cover
Contact Name
Dewi Amalia
Contact Email
dewi.amalia@polban.ac.id
Phone
+6281807906204
Journal Mail Official
difusi@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Kec. Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Difusi
ISSN : 26152363     EISSN : 27744981     DOI : https://doi.org/10.35313/difusi.v3i2
Jurnal Difusi (E-ISSN : 2774-4981, P-ISSN : 2615-2363) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel hasil Pengabdian Masyarakat setahun dua kali (Januari dan Juli). Jurnal ini diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung (POLBAN). Jurnal ini terbit perdana pada Januari 2018 dengan fokus pengabdian masyarakat dan ruang lingkup Collaborative Governance, Pembangunan Berkelanjutan, Pembangunan Partisipatif, Ekonomi Kreatif, Rekayasa Sosial, Manajemen Konflik, Knowledge Transfer for Community Development, Aktualisasi Kearifan dan Budaya Lokal, Sustainable Livelihood, Transfer Teknologi, Globalisasi dan Transformasi Sosial, Pembangunan Inklusif, Pengembangan Kompetensi dan Kewirausahaan, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, dan Literasi Informasi Digital. Setiap artikel yang dikirimkan ke Jurnal Difusi akan melewati proses penilaian dengan menggunakan sistem double-blind review yaitu penulis tidak mengetahui reviewer dan reviewer tidak mengetahui penulisnya. Jurnal ini sudah memiliki nomor DOI dengan prefix : 10.35313
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 66 Documents
PENGENALAN DAN IMPLEMENTASI PERILAKU HEMAT ENERGI DI SMP PASUNDAN 1 CIMAHI Arya Wulung; Purwinda Iriani; Sri Utami; Yanti Suprianti
Jurnal Difusi Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.243 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v1i1.1013

Abstract

Pembangunan karakter pada siswa di jenjang pendidikan menengah, merupakan salah satu dari tujuan pendidikan dasar dan menengah di Indonesia. Salah satu standar kompetensi lulusan siswa sekolah menengah pertama adalah pengembangan karakter melalui nilai-nilai pemahaman akan sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, serta mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi dan selalu ingin memberi bantuan bagi orang lain dan masyarakat yang membutuhkan. Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh penggunaan bahan bakar fosil dalam industri pembangkitan listrik tidak dapat dicegah karena kebutuhan listrik yang semakin meningkat. Pola konsumsi listrik sendiri dipengaruhi oleh faktor karakter dan perilaku penggunanya. Oleh karena itu dibutuhkan usaha dalam menanamkan kebiasaan bijak dalam menggunakan energi sedini mungkin kepada generasi muda. Pengembangan karakter melalui berperilaku bijak dalam penggunaan energi sendiri telah sejalan dan menunjang program penghematan energi yang dilakukan pemerintah. Melalui program pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan UPPM Polban, tim P2M dari Jurusan Teknik Energi telah melakukan kegiatan sosialisasi dan kegiatan pendukung lainnya yang bertemakan perilaku hemat energi. Mitra yang terlibat adalah SMP Pasundan 1 Cimahi. Dari kegiatan pengabdian yang telah dilakukan, tahap pertama kegiatan berupa sosialisasi/workshop hidup hemat energi telah dilakukan dan mendapat respons positif. Antusiasme wakil siswa setiap kelas dan para guru serta manajemen sekolah yang hadir dan mengikuti keseluruhan kegiatan, menjadi salah satu indikator suksesnya acara. Kegiatan tahap kedua adalah melibatkan siswa dalam menumbuhkan minat untuk berperilaku hemat energi melalui pembuatan poster hemat energi. Enam poster terbaik telah dipilih dari 150 poster yang dibuat oleh siswa. Upaya lain dalam berperilaku hemat energi di lingkungan mitra adalah melalui pemasangan stiker rambu -rambu peringatan dalam perilaku hemat energi. Dari kegiatan-kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa pesan berperilaku hemat dalam penggunaan energi telah sampai pada mitra dan ditanggapi positif melalui dilakukannya pemasangan rambu-rambu peringatan (stiker) di setiap area.Kata kunci : hemat energi, sekolah menengah pertama, perilaku
PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK SAPI DI KELOMPOK TANI TERNAK SUKATINGGI-1 KAMPUNG CISARONI- LEMBANG Purwinda Iriani; Yanti Suprianti; Apip Pudin
Jurnal Difusi Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.529 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v1i1.1014

