cover
Contact Name
Sriyono
Contact Email
suryaabdimas@umpwr.ac.id
Phone
+62275321494
Journal Mail Official
suryaabdimas@umpwr.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Purworejo Jl. KHA. Dahlan 3 & 6 Purworejo, 54111, Jawa Tengah
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Surya Abdimas
ISSN : 25803492     EISSN : 25803492     DOI : 10.37729/abdimas
Surya Abdimas adalah jurnal yang mengkaji wahana pengembangan serta penerapan llmu Pengetahuan dan Teknologi kepada masyarakat secara luas sebagai bentuk publikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model, dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 211 Documents
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata: Pelatihan dan Pemberdayaan Warga Desa Bener Menuju Desa yang Berkemajuan Wahyu Widodo; Aulia Tri Y; Hendrik Pujasrana; Lia Lestari
Surya Abdimas Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan yang dimaksud adalah anggota kelompok KKN mampu mengenali potensi yang ada di desa tersebut. Dengan adanya beberapa program kerja yang bertujuan dalam pemberdayaan masyarakat tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 37 berharap program tersebut memberikan manfaat untuk warga Desa Bener dan menjadikan salah satu sumber wahana keilmuan khususnya dalam bermasyarakat bagi mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Purworejo. Metode yang digunakan adalah melakukan survei permasalahan dan potensi yang ada di desa Bener, melakukan perencanaan program kerja dan pelaksanaan program kerja yang telah direncanakan. Kegiatan yang dilaksanakan bidang fisik diantaranya penyuluhan kenakalan dan kesehatan reproduksi remaja, pelatihan bahasa Jawa, pelatihan komputer, penyuluhan singkong keju, klepon singkong, dan wedang uwuh, pembagian bibit jambu citra dan bibit mahoni, apotek hidup, kerja bakti, penyerahan alat peraga matematika, dan penyerahan Al-qur’sn. Sedangkan kegiatan non-fisik yaitu penyuluhan, administrasi data, membantu persiapan pesta siaga, bedah rumah, membantu ekstrakurikuler pramuka, membantu mengajar di sekolah, kegiatan bimbingan belajar, mengikuti pertemuan rutin PKK, mengikuti berjanjen, ta’ziah, pengadaan lomba-lomba, dan jalan sehat se-TK Desa Bener. Hasil dari pelaksanaan KKN ini adalah terlaksananya program-program kerja dengan baik dan lancar.
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata: Sosialisasi Filterisasi Air Bagi Warga Desa Pujodadi Yulita Dwi Handayani; Mustofa Mustofa; Nova Dwi Pamuji; Sriyono Sriyono
Surya Abdimas Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Pujodadi merupakan tempat Kuliah Kerja Nyata kelompok 38 dari Universitas Muhammadiyah Purworejo yang terletak di kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Air adalah salah satu komponen penting dalam kehidupan manusia. Air digunakan dalam berbagai hal dikehidupan manusia, contoh penggunaan air antara lain: pengairan di sawah, masak, minum, mandi, dan lain sebagainya dalam hal ini kami fokuskan dalam ketersediaan air di desa Pujodadi. Air yang berada di desa Pujodadi ini masih kurang optimal untuk dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut dilihat dari permasalahan yang dijumpai pada kualitas sumur galian seperti pada desa Pujodadi ini. Hal tersebut dilihat di salah satu desa Pujodadi yang mempunyai air kadang banyak kadang tidak ada sedikitpun. Selain itu, air yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari masih kurang jernih serta berwarna. Air tersebut bukan hanya berwarna tapi bau. Dalam hal ini KKN Kelompok 38 mencoba membantu mengatasi permasalahan tersebut yakni dengan sosialisasi filterisasi sederhana dari pralon. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memberikan sumbangan pengetahuan dan pemikiran guna mengurangi kadar air yang kurang baik.
IbM Peningkatan Keterampilan Guru SD Muhammadiyah Se Kabupaten Purworejo Dalam Pengelolaan Laboratorium dan Pengembangan Alat Peraga IPA Terbarukan Eko Setyadi Kurniawan; Nur Ngazizah
Surya Abdimas Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v1i1.300

