Wiwin Hartanto, Wiwin
Economic Education, University Of Jember

Published : 46 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI METODE BERMAIN PERAN UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI DI PAUD SEKARWANGI DESA BANGOREJO BANYUWANGI 2017 Luh Putu Indah Budyawati; Wiwin Hartanto
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 11 No 2 (2017)
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v11i2.6331

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan memberi pemecahan masalah pada kemampuan menyimak anak kelompok A di PAUD Sekarwangi Desa Bangorejo Banyuwangi. Selain itu secara khusus penelitian ini akan membahas tentang peningkatan kemampuan menyimak anak yang dikembangkan menggunakan metode bermain peran. Metode penelitian yang digunakan berupa Penelitian Tindakan (Action Research) yang dilakukan dalam bentuk siklus tindakan. Penelitian ini secara teoritik memiliki manfaat dalam pengembangan kemampuan menyimak anak sedangkan secara aplikatif hasil penelitian ini bisa dimanfaatkan dalam pendidikan anak khususnya stimulasi kemampuan menyimak yang dikembangkan melalui metode bermain peran. Keberhasilan desiminasi hasil penelitian ini pada masyarakat luas akan menguatkan keilmuan pendidikan anak usia dini yang dikembangkan pada lingkup universitas, sehingga perguruan tinggi akan menjadi pusat penemuan solusi dari permasalahan yang ada di masyarakat.
STRATEGI ADAPTASI TUKANG BECAK DALAM KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI (STUDI PADA PAGUYUBAN BECAK MASTRIP KABUPATEN JEMBER) Ahmad Rizal; Pudjo Suharso; Wiwin Hartanto
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 15 No 2 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v15i2.18912

Abstract

Tekanan Kehidupan sosial ekonomi Tukang becak menjadi alasan untuk melakukan adaptasi. Pasalnya kenyataan yang mereka alami bertolak belakang dengan harapan mereka. Strategi adaptasi yang dilakukan untuk membebaskan diri dari tekanan sosial ekonomi dan merealisasikan harapan mereka dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang Strategi Adaptasi Tukang Becak dalam Kehidupan Sosial Ekonomi (Studi pada Paguyuban Becak Mastrip). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek dan informan penelitian yaitu Tukang becak paguyuban becak mastrip Kabupaten Jember dan penumpang becak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi dan dokumen. Langkah-langkah analisis data yang digunakan antara lain reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tukang becak melakukan strategi adaptasi dalam kehidupan sosial ekonomi untuk menyesuaikan keadaan yang mereka alami. Tahapan strategi adaptasi tersebut dimulai dari harapan-harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan sehingga menimbulkan tindakan untuk menyesuaikan. Harapan tukang becak yaitu mendapatkan penghasilan yang dapat memenuhi kebutuhan keluarga dalam hal pendidikan serta keinginan untuk memperbaiki kehidupan sosial ekonomi. Kenyataannya tukang becak mengalami kekecewaan karena saat ini sepi penumpang dan penghasilan rendah sehingga harapan itu tidak terealisasi. Strategi adaptasi yang dilakukan dengan meningkatkan etos kerja berupa datang lebih awal, menambah jam kerja, berkeliling mencari penumpang dan meletakkan becak di sisi yang berbeda dari pangkalan. Melakukan inovasi dengan mengikuti acara becak hias misalnya dalam acara maulid nabi, karnaval. Memiliki pekerjaan sampingan yaitu kuli bangunan, juru parkir, tani, jahit sepatu dan mencari barang rongsok serta sebagian tukang becak lebih banyak menunggu penumpang di pangkalan.
PENGEMBANGAN SISTEM MANAJEMEN METODE DATA MINING MARKET BASKET ANALYSIS UNTUK MENENTUKAN POLA TATA LETAK PRODUK ( UMKM RETAIL ASSALAM HYPERMARKET SURAKARTA ) Hartanto, Wiwin; Sulistyadi, Kohar; Sawiji, Hery
Jurnal Pendidikan Insan Mandiri Vol 1, No 2 (2014): Pendidikan Ekonomi
Publisher : Jurnal Pendidikan Insan Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.564 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan Reseach and Development menggunakan aturan linear sequential (waterfall). Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi market basket analysis dengan metode algoritma Apriori menggunakan bahasa pemrograman PHP. Data yang akan digunakan pada untuk pengujian sistem ini adalah data hasil transaksi pada bulan September 2013 dari hypermarket Assalam. Penelitian ini bertujuan mendapatkan pola pembelian produk yang kemudian dapat dikembangkan menjadi strategi pemasaran, mendapatkan model tata letak produk untuk memudahkan konsumen dalam mencari produk, menghasilkan program aplikasi Market Basket Analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan aplikasi metode data mining market basket analysis  yang dibuat dapat digunakan untuk menampilkan informasi pola pembelian produk yang sering dilakukan oleh konsumen dalam satu keranjang belanja dan model tata letak produk sesuai dengan pola pembelian produk yang dilakukan oleh konsumen. Informasi yang ditampilkan berupa nilai support dan confidence dari hubungan antara dua barang dan tiga barang. Semakin tinggi nilai confidence dan support maka semakin kuat nilai hubungan antar atribut.Kata kunci : Market Basket Analysis, Marketing, Algoritma Apriori, Association Rule, Data Mining
THE EDUCATION OF ANTI-CORRUPTION IN SECONDARY SCHOOL Sukidin Sukidin; Wiwin Hartanto; Mukhamad Zulianto; Pudjo Suharso; Rizki Febri Andika Hudori
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 16 No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v16i1.30888

