cover
Contact Name
Tri Juwono
Contact Email
trijuwono@mercubuana.ac.id
Phone
+628980875279
Journal Mail Official
visikom@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana, Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650. Tlp./Fax: +62215870341
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Visi Komunikasi
ISSN : 14123037     EISSN : 25812335     DOI : https://doi.org/10.22441/visikom
Jurnal Visi Komunikasi [p-ISSN: 1412-3037 | e-ISSN: 2581-2335] has been published since 2007 byFakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Jakarta, Indonesia. Jurnal Visi Komunikasi is a bi-annual journal issued on May and November. It consists of research-based articles and /or conceptual articles in communications (see Focus and Scope). The publisher only accepts an original work, which has not been published elsewhere. The article should be submitted through this site in accordance with our format (see Author Guidelines). Submitted article will be reviewed and edited for format uniformity, term, and other procedures.
Articles 157 Documents
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TAKSI ONLINE “MY BLUEBIRD’ DAN “GRAB” TERHADAP CITRA PERUSAHAAN Sri Apriyani, Susan; Mahmudi, Marwan
Jurnal Visi Komunikasi Vol 18, No 2 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.334 KB) | DOI: 10.22441/jvk.v18i2.9832

Abstract

Bluebird   and   Grab   are   two   professional   transportation   service companies in Indonesia. The two have been competiting to serve their best to satisfy the customers so the positive image will stay remain. The concept of this research  is  using  theory  quoted  from  Kotler  of  serving  quality  and  company image  by  Shirley  Harrison.  Method  used  quantitative  approach  in possitivm  paradigma  and  comparative  study.  The  survey  method  is  using questionaire and the score of the result has been measured using Likert scale.. The questionaire has been sproud to 77 of Mercu Buana University students of Communication, major of Public Relations in 2015 to 2017 that has been a user of Bluebird Taxi and Grab Car. The data has been processed using SPSS 20 in Person’s  correlation,  simple  linear  regretion  test,  and  paired  sample  t-test. There, we found the strong connection of Taksi Bluebird service quality to the company image for 0.792 and also of the Grabcar for 0.62. It proves the impact of service quality to the company image. The difference is that the contribution of service quality to Bluebird Taxi company is 62.7% and to Grabcar company is 39.4%. It’s because Bluebird Taxi focuses more to the transportation service
HIPERPORNOGRAFI PEREMPUAN DALAM IKLAN Ismail, Ervan
Jurnal Visi Komunikasi Vol 14, No 1 (2015): May 2015
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.574 KB) | DOI: 10.22441/jvk.v14i1.1664

Abstract

Research by the author is using the critical paradigm is based on the notion that a variety of issues related to the hyper-pornography emerged from the audience understandings of social reality constructed by advertising. Type of research is a descriptive study using semiotic analysis. Data was collected to make a second record Geliga Muscle Cream ads and Malkis Abon as primary data. Secondary data obtained through the study of literature in the form of books, journals and internet sites.In the second survey results revealed the ad has a depth of meaning that leads to hyper-pornography completely after carefully using the theory of Jean Baudrillard was found that the two ads is the result of the simulation and produce effects that lead women toward kekecenderungan hiperpornografi, based on the results of the study, the second theme ad lifting sensation will be a sign that women's sexuality is the most dominant in the second ad. This advertising system refers to Hollywood movies, one movie Devil Wear Prada and also a novel by Tami Hoag "Luck's Lady". Genre film and the novel is fiction fantasy and romantic drama-crafted by a writer or a director and writer.Penelitian yang dilakukan penulis adalah menggunakan paradigma kritis didasarkan pada pemikiran bahwa berbagai hal yang berkaitan dengan hiper-pornografi muncul dari pemahaman-pemahan sosial khalayak yang terkonstruksi oleh realitas iklan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan analisis semiotika. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membuat rekaman kedua iklan Krim Otot Geliga dan Malkis Abon sebagai data primer. Data sekunder didapat melalui studi literatur berupa buku, jurnal dan situs internet.Pada hasil penelitian diketahui pada kedua iklan memiliki kedalaman makna yang mengarah kepada hiper-pornografi seutuhnya setelah di teliti menggunakan teori Jean Baudrillard didapati bahwa kedua iklan adalah hasil dari simulasi dan menghasilkan efek yang mengarahkan perempuan menuju kekecenderungan hiperpornografi, berdasarkan hasil penelitian, Tema kedua iklan yang mengangkat sensasi akan seksualitas perempuan adalah tanda yang paling dominan di kedua iklan. Sistem iklan ini merujuk kepada film-film Hollywood, salah satunya film Devil Wear Prada dan juga sebuah novel karangan Tami Hoag “Luck’s Lady”. Genrenya film dan novel tersebut adalah fiksi fantasi dan romantis drama yang dikarangoleh seorang pengarang ataupun seorang sutradara dan penulis
ANALISIS JARINGAN KOMUNIKASI INFORMAL “ADIDAS TEAM” DI PT. DAMCO INDONESIA JAKARTA PUSAT FITRIANI, FITRIANI
Jurnal Visi Komunikasi Vol 15, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.935 KB) | DOI: 10.22441/jvk.v15i2.1700