Abstract

Telah dilakukan berbagai penelitian tentang pengajaran sains agar mudah dipahami, menarik dan menyenangkan bagi peserta didik. Belajar sains dapat dipresentasikan kepada siswa melalui pengalaman langsung dari fenomena alam dan lingkungan sekitar, maupun melalui pembelajaran di laboratorium. Salah satu kunci kunci kesuksesan pembelajaran terutama di sekolah dasar terletak pada pembelajaran guru kelas. Sebagian besar pembelajaran IPA di sekolah dasar disajikan secara teoritis, sebagian guru jarang menyajikannya secara langsung di lapangan atau melalui kegiatan laboratorium. Berbagai masalah keterbatasan sarana dan prasarana menjadi faktor utama, selain kompetensi guru kurang optimal dalam pengelolaan laboratorium. Fenonema ini perlu diperbaiki dan ditingkatkan, antara lain dengan meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru dalam penguasaan alat peraga maupun pengelolaan laboratorium. Kegiatan IbM diselenggarakan di SD Teladan Muhammadiyah Kemiri dan SD Kratif Muhammadiyah Purworejo. Guru telah diberi pelatihan berupa workshop manajemen laboratorium, workshop pemanfaatan dan pengembangan peraga IPA. Produk atau hasil yang dihasilkan adalah administrasi laboratorium, alat peraga, dan bahan ajar untuk laboratorium sains sekolah dasar.
Strategi Pengembangan Produk, Branding, Labeling, dan Kewirausahaan Berbasis Manajemen, untuk Meningkatkan Kesejahteraan Pengusaha Kecil Penghasil Lanting di Desa Jetis Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo Murry Hermawan Saputra; Ridwan Baraba
Surya Abdimas Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v1i1.302

Abstract

Service Programs of Science and Technology for the Community (IbM) was motivated by the circumstances of domestic industry (home industry scale) food products typical of the area called Lanting, in Jetis, District Loano, Purworejo, Central Java, which has yet to develop optimally. This is because the classical problems commonly faced SMEs, which limitations in terms of management, especially marketing management, financial management, production management, and human resource management. Service Programs of Science and Technology for the Community (IbM) aims to improve the productivity of domestic industry and income entrepreneurs lanting village Jetis, through the implementation of the program of training and provision of stimuli both physical and nonphysical, in the field of science and technology, marketing and bookkeeping in groups of partners , An important point that underlies the idea of ​​service programs, it is thought important to improve the ability to compete for entrepreneurs lanting in the village, to educate a good marketing strategy, including branding, labeling, packaging, promotion by means of conventional and via the internet, and more business governance in their businesses. IbM service programs that have been implemented have contributed to encouraging the artisans in the village Jetis Lanting become more independent, improve the capacity, capability, and quality of their products, so it can become a very competitive SMEs amid increasing competition in the business today.
Pengembangan Produsen Pangan Olahan Berbahan Susu Sapi di Purworejo Uswatun Hasanah; Roisu Eny Mudawaroch
Surya Abdimas Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v1i1.303

Abstract

Pangan olahan berbahan susu sapi merupakan olahan pangan yang berpotensi baik untuk berkembang. Susu yang digunakan adalah susu pilihan dan kualitasnya terjaga. Kontinyuitas bahan baku yang tersedia secara terus menerus, dan hubungan kerjasama yang baik dengan peternakan Kapencar, membuat usaha ini mampu bertahan sampai sekarang. Kualitas produk yang dihasilkan sangat baik, dimana pengolahannya tanpa menggunakan bahan tambahan, bahan kimia dan bahan pengawet. Produk yang dihasilkan merupakan produk yang dapat dikonsumsi semua kalangan umur maupun lapisan masyarakat dengan harga terjangkau. Produsen pangan berbahan susu masih sangatjarang di Purworejo, meskipun Purworejo sebagai sentra kambing etawa, tetapi produksinya masih rendah, belum mampu mencukupi kebutuhan cempe, harga jualnya mahal dan tidak semua orang suka. Berkat Susu merupakan salah satu agen susu dan pengolah susu di Purworejo. Program pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dalam bentuk pemberdayaan, pelatihan, pembinaan dan pendampingan guna peningkatan penguasaan IPTEKS pembuatan diversifikasi olahan pangan berbahan susu, pengemasan olahan susu, labelisasi dan pemasaran serta pembukuan
Pengembangan Pertanian Organik Bidang Kemandirian Pupuk dan Pemasaran Desa Cokroyasan, Ngombol, Purworejo Istiqo Agus Wicaksono; Rofiq Nurhadi
Surya Abdimas Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v1i1.304