Abstract

Corruption prevention can be done by changing attitudes and behavior towards anti-corruption. Changing anti-corruption attitudes and behavior can be done through anti-corruption education in schools. The purpose of this study is to describe an anti-corruption culture in schools. This research was conducted using naturalistic inquiry methods. The results of this study the main task of anti-corruption education in schools is to provide knowledge to teach how to recognize corruption (and separate it from other types of crime), give arguments on why corruption is a crime, and show how to reduce fraud. In conclusion, Anti-corruption education can be integrated into the contents of the civic, social education curriculum, or separately in extra-curricular activities. It must be based on value learning and contextual teaching.
KESEJAHTERAAN KELUARGA PERAJIN TEMPE DI KELURAHAN SUMBERTAMAN KOTA PROBOLINGGO Dina Ulfa Fitria; Pudjo Suharso; Wiwin Hartanto
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 16 No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v16i1.25149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrpsikan kesejahteraan keluarga perajin tempe di Kelurahan Sumbertaman RT 3 RW 2 Kota Probolinggo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis data Miles dan Huberman serta menggunakan teknik uji keabsahan data yaitu triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi faktor produksi tempe yang dilakukan meliputi mengevaluasi permintaan, memperhatikan modal (modal sosial), kualitas, dan memasarkan. Pendapatan tergolong keluarga prasejahtera yaitu Rp875.000,00 perbulan. Pendapatan tergolong keluarga sejahtera I Rp1.300.000,00 perbulan. Pendapatan yang tergolong keluarga sejahtera II Rp1.750.000,00 perbulan. Pendapatan yang tergolong keluarga sejahtera III yaitu Rp3.075.000,00 dan Rp4.750.000,00 perbulan. Keluarga yang tergolong prasejahtera hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan, sedangkan kebutuhan sandang, papan, spiritual, pendidikan, kesehatan, dan sosial kurang mampu memenuhinya. Keluarga yang tergolong keluarga sejahtera I hanya dapat memenuhi kebutuhan pokok (pangan, sandang, papan), sedangkan kebutuhan spiritual, pendidikan, kesehatan dan sosial kurang terpenuhi. Keluarga perajin tempe yang tergolong keluarga sejahtera II mampu memenuhi kebutuhan pokok, spiritual, pendidikan, kesehatan namun kurang mampu memenuhi kebutuhan sosial. Keluarga yang tergolong keluarga sejahtera III mampu memenuhi kebutuhan pokok, spiritual, pendidikan, kesehatan, dan sosial namun masih kurang mampu untuk memberikan bantuan secara nyata dan berkelanjutan di lingkungan sekitar.
PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL BERBASIS KLUSTER SENTRA INDUSTRI KAIN TENUN IKAT BANDAR KIDUL DI KOTA KEDIRI Ira Indri Ani; Pudjo Suharso; Wiwin Hartanto
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 16 No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v16i1.25210

