cover
Contact Name
Neny Ismiyanti
Contact Email
neniismiyanti@gmail.com
Phone
+62895630435189
Journal Mail Official
vektor.iainjember@gmail.com
Editorial Address
HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember Jl. Mataram No.1, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68136
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 2723066X     EISSN : 27230724     DOI : -
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA adalah jurnal dengan peninjauan sebaya dan diterbitkan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Ilmu Pengetahuan Alam FakultasTarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember. Jurnal ini memuat manuskrip ilmiah pada kajian IPA, baik kajian literatur maupun kajian lapang yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dengan dua abstrak: Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun: Juni dan Desember. Kami mengundang para peneliti, dosen, mahasiswa, guru, profesional, dan siapa saja untuk berbagi pengetahuan dalam bentuk naskah penelitian teorisitis dan empiris tentang Ilmu Pengetahuan Alam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 22 Documents
Opini Mahasiswa Pendidikan IPA Universitas Tidar Terhadap Praktikum Online Icha Erliana; Rina Rahayu, M.Pd
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 2 No. 1 (2021): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktikum Online ini sangat berpengaruh bagi mahasiswa agar ketika turun di lapangan kerja tidak kaget dalam menghadapi kegiatan yang telah ada, maka didalam praktikum ini diusahakan untuk terciptanya efektivitas didalam praktikum. Berhubungan dengan kebijakan mengenai praktikum online yang membutuhkan teknologi didalam proses berjalannya kegiatan tersebut. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif yang melibatkan seluruh mahasiswa Pendidikan IPA Tahun Angkatan 2017-2020 dengan metode survey Random Sampling dan diperoleh sebanyak 54 Mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat opini mahasiswa pendidikan IPA universitas tidar terhadap praktikum online agar memastikan mahasiswa tersebut berada pada tahap pemahaman yang baik mengenai praktikum online. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan kuisioner berupa google form yang disebar dan diisi secara online. Opini mahasiswa pendidikan IPA memperoleh tanggapan sebanyak 54 mahasiswa terdiri dari 90,7% mahasiswa perempuan dan 9,3% mahasiswa laki-laki. Responden tersebut terdiri dari mahasiswa Angkatan 2017-2020 dengan persentase 5,6% Angkatan 2017, 20,4% Angkatan 2018, 64,8% Angkatan 2019 dan 9,3% Angkatan 2020, dengan kategori “kurang baik” berdasarkan hal tersebut praktikum online banyak mengundang ketidakpahaman. Kata Kunci: pandemi covid-19, praktikum online, opini mahasiswa Science Education Study Program at FKIP-Tidar University, has several practicum courses. The existence of the COVID-19 pandemic is based on the implementation of practicum online. To avoid the failure of material understanding and knowing how effective online practicum is, one way to do this is to know the opinions of students. The research method used is descriptive qualitative involving all students of Science Education Year 2017-2020 with Random Sampling survey method and obtained as many as 54 students. This study aims to look at the opinion of students of science education Tidar University to online practicum then ensure the student is at the stage of good understanding of online practicum. Research data obtained by using questionnaires in the form of google forms are distributed and filled in online. The opinion of Science Education students received a response as many as 54 students consisting of 90.7% female students and 9.3% male students. The results of the study are in the category of "less good" based on the opinion that online practicum has not been effective enough in its application. Good understanding of students to the ease of running online practicum implemented invites opinions as much as (72.3%). Assumption that online practicum has a positive impact (56.4%); existence campus facilities in online practicum with a percentage (68.5%); greatest motivation, want to get a value (22%). While the constraints experienced by students are due to lack of understanding of online practicum guidelines, so it takes harmony of communication between lecturers and students. Keywords: pandemic covid-19, online practicum, student opinion 
Pengembangan Media Pembelajaran Pop Up Book Berbasis Audio pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup untuk Siswa SMP/MTs Kelas VII Fika Nur Rehana Zulfa; Hestika Masruroh; Mohammad Wildan Habibi
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 3 No. 1 (2022): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pop Up Book adalah buku yang memiliki bagian bergerak atau berunsur tiga dimensi yang memberikan kejutan-kejutan dalam setiap halamannya ketika dibuka. Pengembangan media pembelajaran Pop Up Book yang dikembangkan ditambahkan audio agar lebih menarik dan lebih interaktif, serta siswa lebih bersemangat ketika pembelajaran berlangsung. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui validitas media pembelajaran Pop Up Book Berbasis Audio pada materi klasifikasi makhluk hidup untuk siswa SMP/MTs kelas VII 2) Mengetahui respon siswa terhadap pengembangan media pembelajaran Pop Up Book Berbasis Audio materi klasifikasi makhluk hidup untuk siswa SMP/MTs kelas VII.Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan 4D yang dikembangkan oleh Thiagarajan. Produk diujicobakan kepada 6 siswa untuk uji coba skala kecil dan 28 siswa untuk uji coba skala besar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs-PSA Sunan Kalijogo. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis numerik (kuantitatif) dan deskriptif (kualitatif). Hasil penelitian berupa: 1) media pembelajaran Pop Up Book berbasis audio dari ahli materi, ahli media dan guru IPA SMP/MTs mendapatkan presentase sebesar 90,1% termasuk dalam kategori sangat valid. Berdasarkan hasil uji coba skala kecil kepada 6 siswa mendapatkan presentase sebesar 93,1% termasuk dalam kategori sangat menarik. Selanjutnya dari hasil uji coba skala besar yang diujicoba kepada 28 siswa mendapatkan presentase 91% termasuk dalam kategori sangat menarik. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Pop Up Book, Audio, Klasifikasi
Analisis Persepsi Guru dan Siswa Kelas X SMA dalam Mengimplementasikan Video Materi Daur Ulang Limbah Plastik Menggunakan Sparkol Videoscribe Ervan Johan Wicaksana; Pramana Atmadja
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 1 No. 1 (2020): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v1i1.1

