cover
Contact Name
M. Syaifuddin S.
Contact Email
syaifuddin@stkipjb.ac.id
Phone
+6281456060279
Journal Mail Official
corcysseminar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pattimura III/20 Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Conference on Research and Community Services
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : -     EISSN : 26861259     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
CORCYS merupakan konferensi tahunan bersifat nasional yang diadakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STKIP PGRI Jombang yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk prosiding. Fokus artikel hasil penelitian dan pengabdian yang akan diterbitkan adalah artikel penelitian dan pengabdian kepada masyarakakt bersifat umum yang mencakup; 1) Pendidikan 2) Ekonomi dan Bisnis, 3) Sosial Humaniora, 4) Saintek, 5) Kesehatan, dan 6) Hukum
Articles 373 Documents
PENGARUH METODE EMODEMO MODUL ASI SAJA CUKUP TERHADAP PELAKSANAAN ASI EKSKLUSIF 1-3 HARI POSTPARTUM. Wahida Yuliana; Bawon Nul Hakim
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EMODEMO (Emotional Demonstration) adalah sebuah panduan kegiatan yang sangat partisipatif yang bertujuan untuk menyampaikan pesan sederhana dengan cara menyenangkan dan atau menyentuh emosi, menggunakan alat peraga sehingga membuatnya mudah diingat dan inovatif dibandingkan dengan strategi perubahan perilaku sebelumnya (Mahani, Dkk. 2017). Modul emodemo salah satunya adalah terkait pemberian ASI saja cukup melalui metode yang interaktif, menyenangkan dan dapat menjadi pilihan dalam permasalahn terkait praktek ASI ekslusif.. Masalah dalam pemberian ASI di Indonesia berdasarkan hasil analisis Riskesdas 2013 antara lain presentasi bayi yang menyusu eksklusif enam bulan sebesar 15,3%, presentase  inisiasi menyusu dini kurang dari satu jam setelah lahir sebesar 29,3%, sebagian besar bayi mulai disusui pada kisaran waktu 1-6 jam setelah lahir, persentase proses menyusui bayi setelah 48 jam sebesar 11,1 % (Astuti, dkk., 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Metode Emodemo Modul ASI saja Cukup  terhadap pelaksanaan ASI eksklusif hari 1-3. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasy experimental. Populasinya adalah ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Kraksaan. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah uji statistik chi-square tingkat kemaknaan 95% (alpha 0,05). Hasil uji statistik menggunakan SPSS didapatkan p value 0,000 < 0,05 yang artina terdapat pengaruh emodemo modul ASI saja cukup terhadap pemberian ASI eksklusif 1-3 hari. Metode ini sangat penting untuk dapat merubah perilaku masyarakat khususnya terkait pelaksanaan ASI eksklusif. Saran untuk tenanga kesehatan dan semua pihak untuk mendukung kegiatan emodemo yang mampu merubah perilaku sehingga cakupan asi eksklusif mencapai target pemerintah
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN Dewi Pramita; Shanti Nugroho Sulistyowati
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan saat ini perlu mendapat perhatian baik dari pemerintah maupun masyarakat, agar mutu pendidikan di Indonesia dapat bersaing dengan negara lain. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan, perlunya memperbaiki aktivitas belajar siswa dengan harapan dapat berdampak baik pada hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK), dengan tahapan pada tiap siklusnya meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Penelitian ini dimulai dengan tahapan pra siklus, selanjutya dilaksanakan siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas XI IPA 1 MAN 7 Jombang sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan lembar observasi aktivitas belajar siswa dan guru, yang dilakukan dengan cara mengamati guru dan siswa selama pelaksanaan metode pembelajaran demonstrasi pada saat mengajar mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan. Berdasarkan hasil penelitan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran demonstrasi dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa, dengan melihat perbandingan data siklus I dan siklus II
MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS KELAS VII-8 MTSN 1 MEDAN 2018/2019 Imla Rumonda Pohan
