Claim Missing Document
Check
Articles

Pengukuran Kinerja Dosen Menggunakan Metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS) Ida Afriliana; Eko Budihartono; Ahmad Maulana
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 2, No 2 (2017): JPIT, Juli 2017
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v2i2.609

Abstract

 Institusi pendidikan tinggi adalah lembaga utama dalam menciptakan para generasi muda yang dapat siap terjun ke dalam dunia kerja dan industri, dan salah satu program pendidikan yang turut berperan serta adalah pendidikan jalur vokasi. Pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi yang diarahkan pada penguasaan keahlian terapan tertentu. Dan Politeknik Harapan Bersama merupakan salah satu lembaga pendidikan jalur vokasi yang menyediakan  Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menjadi para generasi muda sebagai praktisi di dalam industri , perusahaan ataupun stake holder yang lain. Dosen merupakan elemen yang penting dalam institusi pendidikan, seperti halnya juga bagi Politeknik Harapan Bersama Tegal. Dosen memiliki tiga tugas pokok yang disebut Tridarma Perguruan Tinggi yakni Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Untuk itu perlu dilakukan kinerja dosen meliputi ketiga hal tersebut. Pada penelitian ini dilakukan kinerja dosen dengan menggunakan metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS), dan membandingkannya dengan hasil manual. Eksperimen dilakukan 4 skenario dengan dibedakan fungsi keanggotaannya dan struktur ANFIS. Dari penelitian didapat error terkecil didapat pada eksperimen ke-4 dengan hasil error 0,305 dengan struktur ANFIS 6-24-4-4-1 yakni layer input sebanyak 6, hidden layer 1 sebayak 24, hidden layer kedua sejumlah 4, dan hidden layer keempat sejumlah 4 dan layer output 1.
Pemanfaatan Aplikasi Perkantoran untuk Pembuatan Presentasi Pada Lembaga Kursus Kecantikan Anggota HISPPI Kota Tegal Ida Afriliana; Jatmiko Indriyanto; Eko Budihartono; Arif Rakhman; Nurohim Nurohim
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v9i2.3338

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat kepada anggota Himpunan Seluruh Pendidik dan Penguji Pendidikan Seluruh Indonesia (HISPPI) ini merupakan pengabdian masyarakat yang kedua kalinya. Pada kesempatan ini pengabdian masyarakat ini membahas pemanfaatan aplikasi perkantoran khususnya Microsoft Power Point untuk pembuatan materi presentasi anggota HISPPI dalam mendemontrasikan cara merias pengantin di Lembaga Kursus Kecantikan. Sebagian besar anggota HISPPI tidak mempunyai latar belakang komputasi, bahkan ada yang buta dengan penggunaan Ms.Office. Padahal setiap acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Kursus, diharuskan menggunakan materi presentasi dimana isi presentsi tersebut adalah langkah-langkah tata rias yang langsung dipraktikkan kepada model. Maka para anggota HISPPI dituntut untuk dapat membuat materi presentasi yang dipersembahkan dengan praktik kepada model tanpa harus dioperasikan oleh operator yang mengoperasikan komputer. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 1–3 Maret 2019 diikuti oleh anggota HISPPI yang kebanyakan para-para ibu pemilik Salon. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara pendampingan langsung pada pembuatan materi presentasi dengan luaran adalah video presentasi. Hanya 10% anggota HISPPI yang memiliki latar belakang komputer, dan 90% masih buta terhadap pembuatan materi presentasi. Setelah dilakukan pengabdian masyarakat ini 60% anggota HISPPI telah membuat materi presentasi berupa video presentasi.
Pengembangan Aplikasi Reservasi Ruang Kelas Perkuliahan Dengan Uji Validasi White Box Arfan Haqiqi Sulasmoro; Ida Afriliana; Imami Bukhari
Prosiding 2nd Seminar Nasional IPTEK Terapan (SENIT) 2017 Vol 2, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Institusi pendidikan tinggi adalah lembaga utama dalam menciptakan para generasi muda yang dapat siap terjun ke dalam dunia kerja dan industri, salah satu diantaranya adalah pendidikan vokasi. Pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi yang diarahkan pada penguasaan keahlian terapan tertentu. Politeknik Harapan Bersama merupakan salah satu lembaga pendidikan vokasi yang menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menjadi praktisi di dalam industri, perusahaan ataupun stake holder yang lain. Sarana dan prasarana merupakan elemen yang penting dalam institusi pendidikan, karena tanpa sarana dan prasana yang memadai maka proses pembelajaran dan pelayanan tidak maksimal. Salah satu penunjang pada pembelajaran diantaranya adalah ruangan kelas perkulihan. Pada penelitian ini dilakukan reservasi ruang kelas perkuliahan baik untuk perkuliahan sesuai jadwal ataupun untuk jadwal tambahan, ataupun sebagai tempat komunikasi antara dosen dan mahasiswa dalam bentuk diskusi. Aplikasi reservasi dirancang dengan menggunakan UML, database MySQL dan diuji dengan pengujian whitebox. Pengujian black box juga dilakukan didapatkan pada menu jadwal perkuliahan yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Kemudian menu jadwal perkuliahan tersebut dilakukan pengujian white box, untuk didapatkan Cyclomatic Complexity (CC). Pengujian white box ini didapatkan 4 basis path dengan CC=4 yang artinya bahwa aplikasi ini mempunyai tipe prosedur yang sederhana dengan resiko yang rendah sehingga tidak perlu dilakukan penyederhanaan lagi.
Efektifitas Pembelajaran Guided Teaching dengan E-Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematik Mahasiswa Kusuma, Adi Candra; Afriliana, Ida
Desimal: Jurnal Matematika Vol 1, No 3 (2018): Desimal : Jurnal Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.291 KB) | DOI: 10.24042/djm.v1i3.2962