Abstract

Berdasarkan data Dinas Peternakan tahun 2014, kegiatan ternak sapi perah di Jawa Barat mampu menghasilkan 254.361.179 L susu sapi dengan 31,02% dipasok dari Kabupaten Bandung Barat (Disnakjabar, 2015). Aktivitas ternak sapi perah tersebut, tentunya turut menghasilkan limbah berupa kotoran sapi. Potensi limbah kotoran sapi yang dihasilkan mampu mencapai 185 ton/hari di wilayah Bandung Barat. Limbahlimbah tersebut ada yang telah dimanfaatkan sebagai pupuk alami dan untuk pembuatan biogas. Namun, sebagian limbah yang belum termanfaatkan hanya dibuang/disalurkan menuju aliran pembuangan air yang bermuara ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Salah satu dampak nyata dari belum optimalnya pemanfaatan dan pembuangan langsung limbah tersebut adalah menurunnya kualitas air. Selain itu, pemanfaataan kotoran sapi untuk menjadi bahan baku pembuatan biogas masih belum diketahui dengan baik oleh para peternak sapi. Kondisi tersebut dijumpai di salah satu kelompok usaha tani ternak sapi daerah Lembang-Bandung. Berdasarkan hal tersebut, telah dilakukan upaya pemanfaatan limbah kotoran ternak sapi melalui program Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan UPPM Polban, tim P2M dari Jurusan Teknik Konversi Energi, yakni melalui kegiatan pemanfaatan limbah ternak sapi perah untuk produksi biogas. Unit masyarakat yang dijadikan mitra dalam hal ini adalah kelompok usaha Tani Ternak Sapi Sukatinggi 1, Kampung Cisaroni, Desa Cikahuripan, Lembang-Bandung. Dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, telah menghasilkan luaran yakni instalasi biodigester kapasitas 5m3 beserta perangkat pendukungnya, modul pelatihan, dan SOP pengoperasian. Kata kunci : pemanfaatan limbah, biogas, kelompok tani ternak sapi, pengabdian kepada masyarakat
ALAT PERAGA PENDIDIKAN IPA FISIKA DAN MATEMATIKA UNTUK SMP SWASTA GRATIS BERKUALITAS DENGAN SISWA EKONOMI LEMAH DI BANDUNG JAWA BARAT Ratu Fenny Muldiani; Siti Samsiyah Purwaningsih; Sri Suratmi
Jurnal Difusi Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1403.154 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v1i1.1015