Abstract

Penggunaan video pembelajaran sebagai media pembelajaran diharapkan dapat membantu siswa dalam memahami materi, khususnya daur ulang limbah plastik. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 6 Kota Jambi pada bulan Mei 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian analisis deskriptif dengan metode kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat persepsi guru dan persepsi siswa dalam mengimplementasikan video pembelajaran biologi pada materi daur ulang limbah plastik menggunakan sparkol videoscribe. Data penelitian diperoleh dengan cara menyebar angket kepada siswa dan guru. Selanjutnya uji coba produk dilakukan pada 6 orang kelompok kecil, 26 orang siswa kelompok besar dan satu guru mata pelajaran biologi, sebelumnya dilakukan validasi media oleh ahli materi dan ahli media. Hasil validasi oleh ahli materi dengan persentase 81,25% dengan kategori “Sangat Baik” sedangan hasil validasi ahli media 93,75% dengan kategori “Sangat Baik”. Pada uji coba kelompok kecil memperoleh tanggapan 92,5% dengan kategori “sangat baik” sedangkan pada uji coba kelompok besar memperoleh tanggapan 87,2%. Persepsi guru bidang studi biologi memperoleh tanggapan 87,5% dengan kategori “sangat baik“ berdasarkan hal tersebut media layak digunakan. Kata Kunci: daur ulang limbah plastik, sparkol videoscribe, video pembelajaran The use of instructional videos as learning media is expected to help students understand the material, especially recycling plastic waste. This research was conducted at the 6th High School of Jambi City in May 2019. This type of research is a descriptive analysis research with quantitative methods. This study aims to look at teacher perceptions and student perceptions in implementing biology learning videos on plastic waste recycling material using sparkol videoscribe. Research data was obtained by distributing questionnaires to students and teachers. Furthermore, the product trial was conducted on 6 small group people, 26 large group students, and one biology subject teacher, before the media validation was done by the material expert and the media expert. The results of the validation by material experts with a percentage of 81.25% with the category "Very Good" while the results of the validation of the media experts 93.75% with the category "Very Good". In the small group trials, it received 92.5% responses in the "very good" category while in the large group trials it got 87.2% responses. Teachers' perceptions in the field of biological studies received 87.5% responses in the category of "very good" based on that the media was appropriate to use.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD) terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VIII SMP Aloysius Bandung Agustinus Tanggu Daga; Yoksiana
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 1 No. 1 (2020): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v1i1.10

