cover
Contact Name
Rikie Kartadie
Contact Email
rikie@stkippgritulungagung.ac.id
Phone
+6282178785546
Journal Mail Official
jipi@stkippgritulungagung.ac.id
Editorial Address
Jl. Major Sujadi Timur 7, Plosokandang, Kedungwaru, Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timurr
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika)
Published by STKIP PGRI Tulungagung
ISSN : -     EISSN : 25408984     DOI : http://dx.doi.org/10.29100/jipi
Core Subject : Science, Education,
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) e-ISSN: 2540 - 8984 was made to accommodate the results of scientific work in the form of research or papers are made in the form of journals, particularly the field of Information Technology. JIPI is a journal that is managed by the Information Technology Program PGRI STKIP Tulungagung. Journal has been indexed by Google Scholar, DOAJ, Academic Keys and others. JIPI has been supervised by RJI (Relawan Jurnal Indonesia).
Articles 316 Documents
PENGEMBANGAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA STKIP PGRI TULUNGAGUNG Listiawan, Tomi
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 1, No 01 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.67 KB) | DOI: 10.29100/jipi.v1i01.13

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi komputer berpengaruh perkembangan teknologi Internet. Media  internet  yang memiliki  sifat  interaktif, sangat bermanfaat jika dimanfaatkan untuk dunia pendidikan. Salah satu bentuk pemanfaatan Internet pada bidang pendidikan adalah melalui pengembangan Learning Management System (LMS). LMS merupakan suatu sistem yang digunakan untuk mengelola resource-resource pembelajaran berbasis web atau lebih dikenal dengan nama e-learning. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan menggunakan beberapa fase. Pada fase penilaian, LMS diuji cobakan pada dua kelas yang mengikuti perkuliahan Matematika Diskret. Data dikumpulkan dengan metode observasi, angket dan tes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : 1) Berdasarkan proses pengembangan, prototype III merupakan LMS yang potensial efektif digunakan dalam proses pembelajaran. (2) Berdasarkan observasi, tingkat motivasi mahasiswa yang belajar mandiri menggunakan LMS 82,9% berada pada kategori termotivasi dan sangat termotivasi. (3) Sikap mahasiswa terhadap LMS yang dikembangkan 78,95% berada pada kategori tertarik dan sangat tertarik, dan dua orang dosen yang dijadikan responden masuk dalam kategori tertarik. (4) Hasil belajar mahasiswa yang menggunakan perpaduan antara pembelajaran di kelas dan menggunakan LMS hanya 2,44% yang masuk dalam kategori gagal.
PENGEMBANGAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA STKIP PGRI TULUNGAGUNG Tomi Listiawan
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 1, No 01 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v1i01.13

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi komputer berpengaruh perkembangan teknologi Internet. Media  internet  yang memiliki  sifat  interaktif, sangat bermanfaat jika dimanfaatkan untuk dunia pendidikan. Salah satu bentuk pemanfaatan Internet pada bidang pendidikan adalah melalui pengembangan Learning Management System (LMS). LMS merupakan suatu sistem yang digunakan untuk mengelola resource-resource pembelajaran berbasis web atau lebih dikenal dengan nama e-learning. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (RD) dengan menggunakan beberapa fase. Pada fase penilaian, LMS diuji cobakan pada dua kelas yang mengikuti perkuliahan Matematika Diskret. Data dikumpulkan dengan metode observasi, angket dan tes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : 1) Berdasarkan proses pengembangan, prototype III merupakan LMS yang potensial efektif digunakan dalam proses pembelajaran. (2) Berdasarkan observasi, tingkat motivasi mahasiswa yang belajar mandiri menggunakan LMS 82,9% berada pada kategori termotivasi dan sangat termotivasi. (3) Sikap mahasiswa terhadap LMS yang dikembangkan 78,95% berada pada kategori tertarik dan sangat tertarik, dan dua orang dosen yang dijadikan responden masuk dalam kategori tertarik. (4) Hasil belajar mahasiswa yang menggunakan perpaduan antara pembelajaran di kelas dan menggunakan LMS hanya 2,44% yang masuk dalam kategori gagal.
KONTRIBUSI LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN NON FISIK TERHADAP TINGKAT KEBERHASILAN PRAKERIN KOMPETENSI KEAHLIAN TKJ SMK DI KABUPATEN TULUNGAGUNG Elmasari, Yandria
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 1, No 01 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.024 KB) | DOI: 10.29100/jipi.v1i01.14