Abstract

Untuk lebih menarik dan mudah dalam memahami konsep Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Fisika dan Matematika diperlukan media pembelajaran yang lebih kongkrit. Satu media pembelajaran dari sekian banyak media yang membuat siswa tertarik terhadap IPA Fisika dan Matematika adalah dengan penggunaan alat peraga pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Alat peraga pendidikan dapat dengan mudah ditemukan dengan kualitas yang sangat baik, namun harganya tidak murah. Sekolah yang memiliki keterbatasan biaya operasional dengan siswa yang berasal dari keluarga ekonomi lemah, seperti SMP Juara Bandung mengalami kesulitan membeli alat peraga pendidikan yang harganya tinggi. SMP Juara adalah sekolah swasta gratis berkualitas terletak di kawasan Bandung Timur telah dipilih sebagai mitra 1. Pengadaan alat peraga pendidikan dalam kegiatan ini adalah pengrajin yang sudah bergelut di bidang alat peraga pendidikan, yaitu Usaha Mikro Kecil Menengah Asmed Toys di Bandung Jawa Barat. Usahanya belum berkembang karena kendala modal, kurang pemahaman konsep tentang alat-alat peraga pendidikan, tidak memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) serta kendala pemasaran. Selanjutnya UMKM ini disebut mitra 2. Tujuan kegiatanpengabdian Iptek bagi Masyarakat ini adalah memberikan bantuan alat peraga sebagai media pembelajaran dilengkapi dengan pelatihan penggunaan alat peraga pendidikan tersebut bagi staf pengajar IPA Fisika dan Matematika SMP mitra 1 dan satu sekolah lain dengan kondisi yang sama . Untuk mitra 2 diberikan pemahaman dan pelatihan konsep tentang pembuatan alat-alat peraga pendidikan, bimbingan teknis pembuatan alat peraga tersebut serta pemahaman tentang K3 serta strategi pemasaran. Kepada mitra 2 diberikan pula alat bantu mesin sederhana. Dampak dari kegiatan IbM ini, secara tidak langsung akan berperan serta dalam meningkatkan mutu pendidikan di kota Bandung Jawa Barat.Kata Kunci: Alat Peraga Pendidikan, IPA Fisika dan Matematika, SMP, UMKM
STATISTIKA UNTUK PENGOLAHAN DATA HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) KELOMPOK MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) DI SMP RAYON BANDUNG SELATAN Sri Suratmi; Siti Samsiyah Purwaningsih; Euis Sartika; Anny Suryani
Jurnal Difusi Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.812 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v1i1.1016

Abstract

Salah satu Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada guruguru SD, SMP,SMA, atau SMK adalah Pelaksanaan sertifikasi pendidik. Komponen penilaian para guru untuk mendapatkan sertifikasi guru, salah satunya adalah portofolio mengenai Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Berdasarkan hasil penilaian, diperoleh hasil bahwa komponen karya pengembangan profesi melalui PTK para guru dinilai rendah, khususnya penelitian di bidang pendidikan yakni Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Studi pendahuluan yang dilakukan melalui wawancara dengan Pembina MGMP Rayon Bandung Selatan diperoleh informasi bahwa kegitan pelatihan yang terkait Pelatihan analisis data Statistika untuk Penelitian Tindakan Kelas belum pernah dilakukan. Atas dasar inilah, team Pengabdian Masyarakat Polban memberi alternatif penyelesaian dengfan memberi bantuan dalam bentuk pelatihan “Statistika untuk Pengolahan Data Hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK)”. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah . meningkatkan kemampuan para guru untuk aktif berperan mengevaluasi hasil pembelajaran yang dilakukannya evaluasi Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari guru-guru SMP yang tergabung dalam MGMP Rayon Bandung Selatan yang mewakili SMP-SMP di wilayah tersebut selama kurang lebih 40 jam bertempat di SMP negeri 43 Bandung. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan peserta dalam analisis Statistik untuk pengolahan data PTK secara signifikan sebesar 27,02%. Keyword : Penelitian Tindakan Kelas (PTK), sertikasi Pendidik, Statistika
PENINGKATAN LITERASI INFORMASI UNTUK MENDUKUNG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI DESA SARIWANGI KECAMATAN PARONGPONG KABUPATEN BANDUNG BARAT Neneng Nuryati; Ediana Sutjiredjeki; Carolina Magdalena Lasambouw
Jurnal Difusi Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.812 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v1i1.1017

