Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH MODEL PROBLEM SOLVING DAN PROBLEM POSING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DITINJAU DARI SELF CONFIDENCE Syarifah Fadillah; Yadi Ardiawan
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.674 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) membandingkan pengaruh model problem solving dan problem posing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis (KPMM) siswa, (2) mendeskripsikan pengaruh self confidence terhadap KPMM siswa, dan (3) menguji interaksi antara model pembelajaran dan self confidence terhadap KPMM siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan rancangan post-test-only-non-equivalent control design. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes KPMM dan angket untuk mengukur self confidence. Pengujian hipotesis penelitian, menggunakan teknik analisis variansi dua jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) model pembelajaran tidak berpengaruh terhadap KPMM siswa. Kedua model memberikan pengaruh yang hampir sama terhadap KPMM siswa, (2)  self confidence berpengaruh terhadap KPMM siswa. Siswa yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi memiliki KPMM yang lebih baik daripada siswa yang memiliki kepercayaan diri sedang dan rendah, dan (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran (problem posing dan problem solving) dan self confidence (tinggi, sedang, dan rendah) terhadap KPMM siswa. Hal ini menunjukkan bahwa pada kedua model, KPMM siswa dengan self confidence tinggi lebih baik daripada siswa dengan self confidence sedang dan rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disimpulkan bahwa model problem solving dan problem posing dapat digunakan guru di kelas guna menunjang KPMM siswa. Pembelajaran matematika di sekolah perlu diseting agar dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa, karena self confidence berpengaruh secara signifikan terhadap KPMM siswa.
KEMAMPUAN PENALARAN ADAPTIF SISWA SMP se-KOTA PONTIANAK Yadi Ardiawan; Nurmaningsih Nurmaningsih
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.214 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v7i1.1299

Abstract

This study aims to reveal the ability of adaptive reasoning of junior high school students in Pontianak, which is divided into categories of secondary, middle and lower schools. This research is descriptive research with research form is survey. Sampling in this research using stratified cluster random sampling technique. Of the 23 existing schools thereafter were randomly assigned to each school to represent high school, middle class, and low school. Categorization of schools based on the value of students National Exam. Based on the result of research analysis, it is found that the average of adaptive reasoning ability of junior high school students in Pontianak is 42,96% with enough category. While the average adaptive reasoning ability of high, medium and low students is 48.82% (enough), 41.06% (enough), and 39% (enough), respectively. 
PENGEMBANGAN MODUL PRAKTIKUM GEOMETRI DASAR BERBASIS WINDOWS GEOMETRY (WINGEOM) Reni Astuti; Yadi Ardiawan; Nurmaningsih Nurmaningsih
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.558 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.3435

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengembangkan modul praktikum geometri berbasis Wingeom (Window Geomtry) pada mahasiswa pendidikan matematika. Modul praktikum yang dikembangkan adalah untuk materi pada praktikum mata kuliah Geometri Dasar. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah tersedianya modul praktikum pada mata kuliah geometri dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan atau penelitian research and development approach (R & D).  Pengembangan bahan ajar mengacu pada model 4-D yang diadopsi dari model pengembangan Thiagarajan, yaitu: (1) Define (pendefinisian); (2) Design (perancangan); (3) Develop (pengembangan); dan (4) Disseminate (pendiseminasian). Subjek penelitian dilakukan terhadap 48 mahasiswa pendidikan matematika IKIP PGRI Pontianak. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik komunikasi tak langsung dan pengukuran dengan alat pengumpul datanya berupa angket dan tes hasil belajar. Modul dikatakan valid berdasarkan penilaian validator; dikatakan praktis berdasarkan hasil angket respon mahasiswa; dan dikatakan efektif berdasarkan hasil uji coba modul. Adapun hasil penelitian ini diperoleh bahwa modul memenuhi kevalidan dengan rata-rata 93,3% dan tergolong sangat valid. Hasil angket respon memenuhi kriteria kepraktisan dengan rata-rata 4,47 dari rata-rata maksimal 5,00. Hasil tes kemampuan mahasiswa juga memenuhi kriteria keefektifan, hal ini ditunjukkan bahwa 50% mahasiswa atau 24 mahasiswa telah mencapai KKM yang ditentukan dengan mendapatkan nilai ≥ 77,50 dan dari 24 mahasiswa tersebut, separohnya mendapatkan nilai ≥ 88,00. Berdasarkan ketiga hasil tersebut menunjukkan bahwa modul praktikum geometri berbasis wingeom memenuhi ketiga kriteria tersebut, yaitu: valid, praktis, dan efektif.
Memasyarakatkan matematika melalui peran keluarga Marhadi Saputro; Muhamad Firdaus; Yudi Darma; Rahman Haryadi; Hartono Hartono; Yadi Ardiawan; Utin Desy Susiaty; Dwi Oktaviana; Wandra Irvandi
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 14 No. 2 (2018): Transformasi Desember
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.337 KB) | DOI: 10.20414/transformasi.v14i2.577

