Usfandi Haryaka
Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Performance Rate for Implementation of Mobile Learning in Network Budiman, Edy; Haryaka, Usfandi; Roosevelt Watulingas, Jefferson; Alameka, Faza
Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Vol 4: EECSI 2017
Publisher : IAES Indonesia Section

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.641 KB) | DOI: 10.11591/eecsi.v4.1069

Abstract

This paper discusses the availability of mobile networks and develops mobile learning software. The measurement Approach is testing from the user experience side to some point where potential users are located. Data clustering is divided into six location of measurement points, with different time sessions; morning, daylight, afternoon, and evening. In each time session, the measurement process is done as much as 10 times test for each the card service packs from Internet Service Providers (ISPs). The measurement process is carried out continuously for 21 days (three weeks), this is done to ensure the availability of mobile networks in the location. The  results of measurement and application testing, have given conclusion and contribution, that in of the research explains that although performance levels such as download and upload speed, latency, jitter and packet loss metrics are appropriate, not necessarily the level of network availability is appropriate. Because each parameter is influenced by a certain factor. The average value of network availability measurement experienced an internet connection failure rate on one of ISP 84.046% or as many as 10 to 11 times failed to connect from 70 attempts for internet connection.
Performance Rate for Implementation of Mobile Learning in Network Edy Budiman; Usfandi Haryaka; Jefferson Roosevelt Watulingas; Faza Alameka
Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Vol 4: EECSI 2017
Publisher : IAES Indonesia Section

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.641 KB) | DOI: 10.11591/eecsi.v4.1069

Abstract

This paper discusses the availability of mobile networks and develops mobile learning software. The measurement Approach is testing from the user experience side to some point where potential users are located. Data clustering is divided into six location of measurement points, with different time sessions; morning, daylight, afternoon, and evening. In each time session, the measurement process is done as much as 10 times test for each the card service packs from Internet Service Providers (ISPs). The measurement process is carried out continuously for 21 days (three weeks), this is done to ensure the availability of mobile networks in the location. The  results of measurement and application testing, have given conclusion and contribution, that in of the research explains that although performance levels such as download and upload speed, latency, jitter and packet loss metrics are appropriate, not necessarily the level of network availability is appropriate. Because each parameter is influenced by a certain factor. The average value of network availability measurement experienced an internet connection failure rate on one of ISP 84.046% or as many as 10 to 11 times failed to connect from 70 attempts for internet connection.
PENGARUH KECERDASAN INTRAPERSONAL DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI DI KECAMATAN SAMARINDA ULU TAHUN AJARAN 2013/2014 Usfandi Haryaka
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN SAINS Vol. 1 No. 1 (2017): First edition
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppms.v1n1.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan intrapersonal dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri di Kecamatan Samarinda Ulu tahun 2013/2014. Dari 4 sekolah yang berbeda, ditentukan 388 siswa sebagai sampel dengan Teknik proportional random sampling. Sebelum penelitian dilaksanakan, diadakan uji coba instrument penelitian pada siswa di SMP Negeri 7 Samarinda kelas VIIIB yang berjumlah 31 siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier ganda dengan taraf signifikan 5%. Hasil skor rata-rata kecerdasan intrapersonal sebesar 46,98 kategori sedang, lingkungan keluarga sebesar 114,10 kategori sedang, dan nilai rata-rata dari hasil belajar matematika siswa adalah 47,14. Hal ini berarti hasil belajar matematika siswakelas VII di Kecamatan Samarinda Ulu tergolong kategori sedang.Hasil analisis inferensial diperoleh persamaan penduga  dengan Fhit=242,73serta Ftabel= 3,00. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kecerdasan intrapersonal dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar matematika. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa 58,8% model regresi dugaan dapat menjelaskan pengaruh kecerdasan intrapersonal dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar matematika. Untuk kecerdasan intrapersonal diperoleh thitung = 20,82 dan ttabel = 1,96; terdapat pengaruh antara kecerdasan intrapersonal terhadap hasil belajar matematika. Lingkungan keluarga siswa diperoleh thitung = 3,89 dan ttabel = 1,96 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar matematika.
Pengaruh Motivasi, Lingkungan Belajar, Dan Sikap Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP Negeri 22 Samarinda Sri Ningsih; Usfandi Haryaka; J. R. Watulingas
Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.672 KB) | DOI: 10.30872/primatika.v8i1.140