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi nilai ulangan harian IPS di kelas VII-8 MTsN 1 Medan dengan rata-rata sebesar 68,80 yang berarti bahwa masih di bawah ketuntasan kriteria minimal (KKM) yaitu sebesar ≥76 maka perlu diadakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VII-8 MTs Negeri 1 Medan semester genap 2018/2019 yang berjumlah 42 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VII-8 MTsN 1 Medan  Tahun Ajaran 2018/2019 melalui penerapan model Think Pair and Share. Melalui model pembelajaran Think Pair and Share diharapkan dapat lebih mempermudah pemahaman materi pelajaran yang diberikan dan nantinya dapat mempertinggi kualitas proses pembelajaran yang selanjutnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Kemmis & Mc Taggart. Metode Pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, post-test, dan wawancara. persentase hasil belajar siswa yang pada kegiatan pra-siklus ke siklus 1 mengalami peningkatan yang awalnya 54,76% menjadi 78,57%  dengan hasil perolehan nilai N-gain  sebesar 0,367 yang berarti peningkatan dalam kategori sedang. Kemudian hasil belajar dari siklus 1 mengalami peningkatan  pada siklus 2 yaitu menjadi 83,33% dengan hasil perolehan nilai N-gain sebesar 0,325 yang berarti peningkatan dalam kategori sedang.sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair and Share dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VII-8 MTsN 1 Medan  Tahun Ajaran 2018/2019.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA TINGKAT PENDIDIKAN MASYARAKAT DI DESA MADE KECAMATAN KUDU KABUPATEN JOMBANG Nia Agustina; Santri Salam
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah cara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu berfikiran logis, analisis, sistematis, dan kritis dalam mewujudkan cita-cita bangsa. Alasan pemilihan topik ini berawal dari rasa keingintahuan terhadap hal-hal yang menjadi latar belakang mengapa banyak masyarakat Desa Made yang tidak melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya pendidikan yang ada pada Desa Made dan Bagaimana pandangan masyarakat Desa Made terhadap pentingnya pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan melakukan observasi, wawancara dan studi dokumen. Dengan fungsi triangulasi sumber hasil penelitian adalah faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya tingkat pendidikan masyarakat Desa Made antara lain faktor motivasi individu, kondisi sosial, kondisi ekonomi, motivasi orang tua, serta budaya dan pandangan masyarakat Desa Made terhadap pentingnya pendidikan masih terbilang kurang, terlihat dari kepeduliannya untuk menyekolahkan anaknya belum menjadi suatu hal yang utama. Dengan adanya penelitian ini diharapkan masyarakat lebih memahami pentingnya pendidikan agar tercipta sumber daya manusia yang lebih berkualitas
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS VERBAL SISWA BERKEPRIBADIAN INTROVET DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA Veny Fatimatuz Zahro; Abdul Rozak
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis dapat diartikan sebagai suatu kemampuan siswa dalam menyampaikan sesuatu yang diketahuinya melalui peristiwa dialog atau saling hubungan yang terjadi di lingkungan kelas, dimana terjadi pengalihan pesan yang berkaitan dengan matematika. Khususnya dalam menyelesaiakan soal matematika diperlukan komunikasi secara verbal yaitu lisan dan tertulis. Melalui komunikasi guru dapat memahami kemampuan siswa dalam menginterpretasikan dan mengekspresikan pemahamannya tentang konsep dan proses matematika yang mereka pelajari. Faktor yang mempengaruhi komunikasi salah satunya yaitu tipe kepribadian. Menurut teori Jung, tipe kepribadian ada dua yaitu intovet dan ekstrovet. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu 2 siswa berkemampuan tinggi yang memiliki tipe kepribadian introvet. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, tes tertulis, angket, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan triangulasi waktu untuk menguji keabsahan data. Data yang diperoleh dianalisis berdasarkan indikator kemampuan komunikasi matematis secara tertulis maupun lisan yang telah dibuat oleh peneliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek pertama menuliskan dan menjelaskan penyelesaian soal dengan sistematis dan rinci serta menuliskan kesimpulan dengan bahasa sendiri. Subjek kedua menuliskan dan menjelaskan penyelesaian soal dengan sistematis sesuai dengan penalarannya dan menuliskan kesimpulan dengan bahasa sendiri. Adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai sikap yang harus diambil oleh guru dalam menyikapi siswa yang memiliki tipe kepribadian introvet.
