cover
Contact Name
I Nyoman Laba Jayanta
Contact Email
laba.jayanta@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
editor.jp2@undiksha.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pendidikan Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran
ISSN : 26143909     EISSN : 26143895     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jp2
Core Subject : Education,
JURNAL PEDAGOGI DAN PEMBELAJARAN aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Articles 179 Documents
ANALISIS DAMPAK PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT DALAM PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA Prasetyo, Atik Heru; Prasetyo, Singgih Adi; Agustini, Ferina
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v2i3.19332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dampak pemberian Reward dan Punishment dalam Proses pembelajaran matematika siswa kelas V SD Pangudi Luhur Vincentius Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Untuk mengetahui dampak yang dihasilkan peneliti melakukan observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Hasil menunjukan dalam ranah kognitif memperoleh 69,23% termasuk kategori tinngi, ranah afektif sebesar 76,92% termasuk kategori tinngi, ranah psikomotorik sebesar 84,61% termasuk kategori tinngi. Dampaknya yaitu 1) Memicu siswa untuk berkompetisi, 2) Memotivasi belajar siswa dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal, 3) Kemampuan belajar siswa dapat menyebar dan merata keseluruh siswa, disebabkan adanya unsur psikologis dalam kompetensi ditambah  adanya unsur kesepahaman pengetahuan pada diri siswa, 4) Ikatan emosional siswa dengan guru berkembang. Kesimpulanya bahwa pemberian reward dan punishment membuat siswa antusias dan termotivasi dalam pembelajaran matematika. Saran yang peneliti sampaikan yaitu supaya pemberian reward dan punishment dapat digunakan sebagai salah satu alternatif guru dalam mengajar. Kata Kunci: Analisis, Reward dan Punishment, Matematika
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MENULIS BAHASA INGGRIS Swabudanta, I Wayan Oka
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v2i3.19281

Abstract

Dalam belajar bahasa, ada empat ketrampilan yang perlu dikembangkan yaitu menyimak (listening), berbicara (speaking), membaca (reading), dan menulis (writing).  Dari keempat ketrampilan dia atas siswa masih kesulitan terutama pada ketrampilan menulis. Hal ini disebabkan karena beberapa hal, diantaranya : minimnya penguasaan grammar, minimnya penguasaan kosakata (vocabulary mastery), dan ketergantungan siswa kepada guru.Sehingga perlu diadakan inovasi pembelajaran untuk meningkatkan respon dan prestasi belajar siswa.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan respon siswa dan peningkatan prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas XI.AP 1 SMK Negeri 1 Tegallalang melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Dalam penelitian ini menggunakan tahapan siklus dan tiap siklus terdiri dari empat ahap yaitu perencanaan, pelaksanaan rindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi.  Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI.AP 1 SMK Negeri 1 Tegallalang tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 38 orang. Dalam pengumpulan data metode yang digunakan adalah metode observasi dan tes hasil belajar. Setelah data yang diharapkan terkumpul semuanya   maka dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan respon dan prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas XI.AP 1 SMK Negeri 1 Tegallalang tahun pelajaran 2016/2017. Kata Kunci: Prestasi  belajar, kooperatif tipe STAD
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA Sumertha, I Gede
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v2i2.17908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) dalam meningkatkan hasil belajar IPA Siswa Kelas VI Semester I SD Negeri 3 Banjar Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan rancangan siklustis. Subyek penelitian terdiri dari 27 orang siswa kelas VI.  Objek penelitian yang disasar adalah hasil belajar siswa. Setelah data terkumpul, kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil Analisis data dalam penelitian ini menyatakan rerata hasil belajar pada prasiklus sebesar 69,07, siklus I sebesar 74,63, dan siklus II 81,85. Secara berurut dari pasiklus ke siklus I, prasiklus ke siklus II, dan siklus I ke siklus II terjadi peningkatan   sebesar 5,56 poin, 12,78 poin dan 7,22 poin. Demikian pula terdapat peningkatan prosentase siswa yang nilai hasil belajarnya memenuhi KKM dari prasiklus, siklus I, dan siklus II, yaitu 51,85%; 85,19%, dan 88,89%.  Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dapat meningkatkan hasil belajar IPA Siswa Kelas VI Semester I SD Negeri 3 Banjar Tengah pada tahun pelajaran 2017/2018.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN DESAIN GRAFIS VEKTOR Suarbawa, I Putu
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v2i1.17608

