Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EKSPERIMENTASI MATRIKULASI DITINJAU DARI KECERDASAN INTERPERSONAL MAHASISWA SEMESTER I PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA IKIP PGRI PONTIANAK Susiaty, Utin Desy
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.38 KB) | DOI: 10.31571/saintek.v5i1.258

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) rata-rata nilai matrikulasi mahasiswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi, sedang, dan rendah; dan (2) mana yang mempunyai nilai matrikulasi yang lebih baik, mahasiswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi, sedang atau rendah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified cluster random sampling. Teknik pengumpulan data meliputi metode dokumentasi untuk mendapatkan nilai awal matrikulasi; metode tes untuk memperoleh nilai akhir matrikulasi; dan metode angket untuk memperoleh data kecerdasan interpersonal mahasiswa. Uji hipotesis penelitian menggunakan analisis variansi satu jalan dengan sel tak sama pada α = 5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut. (1) Rata-rata nilai matrikulasi mahasiswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi, kecerdasan interpersonal sedang maupun kecerdasan interpersonal rendah tergolong gagal; dan (2) tidak ada perbedaan nilai matrikulasi antara mahasiswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi, sedang maupun rendah.Kata kunci: matrikulasi, kecerdasan interpersonal, nilai matrikulasi
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING BENTUK WITHIN-SOLUTION POSING DAN KLASIKAL DITINJAU DARI KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA SMP Susiaty, Utin Desy
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.939 KB) | DOI: 10.31571/saintek.v4i2.78

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) manakah yang memberikan prestasibelajar yang lebih baik, model pembelajaran Problem Posing bentuk Within-Solution Posing (WSP) atau klasikal; (2) manakah yang memiliki prestasi belajar yang lebih baik, siswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi atau rendah; (3) pada masing-masing model pembelajaran, manakah yang mempunyai prestasi belajar yang lebih baik, siswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi atau rendah; (4) pada masing-masing kecerdasan interpersonal, manakah yang memberikan prestasi yang lebih baik, model pembelajaran WSP atau klasikal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan populasi seluruh siswa SMP Se Kota Pontianak. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified cluster random sampling. Teknik pengumpulan data meliputi metode dokumentasi untukmendapatkan nilai Ujian Nasional (UN) Sekolah Dasar tahun pelajaran 2013/2014 sebagai data kemampuan awal; metode tes untuk data prestasi belajar matematika siswa; dan metode angket untuk data kecerdasan interpersonal siswa. Uji hipotesis penelitian menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut. (1) Pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran WSP menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik dibandingkan klasikal. (2) Siswa dengan kecerdasan interpersonal tinggi maupun rendah memiliki prestasi belajar matematika yang sama. (3) Pada masing-masing model pembelajaran, siswa yang memiliki kecerdasan interpersonal tinggi maupun rendah memiliki prestasi belajar matematika yang sama. (4) Pada masing-masing kecerdasan interpersonal, pembelajaran menggunakan model pembelajaran WSP menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik dibandingkan klasikal.Kata kunci: model pembelajaran WSP, klasikal, kecerdasan interpersonal.
KORELASI ANTARA KEMAMPUAN AWAL DENGAN KEMAMPUAN AKHIR SISWA MELALUI WITHIN-SOLUTION POSING PADA MATERI PERBANDINGAN Susiaty, Utin Desy
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.494 KB) | DOI: 10.31571/saintek.v5i2.350

