cover
Contact Name
Aung Sumbono
Contact Email
aungsumbono@gmail.com
Phone
+6281247033899
Journal Mail Official
biolearningjournal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong Jln. Ahmad Dahlan No. 1 Mariat Pantai Aimas Kabupaten Sorong
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Biolearning Journal
Biolearning Journal is a container of scientific publications with a scientific scope that is the science of education and the science of biology and all things related to science and directly related to the application of the science of education and biological sciences. Biolearning Journal is published twice per year. The Purpose of Biolearning Journal: As a Media Information to meet the needs of the community in finding new innovations around the world of science education and biological sciences as well as all things related to science and directly related to the application of education and biological sciences. Biolearning Journal is one of the journals under the auspices of the Muhammadiyah Education University (UNIMUDA) Sorong. Focus & Scope Biolearning Journal: Jurnal ini memuat intisari dari hasil-hasil penelitian tentang permasalahan seputar bidang ilmu pendidikan sains, ilmu sains dan terapannya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 110 Documents
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN GAMBAR BERBASIS INTERNET DALAM BELAJAR PLANTAE PADA SISWA SMA YPPKK MORIA KOTA SORONG Sarah Kondo
Biolearning Journal Vol 3 No 1 (2016): Biolearning Journal (Februari 2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.163 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas implementasi media pembelajaran gambar berbasis internet dalam belajar Plantae pada siswa kelas X SMA YPPKK Moria Kota Sorong. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperiment kuasi yang dikaji secara kwantitatif dan kwalitatif. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 18 - 30 Mei 2015. populasi dan sampel adalah seluruh siswa siswa kelas Xa (kelas kontrol, tidak melakukan browsing) dan kelas Xb (kelas eksperimen, melakukan browsing). Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis, angket, yang dianalisis dengan menggunakan SPSS 23 sedangkan data observasi dan dokumentasi hanya sebagai data penunjang. Hasil penelitian tes tertulis pada kelas kontrol dibandingkan kelas eksperimen diperoleh uji Mann Whitney 0,000 < 0,05, H1 di terima (tidak sama) berarti hasil proses belajar mengajat pada kelas eksperimen lebih baik dari hasil proses belajar mengajar d kelas kontrol sedangkan hasil penelitian angket pada kelas kontrol dan kelas eksperimen diperoleh hasil Mann Whitney 0,089 > 0,01, H0 diterima (sama) berarti motivasi belajar siswa pada kelas kontrol dan kelas eksperimen sama-sama efektif. Hasil observasi diperoleh hasil skor yang lebih pada kelas kontrol dibandingkan pada eksperimen. Secara umum implementasi media pembelajaran gambar berbasis internet dalam belajar plantae padasiswa SMA YPPKK Moria Kota Sorong efektif di ranah kognitif dan ranah afektif.