Abstract

Penelitian ex post facto ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi, lingkungan belajar, dan sikap siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 22 Samarinda tahun ajaran 2018/2019. Teknik pengambilan sample adalah simple random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 22 samarinda yang terdiri dari 9 kelas dengan jumlah 326 siswa, dengan sampel penelitian terdiri dari 5 kelas dengan jumlah 183 siswa. Pengujian hipotesis menggunakan analisis jalur (Path Analysi) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil analisis inferensial dengan menggunakan analisis jalur untuk sub-struktur 1 dipeoleh persamaan dengan probabilitas sebesar 0,000, maka sub-struktur 1 signifikan sehingga terdapat pengaruh lingkungan belajar siswa terhadap motivasi siswa dengan kontribusi sebesar 11,42%. Untuk analisis sub-struktur 2 diperoleh persamaan dengan p = 0,000, maka sub-struktur 2 signifikan sehingga terdapat pengaruh motivasi dan lingkungan belajar siswa terhadap sikap siswa dengan kontribusi motivasi sebesar 11,02% dan lingkungan belajar sebesar 5,90%. Untuk analisis sub-struktur 3 diperoleh persamaan dengan p = 0,000, maka substruktur 3 signifikan sehingga terdapat pengaruh motivasi, lingkungan belajar, dan sikap siswa terhadap hasil belajar matematika dengan kontribusi motivasi siswa sebesar 3,61%, lingkungan belajar sebesar 13,54%, dan sikap siswa sebear 2,16%. Dengan demikian terdapat pengaruh motivasi, lingkungan belajar, dan sikap siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 22 Samarinda tahun ajaran 2018/2019.
Peningkatan Aktivitas Siswa Dan Hasil Belajar Matematika Dengan Model Inkuiri Terbimbing Siswa Kelas V SDN 002 Samarinda Usfandi Haryaka
Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.85 KB) | DOI: 10.30872/primatika.v8i2.143

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika melalui penerapan model inkuiri terbimbing. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas dan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 002 Samarinda. Subjek penelitian ini adalah sis akelas V SDN 002 Samarinda yang berjumlah 31 siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah model kemmis yang meliputi tahap perencanaan, pelak-sanaan tindakan, dan observasi serta refleksi. Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi dan Teknik analisis data adalah data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Nilai rata-rata aktivitas siswa siklus I menunjukkan 40% dengan kriteria rendah. Setalah dilakukan perbaikan terjadi peningkatan pada siklus II, dan nilai rata-rata aktivitas siswa menunjukkan 65% dengan kriteria sedang. Pada siklus III, rata-rata aktivitas siswa 87% dengan kriteria tinggi. Peningkatan ini terjadi karena siswa selalu memperhatikan kelemahannya dan berusaha untuk memperbaiki pada tiap siklus. Peningkatan aktivitas siswa juga dapat berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa yang menunjukkan persentase rata-rata siklus I sebesar 53%, siklus II sebesar 68%, dan siklus III sebesar 79%. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan aktivitas siswa dan hasil belajar matematika di kelas V SDN 002 Samarinda. Peningkatan aktivitas siswa meliputi aspek orientasi, merumuskan hipotesis sederhana, mengumpulkan data, dan merumuskan kesimpulan.
Pengaruh Locus of Control Internal dan Interaksi Teman Sebaya terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Baday Laksana Septhian Dhika; J. R. Watulingas; Usfandi Haryaka
Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/primatika.v10i1.338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh locus of control internal dan interaksi teman sebaya terhadap hasil belajar matematika siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah ex post facto. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel bebas yaitu Locus of Control Internal (X1) dan Interaksi Teman Sebaya (X2) serta satu variabel terikat yaitu Hasil Belajar Matematika (Y). Populasi Penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Tenggarong yang terdiri dari 5 kelas dan berjumlah 160 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 129 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa locus of control internal dan interaksi teman sebaya siswa tergolong sedang, sedangkan untuk hasil belajar siswa tergolong pada kategori rendah. Hasil analisis inferensial menggunakan regresi linier ganda, diperoleh bahwa terdapat pengaruh antara locus of control internal dan interaksi teman sebaya terhadap hasil belajar matematika. Nilai R2=0,369 menunjukkan bahwa kontribusi locus of control internal dan interaksi teman sebaya secara simultan terhadap hasil belajar matematika adalah 36,9%.
Interaksi Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Di Kelas XII SMK Negeri 7 Samarinda Laili Faidatul Mardiah; Kukuh Kukuh; Usfandi Haryaka
Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/primatika.v7i2.418

Abstract

Kegiatan belajar mengajar di sekolah tidak lepas dari interaksi siswa dengan guru. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan interaksi yang terjadi antara siswa dengan guru dan faktor-faktor terjadinya interaksi siswa dengan guru dalam proses pembelajaran matematika. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII TKJ-1 SMK Negeri 7 Samarinda, dengan objek yaitu interaksi siswa dan guru dan faktor yang mendasari terjadinya interaksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan pemeriksaan keabsahan data. Berdasarkan hasil penelitian, interaksi dalam pembelajaran meliputi motivasi guru kepada siswa, perintah guru kepada siswa untuk membaca contoh permasalahan, penjelasan guru kepada siswa, pemberian soal latihan, tanya jawab antara guru dengan siswa, dan kegiatan diskusi kelompok. Berdasarkan hasil wawancara, faktor terjadinya interaksi adalah upaya guru memaksimalkan penggunaan sarana-sarana yang dapat menunjang terjalinnya interaksi, minat siswa terhadap pelajaran matematika, inteligensi siswa, anggapan mata pelajaran jurusan lebih penting, kondisi kelas yang kurang mendukung untuk jumlah siswa dalam kelas, dan pemanfaatan sumber-sumber pelajaran dari siswa. Interaksi yang terjadi tercakup dalam interaksi satu arah, interaksi dua arah dan interaksi banyak arah. Ketiga interaksi ini disebabkan oleh faktor guru dan siswa, faktor bahan atau materi pengajaran, dan faktor situasi.
The Interaction Of Organizational Culture, Leadership Style The Head Of School And Conflict Management On The Performance Of Secondary School Teachers Usfandi Haryaka
International Journal of Educational Research & Social Sciences Vol. 2 No. 3 (2021): June 2021
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v2i3.84

