cover
Contact Name
Suci Dwijayanti
Contact Email
sucidwijayanti@ft.unsri.ac.id
Phone
+6281367757107
Journal Mail Official
jres@unsri.ac.id
Editorial Address
Department of Electrical Engineering Faculty of Engineering Universitas Sriwijaya Jalan Raya Palembang-Prabumulih KM 32 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir 30662 website: http://elektro.unsri.ac.id
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : 27164063     DOI : -
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya adalah peer-reviewed jurnal yang dipublikasikan oleh Jurusan Teknik Elektro Universitas Sriwijaya. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November. Ruang lingkup jurnal berfokus pada bidang teknik elektro, namun tidak hanya terbatas pada tenaga listrik, tegangan tinggi, telekomunikasi, teknologi informasi, pengolahan sinyal, ataupun kecerdasan buatan saja. Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya juga dapat mencakup beberapa bidang lainnya, seperti bidang pertanian dan ekonomi yang mana pada praktiknya dapat berkolaborasi dengan bidang teknik elektro.
Articles 30 Documents
Inisialisasi Servis Pada Sistem Tertanam (Embedded System) Berbasis Prosesor Arm Dan Kernel Linux Dengan Proses Init.d Zainal Husin
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.143 KB) | DOI: 10.36706/jres.v1i1.11

Abstract

Sejak diperkenalkan oleh Linus Torvalds, bahasa pemograman Linux dengan sifatnya yang terbuka, telah dikembangkan oleh begitu banyak pihak secara bersama-sama. Pihak-pihak ini adalah para akademisi, industri maupun perorangan dengan bakat dan keahlian yang luar biasa, dan dengan berbagai berkepentingan. Hasilnya adalah sesuatu yang sangat besar, baik pada segi kapasitas maupun kwalitas. Dengan kapasitas yang begitu besar, tidaklah semua terpakai pada suatu rancangan produk. Sehingga menjadi salah satu karakteristik Linux, fleksibilitas. Yaitu Sistem Operasi dapat diubah sesuai kebutuhan. Kernel Linux yang banyak dipakai sekarang pada beberapa embedded systems berbasis prosesor ARM, yaitu sebagai penggerak robot, alat-alat komunikasi dan sebagainya, dengan sendirinya menuruni sifat fleksibilitas ini. Maka terkadang pengguna masih memerlukan menambahkan atau mengubah isi kernel Linux tersebut, misalnya dengan salah satu tujuan: sudah terjadinya inisialisasi service tertentu setelah ‘booting’.
EVALUASI SISTEM PROTEKSI PETIR EKSTERNAL PADA GEDUNG AULA DAN PUSAT KEGIATAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SRIWIJAYA Rofiqoh Ainun; Muhammad Abu Bakar Sidik
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.886 KB) | DOI: 10.36706/jres.v2i1.25