IMPLEMENTASI MODEL BANTUAN HUKUM TERHADAP KAUM MARGINAL DI KAMPUNG PEMULUNG KOTA SURABAYA BERBASIS KEADILAN Asri Wijayanti; Slamet Suhartono; Kaharudin Putera Samudra; Aldiansyah Pratama
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian bantuan hukum bagi kaum marginal di Kota Surabaya terasa sulit dan belum mencapai rasa keadilan. Ada dua faktor penyebabnya yaitu faktor pembentukan hukum (adanya multitafsir atas rumusan substansi dan prosedur dari UU 16/2011) dan faktor rendahnya penegakan hukum (belum dapat dirasakan secara merata oleh kaum marginal). Tujuan penelitian ini adalah menerapkan model bantuan hukum melalui pendampingan  jejaring personal terhadap kaum marginal yang berhadapan dengan hukum di kampung pemulung kota Surabaya untuk mencapai rasa keadilan. Penelitian socio legal ini, menggunakan metode pendekatan research and development pada lingkungan masyarakat penerima pinjaman lunak binaan Seksi Kewanitaan Masjid Ummul Mu’minin Surabaya yang berada di kampung pemulung  (makam Rangkah) kota Surabaya. Hasil penelitian ini adalah implementasi  model bantuan hukum terhadap kaum marginal yang berhadapan dengan hukum di kampung pemulung kota Surabaya, khususnya tentang izin tinggal melalui pendampingan personal akan dapat menjadi alternatif solusi untuk mencapai keadilan sosial. Rekomendasi Pemerintah Kota Surabaya diharapkan memberikan alternatif tempat tinggal yang layak huni  yang terjangkau pada masyarakat kampung pemulung nantinya apabila dilakukan relokasi
MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS ASET LOKAL DI DAERAH TERTINGGAL KABUPATEN TRENGGALEK Tranggono, Didiek; Firdaus N, Praja; Trisna P, Andre Yusuf
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Trenggalek merupakan sebuah wilayah yang berada di bagian selatan Provinsi Jawa Timur. Sebagaimana banyak daerah lainnya, karena posisi geografis yang terletak di selatan, Kabupaten Trenggalek termasuk daerah berkembang yang kemajuannya terkesan lambat. Apalagi di beberapa sudut kabupaten, masih terdapat desa-desa tertinggal. Desa Tegaren dulunya adalah desa dengan status IDT (Inpres Desa Tertinggal), yang kemudian sering mendapatkan bantuan dari pemerintah. Sedangkan Desa Winong merupakan tetangga desa Tegaren, juga termasuk dalam desa tertinggal. Sementara itu Desa Tasikmadu di Kecamatan Watulimo adalah prototipe desa pesisir yang masih tergolong tertinggal walaupun terletak di kawasan wisata pesisir. Penelitian yang telah kami lakukan merupakan pengembangan model ABCD (Asset Based Community Development) oleh Christopher Dureau yang fokus pada pemanfaatan aset. Untuk menentukan pengembangan metode ABCD, penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mix method) dengan instrumen wawancara, observasi, dan penyebaran kuisioner. Penelitian ini akan berfokus pada pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di desa tertinggal Kabupaten Trenggalek dengan berfokus pada aset desa. Masalah yang kemudian timbul adalah baik Desa Tasikmadu, Winong, maupun Tegaren adalah tipikal desa yang masih belum memiliki atau belum memaksimalkan aset desa yang mereka miliki. Temuan sementara oleh tim peneliti adalah bahwa pemberdayaan masyarakat desa tertinggal sangat ditopang oleh tingkat pendidikan dan sistem lembaga kepemimpinan yang kuat
PEMBELAJARAN DAN PEMEROLEHAN BAHASA KEDUA MAHASISWA ASING PROGRAM DARMASISWA DI IKIP BUDI UTOMO MALANG Azza Aulia Ramadhani; Nurwakhid Muliyono; Endang Setyowati
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap mahasiswa asing yang mengikuti program Darmasiswa berasal dari negara yang berbeda-beda sehingga mereka memiliki keunikan masing-masing pada tiap pemerolehan bahasa dan tingkat penguasaan bahasanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses pembelajaran bahasa kedua, pemerolehan bahasa kedua, dan tingkat penguasaan bahasa Indonesia mahasiswa asing program Darmasiswa di IKIP Budi Utomo Malang. Data dikumpulkan dengan dokumentasi, kemudian data dianalisis dengan teknik deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian unu adalah ditemukan (1) pembelajaran bahasa Indonesia dilakukan dengan metode drilling dan masukan bahasa, (2) proses pemerolehan bahasa kedua mahasiswa asing program Darmasiswa berlangsung secara sadar dan alamiah; dan (3) perkembangan tingkat penguasaan bahasa dapat diamati melalui perkembangan penguasaan fonologis, sintaksis, dan semantik.  Berdasarkan temuan dan pembahasan penelitian, saran yang diajukan dirumuskan sebagai berikut. Pengajar Darmasiswa sebaiknya menerapkan metode pembelajaran yang lebih variatif di dalam kelas sehingga pembelajaran bahasa Indonesia lebih menyenangkan dan meningkatkan minat belajar mahasiswa asing. Selain itu, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai tumpuan dalam menyusun latihan dan materi ajar.