OPTIMASI PENGOLAHAN GULA DARI BUAH TUMBUHAN SIRIH HUTAN (Piper caducibracteum C.DC) Alex Sasabone; Aung Sumbono
Biolearning Journal Vol 3 No 1 (2016): Biolearning Journal (Februari 2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.458 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui optimasi pengolahan gula dari buah tumbuhan sirih hutan (Piper caducibracteum C.DC) perlakuan kosentrasi larutan air yaitu 50
PEMANFAATAN MODEL PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ILMU GIZI SISWA KELAS X SMK NEGERI 2 SORONG Mawarni Harahap
Biolearning Journal Vol 3 No 1 (2016): Biolearning Journal (Februari 2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.527 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan model pembelajaran tutor sebaya untuk meningkatkan motivasi belajar ilmu gizi siswa kelas X SMK Negeri 2 Kota Sorong. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui penerapan pembelajaran dengan bantuan tutor sebaya untuk meningkatkan motivasi belajar ilmu gizi di SMK Negeri 2 Sorong, 2) mengetahui peningkatan motivasi belajar ilmu gizi setelah dilakukan pembelajaran dengan bantuan tutor sebaya.Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Subyek penelitian adalah siswa kelas X SMK Negeri 2 Sorong sejumlah 21 siswa. Data hasil penelitian diperoleh dari hasil observasi yang dilakukan ketika tindakan dilaksanakan, hasil wawancara guru dan siswa, dan hasil skala motivasi belajar siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, angket, wawancara, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan Alpha Cronbach untuk menghitung reliabilitas dari angket, dan validasi dari guru ahli materi untuk validitas dari instrumennya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) pembelajaran ilmu gizi dengan bantuan tutor sebaya di kelas X SMK Negeri 2 Sorong untuk dapat meningkatkan motivasi belajar ilmu gizi siswa dilaksanakan sebagai berikut: a) tutor dipilih berdasarkan kriteria : memiliki kemampuan akademik tinggi, motivasi tinggi, mampu menjalin kerjasama dengan siswa lain, dan bertanggung jawab, b) tutor diberi penjelasan berkaitan dengan tugas dan tanggung jawabnya oleh guru c) guru menyampaikan materi secara singkat dan jelas. Hal ini dilakukan agar siswa yang terpilih menjadi tutor dapat lebih membantu memahami mengenai materi yang sedang dipelajari, sehingga dapat lebih mudah membantu anggota kelompoknya yang mengalami kesulitan dalam memahami materi, d) siswa belajar dalam kelompok dan setiap kelompok dipimpin oleh satu tutor. Siswa berusaha memahami materi dan menyelesaikan tugas yang ada dalam modul dengan bantuan tutor pada kelompoknya masing-masing. Selanjutnya siswa mempresentasikan hasil kelompoknya di depan kelas, e) tes individual dilakukan setiap akhir pembelajaran. Tes berbentuk soal uraian yang memuat materi yang telah dipelajari. Tes dilakukan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami materi.Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata siswa pada siklus I sebesar 76,90 atau 76,19 %, sedangkan nilai rata-rata pada siklus II sebesar 83,81atau 95,23 %, terjadi peningkatan nilai rata-rata siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 6,91 atau 19,04 %. (2) setelah diterapkannya pembelajaran dengan bantuan tutor sebaya ini ternyata motivasi belajar ilmu gizi siswa mengalami peningkatan. Pada siklus I rata-rata motivasi belajar ilmu gizi siswa sebesar 74,44% dengan kategori sedang dan pada siklus II meningkat menjadi 85,50% dengan kategori tinggi. Terjadi peningkatan motivasi belajar ilmu gizi siswa sebesar 11,06 %. Kesimpulannya penerapan model pembelajaran tutor sebaya dapat meningkatkan motivasi belajar ilmu gizi siswa.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X MIPA MAN MODEL SORONG Sutarjo Sutarjo
Biolearning Journal Vol 3 No 1 (2016): Biolearning Journal (Februari 2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.824 KB)

Abstract

Keterampilan berpikir kritis akan muncul dalam diri siswa apabila selama proses belajar di dalam kelas, guru membangun pola interaksi dan komunikasi yang lebih menekankan pada proses pembentukan pengetahuan secara aktif oleh siswa. Group Investigation adalah pembelajaran kooperatif yang melibatkan kelompok kecil, siswa menggunakan inquiri kooperatif (perencanaan dan diskusi kelompok) kemudian mempresentasikan penemuan mereka di kelas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh model pembelajaran group investigation terhadap keterampilan berpikir kritis siswa.Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment).Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes keterampilan berpikir kritis, observasi dan dokumentasi.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA di MAN Model Sorong Sorong tahun pelajaran 2013/2014, dengan rancangan penelitian pretest-posttest design.Perhitungan statistik dengan menggunakan SPSS 16.0 for windows.Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh strategi pembelajaran kooperatif group investigation terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas X MIPA MAN Model Sorong. Perbedaan nilai rata-rata keterampilan berpikir kritis dalam pelajaran IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dengan mean 61,30 sedangkan siswa yang mengikuti model pembelajaran group investigation denganmean 74.Uji hipotesis menggunakan uji t dan diperoleh thitung 2,272>ttabel 1,68 yang berarti HO ditolak.
PEMANFAATAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN GERAK BENDA BAGI KELAS I DI SD INPRES 44 KABUPATEN SORONG TAHUN 2014 Sri Sulastri
Biolearning Journal Vol 3 No 1 (2016): Biolearning Journal (Februari 2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.023 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Pemahaman Gerak Benda bagi siswaKelas I diSD Inpres 44 Kabupaten Sorong melalui pemanfaatan Metode Demonstrasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dengan guru.Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat komponen yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan tes.Analisis data dilakukan dalam 3 tahap yaitu reduksi, penyajian data serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) pemanfaatan Metode Demonstrasi dapat meningkatkan partisipasi belajar siswa. Peningkatan Pemahaman Gerak Benda dapat dilihat melalui aspek mendengarkan penjelasan pada siklus I sebesar 60% meningkat menjadi sebesar 93,33% pada siklus II. Partisipasi dalam mencatat penjelasan siklus 1 sebesar 46,67% meningkat menjadi sebesar 86,67% pada siklus II. Partisipasi dalam memperhatikan pembelajaran siklus I sebesar 53,33% meningkat menjadi sebesar 93,33% pada siklus II. Partisipasi dalam bertanya siklus I sebesar 40% meningkat menjadi sebesar 80% pada siklus II. Partisipasi dalam menjawab pertanyaan siklus I sebesar 26,67% meningkat menjadi sebesar 80% pada siklus II. Partisipasi dalammengeluarkan pendapat siklus I sebesar 26,67% meningkat menjadi sebesar 86,67% pada siklus II. Partisipasi dalam menghargai pendapat teman siklus I sebesar 60% meningkat menjadi sebesar 100% pada siklus II. Partisipasi dalam menjelaskan kembali siklus I sebesar 26,67% meningkat menjadi sebesar 80% pada siklus II. (b) Pemanfaatan Metode Demonstrasi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 62,00 meningkat menjadi 80,67 pada siklus II.
PENERAPAN PENDEKATAN JELAJAH ALAM SEKITAR (JAS) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN KELAS VII SMP NEGERI 14 KABUPATEN SORONG TAHUN AJARAN 2013/2014 Joko Susilo
Biolearning Journal Vol 3 No 1 (2016): Biolearning Journal (Februari 2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.109 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kabupaten Sorong yang dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan tes hasil belajar sebanyak dua kali. Tahapan setiap siklus meliputi: perencanaan (planning), tindakan (action), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Dari penelitian ini diperoleh data berupa motivasi dan hasil belajar siswa. Untuk mengukur peningkatan motivasi, peneliti menggunakan angket ARCS yang diberikan sebelum siklus 1 (pra siklus 1) dan setelah siklus 2 dilaksanakan. Adapun untuk hasil belajar yang diukur meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Aspek kognitif diperoleh setelah pembelajaran selesai melalui tes pada tiap akhir siklus, sedangkan aspek afektif dan psikomotorik didapatkan pada saat pembelajaran berlangsung dengan menggunakan metode observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan JAS pada pokok bahasan pengelolaan lingkungan dapat meningkatkan motivasi siswa. Dalam aspek Attitude meningkat sebesar 5,78% dengan persentase capaian pra siklus I sebesar 68,16% pada siklus II sebesar 73,94%. Untuk aspek Relevance meningkat 8,37% yaitu dengan persentase capaian dari pra siklus I sebesar 65,63% pada siklus II sebesar 74%. Aspek Confidence meningkat sebesar 6,94% yaitu dengan persentase capaian pada pra siklus I sebesar 71% dan pada siklus II sebesar 77,94%. Dan untuk aspek Satisfaction meningkat sebesar 8,88% yaitu dengan persentase capaian dari pra siklus I sebesar 70,81% pada siklus II sebesar 79,69%. Dari hasil penelitian juga diperoleh peningkatan hasil belajar siswa. Untuk aspek kognitif dari pra siklus ke siklus I mengalami peningkatan ketuntasan sebesar 31,25% yaitu dari