Abstract

Peran perempuan dalam memajukan kesejahteraan keluarga dan bangsa sangat penting, terutama bagi Indonesia yang jumlah penduduknya perempuan > laki-laki. Guna mendukung pemberdayaan perempuan telah dilaksanakan Peningkatan Literasi Informasi untuk Ibu-ibu Kader PKK dan Pengurus Pokja Desa Sariwangi. Desa ini adalah satu di antara tujuh desa di Kecamatan Parongpong yang berpenduduk 16.318 jiwa, dan tergabung dalam 4.125 Kepala Keluarga, sekitar 700 di antaranya tergolong keluarga pra-sejahtera. Peningkatan Literasi Informasi merupakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Bandung bekerjasama dengan Kelurahan Sariwangi. Tujuannya adalah meningkatkan kompetensi Literasi Informasi 21 Kader PKK dan Pengurus Pokja untuk mendukung tugas mereka mengelola 13 Posyandu multifungsi. Peningkatan Literasi dilaksanakan selama 6 minggu melalui pelatihan menggunakan metode partisipatori-kolaborasi. Kompetensi yang diharapkan dikuasai oleh peserta, yaitu menentukan sifat dan cakupan informasi, mengakses informasi secara efektif menggunakan komputer, mengevaluasi informasi secara kritis, menggunakan informasi untuk merancang program, dan mengkomunikasikan informasi menggunakan kata-kata sendiri yang tepat. Berdasarkan evaluasi, keterampilan Literasi Informasi 21 orang ibu-ibu rumah tangga kader PKK dan Pengurus Pokja di Desa Sariwangi telah berhasil ditingkatkan. Kesulitan merencanakanprogram PKK, dan menyusun pelaporan dapat diatasi melalui pencarian informasi yang lengkap, relevan dan akurat. Bukti keberhasilan adalah telah disusun 15 Rencana Program Kerja PKK yang siap dilaksanakan untuk tahun anggaran 2018. Kata kunci: Kompetensi, Literasi Informasi, Pemberdayaan Perempuan, Desa
PENGELOLAAN PROPERTI RUKOS BERBASIS PADA KINERJA ASET Katharina Priyatiningsih; Iwan Mulyawan; Rosma Pakpahan
Jurnal Difusi Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.745 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v1i1.1028

Abstract

Usaha membuka Rukos (Rukos) seperti bisnis pada umumnya yaitu untuk mendapatkan penghasilan dan keuntungan bagi pemiliknya. Kondisi usaha bisnis Rukos di seputar kawasan kampus merupakan bisnis yang menjanjikan, bersifat jangka panjang dengan persaingan yang berfokus pada pelayanan. Pemilik Rukos belum sepenuhnya menjalankan usaha tersebut secara profesional, hal ini diindikasikan melalui tingkat hunian yang belum optimal. Kinerja aset properti Rukos dapat dinilai kinerjanya melalui empat ukuran yaitu kondisi fisik, fungsional, utilitas dan keuangannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di daerah kawasan kampus Politeknik Negeri Bandung yaitu daerah Ciwaruga dan daerah Sarijadi. Responden penelitian ini adalah pemilik atau pengelola Rukos dengan jumlah responden 20 usaha Rukos. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner, wawancara dan observasi. Data kegiatan ini menunjukan kinerja aset properti Rukos secara umum perlu ditingkatkan. Sehubungan dengan hasil tersebut maka kegiatan ini dilanjutkan dengan memberi pemahaman kepada pengelola atau pemilik usaha Rukos untuk mengelola dengan manajemen yang diberikan melalui pelatihan. Hasil pelatihan ini diharapkan dapat membuka pemahaman baru tenang pengelolaan Rukos sebagai aset properti dan merupakan bisnis yang strategis sehingga bukan hanya mendapatkan penghasilan dan keuntungan tetapi jangka panjangnya memiliki nilai aset yang makin meningkat.Kata kunci: properti, rukos, kinerja aset
PELATIHAN PEMASANGAN DAN PERBAIKAN PENGKONDISI UDARA SEBAGAI BEKAL BERWIRAUSAHA DI KOTA CIMAHI Sumeru Sumeru; Tandi Sutandi
Jurnal Difusi Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v1i1.1029

