cover
Contact Name
Mislinawati
Contact Email
pesonadasar@fkip.unsyiah.ac.id
Phone
+6281319086578
Journal Mail Official
pesonadasar@fkip.unsyiah.ac.id
Editorial Address
Kampus PGSD Unsyiah JL. Sukarno Hatta, Lampeunurut Aceh Besar http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/PEAR/about/contact
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Pesona Dasar : Jurnal Pendidikan Dasar dan Humaniora
ISSN : 23379227     EISSN : 27156664     DOI : https://doi.org/10.24815/pear.v7i2.14753
Core Subject : Education,
Jurnal Pesona Dasar focuses on educational research, especially research on primary education. It invites educational researchers from all regions of Indonesia to share their knowledge on the development of primary educational research. This journal is published twice a year in April and October.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 4 (2015): Oktober 2015" : 8 Documents clear
SURVEY DAN PENYUSUNAN DATABASE BUDAYA ACEH Anwar Yoesuf
Jurnal Pesona Dasar Vol 1, No 4 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang Survey dan Penyusunan Data Base Budaya Aceh berlatarbelakang keinginan untuk mendokumentasi nlai-nilai yang terkandung di dalam budaya Aceh. Selain itu adanya satu keinginan untuk mengetahui persepsi/konsep masyarakat tentang budaya tradisional Aceh. Yang dimaksudkan dengan budaya Aceh adalah (1) kesenian, dan (2) permainan tradisional. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui apakah masayarakat masih terdapat kesenian dan permainan rakyat di tengah-tengah masyarakat. Jenis penelitian adalah kulaitatif dengan menggunakan pendekatan/metode deskriptif. Sementara itu instrumen penelitian yang digunakan adalah angket. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa aktifitas yang masih dilaksanakan dapat dibedakan kedalam (1) adat yang berhubungan dengan aktifitas mata pencaharian hidup; (2) upacara adat yang terkait dengan daur ulang (life cycle arragement). Sesuai dengan mata percaharian hidup, upacara yang masih dilaksanakan adalah (1) upacara yang berhubungan dengan petani padi yaitu upacara tabu bijeh (tanam bibit), luah blang (awal mengolah tanah); dan (2) sekitar nelayan tangkap, upacara yang masih dilaksanakan adalah khanduri Laot (pesta laut); dan peusijuk boat (tepung tawar). Kemudian sekitar daur ulang, upacara yang masih dilaksanakan adalah masa hamil, melahirkan, masa anak-anak, masa dewasa, dan masa tua.  Pada masa hamil ada dua acara yaitu pada 2 -3 bulan kehamilan ada upacara mee boh kaye (membawa buah-buahan) dan pada usia kehamilan 7-8 bulan upacara mee bu (membawa nasi); masa anak-anak ada beberapa upacara diantaranya masa balita upacara aqiqah, dan upacara peutron aneuk; masa anak-anak upacara mengantar anak untuk belajar mengaji (intat beut), dan sunat rasul; masa dewasa yaitu upacara perkawinan; dan masa tua, dimana dimaksudkan adalah upacara kematian.
AKHLAK DAN ETIKA DALAM ISLAM Syarifah Habibah
Jurnal Pesona Dasar Vol 1, No 4 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan ini untuk membahas akhlak dan etika dalam Islam. Banyak kita lihat generasi sekarang sudah kurang memperhatikan bagaimana mengimplementasikan akhlak yang mulia dalam pergaulan sehari-hari. Akhlak dan etika merupakan perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari yang telah melekat pada diri seseorang. Akhlak menyangkut hal yang berhubungan dengan perbuatan baik,  buruk, benar dan salah dalam tindakan seseorang manusia yang panutannya bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis Rasulullah saw. Sedangkan etika yang bersumber dari hasil budaya dan adat istiadat suatu tempat yang berlaku dalam suatu masyarakat. Metode penulisan ini adalah dengan metode Lebrary Riseach. Dalam tulisan ini penulis membahas tentang pengertian akhlak dan etika, hubungan manusia dengan Allah, hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Pembagian akhlak dalam tulisan ini menyangkut: 1). Akhlak terhadap Allah swt. 2). Akhlak terhadap Rasulullah. 3). Akhlak terhadap diri sendiri. 4). Akhlak terhadap keluarga. 5). Akhlak terhadap masyarakat. 6). Akhlak  terhadap tetangga.