Abstract

Universitas Sriwijaya merupakan salah satu universitas yang berada di Sumatera Selatan. Ada satu gedung yang baru dibangun di kampus Indralaya Universitas Sriwijaya yaitu Aula dan Student Center Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya yang dibangun di dekat kepadatan aktivitas dan gedung kemahasiswaan. Oleh karena itu, diperlukan Sistem Penangkal Petir (LPS) eksternal untuk meminimalisir dampak sambaran petir langsung yang dapat terjadi. Telah dilakukan penelitian tentang evaluasi LPS eksternal gedung dengan menggunakan software Alternative Transient Program (ATP) untuk melihat potensi yang timbul pada konduktor turun saat petir langsung menyambar terminasi udara. Berdasarkan data tata letak gedung, diketahui bahwa jenis down conductor yang akan dipasang pada LPS eksternal adalah Bare Core Cable (KBC) 50 mm2 dengan satu buah down conductor dan satu buah batang pembumian. Berdasarkan simulasi yang telah dilakukan, diketahui bahwa potensial yang timbul pada penghantar bawah menggunakan KBC 50 mm2 adalah 4,4408 x 106 V. Sedangkan potensial yang timbul pada penghantar bawah menggunakan KBC 70 mm2 adalah 4,4406 x 106 V Dengan satu konduktor bawah dan satu batang pembumian yang dipasang pada LPS luar, maka potensial yang timbul pada Batang 1 adalah 4,441 x 106 V. Sedangkan, potensial yang timbul pada masing- masing Batang (Batang 1 dan Batang 2) dari LPS luar itu dipasang dengan dua buah penghantar bawah dan dua batang pembumian adalah 2,7249 x 106 V. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, tegangan induksi yang timbul pada satu lilitan pada suatu ruangan yang terletak di sebelah penghantar bawah adalah 378 kV jika nilai puncak arus petir yangtelah dilakukan dengan menggunakan software ATP, tegangan induksi yang timbul sebesar 4441,5 kV.
Distribusi Potensial Pentanahan Gedung Baru Universitas Muhammadiyah Palembang Anisa Dwiyana; Wiwin A Oktaviani; Rahmat Wiranto; Taufik Barlian
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.939 KB) | DOI: 10.36706/jres.v3i1.47

Abstract

Pembangunan dua gedung baru di kampus Universitas Muhammadiyah Palembang diperlukan untuk mengakomodir kebutuhan akan gedung perkuliahan dan administrasi yang lebih representatif. Gedung-gedung baru ini ketinggiannya cukup mencolok dibandingkan gedung-gedung terdahulu, sehingga dibutuhkan sistem proteksi petir untuk meminimalisir dampak dari sambaran. Sistem perlindungan yang dimaksud meliputi air terminal yang dihubungkan dengan elektroda pentanahan melalui down conductor. Salah satu parameter yang harus diperhatikan adalah besaran potensial dan distribusinya di antara elektroda pentanahan, karenanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai potensial pentanahan dan distribusi potensial elektroda pentanahan pada kedua gedung serta faktor yang mempengaruhinya. Pada penelitian ini, perhitungan distribusi potensial sistem proteksi eksternal gedung baru kampus Universitas Muhammadiyah Palembang dilakukan melalui simulasi menggunakan Alternative Transient Program (ATP) Draw 72. Dalam simulasi, kabel Bare Core 70 mm2 digunakan sebagai down conductor dan dua elektroda pentanahan. Secara fisik kedua gedung tidak banyak perbedaan sehingga konfigurasi sistem proteksi petir eksternal juga tidak jauh berbeda. Dari simulasi diperoleh besar potensial pada Gedung FEB sebesar 61 kV sedangkan pada Gedung Terpadu FT-FAI sebesar 89 kV. Nilai-nilai ini sama untuk kedua batang elektroda yang menunjukkan potensial terdistribusi merata di antara elektroda pentanahan. Perbedaan nilai potensial disebabkan kondisi tanah antara kedua gedung berbeda dimana Gedung FEB berada pada lahan yang relatif lebih kering dibandingkan Gedung Terpadu FT-FAI. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa kondisi tanah menjadi faktor yang paling mempengaruhi nilai potensial sistem pentanahan.
Pemanfaatan Aliran Air Terasering Sebagai Sumber Energi Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro di Desa Kadongdong Kabupaten Garut Jawa Barat Hermawati; Naufal Nadzir
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.447 KB) | DOI: 10.36706/jres.v1i1.7