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas VIII dengan menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD) dan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen. Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas VIII D dan VIII E SMP Santo Aloysius Bandung. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes. Analisis data dilakukan untuk menentukan nilai rata-rata, persentase ketuntasan kelas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata pre-test kelas eksperimen adalah 11 dan kelas kontrol adalah 10. Nilai rata-rata post-tes kelas kontrol adalah 81 dan kelas eksperimen adalah 87. Persentase ketuntasan kelas kontrol adalah 83% dan kelas eksperimen adalah 100%. Hasil uji statistik diperoleh harga t = 2.058, db= 47 dan sig. (2-tailed) atau p-value = 0.045/2 = 0.023 < 0.05, atau H0 ditolak. Hasil uji statistik tersebut menunjukan adanya perbedaan skor kedua kelas tersebut. Skor kelas yang diajar dengan model STAD lebih tinggi daripada skor di kelas yang diajar dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci: pembelajaran kooperatif, hasil belajar, student team achievement division The purpose of this research was to determine the differences in learning outcomes of natural science students in class VIII using the Student Team Achievement Divisions (STAD) learning model and quasi-experimental method. This research is a quantitative study with a quasi-experimental method. The data source of this study were students of class VIII D and VIII E of St. Aloysius Junior High School in Bandung. Data collection using test instruments. Data analysis was performed to determine the average value, the percentage of class completeness, and hypothesis testing. The results showed that the average pre-test value of the experimental class was 11 and the control class was 10. The average post-test value of the control class was 81 and the experimental class was 87. The percentage of completeness of the class for the control class was 83% and the experimental class was 100% Statistical test results obtained a t value of 2.058, db = 47 and sig. (2-tailed) or p-value = 0.045 / 2 = 0.023 <0.05, or H0 is rejected. The results of the statistical tests show differences in the scores of the two classes. Class scores taught with the STAD model are higher than class scores taught with conventional learning models.
Astronomi dan Kosmologi dalam perspektif Al-Qur'an Aulia Nur Rasyid
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 1 No. 1 (2020): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v1i1.3

Abstract

Alam menyimpan banyak sekali misteri yang terkandung di dalamnya, Sebagai makhluk berbudi hal tersebut perlu kita kaji dengan metode-metode ilmiah. Tanpa kita ketahui, bahwa di dalam Al Qur’an mengandung berbagai inspirasi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tak terkecuali ilmu tentang bagaimana alam terbentuk (kosmologi) dan perubahan fenomena-fenomena jagat raya dan bintang-bintang (astronomi). Tanpa kedua ilmu tersebut, astrofisikawan sulit dalam menentukan peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan seperti: (1) Pembahasan awal bulan Qamariah (terutama Ramadan, Syawal, dan Zulhijah), (2) Pembahasan waktu-waktu salat, (3) Pembahasan arah kiblat, (4) Pembahasan kapan dan dimana terjadinya gerhana (gerhana matahari dan gerhana bulan). Kata Kunci: Al Qur’an, Astronomi,  Kosmologi Universe  stores a lot of mysteries contained in it, as virtuous beings we need to examine it with scientific methods. Without us knowing, that in the Qur'an contains various inspirations for the progress of science and technology. No exception to the knowledge of how nature was formed (cosmology) and the changing phenomena of the universe and stars (astronomy). Without these two sciences, astrophysicists find it difficult to determine important life events such as (1) Discussion of the beginning of the Qamariah (especially Ramadan, Shawwal, and Dhul-Hijah), (2) Discussion of prayer times, (3) Discussion of Qibla direction, ( 4) Discussion of when and where eclipses occur (solar and lunar eclipses).   Keywords: Astronomy, Cosmology, Qoran
Persepsi Mahasiswa dalam Menggunakan Aplikasi Plantnet pada Mata Kuliah Klasifikasi Makhluk Hidup Mochammad Ricky Rifai; Rivo Alfarizi Kurniawan; Rafiatul Hasanah
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 1 No. 1 (2020): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v1i1.4