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) kemampuan awal siswa melalui pembelajaran within-solution posing dalam menyelesaikan soal pada materi perbandingan; (2) kemampuan akhir siswa melalui pembelajaran within-solution posing dalam menyelesaikan soal pada materi perbandingan; (3) korelasi positif antara kemampuan awal dengan kemampuan akhir siswa melalui pembelajaran within-solution posing dalam menyelesaikan soal pada materi perbandingan di kelas VII MTs Negeri 2 Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Teknik pengumpulan data meliputi teknik pengukuran untuk mendapatkan data kemampuan awal dan kemampuan akhir siswa. Uji hipotesis penelitian menggunakan uji analisis korelasi linear sederhana. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut. (1) kemampuan awal siswa melalui pembelajaran within-solution posing dalam menyelesaikan soal pada materi perbandingan tergolong rendah. (2) kemampuan akhir siswa melalui pembelajaran within-solution posing dalam menyelesaikan soal pada materi perbandingan tergolong sangat tinggi. (3) Tidak terdapat korelasi positif antara kemampuan awal dan kemampuan akhir siswa dalam menyelesaikan soal pada materi perbandingan setelah diajarkan menggunakan pembelajaran within-solution posing. Kata kunci: korelasi, within-solution posing, perbandingan.
PELATIHAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN PONTIANAK BARAT Fadillah, Syarifah; Susiaty, Utin Desy; Ardiawan, Yadi
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.955 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian berupa pelatihan penggunaan media pembelajaran matematika untuk guru matematika sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 44 Kecamatan Pontianak Barat. Peserta dalam kegiatan pengabdian adalah guru-guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) gugus IV Kecamatan Pontianak Barat. Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah: (1) Mengidentifikasi konsep-konsep matematika SD yang memerlukan media pembelajaran matematika inovatif untuk memudahkan siswa memahami materi; dan (2) Meningkatkan pengetahuan para guru tentang media pembelajaran matematika yang inovatif dan memiliki kemampuan untuk mengimplementasikannya dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Kegiatan pengabdian telah menambah pemahaman guru matematika SD mengenai penggunaan media pembelajaran (alat peraga matematika) dalam pembelajaran di kelas untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa. Kata Kunci: media pembelajaran matematika, konsep matematika.
Developing refutation text to resolve students’ misconceptions in addition and subtraction of integers Fadillah, Syarifah; Susiaty, Utin Desy
Beta: Jurnal Tadris Matematika Vol. 12 No. 1 (2019): Beta May
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/betajtm.v12i1.160

Abstract

[English]: Students’ misconceptions in addition and subtraction of integers need to be addressed since this topic is a prerequisite for students to learn advanced mathematics topics such as algebra. Having misconceptions in understanding the prerequisite concepts will hamper the acquisition and integration of new knowledge. The purpose of this study was to develop refutation text to resolve the misconception of students in addition and subtraction of integers. Refutation text was developed in the form of student worksheet adopting the development model from Borg and Gall (1983). Tryout of refutation text involved fifteen seventh-grade students. The study found that (1) The experts’ validation reveals that refutation text is suitable to be used as learning media for students on addition and subtraction of integers; (2) The refutation text implemented in the tryout was useful to resolve students’ misconception in addition and subtraction of integers; and (3) The practitioner’s assessment and students’ response showed that refutation text is practical. Drawing from the findings, we argue that the developed refutation text help students correcting their misconceptions in the topics and could be used by the teachers in the classroom practices. However, the refutation text needs to be extended to anticipate students’ mistake in interpreting word problems by providing some possible mistakes and its correction. Keywords: Misconceptions, Refutation text, Integers [Bahasa]: Miskonsepsi siswa dalam penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat perlu diatasi karena materi ini merupakan prasyarat bagi siswa untuk mempelajari materi matematika lanjutan seperti aljabar. Kesalahan dalam memahami konsep prasyarat akan menghambat penerimaan dan integrasi pengetahuan baru. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran refutation text untuk mengatasi miskonsepsi siswa dalam penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Refutation text yang dikembangkan berbentuk Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan merujuk pada model pengembangan Borg dan Gall (1983). Uji coba refutation text dilakukan pada 15 orang siswa SMP kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil penilaian ahli menunjukkan refutation text layak digunakan sebagai media pembelajaran bagi guru dalam mengajarkan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat; (2) refutation text yang diterapkan di kelas uji coba efektif dalam mengatasi miskonsepsi siswa dalam penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat; dan (3) hasil penilaian praktisi dan respon siswa menunjukkan bahwa refutation text praktis digunakan sebagai media pembelajaran untuk mengatasi miskonsepsi siswa. Dalam hal ini, refutation text yang dikembangkan membantu siswa memperbaiki kesalahan konsep pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dan bisa digunakan oleh guru di kelas. Namun, refutation text tersebut perlu dikembangkan untuk mengantisipasi kesalahan siswa dalam menafsirkan soal cerita dengan menyediakan beberapa kemungkinan kesalahan interpretasi dan perbaikan. Kata kunci: Miskonsepsi, Refutation text, Bilangan bulat
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP Wulandari, Syafitri; Darma, Yudi; Susiaty, Utin Desy
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.208 KB) | DOI: 10.31571/saintek.v8i1.1179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul yang berbasis pendekatan Realistic Matheatics Education (RME) terhadap pemahaman konsep dalam yang mencapai tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dimana prosedur penelitian yang digunakan adalah pengembangan model 4-D yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), development (pengembangan) dan dessiminate (penyebaran) yang dikembangkan oleh Thiagarajan pada tahun 1974. Hasil penelitian yang pertama adalah validitas modul dengan persentase sebesar 91,74% dalam kriteria sangat valid. Yang kedua adalah nilai kepratisan dengan persentase sebesar 82,26% dalam kriteria sangat praktis. Yang ketiga adalah nilai keefektifan diperoleh nilai sebesar 75,61% dalam kriteria efektif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul berbasis pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap pemahaman  konsep tergolong valid, praktis dan efektif untuk digunakan. 
PELATIHAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA MGMP MATEMATIKA SMA KABUPATEN KUBU RAYA Hartono, Hartono; Haryadi, Rahman; Susiaty, Utin Desy
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.104 KB) | DOI: 10.31571/gervasi.v3i1.1199