Abstract

Listrik merupakan salah satu kebutuhan vital bagi keberlangsungan hidup manusia. Namun belum semua daerah di Indonesia dapat dialiri listrik dengan baik, di antaranya di daerah pegunungan dan terpencil. Dengan memanfaatkan sumber energi listrik terbarukan, salah satunya tenaga air, masyarakat di daerah pegunungan dan terpencil dapat membuat pembangkit listrik skala kecil sebagai cadangan listrik apabila pasokan listrik dari PT. PLN terganggu. Pembangkit listrik Pikohidro merupakan pembangkit listrik sederhana dan murah, sehingga dapat dengan mudah dibangun secara swadaya. Sumber energi listrik dari aliran air pada penelitian ini memiliki daya potensial sebesar 2000 Watt. Sistem PLTPH ini pun cukup sederhana, yaitu hanya terdiri dari kincir yang dikopel dengan velg sebagai pulley tambahan sebelum dikopel ke generator. Kincir memiliki kecepatan sudut sebesar 3,559 rad/s yang mana menghasilkan 938 putaran per menit pada generator. Tegangan listrik yang dibangkitkan oleh pembangkit ini memiliki nilai beragam tergantung besar dari pintu air saluran, mulai dari 117,5 Volt hingga 401,8 Volt. Pintu air ini dapat diatur sedemikian sehingga tetap dapat menghidupkan lampu yang digunakan untuk penerangan lorong rumah warga dan pos ronda dekat lokasi PLTPH dengan faktor daya rata-rata sebesar 0,945.
Perancangan Sistem E-Commerce Antar Mahasiswa Universitas Sriwijaya Berbasis Aplikasi Mobile Abdul Haris Dalimunthe; Desi Windisari; Cindy Kusumawardani
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1262.155 KB) | DOI: 10.36706/jres.v1i1.8

Abstract

Perdagangan elektronik atau e-commerce merupakan penjualan dan pembelian barang atau jasa dengan menggunakan sistem elektronik seperti smartphone. Dengan semakin meningkatnya penggunaan smartphone pada era digitalisasi saat ini mengakibatkan kebutuhan masyarakat akan adanya mobile application juga semakin banyak diminati, dikarenakan hampir semua mahasiswa bergantung pada teknologi yang canggih ini. Di Universitas Sriwijaya memiliki lingkungan yang luas dimana tempat penjualan peralatan kebutuhan mahasiswa memiliki jarak yang cukup jauh untuk dijangkau antara satu fakultas ke fakultas lain. Untuk membantu mahasiswa dalam menjangkau dan mempromosikan barang atau jasa maka akan dirancang suatu sistem perdagangan elekronik berbasis aplikasi mobile oleh user dan dapat diatur oleh admin melalui website. Metodologi yang digunakan pada perancangan ini adalah metodologi yang mengacu pada model v dengan menggunakan tools antara lain analisis 5W+1H dan SOAR pada tahapan perencanaan, diagram UML 2.0 pada tahap desain, framework Codeigniter, Ionic dan Angular JS pada tahap pemprograman. Pada tahapan pengujian menggunakan metode pengujian blackbox.
Pengembangan Sistem Game Edukasi sebagai Media Pembelajaran Anak Usia Dini Berbasis Aplikasi Mobile Desi Windisari; Abdul Haris Dalimunthe; Suci Rahmawati
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.469 KB) | DOI: 10.36706/jres.v1i1.9

Abstract

Faktor yang disebabkan anak usia dini malas belajar karena kurang menariknya pelajaran yang didapatkan. Salah satu cara yang efektif dan menarik untuk membantu anak usia dini mengenal ilmu pengetahuan dasar adalah dengan menggunakan sistem game edukasi berbasis mobile aplikasi sehingga mereka bisa belajar sekaligus bermain dimanapun dan kapanpun. Dengan adanya kemajuan di bidang teknologi dan informasi memberikan kemudahan dalam memperoleh berbagai jenis game yang bisa download secara gratis, namun belum sesuai dengan kategori usia. Untuk itu diperlukan game edukasi yang dapat digunakan sesuai dengan kategori usia sehingga memudahkan anak dalam mengenal ilmu pengetahuan dasar. Dalam pengembangan sistem game ini menggunakan metode yang mengacu pada metode RAD (Rapid Application Development) dan dengan bantuan tools Unified Modeling Language 2.0 (UML). Tahapan analisis untuk mengembangkan sistem ini dengan menggunakan anaisis kippling 5W+1H dan SOAR (Strength, Opportunities, Aspiration, Result). Sistem ini dibangun menggunakan Codeigniter sebagai framework untuk pembuatan website, ionic sebagai framework dalam pembuatan mobile, dan MySQL sebagai perangkat lunak database server. Sistem ini dirancang untuk anak usia dini dalam belajar mengenal ilmu pengetahuan dasar sehingga dapat membantu mereka sebelum masuk ke pendidikan formal.
Analisis Dan Perancangan Jaringan Akses Dengan Media Transmisi Fiber Optic Single Mode Di Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya Kampus Palembang Puspa Kurniasari; Muhammad Ardiansyah
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1110.022 KB) | DOI: 10.36706/jres.v1i1.10

