Claim Missing Document
Check
Articles

PENGKAJIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI GELOMBANG SUARA DAN NUTRISI RUMPUT LAUT PADA CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM L.) Yulianto, Yulianto
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 15, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.8 KB)

Abstract

The aims of this assessment were to evaluate the adaptation and the development of sound wave technology and sea weed nutrition application on hot pepper. The assessment for evaluating the adaptation of sound wave technology was conducted on hybrid variety (TM99) of hot pepper in Soropadan, Temanggung Regency. The hot pepper has been applied with sound wave length 3500 – 5000 Hertz and sea weed nutrition. The development of sound wave technology on hot pepper was conducted on farm level at 5 locations. Coverage area of the development was 10 hectares each. The sound wave technology development was held at Songgom Lor, Tengki, Banjaratma, Lemah Abang, and Kemurang Kulon Villages, Brebes Regency. Result of the assessment indicated that yield of the sound wave technology and sea weed nutrition application on hot pepper was 11.92 t/ha, otherwise on farmer management without sound wave technology and sea weed nutrition application was 8.36 t/ha. The sound wave technology and nutrition could increase yield of hot pepper by 42.6 %. The increasing yield of hot pepper on the development level was 26.96 %. The yield of hot pepper applied with and without sound wave technology and sea weed nutrition were 8.55 t/ha and 6.65 t/ha respectively. R/C ratio with and without sound wave and nutrition applications were 2.23 and 1.79, respectively.
Studi Kesuburan Tanah Pada Beberapa Penggunaan Lahan Di Desa Pangkal Baru Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang Yulianto, Yulianto; Gunawan, Joni; Hazriani, Rini
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.261 KB)

Abstract

Studi Kesuburan Tanah Pada Beberapa Penggunaan Lahan Di Desa Pangkal Baru Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang Yulianto (1) Joni Gunawan dan Rini Hazriani (2) (1)Mahasiswa (2)Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada beberapa tipe penggunaan lahan yaitu lahan Karet, Padi, Palawija, Semak belukar dengan metode survey lapangan kemudian dilanjutkan dengan analisis di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Waktu yang diperlukan kurang lebih 4 bulan dimulai dari tahap persiapan sampai dengan tahap penyajian hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hara dan tingkat kesuburan tanah pada beberapa penggunaan lahan di Desa Pangkal Baru Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang dengan variabel pengamatan yaitu pH, C Organik, N Total, P Tersedia, P Total, K dd, K Total, Ca, Mg, KTK, KB. Upaya untuk mengetahui status hara dan tingkat kesuburan tanah dilokasi penelitian maka diambil 8 sampel tanah pada setiap penggunaan lahan kemudian tanah tersebut dikompositkan menjadi 1 sampel tanah selanjutnya dianalisis di Laboratorium. Hasil analisis di Laboratorium menunjukkan beberapa sifat kimia tanah pada lokasi penelitian memiliki kandungan dan ketersediaan unsur hara yang rendah. Hal ini disebabkan oleh pH tanah pada lokasi penelitian tergolong masam sampai sangat masam. Untuk mengatasi hal tersebut perlu adanya rekomendasi pengelolaan berupa pengapuran pada setiap pengguanan lahan dan kapur yang digunakan adalah kapur Dolomit [CaMg(CO3)2] karena daya netralisir dan kandungan Ca dan Mg nya lebih tinggi dibandingkan jenis kapur lainnya. Kapur yang dibutuhkan untuk tanaman karet adalah 1,67 ton Ca(MgCO3)2/ha dan tanaman palawija adalah 1,97 ton Ca(MgCO3)2/ha. Sedangkan kebutuhan pupuk N dalam pupuk Urea untuk tanaman karet 223,18 kg Urea/ha, tanaman padi 237,48 kg Urea/ha, tanaman palawija 283,29 kg Urea/ha. Kebutuhan pupuk P dalam pupuk SP36 untuk tanaman karet 124,17 kg SP36/ha, untuk tanaman padi 57,6 kg SP36/ha, untuk tanaman palawija 127,06 kg SP36/ha. Kebutuhan pupuk K dalam pupuk KCl untuk tanaman karet 196,57 kg KCl/ha, untuk tanaman padi 99,22 kg KCl/ha, untuk tanaman palawija 99,69 kg KCl/ha. Kata Kunci : Kesuburan Tanah, Status Hara, Penggunaan Lahan, Desa Pangkal Baru
Budaya Suku Bugis Sebagai Daya Tarik Wisata Di Pantai Bung Jabe Karimunjawa Mayasari, Citra Unik; Yulianto, Yulianto
JURNAL MEDIA WISATA: Wahana Informasi Pariwisata Vol 15, No 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v15i2.293