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Desain gravis vektor pada siswa kelas X DKV SMK Negeri 1 Sukasada Semester Ganjil tahun pelajaran 2017/2018 dengan penerapan model pembelajaran  Kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas X DKV SMK Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 28 orang. Data dianalisis menggunakan kuantitaif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan Terjadi peningkatan hasil belajar Desain gravis vektor siswa pada siklus I dengan rata-rata sebesar 78,7  yang termasuk ke dalam kategori kurang, dengan sedangkan ketuntasan klasikal sebesar 35,7 %. Sedangkan pada siklus II rata-rata Desain gravis vektor  siswa sebesar 89,6 yang termasuk klasifikasi baik, dan ketuntasan klasikal sebesar 100% dari 28 siswa. Dari analisis data di atas model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar Desain gravis vektor siswa. Kata Kunci: Hasil belajar Desain gravis vektor, model pembelajaran kooperatif tipe STAD
Penggunaan Teknik Think Pair Share dan Teknik Index Card Match Dalam Lesson Study Mampu Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dewi, Ketut Rosita; Dharsana, I Ketut
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v3i2.26554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan yang signifikan terhadap hasil belajar tematik siswa kelas VA SD, setelah mendapatkan perlakuan berupa teknik think pair share dan teknik index card match melalui lesson sudy dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan teknik konvensional. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Randomized Control Trials (RCTs). Adapun populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VA SD. Pemilihan siswa pada kelompok eksperimen dan kontrol dilakukan dengan cara random sehingga masing-masing kelompok baik kelompok eksperimen dan kelompok kontrol mendapatkan siswa sebanyak 13 orang. Data hasil belajr tematik siswa dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes berbentuk tes pilihan ganda yang berjumla 30 butir soal. Analisis data menggunakan uji-t dengan rumus Levenes Test. Rata-rata hasil belajar tematik siswa pada kelompok eksperimen yang dibelajarkan menggunakan teknik think pair share dan teknik index card match melalui lesson study lebih besar dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (22,85>18,62). Berdasarkan hasil analisis data uji hipotesis menggunakan SPSS 22.00 pada tabel keputusan pada nilai Sig (2-tailed) di peroleh nilai 0,009 yang artinya nilai signifikansi (2-tailed) < 0,05. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar tematik antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan teknik think pair share dan teknik index card match melalui lesson study dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dapat disimpulkan bahwa teknik think pair share dan teknik index card match melalui lesson study berpengaruh terhadap hasil belajar tematik siswa kelas VA di SD.
“Yutu Gisel” Sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Biologi Sel Sunaya, I Gusti Putu
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v3i1.24363

Abstract

Yutu Gisel adalah akronim dari  ”Youtube Biologi Sel.com”  yang merupakan strategi pemecahan masalah guru dengan menggunakan  media pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas  dan hasil belajar  biologi tentang ”Sel” siswa Kelas XI-MIPA di SMA Negeri 1 Kuta Selatan. Youtobe Biologi Sel.com sebagai media pembelajaran Biologi Sel di kelas XI dengan materi pokok biologi sel; 1) komponen kimiawi penyusun sel, 2) struktur dan fungsi bagian-bagian sel, 3) kegiatan sel sebagai unit struktural dan fungsional makhluk hidup, 4) tranpor membrane, 5) sintesis protein untuk menyusun sifat morfologis dan fisiologis sel, dan 6) reproduksi sel sebagai kegiatan untuk membentuk morfologi tubuh dan memperbanyak tubuh. Data hasil penelitian berupa  data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar/ulangan formatif, sedang aktivitas belajar siswa  dikumpulkan dengan blanko observasi  tipe likert skala lima, dengan masing-masing kriteria penilaian : sangat aktif, aktif, cukup aktif,  kurang aktif , sangat kurang aktif dengan dianalisis secara deskriptif. Dengan penggunaan media Youtobe Biologi Sel.com dapat ditemukan bahwa kombinasi  Yout.com dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pada Pelajaran Biologi Sel Siswa Kelas XI MIPA Semester I SMA Negeri 1 Kuta Selatan sejak Tahun Pelajaran 2017/2018 sampai dengan Tahun Pelajaran 2019/2020.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TGT BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARD TERHADAP HASIL BELAJAR IPA Gunarta, I Gd
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v1i2.19338