Abstract

Informal communication has grown in line with formal communication. Informal communication is communication between people in an organization, but not planned or not specified in the organizational structure. Problems penelitin how the role and model of informal communication network in PT. Damco Indonesia Jakarta.. This research type is descriptive research with quantitative approach with method of communication network analysis. Primary data were collected from the questionnaire and the data obtained will be analyzed by sociometric technique. The results of this study found the existence of individual roles in communication networks consisting of Opinion Leader, Liason, Neglectee, Cosmopolite, Gate Keeper. In this informal communication network there are also 5 clicks with 4 clicks that make up the circle model and one click that make up the Wheel model. Roles found: Opinion Leader 4 people, Liason 2 people, Bridge as many as 5 people, Cosmopolite 2 people, Gate keeper 1 person, Neglectee 2 people and 1 Star.Komunikasi informal turut berkembang sejalan dengan komunikasi formal. komunikasi informal adalah komunikasi antara orang yang ada dalam suatu organisasi, akan tetapi tidak direncanakan atau tidak ditentukan dalam struktur organisasi. Permasalahan penelitin bagaimana peran dan model jaringan komunikasi informal di PT. Damco Indonesia Jakarta. Tipe penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis jaringan komunikasi. Data primer dikumpulkan dari kuesioner dan data yang diperoleh akan dianalisis dengan teknik sosiometri. Hasil penelitian ini menemukan adanya peran-peran individu dalam jaringan komunikasi yang terdiri dari Opinion Leader, Liason, Neglectee, Cosmopolite, Gate Keeper. Pada jaringan komunikasi informal ini juga terdapat 5 klik dengan 4 klik yang membentuk model circle dan satu klik yang membentuk model Wheel. Peran- peran yang ditemukan : Opinion Leader 4 orang, Liason 2 orang, Bridge sebanyak 5 orang, Cosmopolite sebanyak 2 orang, Gate keeper 1 orang, Neglectee 2 orang dan 1 orang Star.
SOCIAL MEDIA SEBAGAI MEDIA KAMPANYE PARTAI POLITIK 2014 DI INDONESIA Ardha, Berliani
Jurnal Visi Komunikasi Vol 13, No 1 (2014): May 2014
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.379 KB) | DOI: 10.22441/jvk.v13i1.383