Abstract

To many abstract concepts in mathematics learning make students think mathematics is difficult. The purpose of this research is to obtain the effectiveness of Guided Teaching learning with E-learning to improve students mathematical communication skills by 1) students mathematical communication skills who are given Guided Teaching learning with E-Learning achieve minimal mastery of both individual and classical learning, 2 ) students mathematical communication skills are given Guided Teaching learning treatment with E-Learning better than expository learning, and 3) an increase in mathematical communication skills of students who are given Guided Teaching learning treatment with E-Learning better than expository learning. The method used in the experiment (quantitative). Data collection methods using observation, interviews, and tests about students mathematical communication skills. Data analysis uses the completeness test, proportion test, comparative test, and N-Gain test. The results of this study obtain the effectiveness of guided teaching-learning with e-learning as follows (1) individual completeness meets KKM (68), (2) classical completeness by 75% with the proportion of students already getting 68 grades has exceeded 75%; (3) students mathematical communication skills of Guided Teaching learning with e-learning by 80.75 higher than expository learning by 69.50 (4) an increase in students mathematical communication skills of 0.407 medium categories and the difference in the increase in mathematical communication skills of students who were given treatment guided teaching-learning with e-learning is greater than Expository learning.
Efektifitas Pembelajaran Guided Teaching dengan E-Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematik Mahasiswa Kusuma, Adi Candra; Afriliana, Ida
Desimal: Jurnal Matematika Vol 1, No 3 (2018): Desimal : Jurnal Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.291 KB) | DOI: 10.24042/djm.v1i3.2962

Abstract

To many abstract concepts in mathematics learning make students think mathematics is difficult. The purpose of this research is to obtain the effectiveness of Guided Teaching learning with E-learning to improve students mathematical communication skills by 1) students mathematical communication skills who are given Guided Teaching learning with E-Learning achieve minimal mastery of both individual and classical learning, 2 ) students mathematical communication skills are given Guided Teaching learning treatment with E-Learning better than expository learning, and 3) an increase in mathematical communication skills of students who are given Guided Teaching learning treatment with E-Learning better than expository learning. The method used in the experiment (quantitative). Data collection methods using observation, interviews, and tests about students mathematical communication skills. Data analysis uses the completeness test, proportion test, comparative test, and N-Gain test. The results of this study obtain the effectiveness of guided teaching-learning with e-learning as follows (1) individual completeness meets KKM (68), (2) classical completeness by 75% with the proportion of students already getting 68 grades has exceeded 75%; (3) students mathematical communication skills of Guided Teaching learning with e-learning by 80.75 higher than expository learning by 69.50 (4) an increase in students mathematical communication skills of 0.407 medium categories and the difference in the increase in mathematical communication skills of students who were given treatment guided teaching-learning with e-learning is greater than Expository learning.
TCT (Trash Can Talk) Berbasis Arduino dengan Sistem Solar Cell untuk Sarana Pembelajaran Anak Ida Afriliana; Andi Setiawan; Andre Juan Taftazani; Heki Rahayu Navita; Imam Bukhari
Walisongo Journal of Information Technology Vol 3, No 1 (2021): Walisongo Journal of Information Technology
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wjit.2021.3.1.5862

