cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Seminar Nasional FISIP Unila
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
FUNDAMENTALISME DAN DISINTEGRASI BANGSA: BERKORELASIKAH? Suharti, Bangun
Seminar Nasional FISIP Unila 2017: PROSIDING SEMINAR FISIP UNILA 2
Publisher : Seminar Nasional FISIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1039.6 KB)

Abstract

Fundamentalisme, seringkali dituding sebagai salah satu penyebab dan penyebar terjadinya disintegrasi bangsa. Fundamentalisme dan semangat mengakar seringkali menjadi kata yang ditakuti dan dihindari untuk diimplementasikan. Akibatnya, pada sebagian kalangan tertentu, yang menjadi sasaran tudingan kata fundamentalisme itu, yakni kalangan beragama, kata ini menjadi menakutkan dan mereka berusaha menjauhi perbincangan yang mengarah pada fundamentalisme dalam beragama. Meskipun sesungguhnya, fundamentalisme dapat bermakna sangat banyak, sesuai bidang kajiannya. Misalnya fundamentalisme agama maupun fundamentalisme ideologi lain. Apakah benar fundamentalisme masih relevan untuk di tuding sebagai penyebab disintegrasi bangsa ? Fundamentalisme yang mana, yang berkorelasi terhadap disintegrasi bangsa?. Penyajian tulisan ini merupakan refleksi dan berusaha mengkritisi terminologi bahwa fundamentalisme berkorelasi terhadap disintegrasi bangsa. Penulis melakukan studi literatur dalam upaya mendapatkan argumentasi maupun pemaparan mengenai makna fundamentalisme itu sendiri maupun sejarah dan fakta mengenai fundamentalisme ini. Literatur ini kemudian disarikan dan dihubungkan untuk mendapatkan kesimpulan yang memadai guna memahami hubungan antara fundamentalisme dan disintegrasi bangsa. Hasil yang bisa disimpulkan, tidak ada hubungan antara fundamentalisme dengan disintegrasi bangsa, setidaknya dalam beragama. Hasil dan kesimpulan refleksi dan kritisi mengenai hubungan antara fundamentalisme dengan disintegrasi bangsa ini, memang masih membuka kemungkinan untuk dikaji ulang atau diperdebatkan. Namun demikian, sejauh yang penulis pahami dan kumpulkan dari berbagai literatur yang ada, mengaitkan fundamentalisme dengan disintegrasi bangsa merupakan kesimpulan yang terlalu terburuburu, alih-alih sebagai upaya peminggiran kaum fundamentalis agama untuk tetap eksis dan menemukan jati dirinya di tengah pergumulan perang wacana. Keyword : fundamentalisme, disintegrasi, pergumulan perang wacana
KOLABORATIF PENGELOLAAN PARIWISATA TELUK KILUAN (Collaborative Management Of The Teluk Kiluan Tourism) Tresiana, Novita; Duadji, Noverman
Seminar Nasional FISIP Unila 2017: PROSIDING SEMINAR FISIP UNILA 2
Publisher : Seminar Nasional FISIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.024 KB)

Abstract

The collaborative process is a key dimension of communications-based tourism management planning. The collaborative process requires the participation of the community, the existence of equality of power and the competence of actors as a guarantee of the sustainability of the dialogue of authentic citizens. The purpose of this article describes whether the prerequisites that are owned and required for the creation of a collaborative process in the management of Teluk Kiluan tourism exist, so that collaborative processes do not produce a pseudodemocracy but benefit for the community. The method used is qualitative descriptive. The data collection of this study is done through the inventory stages of both primary and secondary data. The results of the study find that the low requirements of Teluk Kiluan indicate a non-collaborative community condition requiring changes in policy strategies through government support, community participation, direct benefits, local resource use, local institutional strengthening and synergy between levels and regions. Keywords: Collaborative, Planning and Community
AWI BAMBAN : Merawat Pengetahuan Lokal Menjadi Potensi Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Pada Masyarakat Adat Sai Batin Keratuan Semaka Nurdin, Bartoven Vivit; Damayanti, Damayanti
Seminar Nasional FISIP Unila 2017: PROSIDING SEMINAR FISIP UNILA 2
Publisher : Seminar Nasional FISIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2024.846 KB)