Abstract

Desa Cokroyasan merupakan wilayah potensial untuk dikembangkan menjadi sentra penghasil padi organik. Hal ini dapat dilihat dari adanya Kelompok Tani Ternak (KTT) Ngudi Makmur dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Putri Mandiri yang sudah memulai usaha ke pertanian organik dan peternakan, luas lahan pertanian sekitar 45,62 Ha, petani 365 orang (27,26%), buruh tani 283 orang (21,13%).KTT Ngudi Makmur dan KWT Putri Mandiri menjalankan program pertanian organik dan peternakan sejak 7 tahun yang. KTT bertugas dalam produksi pupuk organik dan beras organik. KWT Putri Mandiri membantu KTT dalam pembibitan, penanaman tanaman buah dan sayur menggunakan pupuk organik hasil dari KTT Ngudi Makmur. Komoditas unggulan berupa tanaman padi yang menggunakan pupuk organik hasil pembuatan pupuk kandang secara mandiri. KTT dan KWT ini memiliki keinginan kuat untuk mengembangkan program usaha tersebut, akan tetapi saat ini memiliki beberapa kendala diantaranya belum ada rumah pupuk sebagai tempat pembuatan dan penyimpanan pupuk, sehingga masih kekurangan pupuk organik serta labelisasi beras sehat dari ikatan beras sehat Purworejo “PETA”.Program pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dalam bentuk pemberdayaan, pelatihan, pembinaan dan pendampingan guna peningkatan penguasaan IPTEKS pembuatan pupuk organik, budidaya padi organik, pengemasan padi organik, labelisasi dan pemasaran serta pembukuan.
IbM Bagi Inovasi Produk dan Pemasaran Untuk Meningkatkan Peluang Pasar Teh Kulit Manggis Dari Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo Endah Pri Ariningsih; Wijayanti Wijayanti
Surya Abdimas Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v1i1.305

Abstract

UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam membantu meningkatan perekonomian. Pemerintah pusat maupun daerah harus memiliki komitmen yang tinggi untuk membantu dalam mengembangkan UMKM agar mampu menyerap tenaga kerja, mensejahterakan masyarakat dan menghasilkan produk yang berkualitas sehingga mampu bersaing secara global. Purworejo sebagai salah satu kabupaten yang sedang menngembangkan produk agropolitan memiliki banyak UMKM yang bergerak dalam bidang pertanian dan perkebunan. Salah satu produk yang tumbuh dan berkembang baik di Purworejo adalah Manggis, yang sekarang sedang banyak dimanfaatkan kulitnya dalam bidang kesehatan. Tingginya minat masyarakat mengkonsumsi produk herbal dari kulit manggis membuka peluang bagi UMKM untuk melakukan inovasi produk dari kulit manggis. Untuk itu Tim Pengusul tertarik melakukan pengabdian IbM pada Mitra 1 sebagai pengolah kulit manggis menjadi teh celup dan mitra 2 sebagai pemasok kulit manggis. Tujuannya agar mitra dapat mengembangkan usahanya dan menghasilkan produk inovatif berupa teh kulit manggis siap saji dalam cup dan melakukan pemasaran yang lebih baik karena akan dilakukan pelatihan agar mampu membuat desain produk, kemasan, dan brosur serta pengelolaan blog atau web. Mitra 2 sebagai pemasokpun diharapkan akan memiliki kemampuan untuk mengelola penggudangan dan meningkatkan kualitas serta kuantitas produknya.
Pelatihan Pengajaran Bahasa Inggris Interaktif Bagi Guru TK/KB ‘Aisyiyah Bustanul Athfal II Purworejo Andrian Nuriza Johan; Titi Rokhayati; Ismawati Ike Nugraeni
Surya Abdimas Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v1i1.306