TETESI PADA BAHAN AJAR TEORI DAN SEJARAH SASTRA Sriwulandari, Yunita Anas
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran pada saat ini tidak hanya terfokus pada ceramah dan diskusi. Pembelajaran berkualitas bergantung dari motivasi kreativitas pengajar, pembelajaran yang memiliki motivasi ditunjang dengan mengajar yang mampu memfasilitasi yang membawa pada keberhasilan pencapaian target belajar. Mulai dari pendekatan, metode, media hingga pada soal yang diberikan pada mahasiswa untuk mencapai target. Soal yang disajikan juga menarik untuk diselesaikan, agar pembelajaran tidak monoton. Pembelajaran pada mata kuliah teori dan sejarah sastra adalah mengenal tentang pujangga sastra pada zamannya yang dituangkan dalam tetesi (teka-teki silang) yang diterapkan pada mata kuliah teori dan sejarah sastra. Teka-teki silang dibuat semenarik mungkin untuk pembelajaran mata kuliah teori dan sejarah sastra. Metode penelitian yang digunakan adalah adaptasi dari borg dan gall menggunakan model pengembangan Research and Development. Penelitian dan pengembangan akan menghasilkan suatu produk yang layak dan menarik, serta memungkinkan untuk diterapkan sebagai sumber belajar peserta didik. Berdasarkan hasil pengembangan menggunakan soal tetesi, menghasilkan pembelajaran yang menyenangkan untuk berpikir dan siap diimplementasikan pada mata kuliah lainnya.
REPRESENTASI MATEMATIS SISWA DENGAN MINAT TINGGI PADA TEKA-TEKI DALAM MENYELESAIKAN TEKA-TEKI MATEMATIKA VISUAL Lailatul Mubarokah; Indah Silvia Hadi; Siti Nuriyatin
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Representasi matematika akan digunakan oleh setiap siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Jenis representasi matematika yang digunakan oleh setiap siswa biasanya bergantung pada kesukaan da kebiasaan masing-masing siswa. Jenis-jenis representasi matematis yang dapat digunakan oleh siswa dalam  menyelesaikan masalah matematika sangat beragam. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan representasi siswa yang digunakan untuk menyelesaikan teka-teki matematika yang disajikan dalam representasi visual. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 3 Candi. Subjek penelitian dipilih sebanyak 2 siswa dengan skor angket dengan kategori tinggi. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar angket minat siswa pada teka-teki dan lembar tes yang berisi 1 soal teka-teki yang disajikan dalam jenis representasi visual. Hasil yang diperoleh S1 tidak menunjukkan jawaban yang tepat, sedangkan jawaban yang diperoleh S2 menunjukkan jawaban yang tepat tetapi benar atau tidaknya jawaban yang diperoleh subjek bukan hal utama yang akan dibahas dalam penelitian ini. Ha utama yang akan dibahasdalam penelitian ini adalah representasi yang ditunjukkan oelh masing-masing subjek dalam pengerjaannya. Data yang diperoleh kemudian dianalisa dengan menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa S1 menggunakan representasi persamaan atau kalimat matematika. S2 menggunakan representasi visual untuk menyelesaikannya

Page 1 of 38 | Total Record : 373