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian berupa pelatihan penggunaan media pembelajaran matematika untuk guru matematika sma sekabupaten kubu raya. Kegiatan dilaksanakan di Aula Al Fithyan School Kubu Raya Jalan Raya Kakap Pal 7. Peserta dalam kegiatan pengabdian adalah guru matematika yang tergabung dalam MGMP Matematika SMA Kubu Raya. Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah: (1) teridentifikasinya konsep-konsep matematika terutama trigonometri yang memerlukan media pembelajaran matematika inovatif untuk memudahkan siswa memahami materi; (2) Meningkatnya pengetahuan para guru tentang media pembelajaran matematika yang inovatif dan memiliki kemampuan untuk mengimplementasikannya dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Kegiatan pengabdian telah menambah pengetahuan dan wawasan guru matematika SMA mengenai penggunaan media pembelajaran matematika khususnya trigonometri. Sehingga guru dapat mengaplikasikan penggunaan media pembelajaran tersebut dalam pembelajaran di kelas.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PERBANDINGAN DI KELAS VII SMP Susiaty, Utin Desy; Haryadi, Rahman
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.923 KB) | DOI: 10.31571/saintek.v8i2.1574

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemahaman matematis siswa pada soal perbandingan di kelas VII SMP. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 3 siswa kelas VII A SMP Koperasi Pontianak dengan kategori siswa rendah, sedang dan tinggi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal kemampuan pemahaman matematis dan pedoman wawancara. Setelah pengumpulan data, peneliti menganalisis hasil pengerjaan soal kemampuan pemahaman matematis dan hasil wawancara untuk melihat kemampuan pemahaman matematis siswa. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman matematis siswa kelas VII SMP Koperasi Pontianak masih rendah yang ditunjukkan dengan terdapatnya banyak kekeliruan penyelesaian soal kemampuan pemahaman matematis khususnya pada indicator mendefinisikan konsep secara tulisan, merepresentasikan suatu konsep dalam bentuk model, diagram, dan symbol, mengidentifikasikan contoh dan bukan contoh suatu perbandingan serta mengubah suatu bentuk representasi ke bentuk lainnya.
EKSPERIMENTASI METODE CERAMAH DAN DISKUSI PADA MATA KULIAH MATEMATIKA EKONOMI DITINJAU DARI JENIS KELAMIN MAHASISWA Susiaty, Utin Desy; Oktaviana, Dwi
Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7 No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.146 KB) | DOI: 10.36456/buanamatematika.v7i1:.662