Abstract

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, jumlah pengangguran di Kota Cimahi pada tahun 2014 adalah sekitar 55.701 jiwa. Salah satu usaha untuk mengurangi jumlah pengangguran adalah dengan menciptakan lapangan kerja baru dalam bidang pemasangan, perawatan dan perbaikan dalam bidang pengkondisi udara (AC). Tujuan dari program pelatihan ini adalah untuk menciptakan wirausaha-wirausaha baru maupun teknisi-teknisi baru dalam bidang pemasangan, perawatan dan perbaikan AC. Penggunaan AC pada perumahan atau perkantoran akan terus meningkat dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi. Peningkatan penggunaan AC membuka peluang wirausaha baru dalam bidang pemasangan, perawatan dan perawatan AC. Pemasangan, perawatan dan perbaikan AC yang kurang tepat akan menurunkan kinerja AC. Penurunan kinerja AC akan meningkatkan konsumsi energi listrik. Pada pelatihan ini diberikan teknik-teknik pemasangan, perawatan dan perbaikan, sehingga konsumsi energi listrik oleh AC dapat lebih optimal. Peserta pada pelatihan sebanyak 7 orang, dimana 5 orang masih berusia di bawah 30 tahun dan 2 orang telah berusia di atas 40 tahun yang tinggal di Kecamatan Cimahi Utara. Selama pelatihan peserta dibagi menjadi dua grup, dan setiap grup mendapatkan peralatan yang dapat digunakan untuk membuka usaha (bengkel) dalam bidang servis AC. Selama pelatihan para peserta sangat antusias mengikuti program-program yang diberikan dan bersemangat untuk membuka usaha baru dalam bidang servis AC. Kata Kunci: Pelatihan, Pemasangan AC, Perawatan AC, Wirausaha, Kota Cimahi
PENGGUNAAN ALAT PENGERING PADA PRODUKSI OLAHAN KUDAPAN TRADISIONAL KOLONTONG Wahyu Budi Mursanto; Siti Saodah; Sri Utami
Jurnal Difusi Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v1i1.1030

Abstract

Industri pengolahan makanan ringan di Jawa Barat menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dan mendapat respon baik dari masyarakat. Salah satu produk olahan dari industri tersebut adalah kudapan khas tanah Sunda seperti kolontong, wajit, ciwol, rangginang dan masih banyak jenis lainnya. Untuk menjaga kelestarian warisan kuliner khas tersebut diperlukan upaya menjaga keberlangsungan industri yang memproduksinya. Kelompok usaha kecil yang hingga saat ini masih memproduksi dan mempertahankan olahan makanan tersebut adalah Sari Ketan yang terletak di RT 14 dan 15 RW 01 Desa Ciwaruga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Mitra tersebut memiliki produk unggulan yaitu kolontong. Salah satu proses terpenting dalam pembuatan makanan ringan atau kudapan adalah proses pengeringan. Proses pengeringan yang masih dilakukan selama ini oleh industri skala kecil pada umumnya menggunakan cara konvensional yang hanya mengandalkan sinar matahari. Kekurangan dari metode tersebut adalah lamanya waktu pengeringan, higienitas olahan makanan, dan ketergantungannya terhadap cuaca yang tidak menentu. Proses pengeringan alternatif telah digunakan oleh mitra, yakni dengan menggunakan sumber panas dari kompor LPG yang dinyalakan di dalam ruangan tempat penyimpanan olahan yang akan dikeringkan. Namun metode pengeringan tersebut rentan terhadap ketidakefisienan penggunaan energi serta mempengaruhi kualitas dan kuantitas produk. Untuk itu diperlukan suatu alat pengering yang efektif dan efisien dalam mengeringkan olahan produk. Pengujian pengeringan kolontong dilakukan pada suhu 400C dengan memakan waktu 5 jam. Perbedaan yang mencolok dari produk kolontong dengan penggunakan alat pengering adalah bentuk yang tidak terlalu besar, tetapi dari sisi tekstur dan kerenyahan, sama dengan produk kolontong yang diolah secara tradisional. Dalam kegiatan pengabdian ini, telah menghasilkan luaran berupa alat pengering makanan berkapasitas 1,5 kg dengan metoda konveksi beserta peralatan pendukungnya, modul pelatihan dan SOP pengoperasian.Kata kunci: sistem informasi geografis on line, data penduduk, aset
APLIKASI AUDIT MUTU INTERNAL ONLINE STUDI KASUS SPM POLITEKNIK NEGERI BANDUNG Ade Chandra Nugraha; Nurjannah Syakrani
Jurnal Difusi Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.902 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v1i2.1299