Abstract

 Selama ini mata kuliah yang bersifat eksak bagi sebagian besar mahasiswa dirasa sulit, khususnya pada materi klasifikasi makhluk hidup dikarenakan lebih banyak menghafal tentang spesies makhluk hidup. Diluar itu referensi yang tersedia untuk materi klasifikasi makhluk hidup juga terbatas dan juga membutuhkan waktu yang lama serta tenaga yang banyak untuk mengidentifikasi spesies makhluk hidup. Materi klasifikasi makhluk hidup tidak hanya bersifat menghafal tetapi juga membutuhkan tindakan berupa observasi langsung ke lapangan, sehingga dibutuhkan referensi yang cukup banyak. Seiring berkembangnya zaman, teknologi berhasil menciptakan aplikasi PlantNet yang sangat bermanfaat khususnya di kalangan mahasiswa untuk mengatasi permasalahan tersebut. Aplikasi PlantNet merupakan salah satu aplikasi berbasis android yang dapat digunakan untuk proses identifikasi pada makhluk hidup. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memaparkan persepsi mahasiswa terhadap aplikasi PlantNet pada mata kuliah klasifikasi makhluk hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif  berupa kuisioner angket dengan teknik pengolahan data berupa analisis deskriptif kuantitatif. Hasil dari angket tersebut menunjukkan adanya respon yang baik terhadap aplikasi plantet bagi sebagian besar mahasiswa aplikasi PlanNet dapat membatu untuk mengetahui klasifikasi tumbuhan, sehingga mahasiswa tidak merasa kesulitan untuk mencari klasifikasi dari suatu tumbuhan. Kata Kunci: PlantNet, klasifikasi, identifikasi So far, the exact subject for most students is difficult, especially in the classification of living things because they memorize more about living species. Beyond that the available references for classification of living things are also limited and also require a long time and a lot of energy to identify species of living things. Material classification of living things is not only memorizing but also requires action in the form of direct observation to the field, so that quite a lot of references are needed. As time has progressed, technology has succeeded in creating the PlantNet application which is very useful especially for students to overcome these problems. The PlantNet application is an android-based application that can be used for the identification of living things. The purpose of this study is to describe the students' perceptions of the PlantNet application in the subject of living organisms classification. The method used in this study is a quantitative method in the form of a questionnaire with data processing techniques in the form of quantitative descriptive analysis. The results of the questionnaire indicate that there is a good response to the PlantNet application for most students of the PlanNet application can be petrified to know the classification of plants, so students do not find it difficult to find a classification of a plant.
Analisis Kemenarikan Media Pembelajaran Phet Berbasis Virtual Lab pada Materi Listrik Statis Selama Perkuliahan Daring Ditinjau dari Perspektif Mahasiswa Rivo Alfarizi Kurniawan; Mochammad Ricky Rifa’i; Dinar Maftukh Fajar
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 1 No. 1 (2020): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v1i1.6

Abstract

Pembelajaran listrik magnet bagi program studi Tadris IPA IAIN Jember tidak hanya menitikberatkan pada teori saja akan tetapi juga praktik. Oleh karena itu, perlu dirancang praktikum vitual secara online untuk memenuhi tuntutan pembelajaran online, khususnya sebagai imbas dari pandemi Covid-19. Media pembelajaran Phet merupakan web penyedia kegiatan virtual lab yang dapat dijalankan sebagai pengganti praktikum mahasiswa tersebut. Tujuan dari penulisan ini antara lain: (1) untuk mendeskripsikan media pembelajaran Phet sebagai penyedia kegiatan virtual lab pada mata kuliah listrik magnet, (2) untuk memaparkan pandangan mahasiswa terhadap kemenarikan media pembelajaran Phet berbasis virtual lab pada materi listrik statis selama perkuliahan daring, (3) untuk merekomendasikan proses perkuliahan yang efektif berdasarkan persepsi mahasiswa menggunakan media pembelajaran Phet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa survei, dengan memberikan angket kepada mahasiswa yang menempuh mata kuliah listrik magnet sebanyak 61 mahasiswa. Teknik pengelolahan data menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil survei menunjukkan media pembelajaran Phet berbasis virtual lab pada materi listrik statis selama perkuliahan daring memiliki kemenarikan desain tampilan yang bagus, memiliki kemenarikan konten materi, memiliki kemenarikan isi percobaan yang bagus serta sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Rekomendasi yang diberikan yaitu media pembelajaran Phet dapat digunakan pada jenjang SMP, SMA dan perguruan tinggi, untuk memaksimalkan penggunaanya guru dapat memberikan buku pedoman tata cara penggunaan media pembelajaran Phet dan guru bisa memberikan tutorial menggunakan bantuan software bandicam dan youtube. Kata kunci: daring, listrik statis, media pembelajaran, phet, virtual lab The study of electric magnets for the Tadris IPA IAIN Jember study program not only emphasizes theory but also practice. Therefore, it is necessary to design an online practicum to meet the demands of online learning, specifically as the impact of the Covid-19 pandemic. Phet Learning Media is a web provider of virtual laboratory activities that can be run as a student practicum training. The objectives of this evaluation include: (1) to describe the learning media of Phet as a provider of virtual lab activities in magnetic electricity courses, (2) to explain the students 'views on the attractiveness of learning media 3) to study the effective lecturing process on students' perceptions using media Phet learning. The method used in this study consisted of a survey, by giving questionnaires to students who studied electric magnet courses as many as 61 students. Data management techniques using quantitative descriptive analysis methods. The survey results show Phet based virtual media learning media on statistical electrical materials during lectures dare to have a good design, have interesting content material, have interesting experiment content that is good according to student needs. The recommendation given is Phet learning media can be used at junior high, high school and college levels, to maximize its use the teacher can provide manuals on how to use the Phet learning media and the teacher can provide tutorials using bandicam and youtube software. Keywords: learning media, online, phet, static electricity, virtual lab
Perancangan Pembelajaran IPA Menggunakan Software Videoscribe Neny Ismiyanti
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 1 No. 2 (2020): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v1i2.11