Abstract

Perancangan desain jaringan FTTx pada Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya kampus Palembang dilakukan dengan membuat skema jaringan dan pembagian jalur. Setelah dilakukan perancangan skema dan pembagian jalur maka disimulasikan dengan Optisystem lalu dilakukan perhitungan Power Link Budget, Rise Time Budget dan Bit Error Rate (BER). Dengan cara melakukan perhitungan nilai redaman kabel fiber optic G 652.D yang dapat mempengaruhi pelemahan daya yang terjadi, hasil yang didapat pada gedung Jurusan Fakultas Teknik sebesar -10.4809 dB dengan hasil simulasi -8.894 dB, gedung Teknik Bukit Asam sebesar -10.489 dB dengan hasil simulasi - 8.902 dB, gedung Teknik Kimia sebesar -10.493 dB dengan hasil simulasi -8.906 dB, gedung Teknik Mesin sebesar - 10.4931 dB dengan hasil simulasi -8.906 dB, gedung Teknik Pertambangan sebesar -10.4939 dB dengan hasil simulasi -8.907 dB, gedung Teknik Sipil sebesar -10.495 dB dengan hasil simulasi -8.908 dB, gedung Teknik bagian Akademik sebesar -10.4951 dB dengan hasil simulasi -9.230 dB, gedung Dekanat Teknik I sebesar -10.512 dB dengan hasil simulasi -9.248 dB, gedung Teknik Geologi sebesar -10.523 dB dengan hasil simulasi -9.257 dB. Simulasi dan perhitungan pada perancangan ini didasari dari pengambilan data pada perusahaan UPT TIK di kampus Universitas Sriwijaya. Hasil perhitungan Rise Time Budget untuk link λ= 1310 nm didapat sebesar 49,49 ps dimana untuk perhitungan rise time budget pada kabel singlemode, parameter yang digunakan yaitu rise time transmitter, rise time receiver , serta tintra. Sehingga dapat mengetahui hasil dari Bit Error Rate (BER) pada suatu jaringan yang menunjukan nilai 10-9.
Perancangan Optical Power Meter Berbasis Microcontroller Arduino Pada Pengukuran Daya Fiber Optic Prayitno Fidiantoro; Puspa Kurniasari
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.103 KB) | DOI: 10.36706/jres.v1i2.13