SUPERVISI KEPALA SEKOLAH TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU Yoserizal Bermawi; Tati Fauziah
Jurnal Pesona Dasar Vol 1, No 4 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Supervisi Kepala Sekolah Terhadap Kompetensi Profesional Guru di SD Negeri Banda Aceh. Yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana cara Kepala Sekolah mengadakan supervisi terhadap kompetensi professional guru serta bagaimana supervisor menyelesaikan kesulitan-kesulitan yang dihadapinya dalam melaksanakan tugas dan pengaruh supervisi terhadap kompetensi professional guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan supervisi Kepala Sekolah terhadap kompetensi professional guru serta untuk mengetahui bagaimana supervisor menyelesaikan kesulitan-kesulitan yang dihadapinya dalam melaksanakan tugas dan pengaruh supervisi Kepala Sekolah terhadap kompetensi professional guru. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung ke tempat penelitian, mengedarkan angket dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Banda Aceh dengan jumlah populasi 16 orang.Mengingat populasi tidak terlalu banyak, maka seluruh objek penulis jadikan sampel atau total sampel.Pengolahan data dengan menggunakan skala Likert dan persentase.Dari hasil penelitian Kepala Sekolah melaksanakan supervisi terhadap kompetensi professional sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dan mampu menyelesaikan kesulitan-kesulitan yang dihadapinya dengan baik serta supervisi sangat berpengaruh terhadap kompetensi professional guru dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Kesimpulan yang diperoleh dengan adanya pelaksanaan supervisi Kepala Sekolah terhadap kompetensi professional serta mampu menyelesaikan kesulitan-kesulitan yang dihadapinya di sekolah dengan baik maka proses belajar mengajar di sekolah akan berjalan dengan lancar sehingga mutu pendidikan khususnya di SD Negeri Banda Aceh akan meningkat sesuai dengan yang diharapkan.
MODIFIKASI METODE DEMONTRASI MENGGUNAKAN MEDIA ANIMASI UNTUK MENCAPAI KETUNTASAN KLASIKAL Sulaiman ,; Ahmad Farhan; Lisa Umami
Jurnal Pesona Dasar Vol 1, No 4 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi Kenampakan Bumi dan Benda-Benda Langit merupakan salah satu pokok bahasan bersifat abstrak, sehingga sulit dipahami tanpa menggunakan media. Tulisan ini membahas hasil kajian terhadap modifikasi metode demontrasi menggunakan media animasi untuk mencapai ketuntasan klasikal pada materi pembelajaran Kenampakan Muka Bumi dan Benda-Benda Langit. 21 siswa kelas IV SD Negeri 8 Sabang berpartisipasi sebagai subjek penelitian. Keterbatasan populasi menyebabkan one-shot case study sebagai salah satu jenis eksperimen semu dengan rancang percobaan Pre Experimental diimplementasikan dalam penelitian. Hasil tes formatif; 85,71% siswa mencapai nilai standar (KKM = 70), sehingga disimpulkan modifikasi metode demontrasi menggunakan media animasi dapat mencapai ketuntasan klasikal siswa kelas IV SD Negeri 8 Sabang pada materi pembelajaran Kenampakan Muka Bumi dan Benda-Benda Langit.
