cover
Contact Name
Robithotul Ummah
Contact Email
robithotulummah@gmail.com
Phone
+6285851233341
Journal Mail Official
lppm@unwaha.ac.id
Editorial Address
Jl. Garuda No. 9 Tambakberas Jombang, Jawa Timur
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27748537     DOI : -
JUMAT PERTANIAN: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT adalah Jurnal ilmiah yang mewadahi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat bidang pertanian yang diterbitkan oleh Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA). Jurnal ini akan mempublikasikan kegiatan pengabdian pada masyarakat terbaru dan orisinil dari hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang pertanian
Articles 50 Documents
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Plastik Untuk Media Akuaponik Sebagai Alternatif Menumbuhkan Minat Budidaya Di Masa Pandemi Mohamad Nasirudin; Nur Laili Laili Sa’adah; Luthfi Mufidatur Rohmah
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan potensi yang dimiliki oleh generasi muda dalam kegiatan yang ramah lingkungan, mengenalkan kegiatan akuaponik yang berkaitan dengan usaha budidaya dan polikultur dengan sistem resirkulasi. Metode pendekatan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada skema pengabdian ini meliputi metode diskusi dan workshop (pelatihan). Hasil respon pemaham kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa peserta pelatihan menilai kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat dan menyenangkan. Selain itu, kegiatan pelatihan ini memberikan pengalaman langsung kepada remaja desa Brodot dalam membuat kreativitas yang sangat bermanfaat. Hasil penilaian remaja desa Brodot menunjukkan bahwa 80% peserta pelatihan memiliki pemahaman materi tentang kewirausahaan dan ekonomi kreatif yang cukup baik ketika disampaikannya materi tersebut dan 20% menunjukkan bahwa remaja desa Brodot kurang paham dengan materi tentang kewirausahaan, ekonomi kreatif dan akuaponik yang disampaikan.
Optimalisasi Lahan Pekarangan dan Pengembangan Potensi Desa Gondangmanis Berkelanjutan dengan Media Polybag Primaadi Airlangga; Alawi Muhammad; Julian Dwi Kurniawan
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Gondangmanis memiliki obyek agrowisata yang menonjolkan jambu gondang manis. Sayangnya, obyek wisata tersebut belum didukung dengan lokasi sekitar yang membuat obyek wisata tersebut lebih menarik untuk dikunjungi. Dalam kegiatan pengabdian ini diupayakan agar lingkungan sekitar obyek agrowisata menjadi hijau dan menarik bagi pengunjung dengan menggunakan cara mengoptimalisasi lahan pekarangan warga sekitar untuk mendukung Desa Gondangmanis sebagai desa wisata juga dilakukan untuk menanggulangi kondisi pandemi yang saat ini terjadi pada skala internasional. Dengan pemanfaatan lahan pekarangan dengan polibag sebagai tempat media tanam maka warga dapat memenuhi kebutuhan sayur harian sehingga warga dapat lebih mandiri dan hemat. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah banyaknya ibu-ibu PKK berinovasi serta semangat dalam mengoptimalkan lahan pekarangan di desa Gondangmanis.
Workshop Pembuatan POC (Pupuk Organik Cair) pada Kelompok Tani Desa Mojokambang Kabupaten Jombang Iin Baroroh Ma’arif; Mazidatul Faizah; Rifky Kumalasari
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Jombang yang sebagian besar penduduknya juga berkecimpung di sector pertanian. Salah satu wilayah yang menjadi sector pertanian terbesar adalah kecamatan Bandar kedungmulyo. Kecamatan Bandar kedungmulyo mempunyai beberapa desa salah satunya desa Mojokambang yang terdiri dari empat dusun yaitu, Dusun Mojotengah, Dusun Krembung, Dusun.Kemendung dan Dusun.Wonorejo. Masing–masing dusun memiliki Kelompok Tani (POKTAN). Sektor pertanian menjadi profesi mayoritas yang di jalani penduduk desa Mojokambang. Hampir 70% penduduk desa adalah petani yang menggarap lahan. Dalam perkembangannya subsidi pupuk dari pemerintah yang seharusnya diperuntukkan untuk para petani namun kenyataan dilapangan untuk memperoleh pupuk bersubsidi harus melalui mekanisme yang sulit dan bertele-tele, yang menyebabkan para petani enggan mengambil pupuk bersubsidi tersebut. Metode untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meliputi metode diskusi dan pelatihan. Metode diskusi dan pelatihan diimplementasikan melalui bentuk sosialisasi, pelatihan dan pendampingan secara intensif sampai dapat merancang pembuatan pupuk organik cair secara mandiri. Hasilnya keterampilan para petani bahwa 50% peserta petani memiliki keterampilan ketika membuat pupuk organik cair dengan limbah rumah tangga berbasis ramah lingkungan. Sebanyak 50% para petani dalam kategori dengan keterampilan yang cukup baik dengan usia petani yang berusia 40-50 tahun.