Abstract

Ilmu pengetahuan alam merupakan ilmu yang mempelajari gejala-gejala alam yang faktual berupa fisik nyata serta hubungan sebab-akibatnya melalui serangkaian proses ilmiah. Permasalahan yang biasanya terjadi dalam pembelajaran IPA yakni siswa belum mampu untuk mengaitkan pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari utamanya konsep yang bersifat abstrak. Dengan demikian dibutuhkan peran seorang guru dalam membantu permasalahan belajar siswa. Hal ini bisa dipertimbangkan dengan pemilihan media yang sesuai sebagai sarana penunjang kegiatan siswa dalam memahami materi dengan mengaitkannya dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu pilihan media berbasis teknologi yang dapat digunakan seorang guru yakni software videoscribe. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran IPA menggunakan software videoscribe sebagai alternatif media pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian yakni dengan menggunakan metode kualitatif studi pustaka yang diambil dari beberapa referensi literatur berupa buku, jurnal, maupun artikel yang memiliki relevansi dengan topik. Hasil dari beberapa literatur yang didapat menunjukan bahwa bahan ajar menggunakan videoscribe mendapatkan hasil yang baik jika diterapkan dalam pembelajaran. Respon siswa terhadap media ini menunjukan hasil yang positif. Kata Kunci : media pembelajaran, perancangan pembelajaran IPA, videoscribe.   Natural science is the study of natural phenomena that are factual in the form of real physical and causal relations through a series of scientific processes. The problem that usually occurs in science learning is that students have not been able to associate learning in daily life, especially abstract concepts. Thus the role of a teacher is needed in helping students' learning problems. This can be considered by selecting appropriate media as a means of supporting student activities in understanding the material by linking it to everyday life. One choice of technology-based media that can be used by a teacher is videoscribe software. This study aims to describe the development of science learning media using videoscribe software as an alternative learning media used to improve student learning outcomes. The method used in the research is to use qualitative literature study methods taken from several literature references in the form of books, journals, and articles that have relevance to the topic. The results of some of the literature obtained show that teaching materials using videoscribe get good results when applied in learning. Student responses to this media showed positive results. Keywords : learning media, science learning design, videoscribe.
Technological Pedagogical Content Knowledge Mahasiswa Calon Guru Biologi Dalam Menyusun Perangkat Evaluasi Pembelajaran Nukhbatul Bidayati Haka; Rizka Yohana; Laila Puspita
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 1 No. 2 (2020): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v1i2.13