Abstract

Abstrak , Kekuatan media sosial untuk mempengaruhi masyarakat didasarkan secara eksklusifpada aspek sosialnya: ini berarti interaksi dan partisipasi yang bisa dilakukan melalui kampanye.Kampanye pada dasarnya adalah penyampaian pesan –pesan dari pengirim kepada khalayak.Dengan berkembangnya teknologi internet dan banyak penduduk di Indonesia menggunakaninternet serta mempunyai media sosial seperti facebook, twitter, blog dan youtube. Indonesiamenempati urutan kedelapan di seluruh dunia. Layanan jaringan media sosial yang khas bisaberbagi konten, komunitas web, dan forum internet media sosial dari alat dan komunitas yangberbeda. Penggunaan media sosial itu harus direncanakan, dikomunikasikan dan di programuntuk meningkatkan kredibilitas partai. komunikasi organisasi adalah pertimbangan yang pentinguntuk memastikan cukup interaksi dalam platform media sosial. Dapat disimpulkan bahwa mediasosial telah memainkan dan akan terus memainkan peran penting dalam kampanye politik politik2014. Sejauh penggunaan masa depan media sosial melalui platform seperti Facebook , Twitter ,dan Youtube , kandidat politik akan terus berinteraksi dengan pendukung dan menerimadukungan dalam bentuk sumbangan dan relawan.
POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL ORANG TUA DAN ANAK DALAM MEMAHAMI BAHAYA GADGET DI TANGERANG Lestari, Sri
Jurnal Visi Komunikasi Vol 20, No 02 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.27 KB) | DOI: 10.22441/visikom.v20i02.14350

Abstract

Technological developments have spread among the community, including children. Currently, not a few children have and are good at operating gadgets. Gadgets can have a positive and negative impact on children. Because it is necessary for parents to provide direction to children so as not to be affected by the negative impact of gadgets by using effective communication patterns. Communication patterns are needed to analyze how the picture of communication that occurs between parents and children as active gadget users. The method used in this research is descriptive qualitative accompanied by in-depth interviews (in-depth interviews) in collecting the data needed for research. The results of this study were obtained through analysis of the recap of the results of indepth interviews with each informant. It is shown that indeed every parent has their own way of educating their children, especially in playing gadgets. Obtained from 5 families (Mother and Child), 1 family that applies permissive communication patterns, 2 families that apply democratic communication patterns and 2 families that apply authoritarian communication patterns.
MANAJEMEN EDITING POST PRODUCTION PROGRAM CURRENT AFFAIR DI TVONE Asse, Ridho Azlam Ambo
Jurnal Visi Komunikasi Vol 15, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.256 KB) | DOI: 10.22441/jvk.v15i2.1696

Abstract

Management is the art of completing the work through others. In an organization there are various components that are structured and coordinated in the movement toward shared vision and mission. Management is looking for that component to move under coordination, pressure, and problems that hit. Editing management, especially for the current affair type program, has a special purpose. Not just the speed of productivity that is based on the ability of individual editors. This research is done to know the process of stage editor in work. The process of managing files, data management, human resources, tools, facilities, scheduling, until the pattern of editing stage in one of the national media industry. This study concludes that the current affair program management editing system based on the concept of planning, organizing, implementation, supervision, and productivity management is done by Top Down method from top to bottom in the management of currenf affair tvOne editing program. What gets from above during a pre-production meeting of a program. Then coordinate with the supervisor and then delegate down to be implemented according to the agreed plan and in accordance with the duties and functions of both the production team and the editor. Manajemen merupakan seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Dalam sebuah organisasi terdapat berbagai macam komponen yang terstruktur dan terkordinasi dalam gerakan menuju visi dan misi bersama. Manajemen ialah mencari agar komponen tersebut dapat bergerak dibawah koordinasi, tekanan, dan masalah yang menerpa. Manajemen editing khususnya untuk program berjenis current affair, memiliki tujuan khusus. Tidak sekedar kecepatan produktifitas yang didasarkan pada kemampuan individu editor. Penelitian yang dilakukan ini untuk mengetahui proses tahapan editor dalam bekerja. Proses mengelola file, pengelolaan data, sumber daya manusia, alat, fasilitas, penjadwalan, hingga pola tahapan editing pada salah satu industri media skala nasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem manajemen editing program current affair yang berpijak pada konsep perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan manajemen produktivitas adalah dilakukan dengan metode Top Down yaitu dari atas ke bawah pada manajemen editing progam currenf affair tvOne. Apa yang didapat dari atas pada saat rapat pra produksi suatu program. Kemudian berkoordinasi dengan supervisor lalu didelegasikan kebawah untuk dilaksanakan sesuai rencana yang telah disepakati dan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing baik dari tim produksi dan editor.
RANCANGAN PENILAIAN KINERJA YANG TEPAT PADA LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK TVRI Fachrudin, Andi
Jurnal Visi Komunikasi Vol 12, No 1 (2013): May 2013
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.378 KB) | DOI: 10.22441/jvk.v12i1.364