Abstract

The purpose of this study was To determine the interaction of the influence of principal's leadership style on the performance of teachers of SMP Negeri Samarinda, to determine the interaction effect of organizational culture in learning on the performance of teachers of SMP Negeri Samarinda, and to determine the interaction of organizational conflict on the performance of teachers of SMP Negeri Samarinda. This research was conducted in the First high School Was with the research sample as many as 65 people teachers drawn randomly against six Secondary Schools in Samarinda. The research method used is the method of suvey with data collection techniques using a questionnaire followed by an interview with prewakilan teachers drawn randomly 5 teachers from each school. Data analysis used is path analysis (path analysis).The findings of the study show that:(1) organizational Culture has a direct effect on the Performance of Teachers amounted to 14.82% with path coefficient 0,385 (2) the principal's Leadership Style has a direct effect on the Performance of Teachers by 5.25% with a path coefficient 0,230, and (3) Conflict Management has a direct effect on the Performance of Teachers by 11,29% with path coefficient 0,336. Research conclusions:(1) organizational Culture has a direct impact significantly on the Performance of Teachers, (2) the principal's Leadership Style has a direct impact significantly on the Performance of Teachers, and (3) Conflict Management has a direct impact significantly on the Performance of Teachers.
THE EFFECT OF SCHOOL PRINCIPAL SUPERVISION, SCHOOL ORGANIZATIONAL CULTURE AND TEACHER'S SELF-EFFICIENCY ON TEACHER PERFORMANCE AT SMK NEGERI TENGGARONG KOTA Laili Komariyah; Usfandi Haryaka; Titik Wulandari
Pendas Mahakam : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2021): December
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/pm.v6i2.883

Abstract

This study aims to determine the effect of Principal Supervision, School Organizational Culture and Teacher Self-Efficacy on Teacher Performance at SMK Negeri Tenggarong Kota. The population of this study was all teachers consisting of three different schools, namely SMKN 1, SMKN 2 and SMKN 3 Tenggarong with a total sample of 110 teachers who were taken using stratified proportional random sampling technique. The data collection technique was carried out using a questionnaire to obtain data on the supervision of the principal, school organizational culture, teacher self-efficacy and teacher performance. Data analysis with instrument validation of the four variables, namely using Pearson correlation and reliability using Cronbach alpha, while for the research approach using multiple linear regression analysis. The results showed that (1) the principal's supervision had a significant effect on teacher performance, which means that the higher the principal's supervision would lead to an increase in teacher performance (2) the school's organizational culture had a significant effect on teacher performance, which means that the better the school's organizational culture, the higher teacher performance (3) teacher self-efficacy has a significant effect on teacher performance, which means the better teacher self-efficacy will result in increased teacher performance (4) principal supervision, school organizational culture and teacher self-efficacy together have a significant effect on teacher performance. Based on the results of the study, it can be concluded that the performance of State Vocational School teachers in Tenggarong City can be improved by the supervision of the principal, school organizational culture and teacher self-efficacy.
Pengembangan Media Pembelajaran Game Edukasi Menggunakan Model PPE Pada Mata Pelajaran Pengenalan Nama Hewan di TK Negeri 10 Kota Samarinda Andi Rustandi; Usfandi Haryaka; Else Grasia
Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan Vol 11 No 2 (2022): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v11i2.1633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis Android pada pengenalan nama hewan di taman kanak negeri 10 samarinda. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R &D) dengan model pengembangan PPE yang terdiri tiga tahap, yaitu Planning, Production, Evaluation. Pada tahap analisis dilakukan studi literature dan studi lapangan, kemudian memproduksi media dengan membuat flowchart, dan storyboard, kemudian membuat media tersebut sesuai dengan desain yang telah dibuat. Tahap akhir ialah evaluasi dimana media divalidasi oleh guru mata pelajaran sebagai ahli materi dan 3 orang ahli validasi media untuk melihat kelayakan media serta membuat laporan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2020. Hasil dari penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan layak untuk di gunakan sebagai media pembelajaran yang layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada materi pembelajaran pengenalan nama hewan dibuktikan dengan persentase dari validasi ahli materi memperoleh kelayakan 87%, validasi kelayakan ahli media 97,33% dan valiadasi siswa memperoleh 68,2% Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran ini dikembangkan dengan model pengembangan PPE (Planning,Production, and Evaluation) dengan teknik pengumpulan data studi lapangan, studi literature dan angket yang dianalisis secara deskriptif oleh para ahli dinyatakan bahwa media pembelajaran Android ini Sangat Layak untuk di gunakan.