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model TGT (Teams Games Tournament) berbantuan media Question Card dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional pada siswa kelas III SD Gugus IV Kecamatan Petang Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan desain Nonequivalent post-test only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD Gugus IV Kecamatan Petang Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 79 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik Random Sampling yaitu: siswa kelas III SDN 1 Pelaga yang berjumlah 24 orang siswa dan siswa SDN 2 Pelaga yang berjumlah 20 orang siswa. Metode pengumpulan data hasil belajar IPA menggunakan metode tes berupa instrumen pilihan ganda objektif. Data hasil belajar IPA dianalisis  meggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media Qustion Card dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 3,69> ttabel = 2,021 dengan db = 42 dan taraf signifikansi 5%. Dengan nilai rata-rata kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yaitu: 22,29 > 17,9. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) berbantuan media Question Card berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas III SD Gugus IV Kecamatan Petang Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci: TGT,  Question Card,  IPA.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA Darsani, Luh
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v2i3.19293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Negeri 3 Penuktukan Semester I melalui penerapan Model pembelajaran Berbasis Masalah tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa KELAS V SD Negeri 3 Penuktukan tahun pelajaran 2018/2019 sebanyak 19 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran Berbasis Masalah ini menunjukkan bahwa Pada siklus pertama, rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 67 Dengan rincian 12  siswa atau 63,16% kategori  memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 65,sedangkan 7 orang siswa atau 36,84 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 7 orang siswa yang belum tuntas. Daya serap siswa 67 %,  ketuntasan klasikal sudah terpenuhi. Pada siklus kedua, rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78 dengan daya serap siswa adalah 78%. Tidak terdapat nilai siswa katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM IPA untuk  kelas V adalah 65.Semua siswa mendapat nilai sama dengan KKM ke atas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Berbasis Masalah dapat Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa KELAS V SD Negeri 3 Penuktukan tahun pelajaran 2018/2019. Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Berbasis Masalah dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Kata Kunci: Hasil Belajar,  IPA, Model Pembelajaran Berbasis Masalah
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TGT DENGAN MEDIA POP UP TERHADAP HASIL BELAJAR KELAS IV TEMA 6 CITA-CITAKU SUBTEMA 3 Rusmiati, Ririn; Nugroho, Ary Susatyo
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v2i2.17914

Abstract

Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh untuk meningkatkan hasil belajar tema 6 subtema 3 atau tidaknya model pembelajaran TGT dengan media Pop Up . Penelitian ini merupakan penelitian True Experimental Design jenis kuantitatif. Penelitian ini menggunakan Posttest-only Control  Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IVA dan IVB SD Kusuma Bhakti Semarang  berjumlah 35 siswa tahun ajaran 2018/2019. Intrumen yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan tes. Analisis Data menggunakan Teknis analisis data peneliti menggunakan uji normalitas dan uji himogenitas, (uji-t). Uji normalitas digunakan untuk mengetahui kelas tersebut berdistribusi normal atau tidak. Uji homogenitas digunakan untuk mengetahui apakah varians homogen apa tidaknya. Uji t-test digunakan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar. Hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pemeblajaran TGT dengan media Pop Up dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV tema 6 subtema 3 pembelajaran 1-3. Hal ini dapat dilihat Hal tersebut dilihat dari hasil perhitungan uji-t dengan taraf signifikan = 5% Dengan menggunakan uji-t dua pihak didapatkan nilai sebesar 3,038  denga =  1,995   Karena > yaitu 1,995 >  3,038    Dengan demikian ditolak dan  diterima. Artinya ada perbedaan hasil belajar antara pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran TGT  dengan media Pop Up dengan model pembelajaran konvensional pada tema 6 subtema 3 pembelajaran 1-3.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MATERI POKOK KEUNIKAN HUTAN HUJAN TROPIS MELALUI PENERAPAN METODE EKSPERIMEN Puspayani, Desak Nyoman
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v2i1.17615

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pencapaian hasil belajar biologi dengan materi  keunikan hutan-hutan tropis, bagi siswa kelas X semester I SMA Negeri 1 Sukawati tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Sukawati dengan jumlah siswa 30 orang. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, tiap siklus dalam penelitian meliputi empat langkah yaitu (1)  perencanaan (planning), (2) pelaksanaan (acting), (3) observasi (observing), (4) refleksi (reflecting). Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar Biologi. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil  yang dicapai dalam penelitian ini adalah rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 78 sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 83. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa: dengan menerapkan metode eksperimen dalam pembelajaran  biologi dapat meningkatkan hasil  belajar siswa kelas X Semester I SMA Negeri  1 Sukawati secara signifikan.

Page 1 of 18 | Total Record : 179