cover
Contact Name
Samanoi Halowo Fau
Contact Email
haga@uniraya.ac.id
Phone
+6282286352622
Journal Mail Official
haga@uniraya.ac.id
Editorial Address
Jln. Nari-nari, Kelurahan Pasar Telukdalam, Kb. Nias Selatan, Sumatera Utara
Location
Kab. nias selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Nias Raya
ISSN : -     EISSN : 28287037     DOI : 10.57094
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah publikasi ilmiah multidisiplin diterbitkan dan dikelola oleh LPPM UNIRAYA. Menerbitkan artikel kegiatan pengabdian pada masyarakat bidang pendidikan, Collaborative Governance, Pembangunan Partisipatif, Pembangunan Berkelanjutan, Pembangunan Inklusif, Ekonomi Kreatif, Knowledge Transfer for Community Development, Aktualisasi Kearifan dan Budaya Lokal, Transfer Teknologi, Globalisasi dan Transformasi Sosial, Pengembangan Kompetensi dan Kewirausahaan, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, Rekayasa Sosial, Manajemen Konflik, dan Literasi Informasi Digital.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 61 Documents
PEMANFAATAN DAUN PANDAN PADA PEMBUATAN SÕU BAGOA DAN UFO SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA LAHUSA 1 DI NIAS SELATAN Hestu Tansil Laia
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1002.964 KB)

Abstract

Kehadiran kerajinan anyaman dalam perkembangannya berkorelasi dengan sumber daya alam setempat yang tersebar di seluruh wiayah Nusantara. Sebagai bahan baku utama sumber daya setempat, anyaman merupakan warisan budaya leluhurnya yang terus berlangsung turun – temurun. Disamping Sõu Bagoa dan Ufo pun merupakan alat sehari – hari, juga sering kali diperlukan dalam upacara – upacara tradisional. Kerajinan anyaman berbasis kearifan lokal dapat digunakan sebagai media untuk melestarikan potensi masing – masing daerah. Kerajinan anyaman pandan di Desa Lahusa 1 memiliki keunikan dan kekhasan pada penggunaan bahan baku alam berupa pandan dan kekhasan teknik pembuatannya yaitu teknik dasar menganyam. Para pengrajin berhasil memproduksi berbagai jenis produk anyaman yang memiliki nilai guna dan estetis. Ditunjang oleh usaha pengembangan produk secara berkelanjutan maka kerajinan ini mampu mengantisipasi persaingan mutu dan tetap hidup dan berkembang.
PEMBERDAYAAN PEMUDA MELALUI SANGGAR TARI DAN HOMBO BATU SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN BUDAYA DI DESA HILIZIHONO KECAMATAN FANAYAMA KABUPATEN NIAS SELATAN Merri K Zalukhu
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.639 KB)

Abstract

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, beberapa tradisi dan budaya masyarakat desa mulai berubah termasuk di daerah-daerah di kepulauan Nias. Hal ini tentunya mempengaruhi adat istiadat masyarakat setempat khususnya pada masyarakat Desa Hilizihono. Oleh karena itu, Ormawa HMPS Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Nias Selatan memandang perlu menggagas sebuah program sebagai upaya penanganan dan pelestarian budaya. Program ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan dan didanai Oleh DitjenBelmawa Kemendikbudristek. Tim Kegiatan ini beranggotakan 11 orang mahasiswa yang diketuai oleh Redilius Laia dan didampingi oleh Ibu Merri Christina Zalukhu, M.Pd. sebagai dosen Pendamping. Masyarakat sasaran program ini adalah pemuda/i desa Hilizihono. Tujuan dari program ini antara lain 1) sebagai upaya untuk melestarikan adat atau kebudayaan di desa Hilizihono; 2) membantu memberdayakan masyarakat desa Hilizihono dan mengembangkan potensi seni khususnya pemuda; 3)membantu terbentuknya sanggar seni dan budaya di Hilizihono dengan melengkapi peralatan tari untuk seterusnya dapat dijadikan wadah berkreasi; dan 4)membantu mengatasi permasalahan kemampuan menari dengan mengadakan pelatihan dengan mendatangkan ahli. Metode pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan ditempuh dengan tiga cara yakni tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Ketercapaian program tampak pada peningkatan pengetahuan para pemuda di Desa Hilizihono; terbentuknya pengurus sanggar seni budaya “Sofu Zato”; pelatihan tari selama 12 kali; diadakannya atraksi budaya; dan terimplementasinya mata kuliah Kebudayaan dan Pariwisata Nias melalui program ini. Luaran yang dicapai adalah buku pedoman praktis menari; profil dan poster; video kegiatan; publikasi pada media sosial dan massa, jurnal, dan keberlanjutan program. Dapat disimpulkan bahwa program ini berhasil memberdayakan pemuda desa Hilizihono dalam melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Nias Selatan. Disarankan agar kegiatan ini tetap dilanjutkan oleh masyarakat khususnya para pengurus dan anggota sanggar.
PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK KORBAN DARI KEKERASAN DI DESA TETEGAWA’AI KECAMATAN MAZO KABUPATEN NIAS SELATAN Fariaman Laia
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.812 KB)