Abstract

Praktik Kerja Industri merupakan bagian dari program pembelajaran yang harus dilaksanakan oleh setiap peserta didik di dunia kerja. Program praktek kerja industri pada implementasinya disusun bersama antara sekolah dan dunia kerja dalam rangka memenuhi kebutuhan siswa dan sebagai kontribusi dunia kerja terhadap pengembangan program pendidikan SMK. Dengan keberhasilan prakerin maka siswa akan mempunyai keterampilan dalam berwirausaha agar menjadi warga negara yang berguna, berinisiatif, berkreatif, dan produktif sesuai dengan bidang mereka masinng-masing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi persepsi siswa tentang lingkungan kerja, kemandirian belajar siswa, dan tes kemampuan kerja terhadapat tingkat keberhasilan prakerin.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional untuk menyelidiki hubungan antarvariabel sehingga dapat diketahui besarnya kontribusi. Instrumen yang digunakan peneliti adalah angket dan dokumentasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMK di Kabupaten Tulungagung Kompetensi Keahlian TKJ yang telah melaksanakan praktek kerja industri. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling dan diperoleh sampel penelitian sebesar 75 siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja prakerin terhadap tingkat keberhasilan prakerin memiliki kontribusi sebesar 5,38%.Dari hasil kontribusi yang diperoleh sebesar 5,38% menunjukkan  lingkungan kerja baik fisik maupun non fisik terhadap tingkat keberhasilan prakerin memiliki kontribusi yang rendah. Untuk itu kiranya guru lebih memperhatikan lingkungan kerja tempat pelaksanaan prakerin siswa. Lingkungan kerja yang kondusif baik dari fasilitas fisik yang diberikan ataupun dari lingkungan sosial dalam kaitan hubungan personal dengan pegawai lain maupun pimpinan akan memberikan dampak yang positif kepada siswa TKJ di Kabupaten Tulungagung yang melakukan praktek di tempat tersebut.
KONTRIBUSI LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN NON FISIK TERHADAP TINGKAT KEBERHASILAN PRAKERIN KOMPETENSI KEAHLIAN TKJ SMK DI KABUPATEN TULUNGAGUNG Yandria Elmasari
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 1, No 01 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v1i01.14

Abstract

Praktik Kerja Industri merupakan bagian dari program pembelajaran yang harus dilaksanakan oleh setiap peserta didik di dunia kerja. Program praktek kerja industri pada implementasinya disusun bersama antara sekolah dan dunia kerja dalam rangka memenuhi kebutuhan siswa dan sebagai kontribusi dunia kerja terhadap pengembangan program pendidikan SMK. Dengan keberhasilan prakerin maka siswa akan mempunyai keterampilan dalam berwirausaha agar menjadi warga negara yang berguna, berinisiatif, berkreatif, dan produktif sesuai dengan bidang mereka masinng-masing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi persepsi siswa tentang lingkungan kerja, kemandirian belajar siswa, dan tes kemampuan kerja terhadapat tingkat keberhasilan prakerin.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional untuk menyelidiki hubungan antarvariabel sehingga dapat diketahui besarnya kontribusi. Instrumen yang digunakan peneliti adalah angket dan dokumentasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMK di Kabupaten Tulungagung Kompetensi Keahlian TKJ yang telah melaksanakan praktek kerja industri. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling dan diperoleh sampel penelitian sebesar 75 siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja prakerin terhadap tingkat keberhasilan prakerin memiliki kontribusi sebesar 5,38%.Dari hasil kontribusi yang diperoleh sebesar 5,38% menunjukkan  lingkungan kerja baik fisik maupun non fisik terhadap tingkat keberhasilan prakerin memiliki kontribusi yang rendah. Untuk itu kiranya guru lebih memperhatikan lingkungan kerja tempat pelaksanaan prakerin siswa. Lingkungan kerja yang kondusif baik dari fasilitas fisik yang diberikan ataupun dari lingkungan sosial dalam kaitan hubungan personal dengan pegawai lain maupun pimpinan akan memberikan dampak yang positif kepada siswa TKJ di Kabupaten Tulungagung yang melakukan praktek di tempat tersebut.
GAME FPS DENGAN MENGGUNAKAN MULTIPLAYER GAME Widharma, Ida Bagus Made Oka
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 1, No 01 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.365 KB) | DOI: 10.29100/jipi.v1i01.15

