis Kontribusi dan Efektivitas Komponen PAD Terhadap APBD Di D.I Yogyakarta Yustirania Septiani; Fitrah Sari Islami; Jurni Hayati
Riset Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rep.v5i1.2300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan suatu daerah otonom dalam pembangunannya untuk merealisasikan target yang dilihat melalui APBD. Serta mengukur efektivitas terkait tingkat keberhasilan dalam usaha mencapai tujuan dan sasaran yang merupakan hubungan antara output dengan tujuan. Data yang digunakan berupa data sekunder. Waktu penelitian tahun 2010-2016. Daerah penelitian merupakan daerah kabupaten kota di D.I Yogyakarta sejumlah 5 daerah. Metode Penelitian yang digunakan dengan menggunakan rasio kontribusi dan rasio efektifitas.Hasil yang diperoleh kontribusi kabupaten kota di D.I Yogyakarta masih dikatakan kurang. Sedangkan kondisi keefektivitasnya dilihat dari pencapaian realisasi rata-rata kabupaten kota di D.I Yogyakarta sudah dapat melebihi target yang telah ditetapkan dan berjalan secara fluktuatif dari tahun ke tahunnya sehingga dapat dikatakan sangat efektif. 
Pelatihan Pembukuan dan Operasional Koperasi Madrasah Ibtidaiyah Dalam Rangka Perbaikan Kesejahteraan Guru Se-Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang Yustirania Septiani; Rr Retno Sugiharti; Supanji Setyawan
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.143 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v3i1.6534

Abstract

Faktor utama keberlangsungan Koperasi Sekolah adalah pengelolaan yang baik. Pengelolaan dalam koperasi sekolah melingkupi pengelolaan dari sisi pengorganisasian baik struktur organisasi maupun keuangan. Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pelatihan kepada Guru Madrasah Ibtidaiyah se–Kecamatan Secang yang juga berperan sebagai pengelola Koperasi Sekolah terkait struktur organisasi dalam koperasi sekolah, penggunaan pembukuan menggunakan apliksai serta sirkulasi operasional koperasi sekolah yang baik. Harapannya Madrasah Ibtidaiyah se–Kecamatan Secang yang sudah memiliki koperasi sekolah mampu mengelola koperasi tersebut menjadi lebih terstruktur dan sistematis. Meskipun pada dasarnya tujuan Koperasi Sekolah bertujuan untuk kepentingan pendidikan namun diharapkan pula pada akhirnya keberadaan Koperasi Sekolah akan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kesejahteraan guru sekolah tersebut. Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, tutorial, dan diskusi yang diberikan intensif selama 3 kali pertemuan. Dari kegiatan ini diketahui bahwa rata-rata Koperasi Sekolah yang sudah ada belum berjalan dengan maksimal. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya sumber daya pengelola koperasi. Terbatasnya jumlah guru di masing-masing sekolah membuat masing-masing guru telah mengemban tugas yang cukup banyak, sehingga pengelolaan koperasi sekolah sering terbengkalai. Namun dengan adanya otomatisasi pembukuan yang disampaikan pada kegiatan ini memudahkan guru sebagai pengelola koperasi sekolah untuk melakukan pencatatan transaksi di koperasi sekolah. Dari hasil evaluasi kegiatan, kegiatan pelatihan ini telah meningkatkan kemampuan pengelola koperasi sekolah dalam hal ini guru dalam melakukan pengelolaan koperasi khususnya dalam hal pembukuan keuangan.
PENGARUH EKSPOR, IMPOR, DAN GDP TERHADAP KURS DI INDONESIA TAHUN 1990 - 2019 Muna Uktufia; Yustirania Septiani
Jendela Inovasi Daerah Vol 5 No 1 (2022): Februari
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56354/jendelainovasi.v5i1.117

Abstract

Indonesia is a country that is rich in natural resources, it should have a better international trade performance in increasing the exchange rate. The purpose of this study is to determine the effect of exports, imports and GDP on the exchange rate in Indonesia in 1990-2019. The data used in this study is time series data for 1990-2019 obtained from the official website of the world bank and the Central Statistics Agency. This study uses ECM. This study analyzes the relationship between the long-term and short-term variables used. The estimation results from the cointegration equation show that in the long run Export, Import and GDP variables have a significant effect on the Exchange Rate in Indonesia.
ANALISIS PENGARUH PMA, PMDN, DAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH Rianti Patriamurti; Yustirania Septiani
JURNAL EKOMBIS Vol 6, No 2 (2020) November
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ekombis.v6i2.2876