Abstract

Sentra kain tenun ikat di Kelurahan Bandar Kidul menjadi mata pencaharian sebagian besar masyarakat lokal sekitar. Kekurangan bahan baku, pengembangan produk, permodalan dan pemasaran merupakan masalah dalam sentra yang harus diatasi. Masalah tersebut dapat diatasi salah satunya dengan pengembangan ekonomi lokal (PEL) berbasis kluster industri. PEL dengan pendekatan kluster industri pada sentra kain tenun ikat guna meningkatkan pendapatan dan penyerapan tenaga kerja lokal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tahapan dan hasil PEL berbasis kluster industri di sentra kain tenun ikat bandar kidul. Jenis penelitian ini yakni deskriptif kualitatif. Tempat penelitian di Sentra kain tenun ikat Kelurahan Bandar Kidul Kota Kediri. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, dan dokumen. Analisis data dengan cara pengumpulan data, reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PEL berbasis kluster industri sentra kain tenun ikat memiliki beberapa tahapan yakni mendorong iklim bisnis kondusif, memilih kluster yang berdaya, membentuk kemitraan stakeholder, memperkuat suatu kemitraan, mempromosikan kluster dan replika kluster yang lain. Indikator keberhasilan PEL berbasis kluster industri yakni perluasan kesempatan kerja, peningkatan pendapatan, keberdayaan lembaga IKM, dan keberdayaan lembaga jaringan kemitraan.
Inovasi Media Pembelajaran Mobile Learning ( M-Learning) : Implementasi, Efisiensi, Efektivitas, Dan Daya Tarik Wiwin Hartanto
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial 2016: Prosiding Peran Pendidikan Etika dalam Membangun Peradaban Bangsa
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learner atau pembelajar mulai menggunakan berbagai perangkat teknologi komunikasi bergerak yang terhubungdengan internet dan menjadikan kecenderungan baru pembelajaran secara mobile dan biasa dikenal mobilelearning (m-learning). M-learning adalah media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dankomunikasi berbasis perangkat teknologi informasi bergerak. Pada konsep pembelajaran tersebut, M-Learningmemberikan manfaat tersedianya materi pelajaran yang dapat diakses setiap saat dengan menggunakan perangkatkomunikasi bergerak. Penyalahgunaan handphone oleh peserta didik tidak bisa dilihat kesalahannya selalu padapeserta didik, tetapi bisa jadi karena kekurang menarikan pembelajaran dikelas sehingga peserta didikmengalihkan perhatiannya. Selanjutnya menjadi tugas pendidik untuk dapat mengelola untuk dapat mengambilefek positif dari penggunaan perangkat mobile dengan memberdayakan perangkat mobile menjadi mediapendukung dalam proses pembelajaran. Dalam implementasi m-learning yang perlu menjadi pertimbangan yaitumemperhatikan aspek efisiensi, efektifitas dan daya tarik dari m-learning tersebut. Secara keseluruhan efisiensidiukur dengan rasio jumlah waktu, personalia dan biaya yang dibutuhkan. Sedangkan efektifitas pembelajaranberhubungan dengan tingkat pencapaian tujuan pembelajaran. Daya tarik pembelajaran dapat dilihat dariketertarikan dan kecenderungan siswa untuk melalui proses pembelajaran.
ANALISIS PENYEBAB KESULITAN BELAJAR MATERI AYAT JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN DAGANG DAN SOLUSINYA PADA SISWA KELAS XI AKUNTANSI SMKN 1 JEMBER TAHUN AJARAN 2018-2019 MUH LIS; Sri Kantun; Wiwin Hartanto
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 14 No 2 (2020): JPE: Jurnal Pendidikan Ekonomi (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi, dan
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesulitan belajar siswa kelas XI Akuntansi SMKN 1 Jember di berbagai mata pelajaran, terutama pada mata pelajaran akuntansi kompetensi dasar menyusun ayat jurnal penyesuaian yang identik dengan proses menganalisis dan menghitung. Adapun tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui penyebab kesulitan belajar pada materi ayat jurnal penyesuaian perusahaan dagang siswa kelas XI Akuntansi SMKN 1 Jember Tahun Ajaran 2018-2019. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Akuntansi SMKN 1 Jember yang persentasenya paling tinggi dalam mengalami kesulitan belajar, yaitu sebanyak 7 siswa, adapun teknik pengambilan subjek dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive area. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumen, angket dan wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan skala pengukuran likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab kesulitan belajar pada materi ayat jurnal penyesuaian perusahaan dagang siswa kelas XI Akuntansi SMKN 1 Jember terdiri dari faktor Intelegensi yang meliputi: rendahnya keterampilan siswa sebesar 46,4%, rendahnya ketelitian siswa sebesar 41,6%, rendahnya kemandirian siswa sebesar 50%. Selain faktor intelegensi, penyebab kesulitan belajar pada materi ayat jurnal penyesuaian juga disebabkan rendahnya kesiapan belajar siswa sebesar 45% dan rendahnya minat belajar siswa sebesar 39,2%. Solusi dalam penelitian ini, yaitu siswa harus lebih meningkatkan lagi pemahaman konsep dasar materi ayat jurnal penyesuaian perusahaan dagang, siswa harus lebih banyak berlatih dan tidak bergantung kepada pekerjaan teman yang lebih pintar jika tidak tahu jangan malu untuk selalu bertanya kepada guru
MODAL SOSIAL PADA INDUSTRI KREATIF BERBASIS POTENSI LOKAL PADA KERAJINAN BATIK JEMBER Nugroho Adi Saputro; Pudjo Suharso; Wiwin Hartanto
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 14 No 2 (2020): JPE: Jurnal Pendidikan Ekonomi (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi, dan
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v14i2.16378