Abstract

Perkembangan game saat ini sangat pesat sehingga banyak orang yang tertarik untuk memainkannya bahkan sampai lupa waktu,suatu game akan membuat orang tertarik dan penasaran karena didalam nya terdapat AI (artificial intelegent). Tujuan pengembangan kecerdasan buatan adalah untuk membuat aksi dan reaksi otonom agen atau NPC (Non-Player Character) dari game. Dua NPC bisa saling membantu dalam menjalankan strategi menyerang terhadap musuh. penelitian  ini menjelaskan tentang bagaimana orang dapat bermain game secara bersama-sama dengan menggunakan jaringan computer atau jaringan internet . Dua NPC yang dimaksud  adalahNPC Scout yang bertugas memancing serangan musuh, dan NPC Sniper yang bertugas memberikan back up serangan dari jarak jauh.. Perilaku yangdimaksud adalah menyerang brutal, menyerang, bertahan dan melarikan diri. Masing-masing perilaku diujicobakan dalam game First Person Shooter menggunakan unity engine. Dalam simulasi game terjadi respon perubahan perilaku masing-masing NPC terhadap kondisi yang dihadapi dengan mengetahui respon dari NPC maka akan dapat menentukan strategi dalam game tersebut.
MODEL WORK-BASED LEARNING SEBAGAI KEMITRAAN UNTUK PERSIAPAN LULUSAN PERGURUAN TINGGI MEMASUKI DUNIA KERJA Indrakusuma, Abdul Haris
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 1, No 01 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.35 KB) | DOI: 10.29100/jipi.v1i01.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah Pola kemitraan work based learning di Perguruan Tinggi dan Kemitraannya dengan dunia kerja dalam melaksanakan pembelajaran work based learning sehingga menghasilkan lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Hal ini diharapkan bisa mewakili bahwa penerapan model work-based learning di Perguruan Tinggi memang sangat perlu dikembangkan karena merupakan bekal untuk menciptakan lulusan yang sudah punya kesiapan dalam memasuki dunia kerja. Metode pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi. peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yang berbeda untuk mendapatkan data dari sumber yang sama. Peneliti menggunakan obserasi, wawancara, dan dokumentasi untuk sumber data yang sama secara serempak. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analysis Interactive Model dari Miles dan Huberman yang membagi kegiatan analisis menjadi beberapa bagian yaitu: pengumpulan data, pengelompokan menurut variabel, reduksi data, penyajian data, memisahkan outlier data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Berdasarkan analisis deskriptif menunjukan bahwa magang dalam konteks work-based learning sudah berjalan sesuai dengan karakteristik work-based learning. Dapat dilihat dalam persiapan magang (pembekalan) berupa sosialisasi kepada pebelajar, sehingga pebelajar menyadari akan pentingnya magang sebagai bekal pengalaman masuk ke dalam dunia industri yang merupakan dunia kerja nyata. Keseriusan menjalankan magang terlihat mulai dari monitoring pebelajar yang dijalakan secara maksimal. Evaluasi magang sebagai umpan balik untuk magang yang telah dijalankan (feedback) dan memberikan informasi yang diperlukan untuk menjalankan magang dimasa yang akan datang (feedforward) sudah dilaksanakan meskipun belum maksimal dilaksanakan, mulai dari tes wawancara hingga presentasi.
MODEL WORK-BASED LEARNING SEBAGAI KEMITRAAN UNTUK PERSIAPAN LULUSAN PERGURUAN TINGGI MEMASUKI DUNIA KERJA Abdul Haris Indrakusuma
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 1, No 01 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v1i01.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah Pola kemitraan work based learning di Perguruan Tinggi dan Kemitraannya dengan dunia kerja dalam melaksanakan pembelajaran work based learning sehingga menghasilkan lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Hal ini diharapkan bisa mewakili bahwa penerapan model work-based learning di Perguruan Tinggi memang sangat perlu dikembangkan karena merupakan bekal untuk menciptakan lulusan yang sudah punya kesiapan dalam memasuki dunia kerja. Metode pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi. peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yang berbeda untuk mendapatkan data dari sumber yang sama. Peneliti menggunakan obserasi, wawancara, dan dokumentasi untuk sumber data yang sama secara serempak. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analysis Interactive Model dari Miles dan Huberman yang membagi kegiatan analisis menjadi beberapa bagian yaitu: pengumpulan data, pengelompokan menurut variabel, reduksi data, penyajian data, memisahkan outlier data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Berdasarkan analisis deskriptif menunjukan bahwa magang dalam konteks work-based learning sudah berjalan sesuai dengan karakteristik work-based learning. Dapat dilihat dalam persiapan magang (pembekalan) berupa sosialisasi kepada pebelajar, sehingga pebelajar menyadari akan pentingnya magang sebagai bekal pengalaman masuk ke dalam dunia industri yang merupakan dunia kerja nyata. Keseriusan menjalankan magang terlihat mulai dari monitoring pebelajar yang dijalakan secara maksimal. Evaluasi magang sebagai umpan balik untuk magang yang telah dijalankan (feedback) dan memberikan informasi yang diperlukan untuk menjalankan magang dimasa yang akan datang (feedforward) sudah dilaksanakan meskipun belum maksimal dilaksanakan, mulai dari tes wawancara hingga presentasi.
PENGOLAHAN CITRA DENGAN MENGGUNAKAN WEB CAM PADA KENDARAAN BERGERAK DI JALAN RAYA Putri, Asti Riani
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 1, No 01 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.283 KB) | DOI: 10.29100/jipi.v1i01.18