Abstract

Sometimes, some people do not throw trash in their place because they are lazy, so it happens to children. Many children prefer to throw trash at anywhere and become one of the problems in the school or community environment. . This is a bad habit because there is no awareness to keep the environment clean. This research is to produce an Arduino-based TCT (Trash Can Talk) rubbish bin with a solar cell system for learning tools for orderly behavior of garbage disposal in children. TCT was made using an arduino uno R3 microcontroller, a PIR sensor to detect the presence of children so that the trash can emit 2 sounds from the DF mini mp3 player through the speaker alternately to attract the attention of children and "open" voice commands detected by the voice recognition sensor to open the trash can automatically and the "close" voice command to close the trash can then make a third sound from the DF mini mp3 player through speakers for children who have disposed of garbage in an orderly manner. The fourth sound from the DF mini mp3 player through the speaker as a full notification and the trash can can't open.
SISTEM INFORMASI BERKAS PERKARA KRIMINALITAS POLSEK BULAKAMBA BREBES Muhammad Humam; Ida Afriliana; Amin Khumedi
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v5i2.402

Abstract

Sistem informasi berkas  perkara  kriminalitas yang digunakan di Polsek Bulakamba Brebes adalah cara untuk mempermudah, proses  pemberkasan di lingkungan  polsek  Bulakamba, Sebelumnya  proses pengarsipan berkas kriminalitas di unit reskrim dilakukan dengan  hanya menginput data – data  ke dalam  konputer ,sehingga pengolahan data menjadi kurang efisien. Hal tersebut berdampak resiko  kehilangan data. Berdasarkan ilustrasi tersebut, dapat diperoleh rumusan masalah, yakni Bagaimana membuat program Sistem  Informasi  Berkas  Kriminalitas di Polsek Bulakamba Brebes.Subjek penelitian ini adalah berkas  pelaporan  kriminalitas di polsek  Bulakamba. Objek penelitian ini adalah sistem informasi berkas kriminalitas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengumpulan data yang dirinci menjadi observasi dan wawancara terhadap narasumber yang bertanggung jawab dalam hal  pemberkasan dalam hal ini yaitu anggota reskrim di Polsek Bulakamba. Program tersebut menggunakan perancangan Uniform Modeling Language, dengan menggunakan bahasa pemrograman Hypertext Preprocessing(PHP) dengan basis data Structured Query Language (SQL).Hasil yang dicapai berupa Aplikasi Sistem  Informasi Berkas  Krimianlitas yang memberikan kemudahan dalam melakukan pemberkasan pelapor. Program tersebut memberikan kemudahan, efektivitas dan dan efisiensi. Tahap awal proses pelaporan  atau  pengaduan  masyarakat di mulai  dengan diterimanya si pelapor dan saksi oleh  SPKT/siaga Reskrim di Polsek Bulakamba, kemudian ditindaklanjuti oleh penyidik  Reskrim dengan melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dalam bentuk Berita  Acara  Pemeriksaan (BAP) saksi pelapor.Kata Kunci : Kriminalitas, SQL ,Visual  Basic
Peningkatan Pelayanan Administratif Melalui Penguatan Kompetensi Aplikasi Perkantoran di Kecamatan Talang Ida Afriliana; Arif Rakhman; Nurohim Nurohim; Ahmad Maulana
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2020.1.1.1-5

Abstract

Perkembangan teknologi ini telah menyeluruh di segala lapisan, tidak terkecuali di berbagai departemen pemerintahan, dari level nasional, hingga level pemerintahan terkecil. Seperti pelayanan di berbagai kantor kelurahan atau kecamatan semua telah menggunakan komputerisasi dan hmpir semua jenis pelayanan telah mengimplementasikan sistem informasi terpadu. Talang adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Indonesia. Kecamatan ini berjarak sekitar 8 Km dari Slawi, ibu kota Kabupaten Tegal ke utara atau 6 Km selatan Kota Tegal. Pusat pemerintahannya berada di Desa Pesayangan. Kecamatan Talang salah satu kecmtan yng memiiki permalahan dalam hal pelayanan, seperti yang telah dipaparkan diatas. Dengan latar belakang permasalahan tersebut maka pengabdian masyarakat kali ini mengimplementasikan hasil penelitian mahasiswa yakni tentang aplikasi perkantoran yang diimplementasikan pada dunia perkantoran, dalam hal ini ini adalah pelayanan administratif di Kecamatan Talang. Dengan harapan, dengan adanya penguatan kompetensi bagi petugas kecamatan tentang apliksi perkantoran maka akan meningkatkan pelayanan kecamatan Talang, sehingga masyarakat akan terbantu dengan pelayanan yang efektif dan efisien.
Design and Analysis of the E-Journal Repository for Final Projects and Student Practices in the D3 Computer Engineering: (Case Study: Harapan Bersama of Polytechnik ) Ida Afriliana; M.Bahar; Abdul Basit
International Journal of Science, Technology & Management Vol. 1 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : International Journal of Science, Technology & Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46729/ijstm.v1i3.41