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif yang berbasiskan pada pengetahuan lokal masyarakat. Selama ini pengetahuan lokal banyak diabaikan dan bahkan nyaris punah, padahal pengetahuan lokal memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk membangun ekonomi masyarakat. Awi bamban, adalah sebuah bambu yang hampir sama dengan alang-alang yang tidak diperdulikan oleh masyarakat saat ini terutama generasi muda. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, bambu ini memiliki potensi yang besar dalam membuat kreatifitas, dahulunya bamboo ini dimanfaatkan untuk membuat berbagai macam alat rumah tangga dengan motif yang unik, antik dan memiliki makna yang tinggi dalam masyarakatnya. Motif ini bisa dikembangkan untuk dilakukan inovasi dalam bentuk-bentuk lain sehingga dapat menjadi ekonomi kreatif bagi masyarakat sehingga mendatangkan pendapatan bagi masyarakat. Saat ini ide kreatif memang sangat sulit muncul dari pengetahuan lokal, ketika pengetahuan lokal itu dianggap sebagai sesuatu yang kuno, padahal perlu perawatan dan pelestarian yang mampu membangkitkan ekonomi masyarakat. Kata Kunci : Pengetahuan Lokal, Ekonomi Kreatif, dan Masyarakat Adat
CSR : ANTARA STRATEGI PROMOSI PUBLIC RELATIONS (PR) DAN PHILANTHROPY DALAM WUJUD KAPITALISME Yunarti, Ismi
Seminar Nasional FISIP Unila 2017: PROSIDING SEMINAR FISIP UNILA 2
Publisher : Seminar Nasional FISIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.586 KB)