Abstract

Sumber daya manusia (SDM) merupakan unsur yang strategis dalam menentukan sehatatau tidaknya suatu organisasi. Manajemen SDM aparatur memiliki fungsi penting yaitumendorong agar setiap organisasi pemerintah dapat mencapai visi, misi dan tujuan organisasi.Organisasi penyiaran sebagaimana organisasi lainnya memiliki memberikan pengaruh yangdalam bagi pengembangan sumber daya manusia. Lebih jauh, penilaian kinerja berbasis sasarankerja individu merupakan suatu rangkaian yang berawal dari penetapan tolok ukur yang meliputiaspek kuantitas, kualitas, waktu dan biaya dari setiap kegiatan tugas pokok jabatan. Sistempenilaian kinerja yang dirancang lebih bersifat terbuka sehingga diharapkan dapat meningkatkanmotivasi dan produktivitas kerja serta menciptakan hubungan interaksi antara pejabat penilaidengan pegawai yang dinilai dalam rangka objektivitas penilaian dan untuk mendapatkankepuasan kerja setiap pegawai.Lembaga penyiaran publik TVRI yang memiliki pegawai denganpenilaian kerja DP3 harus dikembangkan dengan penilaian kinerja berbasis Sasaran KerjaIndividu. Karena produktivitas karya-karya jurnalistik dan artistik yang unik dari TVRI harusditerima khalayak luas untuk menjunjung tinggi Idealisme dan Martabat Bangsa Indonesia.Dengan program-program yang berdasarkan ke-ilmuan, seni modern dan berakar pada BudayaIndonesia.Sumber daya manusia (SDM) merupakan unsur yang strategis dalam menentukan sehatatau tidaknya suatu organisasi. Manajemen SDM aparatur memiliki fungsi penting yaitumendorong agar setiap organisasi pemerintah dapat mencapai visi, misi dan tujuan organisasi.Organisasi penyiaran sebagaimana organisasi lainnya memiliki memberikan pengaruh yangdalam bagi pengembangan sumber daya manusia. Lebih jauh, penilaian kinerja berbasis sasarankerja individu merupakan suatu rangkaian yang berawal dari penetapan tolok ukur yang meliputiaspek kuantitas, kualitas, waktu dan biaya dari setiap kegiatan tugas pokok jabatan. Sistempenilaian kinerja yang dirancang lebih bersifat terbuka sehingga diharapkan dapat meningkatkanmotivasi dan produktivitas kerja serta menciptakan hubungan interaksi antara pejabat penilaidengan pegawai yang dinilai dalam rangka objektivitas penilaian dan untuk mendapatkankepuasan kerja setiap pegawai.Lembaga penyiaran publik TVRI yang memiliki pegawai denganpenilaian kerja DP3 harus dikembangkan dengan penilaian kinerja berbasis Sasaran KerjaIndividu. Karena produktivitas karya-karya jurnalistik dan artistik yang unik dari TVRI harusditerima khalayak luas untuk menjunjung tinggi Idealisme dan Martabat Bangsa Indonesia.Dengan program-program yang berdasarkan ke-ilmuan, seni modern dan berakar pada BudayaIndonesia.
POLA KOMUNIKASI KOMUNITAS JARINGAN PENGUSAHA NASIONAL BANDUNG DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSINYA FAUZIAH, NAJMATUL
Jurnal Visi Komunikasi Vol 20, No 01 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.934 KB) | DOI: 10.22441/visikom.v20i01.14258