Abstract

Modal sosial digunakan sebagai alternatif modal. Secara teoritis ada perdebatan mengenai modal sosial berlandaskan kepada relasi-relasi sosial. Perdebatan itu berkenaan dengan konsep modal sosial sebagai modal nyata dimana individu atau kelompok mampu mendayagunakan relasi-relasi sosial mencakup nilai-norma, jaringan sosial dan kepercayaan untuk membangun dan mempertahankan usahanya serta memperoleh keuntungan ekonomi dan manfaat sosial. Peran modal sosial dalam keberlangsungan usaha dapat diketahui dengan bagaimana perilaku institusi atau individu dipengaruhi oleh hubungan sosial atau aktivitas-aktivitas sosial. Keterkaitan modal sosial dengan keberlangsungan usaha terletak pada unsur-unsur yang terbangun dalam modal sosial dan kerjasama yang dijalin pengusaha batik dalam aktivitas keberlangsungan usaha, dimana unsur-unsur seperti kepercayaan dibangun agar ada harapan antara pengusuaha dengan pengrajin atau konsumen yang di inginkan. Adanya kepercyaan akan mengakibatkan unsur jaringan terbentuk atau terbangun karena adanya harapan yang sesuai dengan yang di inginkan . kepercayaan dan jaringan terwujud adanya norma yang dianut bersama tanpa adanya norma yang tertulis dalam usaha batik tersebut. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan memaparkan peran modal sosial dan keberlangsungan usaha pengusaha batik. Penelitian ini untuk mendeskripsikan peran modal sosial pada industri kreatif berbasis potensi lokal pada kerajinan batik jember. Responden atau sampel dalam penelitian ini pemilik kerajinan batik dan pengrajin batik Jember yang membangun modal sosial. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive area. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumen. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan.
Situs Sendang Duwur di Kabupaten Lamongan Jawa Timur Izza Ainun Nurkholishoh; Wiwin Hartanto; Rully Putri Nirmala Puji
SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah Vol 3 No 1 (2021): SINDANG: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN KAJIAN SEJARAH
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/sindang.v3i1.291

Abstract

Abstract Sunan Sendang Duwur was one of the mayors whose role was equated with Walisongo in broadcasting Islam in Java. Sunan Sendang preaches culturally by acculturating the culture that has tradition in Sendang Duwur Village and internalizing it with Islamic values. His teachings about "mlakuho in the right, ilingo wong kang sak burimu" (walk on the right path, and remember the person who is behind you) until now is still relevant which is acculturated with the local culture is a tradition of selametan and sedekahan filled with tahlil recitation and bancaan. In addition, the Sendang Duwur Mosque whose vulnavular architecture is Joglo and acculturated with Javanese Hindu culture is also a trace of Sunan Sendang Duwur's cultural propaganda. This study discusses the toponymy and geographical location of Sendang Duwur, the history of restoration, architectural review, decoration and decoration and the significance of the Sendang Duwur site for Islamization in Java. The method in this study is a qualitative method with a historical approach by looking at and studying all aspects of the character's life. With this perspective, it is hoped that the topography and geographical location, history of restoration, architectural review, decoration and decoration and the significance of the Sendang Duwur site for Islamization in Java will be revealed.