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk membantu guru-guru dalam mengajarkan bahasa Inggris di TK/KB ‘Aisyiyah Bustanul Athfal II Purworejo kabupaten Purworejo untuk menemukan, membuat dan mengaplikasikan materi kegiatan belajar-mengajar bahasa Inggris secara interaktif dan sesuai dengan usia anak-anak. Untuk mencapai tujuan tersebut metode pelatihan adalah dengan melalui workshop dan pendalaman teori. Sasaran Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah para guru TK/KB ‘Aisyiyah Bustanul Athfal II Purworejo kabupaten Purworejo dengan jumlah populasi adalah 15 orang. Permasalahan diselesaikan dalam tiga (3) tahapan kegiatan, yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap Persiapan yang dilakukan adalah menganalisa masalah dan kebutuhan para guru TK/KB ‘Aisyiyah Bustanul Athfal II Purworejo dalam pengajaran Bahasa Inggris. Tahap kedua yaitu pelaksanaan terbagi menjadi beberapa sesi yaitu pembukaan, penyampaian teori dasar prinsip dan model pengajaran bahasa Inggris untuk anak, dilanjutkan dengan materi yang lebih aplikatif yaitu pembelajaran melalui berbagai media atau teknik untuk mengajar bahasa inggris bagi anak usia dini. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah pelatihan intensif dengan perpaduan teori dan praktek serta diskusi dan unjuk kerja hasil workshop di akhir pelatihan. Tahap ketiga yakni evaluasi dengan meminta umpan balik peserta melalui kuesioner tentang pemahaman materi serta dengan melakukan evaluasi internal yang dilakukan tim Pengabdian Kepada Masyarakat. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini dapat diuraikan sebagai berikut: peserta mampu memahami landasan teori dan prinsip pengajaran bahasa Inggris di TK atau PAUD, peserta mampu mengenal, membuat, dan mempraktikan beberapa jenis media atau teknik untuk membantu pengajaran bahasa Inggris., dan peserta mampu merancang kegiatan pembelajaran dengan aktifitas yang menyenangkan dan interaktif.
Pengembangan Konten E-Learning Melalui Learning Content Development System Sebagai Inovasi Pembelajaran Nasrudin Nasrudin; Heru Kurniawan
Surya Abdimas Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v1i1.307

Abstract

Artikel ini merupakan kegiatan IbM yang bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru dalam membuat konten e-learning melalui Microsoft Learning Content Development System (LCDS). Tahap pengembangan konten e-learning melalui LCDS adalah sebagai berikut: 1) Create, 2) Preview, 3) Refine, dan 4) Delight. Luaran dan target kegiatan adalah guru mampu membuat dan menyajikan konten pembelajaran melalui sistem e-learning yang dapat menunjang pelaksanaan online learning di sekolah mitra (SMA Muhammadiyah Purworejo dan SMP Muhammadiyah Purworejo). Metode pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah: 1) Perencanaan (analisis kebutuhan dan survey), 2) Koordinasi dengan sekolah mitra, 3) Penyusunan modul dan materi pelatihan, 4) Kegiatan pelatihan pembuatan konten e-learning bagi guru, 5) Pengembangan mandiri bagi guru, dan 6) evaluasi. Melalui tahapan-tahapan kegiatan tersebut, tujuan kegiatan dapat tercapai dengan baik dan tuntas. Guru-guru mengikuti pelatihan dengan seksama, sehingga dapat dikatakan kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Beberapa sarana untuk menunjang proses penyajian konten e-learning ini adalah ketersediaan web site dan jaringan internet di sekolah. Dengan demikian, ketersediaan sarana mutlak diperlukan dalam upaya pelaksanaan e-learning sebagai inovasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Pendampingan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Alam di Sekolah Dasar Muhammadiyah Purworejo Nur Ngazizah; Arum Ratnaningsih; Rintis Rizkia Pangestika
Surya Abdimas Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v1i1.308

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini meliputi menumbuhkan kepedulian siswa terhadap alam, meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, mampu mengatasi permasalahan dalam kehidupan sehari-hari, memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada siswa, dan menambah wawasan dan keilmuan bagi guru kelas maupun guru bidang studi. Metode yang dipakai dalam mencapai tujuan kegiatan pendampingan pengabdian kepada masyarakat menggunakan pendekatan kontekstual berbasis alam dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, Bahasa Indonesia, dan Matematika. Berdasarkan hasil yang dicapai secara umum pengabdian kepada masyarakat ini dapat menambah wawasan dalam variasi pembelajaran dengan terwujudnya pembelajaran kontekstual dalam tiga kegiatan secara langsung. Penggunaan media secara langsung dengan memanfaatkan lingkungan sekitar. Guru dapat menggunakan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran, sehingga menambah pengalaman belajar secara langsung baik untuk siswa maupun guru. Tujuan pembelajaran yang diperoleh yakni menumbuhkan kepedulian siswa terhadap alam sekitar, dan peningkatan keterampilan berpikir siswa dalam menyelesaikan permasalahan dalan kehidupan sehari-hari yang ditunjukkan melalui hasil kerja siswa. Partisipasi mitra dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat meliputi tiga hal. Pertama, penyediaan tempat dengan memberikan ijin berupa penggunaan gedung sekolah dasar Muhammadiyah Purworejo, pemancingan, dan tempat usaha Nata de coco. Kedua, penyediaan fasilitas yang mitra lakukan kepada tim pendamping berupa kendaraan dan jamuan makanan. Ketiga, pemandu dalam penyampaian informasi sangat membantu dalam pelaksanaan kegiatan pendampingan.

Page 1 of 22 | Total Record : 211