HUBUNGAN KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA DENGAN PERILAKU VERBAL BULLYING Di SD NEGERI 40 BANDA ACEH Said Darnius
Jurnal Pesona Dasar Vol 1, No 4 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya kecerdasan interpersonal adalah salah satu akar penyebab tingkah laku yang tidak diterima secara sosial. Salah satu hal yang menyebabkan tinggi rendahnya kecerdasan interpersonal adalah perilaku verbal bullying. Penelitian ini mengangkat masalah bagaimanakah hubungan antara kecerdasan interpersonal siswa dengan perilaku verbal bullying di SD Negeri 40 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan interpersonal siswa dengan perilaku verbal bullying di SD Negeri 40 Banda Aceh. Hipotesis penelitian yakni terdapat hubungan antara kecerdasan interpersonal siswa dengan perilaku verbal bullying di SD Negeri 40 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 40 Banda Aceh dengan populasi sebanyak 135 siswa dan sampel sebanyak 101 siswa. Populasi diambil dari 5 kelas, yaitu kelas IVA, IVB, VA, VB, dan kelas VI. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup dari masing-masing variabel dengan menggunakan skala likert. Uji reliabilitas dan uji prasyarat analisis menggunakan SPSS 16.0. Pengujian hipotesis menggunakan uji korelasi Product Moment dengan bantuan SPSS 16,0. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh gambaran kecerdasan interpersonal siswa pada kriteria sedang dengan frekuensi relatif 80,2 % dan perilaku verbal bulying berada pada kriteria rendah dengan perolehan 67,33 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan interpersonal siswa dengan perilaku verbal bulying di SD Negeri 40 Banda Aceh. Terbukti dari hasil analisis korelasi antara kecerdasan interpersonal siswa dengan perilaku verbal bullying diperoleh nilai korelasi -0,390. Ini berarti bahwa terdapat hubungan negatif antara kecerdasan interpersonal siswa dengan perilaku verbal bullying. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kecerdasan interpersonal siswa, maka semakin rendah perilaku verbal bullying.
PENGARUH LATIHAN BEBAN SQUAT TERHADAP POWER TENDANGAN MAWASHI GERI PADA ATLET KEMPO ACEH TAHUN 2015 Awaluddin ,
Jurnal Pesona Dasar Vol 1, No 4 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Latihan Beban Squat Terhadap Power Tendangan Mawashigeri Pada Atlet Kempo Aceh Tahun 2015”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Latihan Beban Squat Terhadap Power Tendangan Mawashigeri Pada Atlet Kempo Aceh Tahun 2015. Sampel dalam penelitian ini adalah atlet Kempo Aceh yang berjumlah 8 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara totalsampling, yaitu sampel diambil seluruhnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) tes tendangan mawashigeri dilakukan dengan cara melakukan tes leg dynamometr. Data diolah dengan menggunakan rumus statistik dalam bentuk perhitungan nilai rata-rata, standar deviasi, dan uji dua rata-rata (ttes). Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat Pengaruh Latihan Beban Squat Terhadap Power Tendangan Mawashigeri Pada Atlet Kempo Aceh Tahun 2015 dengan nila rata-rata sebesar 9,4375 kg, dengan pengujian t-tes sebesar 0,377 kg dan t-tabel sebesar 0,131, demikian jelas bahwa t-tes lebih besar daripada t-tabel, dapat disimpulkan bahwa latihan beban squat (X) terhadap peningkatan power tendangan mawashigeri (Y) adalah signifikan. Maka hipotesis yang menyatakan bahwa terdapat Pengaruh Latihan Beban Squat Terhadap Power Tendangan Mawashigeri Pada Atlet Kempo Aceh Tahun 2015 dapat diterima kebenarannya. Saran dari penelitian ini adalah apabila latihan dilakukan sesuai dengan pengertiannya dan konsepnya maka akan ada peningkatan kualitas fisik, teknik dan mental dalam diri atlet.