Abstract

Guru merupakan figur sentral dalam penyelenggaraan pendidikan. Dalam proses pembelajaran guru tidak hanya melakukan transfer ilmu tetapi harus memiliki kuaifikasi akademik yang sesuai bidang, kompetensi teknologi, pedagogik, personal, dan persyaratan profesionalitas yang mumpuni. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPCK) mahasiswa calon guru Pendidikan Biologi UIN Raden Intan Lampung dalam menyusun perangkat evaluasi pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode analisis korelasi. Penentuan partisipan dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu mahasiswa pendidikan biologi angkatan 2016 semester 8 yang sudah menyelesaikan materi pedagogik. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, lembar obseravasi, wawancara dan dokumentasi. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji korelasi Product Moment. Hasil analisis korelasi memperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,585 yang mneunjukan hubungan antara dua vriabel tersebut cukup kuat dan arah hubungan menunjukan arah positif, maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat hubungan yang positif antara kemampuan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPCK) dengan kemampuan membuat perangkat Evaluasi Pembelajaran pada mahasiswa. Kata Kunci: calon guru, kemampuan technological pedagogical content knowledge, perangkat evaluasi pembelajaran   The teacher is a central figure in the administration of education. In the learning process the teacher does not only transfer knowledge but must have academic qualifications in accordance with the fields, technological competence, pedagogic, personal, and qualified professional requirements. This study aims to determine the ability of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPCK) for prospective teachers of Biology Education at UIN Raden Intan Lampung in developing learning evaluation tools. This type of research is quantitative with correlation analysis method. Determination of participants in this study was conducted with a purposive sampling technique, namely biology education students for semester 8 2016 who had completed pedagogic material. Data collection techniques using questionnaires, observation sheets, interviews and documentation. Hypothesis testing in this study uses the Product Moment correlation test. Correlation analysis results obtained a correlation coefficient of 0.585 which shows the relationship between the two variables is quite strong and the direction of the relationship shows a positive direction, then Ho is rejected and Ha is accepted, meaning there is a positive relationship between the ability of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPCK) with the ability to make evaluation tools Student learning. Keywords: knowledge skills in technology pedagogical content, learning evaluation devices,  teacher candidates
Kajian Kritis Penggunaan Aplikasi Tele-Conference Zoom dalam Perkuliahan Online Selama Masa Tanggap COVID-19 Aulia Nur Rasyid; Syarifatul Amaliyah; Amaliya Islami Nurlaili
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 1 No. 2 (2020): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v1i2.7

Abstract

Pembelajaran daring merupakan cara yang dapat dilakukan oleh instansi pendidikan pada masa pandemi COVID-19. Pembelajaran daring telah mengubah wajah pendidikan di Indonesia yang semula pembelajaran secara offline atau pembelajaran tatap muka langsung menjadi online. Banyak aplikasi yang dapat digunakan untuk memudahkan pembelajaran, seperti aplikasi teleconference zoom yang marak dipakai oleh para dosen dan mahasiswa. Teleconference Zoom merupakan Platfrom Cloud yang menawarkan visual secara video dan audio conferencing, chat, dan webinar. Penulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan reaksi mahasiswa dalam menanggapi pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui Aplikasi Zoom. Metode yang digunakan dalam penulisan ini menggunakan pendekatan fenomenologis. Kepenulisan artikel ini merujuk pada Hasil observasi yang menggambarkan fenomena pembelajaran aktif dengan menggunakan Zoom dalam perspektif mahasiswa selama masa tanggap COVID-19. Oleh karena itu, aplikasi teleconference zoom sangat disarankan bagi pengajar untuk memaksimalkan pembelajaran jarak jauh. Kata Kunci: Analisis kritis, Teleconference, Zoom Cloud Online learning is the only way that educational institutions can do during the Covid-19 pandemic. Online learning has changed the face of education in Indonesia, which was originally offline learning or face-to-face learning directly online. Many applications can be used to facilitate learning, such as the zoom teleconference application which is widely used by lecturers and students. Teleconference Zoom is a Cloud Platform that offers visual video and audio conferencing, chat and webinars. This writing aims to describe how the use of the Zoom Application among students and how students respond to learning through the Zoom Application. The method used in this paper is through an online questionnaire collection survey. Survey results show that learning using teleconferences is very effective and helpful during social distancing. Keywords: Critical Analysis, Online Learning, Zoom Teleconference.

Page 1 of 3 | Total Record : 22