Abstract

Communities are generally formed because there are similarities, visions and missions shared by the people who join in it. Bandung City National Entrepreneur Network. Association of Entrepreneurs whose goal is to establish Japnas, to help the growth of the Indonesian economy, by defending our own products. Japnas Bandung was also established in 2018. This research is how the communication pattern of the Bandung National Entrepreneur Network community in maintaining its existence. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques using interviews, observation and documentation. In this study, the communication pattern used is one-way communication, namely the Japnas website, two-way WhatsApp group media, and multi-way communication occurs during face-to-face meetings such as annual events, Branch Deliberations, Annual Meetings, Break Fasting Together, Halal Bi Halal and Meetings. weekly/monthly. Communication activity in Japnas Bandung City uses descriptive communication, Prescriptive communication (Giving Instructions).
PENERAPAN NEW MEDIA TECHNOLOGY PADA TELEVISI BERBASIS INTERNET SOLOPOS TV (2013-2015) Santoso, Didik Haryadi; Budianto, Heri
Jurnal Visi Komunikasi Vol 15, No 1 (2016): May 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.561 KB) | DOI: 10.22441/jvk.v15i1.1687

Abstract

Solopos.tv is present as an internet-based television as an alternative to virtual audiences in the present era. How to develop internet based television program in solopos.tv? The question becomes a common thread in this paper. This research use case study method. The core of the discussion is divided into four namely; (1) Human resources (2) Information management is content production process and content distribution (3) Facilities, infrastructure and funding and (4) Internet-based television structure and culture. The conclusions of this paper are: First, Internet-based television has a difference with conventional television is usually from the use of human resources are trimmed so that it can reduce production costs and post production. Second, the management of informative content not only in the content production process but also its virtual based distribution strategy. The sophistication of new media technology helps save production costs and post production. Finally, the lean structure and creative culture so that it produces creative programs because it supports young people who are familiar with virtual digital technology. Solopos.tv hadir sebagai televisi berbasis internet sebagai alternatif bagi para audien virtual di era kekinian. Bagaimana pengembangan program televisi berbasis internet di solopos.tv? Pertanyaan tersebut menjadi benang merah dalam tulisan ini. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Inti pembahasan terbagi menjadi empat yaitu; (1) Sumber daya manusia (2) Pengelolaan informasi yaitu proses produksi konten dan distribusi konten (3) Sarana, prasarana dan pendanaan dan (4) Struktur dan kultur televisi berbasis internet. Simpulan dari tulisan ini yaitu: Pertama, televisi berbasis internet memiliki perbedaan dengan televisi konvensional biasa yaitu dari sisi penggunaan sumber daya manusia yang dipangkas sehingga dapat memperkecil biaya produksi dan pasca produksi. Kedua, pengelolaan konten informatif tidak hanya pada proses produksi konten namun juga strategi pendistribusiannya yang berbasis virtual. Kecanggihan teknologi new media membantu menghemat biaya produksi dan pasca produksi. Terakhir, struktur yang ramping dan kultur yang kreatif sehingga berhasil memproduksi berbagai program kreatif karena didukung anak muda yang akrab dengan teknologi digital virtual.
PENGARUH GAYA KOMUNIKASI PRESENTER TALKSHOW “RUMPI NO SECRET” DI TRANS TV TERHADAP AUDIENCE SATISFACTION Prasetyo, Kurniawan
Jurnal Visi Komunikasi Vol 18, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.807 KB) | DOI: 10.22441/jvk.v18i1.6521

Abstract

Television stations every day present various types of programs whose types are very diverse. One of them is a talk show program. One of the talk show programs. the mainstay of Trans TV is "Rumpi No Secret" which is packaged in a conversation. The talk show "Rumpi No Secret" was hosted by Feni Rose who has a very unique appeal that is able to attract the attention of loyal viewers. The purpose of this research is to find out whether there is an influence from the style of presenter Feni Rose when guiding the talk show "Rumpi No Secret" that aired on Trans Tv to the satisfaction of watching housewives in Kampung Baru RW residents. 10 Kembangan Utara, West Jakarta. This study uses survey research methods in which this method is a study that takes the main sample from a population of data using a questionnaire statement or questionnaire as a primary data collection tool. Data were analyzed by a causal explanative method with a quantitative approach. The theoretical basis used is the uses and gratification theory owned by Blumer and Katz.

Page 1 of 16 | Total Record : 157