Abstract

Salah satu program dari unit Sistem Penjaminan Mutu (SPM) di Politeknik Negeri Bandung yang tercantum dalam kalender akademik tahunan adalah Audit Mutu Internal (AMI). Dalam tiga tahun terakhir, program ini  telah dilaksanakan secara online menggunakan aplikasi bernama PAMIOL. Penyimpanan data hasil Audit dalam PAMIOL menggunakan link data yang disimpan dalam format Excel maupun Word. Penggunaan dan evaluasi terhadap PAMIOL sebagai media AMI menunjukkan perlunya perbaikan serta disain ulang aplikasi. Berdasarkan analisis PAMIOL dan studi borang program studi (BORANG 3A) BAN PT sebagai salah satu instrumen audit,  dibuat rancangan dan implementasi media audit mutu internal online baru bernama AMIOnline untuk perguruan tinggi atau instansi umum. AMIOnline memiliki kemampuan entry pertanyaan audit yang bersifat dinamis, mencakup definisi model pertanyaan, tipe data jawaban, juga formulasi penilaiannya yang dihitung secara otomotis oleh aplikasi ataupun dari entri skor oleh auditor, menghasilkan laporan asesmen,  serta pilihan data pendukung untuk laporan AMI. Aplikasi ini juga memiliki fitur merekam data master auditor, auditee dan fitur pemetaan penugasan Auditor dengan pengaturan  waktu aktif audit oleh admin. Pengembangan aplikasi AMIOnline ini berdasarkan  metodologi pengembangan perangkat lunak waterfall dan menggunakan basis data relasional. Aplikasi AMIOnline sedang dipersiapkan untuk mendukung AMI SPM Polban mulai tahun 2017 dengan kemungkinan modifikasi serta fitur pengembangan template  pertanyaan audit lainnya.  Kata Kunci:  PAMIOL, AMI, model pertanyaan, formulasi penilaian,  AMIOnline.
PERBAIKAN DESAIN KEMASAN STIK ALE-ALE DAN STIK KANGKUNG PRODUKSI KUB WIDA MANTOLO DI KECAMATAN BENUA KAYONG KABUPATEN KETAPANG Adha Panca Wardanu; Martanto Martanto; Ulyanti Uliyanti
Jurnal Difusi Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.138 KB) | DOI: 10.35313/difusi.v1i2.1300

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah membantu memperbaiki desain kemasan mitra agar menarik dan marketable dengan harapan mitra dapat berkembang dan bersaing di pasar yang kompetitif. UKM mitra dalam kegiatan PKM  adalah KUB Wida Mantolo dan UKM Karya Mandiri bergerak di bidang pengolahan makanan terutama pengolahan produk olahan perikanan. Kedua UKM mitra memiliki permasalahan yang sama tentang kemasan yang digunakan, yaitu kemasan primer yang masih kurang menarik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa introduksi kemasan yang marketable dapat memberikan dampak positif bagi kedua UKM, yaitu penggunaan kemasan primer yang dikombinasi dengan Kemasan sekunder yang terbuat dari kemasan dus. Kemasan tersebut memiliki tampilan yang lebih baik dan informasi yang lengkap sehingga menjadikan image produk lebih meningkat. Kata Kunci:  Kemasan, Pemasaran, UKM, Ketapang