PELAYANAN PENDIDIKAN YANG BERKUALITAS DI ERA GLOBAL DALAM MENGEMBANGKAN POTENSI PESERTA DIDIK SECARA MAKSIMAL Nurhaidah ,; M. Insya Musa
Jurnal Pesona Dasar Vol 1, No 4 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu problem mendasar yang dihadapi bangsa Indonesia selama ini adalah lemahnya moralitas kolektif sebagai refleksi kegagalan pendidikan nasional. Hal ini -antara lain- sebagai dampak sistemik pendidikan yang abai terhadap dimensi karakter (watak) sebagai modal vital daya saing SDM di kancah global. Karena itu agenda reformasi pendidikan yang komprehensif-integratif merupakan keniscayaan atas kegagalan pendidikan dalam menghasilkan SDM yang berkualitas dan bermartabat. Permasalahannya adalah apakah Pelayanan Pendidikan Yang Berkualitas Dapat Mengembangkan Potensi Peserta Didik Secara Maksimal ? Tujuannya adalah untuk mengetahui Pelayanan Pendidikan Yang Berkualitas dalam Mengembangkan Potensi Peserta Didik Secara Maksimal . Karya ilmiah ini menggunaakan metode library recearch dengan pendekatan deskriptif Pendidikan karakter dalam konteks ini adalah suatu system penanaman nilai-nilai karakte (watak) kepada warga sekolah yangmeliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama, lingkungan, maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia insan kamil. Untuk itu, semua kompone(stakeholders) harus dilibatkan dalam ‘proyek bersama’ ini secara sinergis sehingga pendidikan karakter ini akan membawa peserta didik ke arah pengenalan nilai-nilai unggul, tidak saja secara kognisi, tetap  juga penghayatan sekaligus pengamalan nilai-nilai tersebut secara nyata menuju terciptanya generasi bermartabat. Kata Kunci: Pendidikan watak (karakter), Pembangunan SDM, Era global, Indonesia bermartabat Bangsa Indonesia dewasa ini sedang mengalami patologi sosial yang kronis. Sebagian masyarakatnya tercerabut dari peradaban ketimuran yang terkenal dengan wataknya yang santun, toleran, bermoral, dan beragama (Dimyati dkk.., 2008). Oleh karenanya, pengembangan SDM dan peningkatan kualitas SDM khususnya dalam bidang mental, moral, dan spiritual harus dilaksanakan secara sinergis dan optimal.  Salah satu pengembangan mental dan moral adalah dengan memberikan pendidikan karakter atau pendidikan watak. Pendidikan karakter (character building) juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas moral SDM sehingga tercapai keseimbangan.
KENDALA YANG DIHADAPI GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR MATEMATIKA DI SD NEGERI GANI KABUPATEN ACEH BESAR Hasmiana Hasan
Jurnal Pesona Dasar Vol 1, No 4 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul ”Kendala yang dihadapi Guru dalam Proses Belajar Mengajar Matematika di SD Negeri Gani Kabupaten Aceh Besar” ini mengangkat masalah apa saja kendala yang dihadapi guru-guru SD Negeri Gani Kabupaten Aceh Besar dalam mengajar matematika. Dalam pelaksanaan pengajaran matematika di tingkat sekolah dasar guru-guru yang mengajar mata pelajaran matematika dituntut mampu menguasai materi matematika secara baik dan benar, menguasai metode-metode mengajar, mampu menggunakan alat peraga untuk mempercepat pemahaman siswa terhadap konsep yang dimaksudkan dan dapat mengelola kelas dengan baik sehingga tercipta suasana belajar yang nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala yang dihadapi guru dalam mengajar matematika di SD Negeri Gani Kabupaten Aceh Besar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru matematika di SD Negeri Gani Kabupaten Aceh Besar yang berjumlah 10 orang yaitu guru matematika kelas I1, I2, II1, II2, III, IV1, IV2, V1, V2 dan VI di SD Negeri Gani Kabupaten Aceh Besar. Dari seluruh populasi peneliti mengambil keseluruhannya menjadi sampel dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, angket dan wawancara. Teknik pengolahan data adalah dengan menganalisis semua data yang diperoleh selama penelitian, data-data angket ditabulasikan kemudian mengambil kesimpulan umum berdasarkan jawaban yang terbanyak. Dalam hal ini analisis data menggunakan rumus presentase Dari hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian guru yang mengajar matematika di SD Negeri Gani Kabupaten Aceh Besar mengalami kesulitan dalam pelaksanaan pengajaran matematika, diantaranya disebabkan karena guru kurang memiliki wawasan luas tentang materi matematika, kurang media pembelajaran dan sulitnya guru dalam mengelola kelas karena jumlah siswa terlalu banyak dalam satu kelas. iv

Page 1 of 1 | Total Record : 8