Abstract

Indonesia is consist of several islands and have various ethnic, tribal and cultural, so it has great potential in the world of tourism especially cultural tourism. Almost all islands or regions of Indonesia have a culture that can be used as a tourist attraction. One of them is the culture of bugis tribe used as a tourist attraction in Bunga Jabe Karimunjawa. The manager of Bunga Jabe Karimunjawa is currently do development of tourist attraction by carrying the theme of bugis tribal culture as a tourist attraction and also as the way to preserve the culture of bugis tribe on Bunga Jabe Karimunjawa. In this research, researchers used qualitative naturalistic methods because in this study conducted on natural conditions and researchers as the key instrument. Data collection techniques use observation, interview and documentation techniques. Some cultures of bugis tribe used as a tourist attraction at Bunga Jabe Karimunjawa beach are local language or bugis language, bugis traditional art of Pecak Silat Baruga and Paduppa Dance, custom homes of bugis tribe or stlit house, dwarf house as an accommodation and bugis typical food
KONTROL KECEPATAN MOTOR DC PADA ELECTROSTATIC PRECIPITATOR (ESP) DENGAN METODE PID Sari, Venita Amalia; Parastiwi, Andriani; Yulianto, Yulianto
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 3, No 2 (2016): Elkolind Volume 3 No 2 (Juli 2016)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v3i2.73