Abstract

Economic growth is one measure for economic development in an area that is reflected in the PDRB. Economic growth can be related to foreign investment, domestic investment and labor. This research is a quantitative research using panel data regression method. This study uses secondary data, namely time series data for five years in 2014 - 2018 and cross section data which is PDRB data, foreign investment (PMA), domestic investment (PMDN), and labor in 35 cities / districts in Province of Central Java. This study aims to look at the effect of foreign investment, domestic investment, and labor on economic growth in Central Java Province in 2014 - 2018. The results of this study state that Foreign Investment (PMA) has a negative and significant effect on economic growth in Central Java Province with a coefficient value of -3.665910. Domestic Investment (PMDN) has a positive and significant effect on economic growth in Central Java Province with a coefficient value of 0.245317. Labor (TK) has a positive and significant effect on economic growth in Central Java Province with a coefficient value of 163.7923. Simultaneously, Foreign Direct Investment (PMA), Domestic Investment (PMDN), and Labor affect the economic growth in Central Java Province in 2014 - 2018.Keywords : Domestic Investment (PMDN), Economic Growth, Foreign Investment (PMA), Labor. 
PEMETAAN DAYA SAING PRODUK PERIKANAN PULAU JAWA DI PASAR TUJUAN UTAMA Andhatu Achsa; Rian Destiningsih; Yustirania Septiani; Dian Marlina Verawati
Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 16, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Eonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jsekp.v16i2.9373

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya penurunan nilai ekspor perikanan yang terjadi di tahun 2003 hingga 2016, walaupun setelah itu mengalami peningkatan kembali. Hal tersebut diduga terjadi karena kuantitas ekspor perikanan mengalami penurunan sebesar -0,15 persen. Adapun usaha awal mencegah penurunan ekspor perikanan semakin berkepanjangan yaitu dengan mengidentifikasi wilayah produksi perikanan yang memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif. Dalam hal ini, sentra perikanan dibagi menjadi dua kelompok yaitu perikanan tangkap dan perikanan budi daya. Metode yang digunakan antara lain Shiftshare Esteban Marquilas (SS-EM), Revealed Comparative Advantage (RCA) dan metode Ekspor Produk Dinamika (EPD). Hasil penelitian menunjukkan daya saing perikanan hanya ada pada provinsi DIY; sedangkan provinsi lainnya hanya memiliki spesialisasi. Selanjutnya, daya saing perikanan Indonesia pada ketujuh pasar tujuan utama ekspor perikanan yaitu Tiongkok, Jepang, Hongkong, Amerika Serikat, Malaysia, Uni Eropa dan ASEAN memiliki daya saing kuat. Selanjutnya, produk perikanan Indonesia selama tahun 2000-2018 tergolong rising star pada pasar Malaysia, Tiongkok dan Amerika Serikat.Title: Mapping The Competitiveness of Java Island Fishery Products In Main Destination MarketThe decrease of fisheries export values from 2003 to 2016 initiated this research. Despite its increasing afterwards, the decreasing is presumed due to the decrease of export quantities by -0.15 percent. Initial effort to prevent on decreasing of export quantities is identifying fisheries production centers with comparative and competitive advantages. Fisheries production centers are divided into two groups: capture fisheries and aquaculture. Shiftshare Esteban Marquilas (SS-EM), Revealed Comparative Advantage (RCA) and Export Product Dynamics (EPD) methods are employed in this research. The results indicate that fisheries competitiveness is only seen in Yogyakarta, while other provinces only have specialization in fisheries. It is notified that competitiveness of Indonesian fisheries products is considered strong in seven market destination: China, Japan, Hongkong, United States, Malaysia, European Union, and ASEAN countries. Furthermore, Indonesian fisheries products in 2000 - 2018 has been acknowledged as rising star in several market destination: Malaysia, China and United States.
ANALYSIS OF THE CAUSALITY OF CO2 EMISSIONS, CONSUMPTION OF FOSSIL FUELS, ELECTRICITY CONSUMPTION, AND ECONOMIC GROWTH IN INDONESIA IN 1990-2019 Melati Intan Kurnia; Hadi Sasana; Yustirania Septiani
AFEBI Economic and Finance Review Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47312/aefr.v4i02.265

Abstract

Increasing economic growth will spark against increased energy consumption. But on the other hand, increasing economic growth will also trigger the occurrence of natural damage and degradation of environmental quality derived from CO2 emissions. CO2 emissions are caused by oxidation process of fossil fuel energy. This research aims to know the causality relationship between CO2 emissions, fossil fuel consumption, electricity consumption, and economic growth in Indonesia, as well as long-term relationship between CO2 emissions, fossil fuel consumption, electricity consumption, to economic growth in Indonesia in 1990 – 2019. The used data is the secondary data that is in the form of data time series. The dependent variables of this study are economic growth, while independent variables are CO2 emissions, fossil fuel consumption, electricity consumption. The method that is used in this study is Vector Error Correction Model. The results showed that there was a one-way causality between economic growth and fossil fuel consumption, and between electricity consumption and CO2 emissions. The research also shows that on long-term CO2 emissions has a negative influence, while the consumption of fossil fuels and electricity has a positive effect on Indonesia's economic growth in 1990-2019.Keywords: CO2, Energy Consumption, Economic Growth.
EFEKTIVITAS ANGGARAN DALAM MENJALANKAN PROGRAM/KEGIATAN DI BALAI KONSERVASI BOROBUDUR TAHUN 2017 & 2018 Ulfa Nurul Hidayah; Yustirania Septiani
Jurnal Paradigma Multidisipliner (JPM) Vol 2, No 4 (2021): Jurnal Paradigma Multidisipliner (JPM)
Publisher : Jurnal Paradigma Multidisipliner (JPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.971 KB) | DOI: 10.1210/jpm.v2i4.145