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) disinyalir masih menunjukan gejala philanthropy capitalism adalah sebuah bentuk kamuflase praktik kapitalisme (mutakhir) berbungkus derma. Melakukan program CSR untuk mengiklankan produk dan mencari popularitas sebagai strategi bisnis, secara etis hal itu tentu tidak dapat dibenarkan. CSR untuk promosi ini merupakan praktik komersialisasi kegiatan sosial untuk tujuan bisnis atau mencari untung dan popularitas di atas penderitaan sosial, kemiskinan ataupun masalah bencana. CSR adalah komitmen bisnis untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan, komunitas lokal dan masyarakat guna meningkatkan kualitas hidup. CSR adalah sebuah komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan komunitas melalui praktik praktik bisnis yang arif dan kontribusi sumber sumber perusahaan. CSR dapat memberikan kontribusi bagi stakeholder (publik pemangku kepentingan), lebih berorientasi kedermawanan daripada promosi perusahaan. Masalah promosi sudah ada tempatnya, yaitu iklan dan bukan kegiatan CSR. Program CSR tidak lain adalah pencitraan dan branding yang merupakan bagian dari Public Relations (PR) dari sebuah organisasi, perusahaan atau lembaga yang semakin diperlukan. PR yang membentuk, meningkatkan dan memelihara citra dan reputasi organisasi/ perusahaan di mata stakeholder (pemangku kepentingan). Kegiatan PR berupaya untuk terus menerus memperoleh dukungan dan simpati publik agar keberadaan organisasi / perusahaan bisa terus berlangsung dan memberikan kontribusi yang berguna bagi publik internal maupun eksternal. Kata kunci : Corporate Social Responsibility (CSR), Promosi, Public Relations (PR) Philanthropy, Kapitalisme
KAMPANYE PUBLIC RELATIONS PARTAI NASIONAL DEMOKRAT (NASDEM) MELALUI SOSIALISASI PROGRAM KAMPUNG ENTERPRENEUR CREATIVE (KECE) UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN EKONOMI (Studi Pada Calon Gubernur Lampung Mustafa) Daud, Rosy Febriani; Aprilani, Deddy
Seminar Nasional FISIP Unila 2017: PROSIDING SEMINAR FISIP UNILA 2
Publisher : Seminar Nasional FISIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (915.708 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kampanye public relations (PR) partai Nasional Demokrat (Nasdem) dalam memperkenalkan citra calon gubernur Lampung, yaitu Mustafa yang memiliki program Kampung Enterprenur Creative (KECE) di Lampung dan untuk melihat strategi kampanye public relations (PR) partai Nasional Demokrat (Nasdem) melalui sosialisasi Kampung Enterprenur Creative untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Alasan pemilihan tema ini dikarenakan program Kampung Enterprenur Creative (KECE) ini yang menjadi program unggulan sehingga diperlukan startegi-strategi untuk mengkampanyekan dan mensosialisasikannya. Model kampanye yang digunakan adalah The Five Functional Stages Development Model atau Model perkembangan lima tahap. Fokus model ini adalah pada tahapan kegiatan kampanye, bukan pada proses pertukaran pesan antara campaigner dan campaignee. Pada model ini digambarkan bagaimana tahapan kegiatan kampanye harus dilalui sebelum akhirnya kegiatan tersebut berhasil atau gagal mencapai tujuan. Tahapan kegiatan tersebut meliputi: identifikasi, legitimasi, partisipasi, penetrasi, dan distribusi. Konsep yang digunakan ialah kampanye public relations, sosialisasi, dan kesejahteraan ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yang bersifat studi kasus. Paradigma yang dipakai ialah paradigma postpositivisme. Subyek penelitian ialah Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan obyek penelitian ialah kampanye public relations mensosialisasikan program Kampung Enterpreneur Creative (KECE). Teknis analisis data adalah dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan data sekunder dari studi kepustakaan dan sumber bacaan lainnya. Hasil penelitian ialah Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menggunakan strategi kampanye public relations dengan menggunakan media cetak (surat kabar, majalah maupun tabloid), media elektronik (televise dan radio), media baru yaitu internet dan media sosial lainnya seperti, Facebook, Blog, Twitter dan sejenisnya dan dengan opinion leader yakni Calon Gubernur Lampung Mustafa. Calon Gubernur Lampung Mustafa dalam mensosialisasikan program Kampung Enterpreneur Creative (KECE) menekankan pada kesejahteraan masyarakat yang terpusat pada entrepreneur-entreprenur yang nantinya mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi kampanye public relations sangat mendukung dalam mensosialisasikan program Kampung Enterpreneur Creative (KECE) di setiap Kecamatan yang berada di Kabupaten seluruh Provinsi Lampung guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan menekan angka pengangguran pada pemuda di Provinsi Lampung. Kata kunci: kampanye public relations, sosialisasi, kesejahteraan ekonomi
PELAYANAN AKTA KELAHIRAN PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN LAMPUNG TENGAH SEBAGAI BENTUK KINERJA YANG MENCERMINKAN ETIKA PUBLIK Yulianti, Devi
Seminar Nasional FISIP Unila 2017: PROSIDING SEMINAR FISIP UNILA 2
Publisher : Seminar Nasional FISIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.531 KB)

Abstract

Akta kelahiran adalah dokumen administratif yang harus dimiliki oleh semua anak yang merupakan tugas pemerintah untuk memenuhinya. Tugas ini dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Di Kabupaten Lampung Tengah, pemerintah kabupaten ini melihat kebijakan berupa surat edara MA yang dikeluarkan pada tanggal 1 Mei 2013 sebagai landasan pelaksanaan. Pada proses pelaksanaan program pelayanan publik ditemui berbagai masalah yang brdampak pada kinerja program. Hubungan antara pelayanan dan etika yaitu dengan melihat pada korupsi dan konflik kepentingan yang ada pada proses pelaksanaan pelayanan. Elit pemerintah menyalahgunakan keweangannya dalam hal pelaksanan tugas pelayanan publik, (OECD, 2008). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, pemaparan dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pelayanan akta kelahiran di Kabupaten Lampung Barat belum berhasil dilihat dari input, proses dan outputnya. Kata Kunci : Public Service; Birth Certificate; Public Ethic.
PSEUDO DEMOKRASI DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM GERAKAN SERENTAK MEMBANGUN KAMPUNG (GSMK) Meilinda, Selvi Diana; Yulianto, Yulianto
Seminar Nasional FISIP Unila 2017: PROSIDING SEMINAR FISIP UNILA 2
Publisher : Seminar Nasional FISIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.845 KB)