Abstract

Kekerasan terhadap perempuan dan anak diberbagai macam tempat khususnya di desa Tetegawa’ai cukup sering terjadi. Berbagai pihak kalangan mengatakan bahwa faktor ekonomi, sosial, dan budaya merupakan penyebab utama terjadinya situasi tersebut. Ditinjau dari perspektif hukum, fenomena ini dapat diduga muncul karena minimnya pengetahuan atau sosialisasi mengenai perlindungan hukum yang tertuang di dalam peraturan perundang-undangan, dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang perlindungan perempuan dan anak. Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk memberi perlindungan terhadap perempuan dan anak dan supaya menghindari hal-hal buruk yang terjadi dimasa yang akan datang karena Negara telah memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui Peraturan Daerah Kabupaten Nias Selatan Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak. Bahwa dalam peraturan ini tentang perlindungan Perempuan dan Anak memiliki hak yang sama yang harus dilindungi bersama.
STRATEGI PROMOSI SEBAGAI UPAYA MELESTARIKAN OBJEK WISATA BATU MEGALIT TUNDRUMBAHO DI DESA LAHUSA IDANOTAE KECAMATAN IDANOTAE KABUPATEN NIAS SELATAN ALUIWAAURI TAFONAO
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.574 KB)

Abstract

Situs Batu Megalit Tundrumbaho yang ada di Desa Lahusa Idanotae ini mempunyai nilai sejarah dan budaya yang amat penting dilestarikan, maka kawasan di sekitar situs tersebut perlu ditata dengan baik. Selain untuk melestarikan situs budaya yang ada di kawasan itu, penataan ini juga dimaksudkan untuk menarik perhatian para wisatawan domestik maupun mancanegera dengan berbagai macam kegiatan promosi yang dilakukan. Metode Pelaksanaan dalam pengabdian ini mengadopsi bauran promosi yang termasuk dalam perencanaan pelesarian Situs Batu Megalit Tundumbaho yang ada Desa Lahusa Idanotae, antara lain: 1) Periklanan (Advertising), 2) Penjualan Personal (Personal Selling), 3) Promosi dari Mulut ke mulut (Word of mouth), 4) Promosi Penjualan (Sales Promotion), 5) Publisitas (Publicity), dan 6) Hubungan Masyarakat (Public Relations). Ringkasan rencana hasil pengabdian ini yaitu membangun Strategis pengembangan pariwisata pada daerah mitra yaitu dengan memperhatikan sarana dan prasarana yang ada dan penerapan sapta pesona pariwisata . Penerapan Sapta pesona pada objek wisata, Sapta pesona yang mengandung tujuh unsur yang menentukan citra baik terhadap objek wisata yaitu: Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, dan Ramah tamah serta kenangan, kehadirannya memang sangat begitu terasa penting dan sudah saatnya dibutuhkan, bukan hanya sebagai kebutuhan pokok wisatawan, tetapi juga sebagai tolak ukur dalam meningkatkan kualitas pariwisata.
Bokashi Sus Scrofa Fertilizer on Sweet Corn Plant Growth Murnihati Sarumaha; Bestari Laia; Darmawan Harefa; Lies Dian Marsa Ndraha; Indah Permata Sari Lase; Tatema Telaumbanua; Fatolosa Hulu; Baziduhu Laia; Kaminudin Telaumbanua; Amaano Fau; Andrian Novialdi
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1001.346 KB)