Pola Tanam Tumpangsari Jagung dan Cabai untuk Meningkatkan Hasil Petani di Brodot Waslah Waslah; Muhammad Renjis Setiawan; M. Nashih Maulidi
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahan yang menyempit dan biaya produksi yang semakin meningkat, merupakan masalah pokok di era sekarang bagi petani. Upaya untuk menanggulangi masalah dalam bercocok tanam dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan menanam jenis tanaman yang memiliki nilai ekonomis tinggi, penggunakan benih unggul yang berkualitas, perbaikan teknik dan sistem bercocok tanam serta pemanfaatan bahan organik untuk biaya biaya produksi. Salah satu cara yaitu menerapkan tumpangsari. Salah satu contoh budidaya campuran atau tumpang sari ini adalah budidaya jagung dan cabai rawit. Jagung adalah salah satu jenis tanaman bahan makanan sumber sumber karbohidrat serta memiliki nilai ekonomis yang bagus. Sementara cabai rawit adalah tanaman yang tidak bisa diragukan lagi nilai ekonomisnya, meskipun kadang-kadang harganya anjlok. Jagung dan cabai rawit bisa di tumpangsari dan tetap bisa tumbuh dan berproduksi secara maksimal.
Pemanfaatan Belakang Depo Air Minum sebagai Lahan untuk Hidroponik Mustamim Mustamim; Yatiludiana Yatiludiana; Anton Muhibuddin
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini didasari dengan pengoptimalan air depo minum sebagai lahan untuk melakukan budidaya media hidroponik. Tujuannya untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, motivasi, untuk santri agar memanfaatkan lahan kosong tersebut. Serta santri dapat menerapkan teknik penanaman hidroponik. Sasarannya santri Pondok Pesantren Putri Al-Lathifiyyah . dengan pendekatan metode sosialisasi dan pelatihan penanaman dan pemeliharaan tanaman hidroponik. Dilaksanakan pada bulan Oktober dengan kegiatan koordinasi, sosialisasi, pelatihan pemeliharaan, dan implementasi. Hasilnya santri dapat mengetahui teknik mengenai penanaman dan pemeliharaan hidroponik serta dapat mengimplementasikan.
Menciptakan Kawasan Rumah Pangan Lestari dengan Sistem Tanam Hortikultura di Pekarangan Rumah Zulfikar Zulfikar; Iska Zuliatin; Warda Firdausi Azizah
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan lahan pekarangan adalah salah satu cara untuk mewujudkan ketahanan pangan. Berdasarkan hal itu Kementrian pertanian mengembangkan konsep pemanfaatan lahan pekarangan secara intensif dengan istilah “Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL)” pengembangan komoditas akan disesuaikan dengan kebutuhan pangan dan gizi keluarga, berbasis sumber pangan local dan bernilai ekonomi. Hasil penilaian keterampilan ibu-ibu menunjukkan bahwa 80% peserta pelatihan memiliki keterampilan yang baik ketika merancang dan menyusun media penanaman. Sebanyak 20% peserta pelatihan dalam kategori dengan keterampilan yang cukup baik dimana dipengaruhi oleh usia. Pemahaman ibu-ibu terhadap kepedulian dengan lingkungan sekitar dan tentang gizi keluar memberikan skor 100% dibandingkan dengan ketrampilan lainnya. Hal ini merupakan potensi awal bahwa kegiatan KRPL bisa diterima oleh masyarakat.
Peningkatan Keterampilan Petani melalui Workshop Petani Organik di Desa Brangka Ino Angga Angga Putra; Dyah Ayu Sri Hartanti; M. Rofi’i; Ahmad Syaifuddin
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Desa Brangkal sebagai peternak dan limbah peternakan sebagai pupuk alternatif dalam mewujutkan petani organik sehingga dapat mengurangi pembelian pupuk sintetis dan mempunyai nilai strategis dapat meningkatkan kesejatraan masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini antara lain: (a) meningkatkan kemampuan dan pemahaman petani dan peternak terhadap pentinya berorganik untuk mengurangi kebutuhan pupuk sintetis semakin hari semakin langkah; (b) meningkatkan dan mengembangkan kemampuan petani dalam memproduksi pupuk orgnik melalui kegiatan pelatihan; dan (c) membantu membatu memperbaiki tanah yang semakin hari rusak karena pupuk sintetis yang berlebihan. Mitra pengabdian adalah masyarakat (petani) desa Brangkal. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 12-25 Oktober 2020. Kegiatan ini ada 3 tahap yang dilakukan yaitu tahap persiapan, tahap perancangan, dan tahap pendampingan (workshop). Tahap persiapan dilakukan dengan mengumpulkan alat dan bahan pupuk organik limbah ternak, tahap perancangan dilakukan dengan peserta membuat pupuk organik limbah ternak sesuai arahan narasumber, dan tahap pendampingan dilakukan dengan penerapan pupuk organik limbah ternak ke beberapa sampel tanaman padi atau sawah. Hasil yang diperoleh pada kegiatan pengabdian adanya peningkatan keterampilan peserta dimana keterampilan peserta dalam membuat pupuk organik limbah ternak dengan 85% peserta workshopn pada kategori baik dan 15% pada kategori cukup baik. Melalui kegiatan ini diharapkan petani bisa mandiri dalam mengelola limbah ternak menjadi pupuk organik dan mengurangi penggunaan pupuk kimia dari pabrik.