Abstract

Dalam sistem komunikasi fiber optic, kualitas jaringan menjadi fokus utama untuk menghadirkan jenis layanan yang baik pula. Pengukuran daya sinyal memiliki peranan sangat penting dalam sebuah perancangan sistem komunikasi fiber optic. Maka dari itu, penting untuk mengetahui besarnya daya optis yang terjadi dalam kabel fiber optic. Daya optis dapat diukur dengan menggunakan Optical Power Meter pada sisi receiver. Namun harga optical power meter komersil di pasaran masih terbilang cukup mahal.Untuk itu dilakukan perancangan optical power meter yang lebih efisien dan murah menggunakan microcontroller arduino sebagai pemroses data dengan prinsip perubahan besaran arus pada photodiode menjadi tegangan pada rangkaian OP07. Penelitian dilakukan dengan melakukan perancangan dan perakitan pada print circuit board (pcb) menggunakan sensor photodiode FGA01FC sebagai sensor cahaya dan penggunaan resistor 90 Ω, 900,01 Ω, 9000,9 Ω, 90090,9 Ω, 909090,9 Ω, dan 10 MΩ untuk mendapatkan nilai tegangan. Didapat hasil 0,256 V sampai 2,56 V pada resistor 9000,9 Ω untuk input daya -5 dBm sampai -15 dBm. Untuk input daya -15 dBm hingga -25 dBm digunakan resistor dengan nilai 90090,9 Ω dengan hasil tegangan 0,25 V sampai 2,53 V. Untuk input daya - 25 dBm sampai -35 dBm menghasilkan 0,26 V sampai 2,58 V pada penggunaan resistor 909090,9Ω, dan terakhir untuk input -35 dBm sampai -45 dBm menggunakan resistor 10 MΩ menghasilkan tegangan 0,308 V sampai 2,84 V. Nilai-nilai tersebut sesuai dengan tegangan kerja pada rangkaian arduino yaitu dari 0,2 V sampai 5 V. Sehingga optical power meter dapat mengukur dari rentang 0 dBm sampai -50 dBm.
Desain Basis Data Sistem Pemesanan Makanan dan Minuman Pada Restoran Berbasis Online Abdul Haris Dalimunthe
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.577 KB) | DOI: 10.36706/jres.v1i2.14

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi pada bidang industri kulineri pada saat ini sebagai salah satu strategi yang digunakan oleh para pemilik restoran. Teknologi dimanfaatkan sebagai tools untuk proses pemesanan makanan dan minuman secara online. Penerapan sistem online tersebut dibutuhkan suatu proses pembuatan aplikasi online yang membutuhkan banyak keahlian dan pengetahuan khusus yang dikombinasikan. Mendesain basis data merupakan salah satu keahlian yang dibutuhkan. Suatu penelitian mengenai desain basis data sistem pemesanan makanan dan minuman pada restoran yang berbasis online sangatlah membantu dan berguna. Desain tersebut akan menghasilkan sistem basis data yang bermanfaat dan dapat digunakan bagi pengembang sistem online pada restoran dan sejenisnya. Proses desain dilakukan dengan 3 (tiga) tahapan yaitu : tahap perencanaan, tahap desain, dan tahap koding. Tahap perencanaan mengidentifikasi aktor dan aktifitas pada sistem. Tahap desain melakukan proses pemodelan kelas data dan tabel beserta atributnya. Terakhir tahap koding dengan menggunakan software pengembangan basis data yaitu MySQL dengan menfaatkan fitur phpMyAdmin pada software XAMPP.
Perancangan Kendali Alat Bantu Tunanetra Berbasis Fuzzy Logic Muharomeita Aulia; Ekawati Prihatini; Nyayu Latifah Husni
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.797 KB) | DOI: 10.36706/jres.v1i2.15

Abstract

Seorang penyandang tunanetra biasanya menggunakan alat bantu seperti tongkat atau anjing sebagai penuntun untuk membantu pergerakkannya dalam kehidupan sehari-hari dan untuk mengetahui benda yang ada disekitarnya. Sehingga dibutuhkan sebuah alat bantu tunanetra yang terintegrasi dalam satu sistem yang mampu membantu dalam penyandang tunanetra di kehidupan sehari-hari serta memberikan informasi lokasi keberadaan terakhir alat tersebut. Sistem ini memanfaatkan sensor ultrasonik HC-SR04 dan sensor water level, strategi pengendalian sistem ini adalah menggunakan fuzzy logic. Serta proses komunikasi antar perangkat pada sistem ini menggunakan komunikasi wireless yang berbasis IoT dengan menggunakan ESP8266.

Page 1 of 3 | Total Record : 30