Abstract

Dalam implementasi kebijakan, pendekatan yang biasa digunakan adalah pendekatan struktural (peran organisasi), pendekatan prosedural dan manajemen (network planning and control; programme evaluation and review technique), pendekatan perilaku (behavioural): komunikasi, infromasi lengkap pada setiap tahap. serta pendekatan politis (aspek-aspek interdepartemental politik). hal ini menunjukkan bahwa pendekatan nilai termasuk dalam pendekatan politis, terutama nilai demokrasi dan ini belum dianalisis secara utuh, untuk itu peneliti menyelidik dalam studi kasus program gerakan serentak membangun kampung (GSMK) di Kabupaten Tulang Bawang Propinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang mendeskripsikan dan menjelaskan gejala-gejala dan kecenderungan dalam fenomena yang muncul di Kabupaten Tulang Bawang. Hasil yang didapatkan, implementasi program GSMK kurang didasari oleh nilai demokrasi seperti dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Nilai ini seharusnya memberikan ruh dalam pelaksanaan program GSMK di Kabupaten Tulang Bawang. Program GSMK menyentuh aspek politis karena lahir dari momentum kampanye bupati terpilih yakni suatu gerakan yang dilakukan oleh, dari, dan untuk masyarakat Kabupaten Tulang Bawang agar berbuat kebaikan secara bersama dalam upaya mempercepat pembangunan infrastruktur di 147 kampung secara serentak diseluruh wilayah Kabupaten Tulang Bawang dengan anggaran bersumber dari swadaya masyarakat, pihak swasta dari masing-masing kampung dan Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) APBD Kabupaten Tulang Bawang. Program ini dinilai cukup berhasil oleh banyak kalangan, akan tetapi nilai demokrasi yang termuat dalam implementasinya hanya pura-pura (pseudo demokrasi) karena pelaksanaanyapun bersifat elitis. Kata Kunci: pseudo demokrasi, Implementasi program, gerakan serentak membangun kampung.
ANALISIS BERITA DONALD TRUMP DALAM KAMPAYE RASISME DI CNN INDONESIA PERIODE OKTOBER 2016-FEBRUARI 2017 (Model Analisis Framing Robert N. Entman) Wiratama, Muhammad Hafiz; Laras Ati, Henny Dewi
Seminar Nasional FISIP Unila 2017: PROSIDING SEMINAR FISIP UNILA 2
Publisher : Seminar Nasional FISIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1104.109 KB)

Abstract

Kampanye Donald Trump sebagai kandidat presiden Amerika Serikat menimbulkan polemik khususnya terkait rasisme. Trump sempat mengatakan bahwa jika dirinya terpilih menjadi presiden Amerika, maka ia akan melarang umat muslim datang ke Amerika, Trump juga menghina imigran asal Meksiko. Peristiwa tersebut turut mendapat perhatian dari berbagai media.Khususnya CNN Indonesia merupakan media yang menyajikan pemberitaan tersebut dari sudut pandang yang berbeda. Berdasarkan penjabaran di atas, maka peneliti memunculkan pertanyaan, yaitu bagaimana kognisi sosial wartawan CNN dalam mewacanakan berita pernyataan kampanye rasis Donald Trump. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan berlandaskan paradigma kritis. Paradigma kritis memandang media sebagai alat untuk menyebarkan ideologi. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Metode penelitian dalam penelitan ini adalah metode penelitian analisis framing. Framing adalah metode untuk melihat cara bercerita media atas peristiwa. Cara Analisis framing dapat digunakan untuk mengetahui bagaimana realitas dikonstruksi oleh media. Wartawan memutuskan apa yang akan ia beritakan, apa yang diliput dan apa yang harus dibuang, apa yang ditonjolkan dan apa yang harus disembunyikan kepada khalayak. Hasil penelitian menunjukkan teori konstruksi realitas media, CNN Indonesia terlihat membangun konstruksi yang mendekati realitas sebenarnya. Dalam tahap pembentukan konstruksi realitas, CNN Indonesia mengarah pada realitas pembenaran, CNN Indonesia memberikan informasi sesuai fakta yang ada dalam memberitakan kasus kampanye Donald Trump bernadakan rasisme dan islamophobia. CNN Indonesia lebih mengarahkan realitas sebenarnya yang sesuai dengan fakta terjadi di saat pemilihan atau masa kampanye pemilihan presiden AS. Ini merupakan konstruksi sosial realitas. Kata Kunci : Rasisme, Kampanye, Analisis FrammingRobert N. Entman
MENEMUKAN POLA KOMUNIKASI PADA METODE MENGAJAR PARA PENGAJAR MUDA PADA PROGRAM INDONESIA MENGAJAR Arifin, Nyimas Rina Desti; Kartika, Tina; Gautama, Mohammad Isa
Seminar Nasional FISIP Unila 2017: PROSIDING SEMINAR FISIP UNILA 2
Publisher : Seminar Nasional FISIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.261 KB)