pra siklus sebesar 34,38% menjadi 65,63% pada siklus I, sedangkan dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 15,62% yaitu dari siklus I sebesar 65,63% menjadi 81,25% pada siklus II. Untuk aspek afektif mengalami peningkatan ketuntasan sebesar 12,5% yaitu dari siklus I sebesar 78,13% pada siklus II menjadi 90,63%. Untuk nilai psikomotorik mengalami peningkatan ketuntasan sebesar 9,38% yaitu dari siklus I sebesar 75% pada siklus II menjadi 84,38%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan penerapan pendekatan JAS dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kabupaten Sorong
AKTIVITAS LARUTAN Piper betle TERHADAP PERKEMBANGAN BAKTERI P ADA MEDIA IKAN AIR LAUT Hindun Uyita Ningsih; Aung Sumbono
Biolearning Journal Vol 3 No 1 (2016): Biolearning Journal (Februari 2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.648 KB)

Abstract

Pembusukan ikan terjadi akibat mikroba. Mikroba dapat dihambat dengan pemberian larutan daun sirih. Penelitian ini dilaksanakan di STKIP Muhammadiyah Sorong dan Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas II Sorong.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas daun sirih terhadap perkembangan bakteri penyebab pembusukan dengan menggunakan 4 perlakuan kosentrasi larutan daun sirih yaitu 25%, 50% dan 75%. Parameter yang diamati adalah perkembangan bakteri. Instrumen yang digunakan yakni dokumentasi dan mikroskop. Hasil data dihitung dengan menggunakan uji normalitas dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian diperoleh yakni sampel daging ikan bewarna merah dan berbau ikan segar. Berdasarkan hasil perhitungan semua data berdistribusi tidak normal. Hasil uji Mann-Whitney kelompok tanpa perlakuan terhadap konsentrasi 25% yakni probabilitas = 0.022 > α = 0.05, kelompok tanpa perlakuan terhadap konsentrasi 50% yakni probabilitas = 0.003 > α = 0.05, kelompok tanpa perlakuan terhadap konsentrasi 75% yakni probabilitas = 0.003 > α = 0.05, sehingga ada perbedaan perkembangan bakteri antara sampel yang diberi perlakuan dengan sampel tanpa perlakuan. Hasil kenampakan warna daging pada sampel tanpa perlakuan semakin bertambahnya jam maka terlihat jelas perubahan warna semakin merah dan tesktur daging menjadi keras. Pada sampel yang diberi perlakuan semakin bertambahnya jam warna sampel daging menjadi makin putih dan tekstur daging menjadi sangat lunak. Aroma pada sampel tanpa perlakuan semakin bertambahnya jam maka aroma makin tercium bau busuk ikan yang sangat menyengat, pada sampel yang diberi perlakuan laruan sirih aroma yang tercium adalah aroma sirih dan bau busuk ikan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVMENT DIVISION (STAD) TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR FISIKA PADA MATERI GELOMBANG SISWA KELAS XII IPA SMA NEGERI 2 KABUPATEN SORONG St. Aminah Kadang
Biolearning Journal Vol 3 No 1 (2016): Biolearning Journal (Februari 2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.887 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievment Division (STAD) terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa belajar fisika materi gelombang siswa kelas XII IPA semester 1 SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong. Desain yang digunakan dalam penelitian iniadalah quasi eksprimen dengan desain Non equivalent kontrol group pretest – pottest design. Populasi yang digunakan yakni seluruh siswa kelas XII IPA SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong yang terdiri dari XII IPA 1, XII IPA 2, XII IPA 3 dan XII IPA 4 berjumlah 143 siswa. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas XII IPA 3berjumlah 36 siswa dan kelas XII IPA 1 sebanyak 36 siswa Teknik pengambilan sampel adalah sampling purposive. Data yang diperoleh dari penelitian dilakukan uji normalitas data, homogenitas dan liniearitas. Data selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengn uji t dan uji regresi sederhana. Hasil penelitian diperoleh yakni hasil belajar siswa yang diberlakukan pembelajaran dengan model klasik diperoleh perbedaan sebelum dan sesudah pembelajaran.Hasil belajar siswa yang diberlakukan pembelajaran dengan model STAD diperoleh perbedaan sebelum dan sesudah pembelajaran. Hasil belajar siswa kelompok kontrol dan eksperimen berbeda. Keaktifan belajar siswa kelompok kontrol terhadap kelompok eksperimen berbeda. Penerapan Model Pembelajaran STAD mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keaktifan belajar siswa sebesar 41,1%. dan juga berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan nilai pengruh yakni sebesar 37,2%
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PADA MATERI EKOSISTEM KELAS VII MTS AL-MA’ARIF 2 MAYAMUK Susana Lili Oi Tukan; Anang Triyoso
Biolearning Journal Vol 3 No 2 (2016): Biolearning Journal (Juli 2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.926 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lembar kerja siswa berbasis masalah dalam meningkatkan pemahaman konsep pada materi ekosistem. Penelitian ini dilaksanakan melalui pengembangan instrumen mengikuti rancangan 4-D model dari Thiagarajan (1974). Data hasil penelitian yang diperoleh sebagai berikut: hasil validasi instrumen LKS dalam kategori layak, reliabilitas petunjuk 94%, relibilitas kelayakan isi 99%, reliabilitas pemahaman konsep sains 100%, reliabilitas prosedur 95%, reliabilitas pertanyaan 96%. keterbacaan instrumen menunjukan bahwa penampilan, isi, petunjuk, penjelasan dan tulisan pada LKS menarik dan sangat jelas dibaca. Keterlaksanaan pembelajaran berorientasi pemahaman konsep berkategori baik dengan nilai reliabilitas yaitu 99%. Hasil analisis tes hasil belajar siswa yaitu nilai ketuntasan klasikal atau presentase yakni 83,3% dan rata-rata nilai pretest dan posttest siswa yaitu 45,8 dan 81,9 maka peningkatan pemahaman konsep siswa atau peningkatan hasil belajar siswa berhasil, minimal 60% dari jumlah siswa memperoleh nilai diatas 60. Hambatan di lapangan adalah siswa belum terbiasa menggunakan instrumen LKS berbasis masalah. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa instrumen LKS berbasis masalah dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi ekosistem yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PICTORIAL RIDDLE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 6 KABUPATEN SORONG Carolina Oi; Anang Triyoso
Biolearning Journal Vol 3 No 2 (2016): Biolearning Journal (Juli 2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.714 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran pictorial riddle terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 6 Kabupaten Sorong, penelitian ini berlangsung pada tanggal 03 Mei sampai 22 Mei 2015, dengan menggunakan populasi siswa yang berjumlah 44 orang, sampel dari 2 kelas yang digunakan berjumlah 22 siswa. Rancangan penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen (eksperimen semu). Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis siswa yang sebelumnya telah diuji menggunakan validitas isi dan validitas konstruk, hasil uji validitas yang digunakan valid, hasil uji normalitas data kelas eksperimen berdistribusi normal F < KolmogorovSmirnov tabel (0.117 < 0.281) dan kelas kontrol (0.126<0.281), hasil uji homogenitas kedua kelas memiliki T varians setiap data sama (homogen) signifikasi yang diperoleh > (0.408 > 0.08, hasil uji hipotesis menggunakan uji-t dua sampel bebas yakni (2.145 > 1.68195) maka H ditolak dan Ha diterima dengan hipotesis Ha = nilai rata-rata hasil belajar siswa kelompok eksperimen lebih besar dari nilai rata-rata hasil belajar kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan menggunakan metode pembelajaran pictorial riddle terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 6 Kabupaten Sorong.

Page 1 of 11 | Total Record : 110