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Organik menjadi Pupuk Kompos Ashlihah Ashlihah; Mega Mufidatul Saputri; Ahmad Fauzan
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah rumah tangga merupakan salah satu penyumbang sampah terbesar kapada lingkungan. Penanggulangan sampah dapat kita mulai dari skala rumah tangga dengan memisahkan sampah organik dan anorganik. Sampah dapur sangat bermanfaat bisa digunakan seperti sampah sayur dan buah atau makanan yang sudah membusuk. Sampah-sampah tersebut akan diolah menjadi pupuk. Selain akan memenuhi kebutuhan akan unsur hara pada tanaman, dengan pembuatan pupuk organik ini maka kita akan mengurangi sampah-sampah yang sudah terlalu banyak. Kegiatan ini bermitra dengan organisasi kepemudaan yang ada di Desa Tinggar. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah dapat memberikan iformasi terkait samapah rumah tangga serta pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan workshop pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos yang diikuti oleh peserta sebanyak 25 orang. Kegiatan ini diawali dengan penyampaian materi, diskusi, demonstrasi pegolahan limbah organik serta diakhiri dengan tanya jawab pada peserta workshop.
Pemanfaatan Pekarangan dengan Metode Tanam Hidroponik dari Botol Bekas Mazidatul Faizah; Mohamad Nasirudin; Bima Prakasa
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bermula dari Permasalahan keterbatasan pengetahuan mitra tentang intensifikasi pemanfaatan pekarangan rumah. Rata-rata pekerjaan masyarakat didesa Karangdaganganan adalah petani buah, sayur dan kacang-kacangan, buruh tani dan sebagian adalah pedagang. Hasih pertanian didesa Karangdagangan yang menonjol adalah buah-buahan dan sayur mayur, buah-buahan. Karena aktivitas setiap hari di sawah sehingga banyak pekarangan rumah warga yg kurang dimanfaatkan. Sebetulnya kegiatan bertani tidak harus di sawah, petani juga dapat meningkatkan penghasilan melalui pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya tamanan. Saat ini, muncul sebuah teknik budidaya tanaman yang dapat dilakukan di luar sawah, yaitu di pekarangan rumah secara hidroponik. Namun demikian, banyak masyarakat yang belum memahami cara penanaman sayuran dengan teknologi hidroponik. dibuang dan menjadi limbah ternyata masih bisa diambil manfaatnya. Mitra kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah ibu-ibu kader PKK desa Karangdagangan. Alternatif ini dipilih mengingat ibu-ibu kader PKK di wilayah desa Karangdagangan sangat membutuhkan pengetahuan tentang bagaimana cara pemanfaatan pekarangan. Solusi yang diberikan yaitu melalui sosialisasi pemanfaatan pekarangan dengan metode tanam hidroponik dari botol bekas. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah menggunakan metode workshop melalui bentuk sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan budidaya sayuran dengan sistem hidroponik dari botol bekas. Terdapat peningkatan pengetahuan mitra pengabdian masyarakat terutama ibu-ibu PKK yang sangat signifikan, responden menyatakan semuanya mengetahui tentang hidroponik dan manfaatnya. Hal ini terbukti dengan hasil kuisioner 100% menjawab “mengetahui
Pengembangan Keterampilan Santri dalam Pertanian Berbasis Hidroponik Anggi Indah Yuliana; Nur Amala
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan santri dalam budidaya tanaman sayuran secara hidroponik. Kegiatan ini dilakukan pada Oktober 2020 di PPP. Al-Lathifiyyah 1 Bahrul ‘Ulum Tambakberas Jombang Metode yang digunakan yaitu diskusi dan praktek. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar kuisioner untuk mengetahui respon peserta terhadap kegiatan pelatihan. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan kegiatan pelatihan budidaya hidroponik memberikan dampak yang baik bagi santri PPP. Al-Lathifiyyah 1 Bahrul ‘Ulum Tambakberas Jombang. Kegiatan ini telah memberikan pengalaman langsung kepada para santri dalam bercocok tanam secara hidroponik sehingga santri memperoleh tambahan keterampilan (lifesklill) diluar dari bidang keagamaan yang diajarkan di pondok pesantren pada umumnya. Selain itu program ini juga mampu menghidupkan kembali sarana green house di PPP. Al-Lathifiyyah 1 Bahrul ‘Ulum Tambakberas Jombang yang selanjutnya dapat digunakan sebagai salah satu ikon unggulan bagi PPP. Al-Lathifiyyah 1 Bahrul ‘Ulum Tambakberas Jombang.