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini : 1 . Deskripsi metode-metode yang diterapkan Pengajar Muda di Sekolah-sekolah Dasar di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung, Indonesia. 2. Deskripsi komunikasi pada metode belajar mengajar yang dilakukan Pengajar Muda di Sekolah-sekolah Dasar di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, Indonesia. Rancangan Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Adapun teknik pengolahan data melalui 1) Seleksi data yaitu kegiatan memeriksa dan meneliti data yang diperoleh dari wawancara dengan Pengajar Muda Indonesia Mengajar. 2) Klasifikasi data yaitu menempatkan atau mengelompokkan data sesuai dengan pokok bahasan atau permasalahan yang telah disusun. 3) Penyusunan data yaitu kegiatan menyusun data secara sistematis menurut tata urutan yang telah ditetapkan sehingga mudah dianalisis. Hasil dari penelitian ini pertama : Metode mengajar yang diterapkan oleh Pengajar Muda merupakan metode mengajar kreatif, yaitu: metode treasure hunt, metode role play, metode pengamatan langsung, metode belajar sambil bermain, metode story telling, metode bernyanyi, metode galeri, metode tutor sebaya, dan metode learning by doing. Kedua: konsep komunikasi ada adalah 1). komunikasi kelompok, 2). komunikasi antar pribadi, 3) komunikasi informatif 4) komunikasi instruksional dan komunikasi persuasif. kajian pada metode pengajaran sangat erat hubungannya dengan komunikasi. Kajian sosio -cultural sangat diperlukan bagi pertumbuhan masarakat yang multi etnik. Untuk masa akan datang penelitian pada metode pengajaran, perlu dikaji lebih mendalam, serta tujuan akhirnya adalah materi pelajaran dari guru mudah diterima oleh siswa.
ANALISIS PENERAPAN PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI POLITEKNIK NEGERI BATAM Hati, Shinta Wahyu; Arumrasmy, Awik
Seminar Nasional FISIP Unila 2017: PROSIDING SEMINAR FISIP UNILA 2
Publisher : Seminar Nasional FISIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1693.527 KB)

Abstract

Politeknik Negeri Batam sudah menerapkan tata kelola yang dilandasi dengan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan Good Corporate Governance (GCG) terhadap kinerja Pegawai di Politkenik Negeri Batam. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif, dengan jenis penelitian explanatory research. Metode analisis yang digunakan dalah Regresi Linier Berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Politeknik Negeri Batam. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel penelitian ini adalah 82 orang responden. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara simultan variabel independensi, variabel transparansi, variabel akuntabilitas, variabel pertanggung jawaban, dan variabel kewajaran berpengaruh signifikan yang dibuktikan dengan = 0.05 dan dibuktikan F-hitung > F-tabel. Hasil temuan penelitian, hasil pengujian secara parsial variabel kewajaran memiliki pengaruh yang negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Keywords: Good Corparet Governance, kinerja pegawai, tata kelola

Page 1 of 4 | Total Record : 33