Abstract

Dalam perkembangannya pengolahan citra sangat membantu untuk menyelesaikan masalah yang sering dihadapi oleh manusia pada ummnya .Image processing digunakan untuk keperluan teknologi khususnya dalam bidang computer vision.Untuk Penelitian ini digunakan metode segmentasi yang dapat membedakan antara obyek dengan bacground , Image processing merupakan suatu teknik  pengolahan gambar dari obyek.untuk mendeteksi adanya object yang berwarna merah dan kuning serta digunakan kamera digital sebagai masukan data. kamera digital akan merekam object  yang berupa mobil yang bergerak sebagai acuan dan mengirim data ke PC. Dalam pengolahan image processing dibutuhkan ketepatan dan keakuratan data serta pengetahuan tentang statistika karena pengolahan image ini berhubungan dengan pengolahan data.Hasil dari penelitian ini yaitu software dapat mendeteksi obyek berwarna merah dan kuning sehingga diketahui jenis mobil dari belakang.Kesimpulan dari penelitiaan ini adalah posisi kamera dan pencahayaan sangat berpengaruh terhadap penangkapan gambar object .Pemanfatan ke depan digunakan untuk pengembangan dalam bidang computer vision dengan membedakan objeck dengan background sehingga objeck terlihat 3D.
PENGOLAHAN CITRA DENGAN MENGGUNAKAN WEB CAM PADA KENDARAAN BERGERAK DI JALAN RAYA Asti Riani Putri
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 1, No 01 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v1i01.18

Abstract

Dalam perkembangannya pengolahan citra sangat membantu untuk menyelesaikan masalah yang sering dihadapi oleh manusia pada ummnya .Image processing digunakan untuk keperluan teknologi khususnya dalam bidang computer vision.Untuk Penelitian ini digunakan metode segmentasi yang dapat membedakan antara obyek dengan bacground , Image processing merupakan suatu teknik  pengolahan gambar dari obyek.untuk mendeteksi adanya object yang berwarna merah dan kuning serta digunakan kamera digital sebagai masukan data. kamera digital akan merekam object  yang berupa mobil yang bergerak sebagai acuan dan mengirim data ke PC. Dalam pengolahan image processing dibutuhkan ketepatan dan keakuratan data serta pengetahuan tentang statistika karena pengolahan image ini berhubungan dengan pengolahan data.Hasil dari penelitian ini yaitu software dapat mendeteksi obyek berwarna merah dan kuning sehingga diketahui jenis mobil dari belakang.Kesimpulan dari penelitiaan ini adalah posisi kamera dan pencahayaan sangat berpengaruh terhadap penangkapan gambar object .Pemanfatan ke depan digunakan untuk pengembangan dalam bidang computer vision dengan membedakan objeck dengan background sehingga objeck terlihat 3D.
METODE SIKLIS DAN ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM UNTUK PERAMALAN CUACA Sukmana, Farid; Rozi, Fahrur
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 1, No 01 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.689 KB) | DOI: 10.29100/jipi.v1i01.20

Abstract

Perubahan cuaca yang seringtidak menentu menjadikan cuaca tidak dapat diperkirakan kondisinya di masa yang akan datang. Sehingga dalam penelitian ini digunakan sebuah metode yang dapat meramalkan kondisi cuaca dalam rentang waktu beberapa bulan mendatang, yaitu Metode Siklis dan Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS) untuk peramalan cuaca. Data yang digunakan berasal dari BMKG Karangploso, Malang dengan menggunakan empat buah parameter yang mempengaruhi kondisi cuaca, yaitu suhu, tekanan udara, kelembapan udara, dan kecepatan angin. Selain penggunaan ANFIS dalam penelitian ini juga akan digunakan metode Siklis untuk meramalkan nilai parameter cuaca. Performa model ini dapat dimaksimalkan dengan menggunakan nilai laju pembelajaran 0.3 yang menghasilkan tingkat akurasi mencapai 76.67 %.

Page 1 of 32 | Total Record : 316