Abstract

Higher education institutions are the main institutions in creating young people who can be ready to enter the world of work and industry, and one of the educational programs that take part in vocational education. Vocational education is higher education that is directed at focusing certain applied skills. Harapan Bersama of Polytechnic is one of the vocational education institutions that provides Human Resources (HR) to become the younger generation as practitioners in industry, companies, or other stoke holders. In the D3 Computer Engineering Study Program, each batch can graduate approximately 300 graduates, where each graduate will produce one scientific work from the final project research conducted. Likewise, with students who do practical work (KP), every student who does KP will produce scientific papers. But all the results of this scientific work, namely the research report of the Final Project and the Job Training Report are still being submitted to the Study Program in one compact disk (CD). This turned out to be a problem for the Study Program because from each batch, around 300 compact disks (CDs) were collected from the results of scientific work from the practical work and 300 compact disks (CDs) from the final project research outputs. Physical data in the form of a compact disk (CD) requires a large space for its placement. Meanwhile, the condition of the D3 Computer Engineering study program room makes it impossible to place the physical form. And along with technological developments, this physical form can be replaced by soft files in the form of e-journals or e-reports. This needs to be done in line with the paradigm shift from conventional libraries to e-libraries. With the existence of SIPESTA or the information system for the completion of this Final Project, the results of writing scientific papers are uploaded and become a digital trace of all scientific papers that have been carried out by all D3 Computer Engineering students. And so if this data is needed it will be easy to find because the database has been well managed.
PENINGKATAN HARD SKILL SISWA MELALUI PENGENALAN INTERNET OF THINGS DAN COMPUTER VISION Ida Afriliana; Lukmanul Khakim; Wildani Eko Nugroho; Muhammad Teguh Prihandoyo
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1335.414 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i2.7402

Abstract

Abstrak: Internet of Things (IoT) yakni benda-benda atau alat-alat yang cerdas yang dapat berguna untuk kehidupan manusia. IoT ini sangat mempengaruhi perkembangan teknologi yang amat pesat dalam kehidupan di era industri 4.0. Benda-benda yang “cerdas” karena pada benda tersebut telah dilengkapi dengan alat-alat teknologi sesuai dengan kebutuhan manusia. Inilah konsep pada Internet of Things yakni benda-benda yang cerdas dengan dilengkapi teknologi. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan jenjang pendidikan yang tepat untuk mempersiapkan lebih awal terkait pengetahuan dan penerapan teknologi IoT. Dengan latar belakang perkembangan teknologi IoT yang amat pesat maka sangat dibutuhkan pengetahuan ini diberikan kepada siswa-siswa SMK N 3 Tegal untuk memberikan wacana dan pengetahuan tentang IoT dalam penerapannya di dunia industri 4.0 saat ini. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada peserta pkm. Adapun materi pelatihan ini adalah Internet of Things dan Computer Vision. Pelatihan ini dilakukan dengan 2 tahap, yang pertama dalah pemaparan materi dan tahap selanjutnya adalah demontrasi produk yang mengimplementasikan Internet of Things dan Computer Vision. Dari 100 peserta siswa SMK N 3 yang ikut, 55 siswa tertarik untuk mendalami Internet of Things dan sisanya berminat untuk mengetahui lebih dalam lagi tentang materi Computer Vision. Dari post test dan pre test yang dilakukan, hasil penilaian bagus dengan rata-rata nilai post test 89. Hal ini menggambarkan tentang penyampaian materi yang telah ditransformsikan dengan baik oleh narasumber. Penilaian ini menunjukkan adanya peningkatan hardskill di bidang Internet of Things dan Computer Vision, karena nilai post test cenderung mengalami kenaikan dari nilai pre test.Abstract: Internet of Things (IoT) are intelligent objects or tools that can be useful for human life. This IoT greatly affects the rapid development of technology in life in the industrial era 4.0. Objects that are "smart" because they have been equipped with technological tools in accordance with human needs. This is the concept of the Internet of Things, namely smart objects equipped with technology. Vocational High School (SMK) is the right level of education to prepare early related to knowledge and application of IoT technology. With the background of the very rapid development of IoT technology, it is very necessary that this knowledge be given to students of SMK N 3 Tegal to provide discourse and knowledge about IoT in its application in the current industrial 4.0 world. This service activity is carried out by providing training to PKM participants. The training materials are Internet of Things and Computer Vision. This training is carried out in 2 stages, the first is the presentation of the material and the next stage is a product demonstration that implements the Internet of Things and Computer Vision. Of the 100 participating SMK N 3 students, 55 students were interested in exploring the Internet of Things and the rest were interested in knowing more about Computer Vision material. From the post-test and pre-test conducted, the results of the assessment were good with an average post-test score of 89. This illustrates the delivery of material that has been well transformed by the resource persons. This assessment shows an increase in hard skills in the field of Internet of Things and Computer Vision, because the post test scores tend to increase from the pre test scores.