Abstract

Anggaran adalah rancangan yang dibuat dengan terstruktur dalam bentuk angka dan dinyatakan dalam bentuk unit moneter yang mencakup semua kegiatan perusahaan dalam rentang waktu tertentu. Tahap penyusunan anggaran ialah suatu tahap yang sangat penting karena suatu anggaran yang tidak efektif dan tidak mengarah pada kinerja dapat mengakibatkan kegagalan pada program atau kegiatan yang telah disusun. Tujuan peneltian ini adalah untuk menganalisis tingkat efektivitas anggaran pada Balai Konservasi Borobudur periode 2017-2018 dalam merealisasikan anggaran per kegiatan-outputnya. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan perhitungan pengukuran efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realisasi anggaran per kegiatan-output Balai Konservasi Borobudur pada tahun 2017 dan 2018 rata-rata secara keseluruhan terlaksana secara efektif dan kegiatan yang diprogramkan telah terealisasi sesuai dengan tujuan yang direncanakan. Kata kunci: anggaran, efektivitas, kegiatan_output
Analisis Variabel Sosial Ekonomi Terhadap Kemiskinan di Indonesia Dinar Melani Hutajulu; Yustirania Septiani; Jesika Melina Simamora
ISOQUANT : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 5, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/iso.v5i1.636

Abstract

Indonesia's poverty condition in March 2019 recorded at 9.41 percent. Supposedly, Indonesia reaches the RPJMN target where the poverty level is planned at a 7-8 percent level. The High levels of rural poverty compared to urban areas exceeded the percentage of national poverty. Low wages are also an indication that the problem of poverty occurs continuously. The purpose of this research is to know how socio-economic variables such as human development, unemployment, wage, and inequality can affect poverty reduction in Indonesia. This research uses secondary data obtained from the website of Statistics Indonesia (BPS) and the Databoks Katadata website. This study uses cross-section data with 34 provincial observations in the year 2019. This research used econometric methodologies with the regression of Ordinary Least Square as an analysis tool. This research show that poverty in Indonesia is still very dominant in the island of Papua, in the provinces of Papua and West Papua and in the island of Nusa Tenggara, in the provinces of West Nusa Tenggara and East Nusa Tenggara. Human development has a negative effect where every human development increase by 1 percent will reduce poverty in Indonesia by 5.69 percent. The declining unemployment rate has contributed to poverty reduction in Indonesia by 0.34 percent. Wages, in this case, can reduce poverty. Increasing wages by 1 percent can reduce poverty by 1.08 percent and vice versa. Reducing inequality by 1 percent can reduce poverty by up to 1.88 percent.Keywords: poverty, HDI, unemployment, wage, inequality
PEMERINTAH DAERAH DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Yenni Istijabatul Mufidah; Yustirania Septiani
Jurnal Paradigma Multidisipliner (JPM) Vol 1, No 2 (2020): Jurnal paradigma Multidisipliner (JPM)
Publisher : Jurnal Paradigma Multidisipliner (JPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.419 KB) | DOI: 10.1210/.v1i2.26

Abstract

Artikel ini membahas peran pemeri etntah daerah dalam melaksanakan tugas dan fungsi tertentu dalam pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat yang mendukung bidang-bidang yang terkait dengan bidang pendidikan, ekonomi, social budaya, serta politik dan psikologi. Pemberdayaan ini harus dilakukan oleh pemerintah daerah untuk memberikan stimulasi, dorongan dan motivasi bagi individu untuk memiliki keberdayaan atau kekuatan untuk menentukan apa pilihan mereka. Penelitian ini bertujuan agar mengetahui gambaran bagaimana peran pemerintah daerah dalam pemberdayaan masyarakat. Dalam penelitian ini menggunakan metode destriptif kualitatif. Hasil penelitian menyatakan pemberdayaan-pemberdayaan yang dilakukan bukan untuk membuat masyarakat tergantung kepada pemerintah dan program-programnya. Namun, tujuan pemberdayaan ini adalah untuk meningkatkan sumber daya masyarakat dan juga menyiapkan masa depan masyarakat dengan berbagai peluang, keahlian, pengetahuan untuk pembangunan kapasitas diri. Pemberdayaan masyarakat berhasil Jika masyarakat telah berdaya di berbagai bidang khususnya Pendidikan, ekonomi, sosial budaya dan juga politik dan psikologi. Kata kunci: peran pemerintah, pemerintah daerah, pemberdayaan masyarakat