Abstract

This study aims to determine the effect of bokashi fertilizer Sus scrofa manure on growth sweet corn (Zea mays L.). This type of research is a quantitative study with a pure experimental method (true experiment). The population of this study were 30 polybags of sweet corn. The research sample used a sample consisting 30 polybags sweet corn with treatment and five replications. The treatments applied were P0 (without bokashi), P1 (50 grams), P2 (70 grams), P3 (90 grams), P4 (110 grams), and P5 (130 grams). The data of this study were analyzed using the Kolmogorov-Smirnov test for normality test, homogeneity test and Anova test and test with the LSD test using version 20 of the SPSS (system product and service solution) application. Based on the results the study it was concluded that, It is used for the growth sweet corn plants and the bokashi fertilizer Sus scrofa dung is easy to find and can be processed quickly and the use Sus scrofa dung bokashi fertilizer has an effect on the growth in height, diameter and number leaves of sweet corn (Zea mays L.).
PENGUNAAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAYAM Anita Zagoto
HAGA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.257 KB) | DOI: 10.57094/haga.v1i1.495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Tanaman Bayam (Amaranthus tricolor L) di Desa Hilisondrekha Kecamatan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan”. Jenis pengabdian ini adalah menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen murni (true eksperimen). yang menjadi populasi dalam pengabdian ini adalah tanaman bayam yang terdiri 60 polibag, sedangkan yang menjadi sampelnya adalah tanaman bayam itu sendiri yang terdiri dari 30 polibag. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa tinggi batang tanaman bayam diperoleh nilai Fhitung = 43.399 > Ftabel = 2.98, dan signifikan 0,21>0,05; jumlah helaian daun tanaman bayam diperoleh nilai Fhitung = 83.203 > Ftabel = 2.98 dan signifikan 0,390 > 0,05; dan diameter batang tanaman bayam diperoleh nilai Fhitung = 18.592 > Ftabel = 2.98 dan signifikan 0,261 > 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan pupuk kandang terhadap pertumbuhan tinggi, diameter dan jumlah daun tanaman bayam.
UTILIZATION OF LEAF OF BANDOTAN (Ageratum conyzoides L.) AS MEDICINE Murnihati Sarumaha
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.817 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis penyakit yang dapat disembuhkan daun bandotan, untuk mengetahui cara pengolahan/ peracikan daun bandotan sebagai obat tradisional, dan untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang pemanfaatan daun bandotan sebagai obat tradisional di Desa Bawolowalani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil dan temuan penelitian yang telah dilaksanakan, adapun jenis-jenis penyakit yang bisa disembuhkan daun bandotan yaitu demam, batuk, malaria, masuk angin, bengkak akibat luka, dan perut kembung. Cara meracik/mengolah daun bandotan sebagai obat tradisional dengan cara dibakar, direbus, dan ditumbuk. Dari hasil pengabdian tersebut menyimpulkan bahwa pemanfaatan daun bandotan sebagai obat tradisional di Desa Bawolowalani sudah menjadi tradisi leluhur dan merupakan warisan turun temurun, hal tersebut karena daun bandotan yang digunakan memiliki khasiat dalam menyembuhkan dan mencegah penyakit.
BOKASHI dung (SUS SCROVA) ON CHILLI GROWTH Kaminudin Telaumbanua
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.038 KB)

Abstract

Tanaman cabai adalah tanaman yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia.Untuk menunjang pertumbuhan tanaman cabai perlu dilakukan pemupukan yang ditambah pada media tanaman untuk mencukupi kebutuhan hara. Bokashi adalah sebuah metode pengomposan yang dapat menggunakan starter erobik maupun anerobik untuk mengomposkan bahan organik, yang digunakan pada pembuatan bokashi kotoran Sus scrova ini adalah serbuk gergaji, sekam padi, Em4, air, gula, tanah dan kotoran babi. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis data Anova. Bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk bokashi kotoran Sus crova terhadap pertumbuhan tanaman cabai. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa pupuk bokashi kotoran Sus scrova dapat diketahui pada; (1) tinggi batang tanaman; (2) jumlah daun dan (3) diameter batang tanaman cabai. Setelah melakukan penanaman dan penelitian dilakukan satu kali seminggu selama 2 bulan
NORTH NIAS NORTH NIAS WORD CLASS WESTERN DIALECT Askarman Laia
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.043 KB)

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kepedulian dan keingintahuan peneliti tentang bahasa daerah Nias karena setiap bahasa memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh bahasa lain. Oleh karena itu, luasnya aspek kebahasaan, peneliti melakukan penelitian tentang analisis kelas kata nomina bahasa Nias Utara dialek Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelas kata nomina bahasa Nias Utara dialek Barat yang terdiri dari bentuk kelas kata nomina dasar dan bentuk kelas kata nomina turunan. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Hasil pengabdian menunjukan bahwa dalam bahasa Nias Utara dialek Barat di desa Onolimbu kecamatan Lahomi Kabupaten Nias Barat terdapat bentuk kelas kata nomina dasar yang dapat berdiri sendiri tanpa mengalami pengimbuhan., nomina dasar bahasa Nias Utara dialek Barat juga memiliki nomina dasar yang hanya terdiri dari dua dan tiga fonem saja, nomina dasar bahasa Nias Utara dialek barat terdapat mutasi atau perubahan bentuk pada awal kata. Selanjutnya, bentuk nomina turunan memiliki lima jenis yaitu prefiks, sufiks, konfiks, infiks dan pengulangan, setiap imbuhan yang melekat pada kata akan membentuk makna dan arti baru. Maka dapat disimpulkan bahwa dalam bahasa Nias Utara dialek Barat terdapat bentuk kelas kata nomina dasar dan bentuk kelas kata nomina turunan.
ERRORS IN USING PUNCTUATION IN OUTGOING OFFICIAL LETTERS Askarman Laia
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.705 KB)

Abstract

Pengabdian ini dilatar belakangi oleh penulisan surat dinas keluar yang tidak sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia khususnya dalam penggunaan tanda baca. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data model Miles dan Huberman dengan melakukan langkah-langkah yaitu Data Reduction (Reduksi Data), Data Display (Penyajian Data) dan Conclusion Drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kesalahan penggunaan tanda baca yaitu tanda baca titik (.), tanda baca koma (,), tanda baca pisah (—) dan tanda baca hubung (-), dan tanda baca miring (/). Hal ini terjadi karena pemahaman tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia bagi instansi sangat minim sehingga mempengaruhi kemampuan dalam menuliskan surat dinas yang sesuai dengan tata cara yang sebenarnya.