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) manakah yang memberikan prestasi belajar yang lebih baik, metode ceramah atau metode diskusi; (2) manakah yang memiliki prestasi belajar yang lebih baik, mahasiswa laki-laki atau perempuan; (3) pada masing-masing model pembelajaran, manakah yang mempunyai prestasi belajar yang lebih baik, mahasiswa laki-laki atau perempuan; (4) pada masing-masing jenis kelamin, manakah yang memberikan prestasi yang lebih baik, metode ceramah atau metode diskusi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan populasi seluruh mahasiswa semester 5 di kelas pagi Program Studi Pendidikan Matematika IKIP-PGRI Pontianak. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 68 mahasiswa. Teknik pengumpulan data meliputi metode dokumentasi untuk mendapatkan nilai MID mata kuliah Matematika Ekonomi tahun akademik 2015/2016 sebagai data kemampuan awal dan nilai UAS mata kuliah Matematika Ekonomi untuk data prestasi belajar matematika mahasiswa. Uji hipotesis penelitian menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut. (1) Pembelajaran matematika ekonomi menggunakan metode ceramah menghasilkan prestasi belajar matematika yang sama dengan metode diskusi. (2) Mahasiswa laki-laki maupun perempuan memiliki prestasi belajar matematika yang sama. (3) Pada masing-masing metode pembelajaran, mahasiswa laki-laki maupun perempuan memiliki prestasi belajar matematika yang sama. (4) Pada masing-masing jenis kelamin, pembelajaran matematika ekonomi menggunakan metode ceramah dan metode diskusi menghasilkan prestasi belajar matematika yang sama. Kata kunci: metode ceramah, metode diskusi, jenis kelamin Abstract The aims of this study were to investigate: (1) which learning method produces student’s better mathematics learning achievement, speech method or discussion method; (2) which student’s have better mathematics learning achievement, male or female; (3) viewed from learning methods, which student’s have better mathematics learning achievement, male or female; (4) viewed from gender, which learning method produces better mathematics learning achievement, speech method or discussion method. This research used quasi experimental method with its population included all of students of 5th semester in morning class Program Study of Mathematics Education IKIP-PGRI Pontianak. Sampling was done by stratified cluster random sampling technique. The size of the sample was 68 students. The data collection technique was include the documentation method to get the 2015/2016 MID Test of Economy Mathematics subject for initial capability data before the experiment and Final test of Economy Mathematics subject for mathematics student’s achievement data. The data was analyzed using analysis of variance. Based on these results it can be concluded as follows. (1) Economy mathematics learning using speech method produced the same mathematics achievement as using discussion method. (2) For male or female students have the same mathematics achievement. (3) Viewed from learning method, male or female students have the same mathematics achievement. (4) Viewed from gender, economy mathematics learning using speech method and discussion method have the same mathematics achievement. Keywords: speech method, discussion method, gender
AKTIVITAS DAN RESPON SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN WITHIN-SOLUTION POSING Susiaty, Utin Desy
Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.166 KB) | DOI: 10.36456/buanamatematika.v8i1:.1520

Abstract

The purpose of this study was to describe the activities and responses of students through the in-solution posing learning model. This research uses quantitative approach with descriptive method. The population in this study is the students of class VII MTs Negeri 2 Pontianak academic year 2007/2008 who studied the material of comparative value and turned the value. The result of the research shows that students of Grade VII MTs Negeri 2 Pontianak are active in learning with within-solution posing and VII students of MTs Negeri 2 Pontianak give positive response to learning with within-solution posing. Keywords: activities, response, within -solution posing