Abstract

Di daerah tertentu banyak terjadi pencemaran udara berupa partikel-partikel polutan dari asap kendaraan bermotor, debu, dan mesin-mesin proses produksi di industri.  Sementara itu tersedianya udara bersih merupakan salah satu kebutuhan bagi kehidupan manusia. Untuk dapat mengurangi partikel-partikel polutan tersebut perlu dirancang dan dibuat sebuah alat Electrostatic Precipitator untuk membersihkan udara dengan metode penangkapan partikel polutan menggunakan medan listrik. Pembersihan udara dengan cara ini dilakukan penangkapan secara elektrostatis dimana partikel-partikel diberi muatan positif dan negatif di dalam medan listrik sehingga akan mendapat gaya tarik dan ditangkap pada deretan plat-plat logam. Tujuan penelitian ini adalah rancang bangun alat pembersih udara dari partikel polutan menggunakan prinsip penangkapan menggunakan medan listrik yang dibangkitkan dari tegangan tinggi searah yang diterapkan pada plat-plat pembangkit medan listrik.Metoda pengujian yang dilakukan yaitu dengan cara mengalirkan udara yang diberi polutan dan dialirkan ke sela-sela pembangkit medan listrik dengan kecepatan terkontrol sebanding kepekatan partikel polutan untuk mengetahui tanggapan sistem. Pengujian berikutnya adalah menerapkan mesin pada ruang mengandung partikel polutan dan mencatat jumlah polutan yang dapat ditangkap dalam satuan waktu. Hasil pengujian yang didapatkan yaitu alat Electrostatic Precipitator ini mampu mengendapkan debu sebesar 12.5 gram tiap 8 jam dengan kecepatan motor 1000 RPM. Kecepatan motor DC dikontrol dengan menggunakan kontroller PID. Pada sistem kontroller PID ini terdapat dua buah kontroller yaitu PID1 yang merupakan kontrol kecepatan motor (RPM) dengan nilai Kp1 = 0.0003, Ki1 = 0.005, Kd1 = 0.00125 dan PID2 yang  merupakan kontrol debu dengan nilai Kp2 = 10000, Ki2 = 0, dan Kd2 = 0.  
PELATIHAN KEPEMIMPINAN PADA ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) MADRASAH ALIYAH SE-KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Kagungan, Dian; Yulianto, Yulianto; Sulistiowati, Rahayu; Caturiani, Susana Indriyati
Prosiding Pengabdian FISIP Unila 2012
Publisher : Prosiding Pengabdian FISIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The courses of training based on fundamental leadership concepts that said leadership is activity or exertion to influence people to obtain the group goal voluntarily. Because of that, a leader needs knowledge and skill in communication and also motivation. Communication, in brief, means process of sending and aceppting message from someone to other (s). Motivation is efforts  that cause a person or people does/do certain thing that she/he/they wants/want to do. Nowadays, leader is meant as a servant not a boss. She/he should serves everyone in organization, include their subordinates.  This training was run on Tuesday,  17 July  2012 at  Madrasah Aliyah Negeri 1, Batanghari,  Lampung Timur. The participant number 35 students, concist of 16 girls  and 19 boys. The method of training are giving a lectures and games. The result that is reached by the participants, is raising in cognitive aspects. The lowest is 15 % and the highest is 50 %.   The conclusion of this leadership training for board of OSIS are first, generaly they joined this activity enthusiasticly and were motivated to implement this courses in their organization. Second, the average of cognitive improvement is 29,09 %. Base on this experience, there are two suggestions, firstly, it is necessary to continue leadership training for board of OSIS both of senior high school and yunior high school. Secondly, the operation of training can cooperate to universities.  Key words : Leade rship, Ability, Board of OSIS
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PELAKSANAAN DIVERSI OLEH PENUNTUT UMUM ANAK DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK Yulianto, Yulianto
LAW REFORM Volume 10, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU HUKUM FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.152 KB) | DOI: 10.14710/lr.v10i1.12461

Abstract

Penanganan perkara anak berhadapan dengan hukum yang mengutamakankepentingan terbaik bagi anak masih jauh dari yang diharapkan sehinggadikeluarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem PeradilanPidana Anak (SPPA) yang di dalamnya mengatur Diversi dalam Pasal 6 sampaiPasal 16. Diversi didasarkan pada prinsip Restorative Justice yangmengembalikan konflik kepada pihak-pihak yang paling terkena pengaruh anakkorban dan anak pelaku tindak pidana. Pentingnya SOP Diversi dalam Penuntutanterhadap Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), diantaranya karena Pasal 7SPPA mengamanatkan bahwa di setiap proses penyidikan, penuntutan, danpemeriksaan di pengadilan harus diupayakan diversi, dan juga SEJA RI Nomor :SE-002/J.A/1989 menyatakan Jaksa memiliki peluang untuk melakukan Diversidalam menyelesaikan masalah ABH.Penelitian ini menggunakan metodepenelitian yuridis normatif. Hasil Penelitian menyimpulkan bahwa SOP Diversitingkat Penuntutan dirasa perlu dibentuk.Kata Kunci: Diversi Di Tingkat Penuntutan, SOP Diversi Penuntutan
Restriction on the Rights of Secured Creditors in Bankruptcy Proceedings Yulianto, Yulianto
Hang Tuah Law Journal VOLUME 1 ISSUE 1, APRIL 2017-SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htlj.v1i1.12