Abstract

[Bahasa]: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa penyuluhan dengan judul “Memasyarakatkan Matematika Melalui Peran Keluarga”. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Desa Batu Ampar. Peserta kegiatan PKM ini adalah orang tua siswa yang berdomisili di desa Batu Ampar, yang berjumlah 30 orang. Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah untuk: (1) memberikan penyuluhan kepada masyarakat Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya tentang memotivasi dan menumbuhkan minat terhadap matematika; (2) mengetahui tanggapan masyarakat terhadap penyuluhan tentang memasyarakatkan matematika. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berupa penyuluhan Memasyarakatkan Matematika Melalui Peran Keluarga di Batu Ampar ini dapat disimpulkan yaitu: (1) kegiatan penyuluhan memberikan informasi dan motivasi kepada orang tua selaku keluarga yang mempunyai peran penting dalam melakukan pendampingan belajar anak di rumah sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya mata pelajaran matematika anak; (2) kegiatan pelatihan ini perlu diadakan kembali untuk daerah yang lain sehingga dapat menambah pengetahuan dan informasi yang akurat kepada keluarga betapa pentingnya peran mereka sebagai pendamping belajar anak. Kata kunci: Memasyaratkan, Matematika, Peran keluarga [English]: This community service program is in the form of counseling with the title "Socializing Mathematics through the Role of Families." This program was carried out in the Batu Ampar Village Hall. The participants are thirty parents of students who live in Batu Ampar village. The program aims to: (1) provide counseling to the people of Batu Ampar Subdistrict, Kubu Raya Regency about motivating and fostering interest in mathematics; (2) knowing the community's response to counseling about socializing mathematics. Community service activities in the form of counseling Socializing Mathematics through the Role of Families in Batu Ampar can be concluded, namely: (1) extension activities provide information and motivation to parents as families who have an important role in assisting child learning at home as an effort to improve the quality of learning especially children's mathematics subjects; (2) this training activity needs to be held again for other regions so that it can add accurate knowledge and information to the family how important their role is as a child learning companion. Keywords: socialize, mathematic, family role
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Matematika Realistik pada Pokok Bahasan Tabung untuk SMP Negeri 2 Nanga Taman Kelas IX Lusius Yupinus; Ichsan Ichsan; Yadi Ardiawan
Square : Journal of Mathematics and Mathematics Education Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/square.2020.2.1.5380

Abstract

Tujuan dalam penelitian pengembangan ini adalah untuk mendapatkan desain pengembangan perangkat pembelajaran matematika berupa RPP dan LKS dengan pendekatan matematika realistik pada pokok bahasan tabung untuk SMP Negeri 2 Nanga Taman kelas IX. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menguji tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan perangkat pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik pada pokok bahasan tabung. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4-D yang meliputi define, design, develop, dan dissemination. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan guru matematika perangkat pembelajaran yang dikembangkan memiliki kriteria sangat valid dengan rata-rata total skor 190,33 untuk RPP dan 297,5 untuk LKS. Berdasarkan pada hasil pengisian angket respon siswa dan angket respon guru dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan memiliki kriteria sangat praktis dalam penggunaannya dengan rata-rata total skor 91,1 untuk angket respon siswa dan jumlah 84 untuk angket respon guru. Sedangkan, berdasarkan pada hasil pengisian observasi keterlaksanaan pembelajaran dan hasil tes evaluasi hasil belajar dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan memiliki tingkat keefektifan yang yang sangat baik dengan persentase keterlaksanaan pembelajaran 94,87% dan persentase ketuntasan siswa 95 %.Kata kunci: matematika realistik, perangkat pembeljaran, tabung.