Abstract

The enactment of Law No. 37/2004 upon Bankruptcy and Suspension of Payment (UUK-PKPU) as the “lex specialist” of the Collateral Law and Civil law has caused several legal problems to the creditors holding collateral over assets of their debtors, commonly known as secured creditors, in terms of management and settlement on bankruptcy estate. Such problems included: First, there is a normative conflict between Bankruptcy law and collateral law, in particular regarding to the principle of executorial and the principle of preference right. Second, there is a restriction on the right of secured creditors in terms of management and settlement on bankruptcy estate.
RANCANG BANGUN DRIVER MOTOR DC OPERASI 4 KUADRAN (STARTING, BRAKING, STOPPING, REVERSING) Sutrisno, Robin; Yulianto, Yulianto; Tarmukan, Tarmukan
Jurnal Elektronika Otomasi Industri Vol 3, No 1 (2016): Elkolind Vol. 3 No. 1 (2016)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v3i1.62

Abstract

Rancang Bangun Driver Motor Dc Operasi 4 Kuadran adalah sebuah modul pembelajaran yang digunakan dalam aktivitas pembelajaran system kendali dan mesin-mesin listrik. Dengan menggunakan driver full bridge yang efektif digunakan dalam pengaturan putaran motor dc serta pengeremannya. Kontrol motor dc ini operasi 4 kuadran dapat menjaga arus dan putaran motor dc tetap pada kondisi stabil ketika dibebani sampai puncak maksimal beban. Metode control yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Zieger Nichols yang ditanamkan pada program untuk mengontrol motor dc yang mendapat umpan balik dari sensor kecepatan. Agar kecepatan tetap stabil walaupun motor dc terbebani. Dari hasil pengujian untuk kestabilan motor dc dengan setpoint 65 didapatkan nilai parameter PI dengan metode Zieger Nichols adalah Kp = 8 dan KI = 3 yang mampu menjaga kestabilan motor dc.
An Analysis on Readability of English Reading Texts With Automated Computer Tool Yulianto, Yulianto
J-SHMIC : Journal of English for Academic Vol 6 No 1 (2019): J-SHMIC (Journal of English for Academic)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UIR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jshmic.2019.vol6(1).2675

Abstract

Selecting appropriate textbook to the students is important because textbook have dominant role in the success of foreign language teaching and learning. The purpose this article is to analyze the readability level of English reading texts with automated computer tools. There are eight reading texts that will be analyzed in this qualitative study.  The data and source of data of this research were adopted from an English textbook entitled Pathway to English 2 Textbook for the Eighth Grade of Junior High School Students Published by Erlangga. The results reveal that only 1 text was appropriate for seven or eight grade of Junior High School students. There were 6 texts appropriate elementary students. And there was 1 text suitable for Senior High School students.
Good Governance Pengelolaan Keuangan Desa Menyongsong Berlakunya Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 Astuti, Titiek Puji; Yulianto, Yulianto
Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol 1, No 1 (2016): Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia
Publisher : Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.119 KB)

Abstract

Seluruh desa di Indonesia diperkirakan sudah akan menerima kucuran dana transfer dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Setiap desa yang saat ini jumlahnya mencapai 72 ribu di seluruh Indonesia, akan memperoleh anggaran berkisar Rp 800 juta hingga Rp 1,4 miliar per desa. Oleh karena itu, perlu adanya tata kelola yang baik dalam pengelolaan keuangan desa. Good Governance diajukan demi tercapainya pengelolaan manajemen yang lebih transparan bagi semua penggunaan laporan keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus (case study) yakni, pengamatan secara detail terhadap obyek atau orang. Lokasi penelitian yang dipilih sebagai studi kasus adalah desa-desa yang ada di Kecamatan Polokarto, Sukoharjo Jawa Tengah. Teknik analisa yang digunakan yakni logic analytic. Hasil penelitian ini adalah adanya transparansi, akuntabel dan partisipasi dalam pengelolaan keuangan desa karena itu merupakan aspek penting dalam menciptakan good governance dalam pengelolaan keuangan desa yang telah tertuang dalam UU No.14 tentang Desa. Hambatan dalam pelaksanaan good governance pengelolaan keuangan desa yaitu sumber daya manusia yang ada di pemerintahan desa yang tidak cakap.