cover
Contact Name
Kasmad Ariansyah
Contact Email
kasmad.ariansyah@kominfo.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
kasmad.ariansyah@kominfo.go.id
Editorial Address
Puslitbang SDPPPI, Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Kementerian Komunikasi dan Informatika. Jl. Medan Merdeka Barat 9, Jakarta
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Buletin Pos dan Telekomunikasi
ISSN : 16930991     EISSN : 24431524     DOI : 10.17933
Buletin Pos dan Telekomunikasi a.k.a Bulletin of Posts and Telecommunications is scientific communication media that is currently managed and published by the R&D Center for Post & ICT Resources and Equipments, Ministry of Communications and Information Technology. The Bulletin was first published on 2003 by the R & D Center for Post and Telecommunications, Department of Transportation. Since 2006, After re-organization of the Indonesian Ministries by new elected government, the journal management was moved under the R & D Center for Post and Telecommunications, Ministry of Communications and Information and then since 2010 it has been managed and published by R&D Center for Post & ICT Resources and Equipments, MCIT, Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 170 Documents
PEMBERDAYAAN INFRASTRUKTUR TIK DALAM MENDORONG PEREKONOMIAN MASYARAKAT MISKIN DI PERDESAAN Marhum Djauhari
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol 9, No 1 (2011): March 2011
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.667 KB) | DOI: 10.17933/bpostel.2011.090101

Abstract

Sesuai dengan amanah Undang-Undang No. 36 tahun 1999, tentangtelekomunikasi serta pencapaian kesepakatan internasional World Summit on the Information Society (WSIS), untuk mewujudkan masyarakat informasi agar seluruh perdesaan, lembaga pendidikan, lembaga kesehatan, dan lembaga Pemerintahan terhubung dalam suatu jaringan sehingga seluruh aspek dapat diakses. Teknologi informasi adalah salah satu faktor yang sangat mempengaruhi dalam suatu kehidupan, Indonesia merupakan Negara kepulauan yang sangat luas, padat dan terdiri dari beragam suku bangsa, penduduk tersebar tidak merata, yang disebabkan oleh kesenjangan pelaksanaan pembangunan antar perdesaan dan perkotaan maupun antar kawasan, pembangunan sarana dan prasarana yang diupayakan untuk dapat menjangkau berbagai daerah dirasakan belum optimal, keterbatasan dana pemerintah dan luasnya wilayah yang harus dijangkau. Dalam kaitan dengan kemiskinan tersebut TIK dapat berperan sebagai alat bantu dalam mengoptimalkan upaya untuk mengatasi kemiskinan, sehingga akan berdampak terhadap semakin berkurangnya tingkat kemiskinan, yang disebabkan oleh masyarakat semakin banyak mendapatkan informasi, di bidang pekerjaan, pertanian, membudidayakan potensi daerah, sehingga masyarakat akan semakin cerdas dengan mendapatkan berbagai informasi yang diterimanya. Memperhatikan amanah Undang-Undang Telekomunikasi dan pencapaian masyarakat informasi sesuai kesepakatan WSIS maka, keberadaan insfrastruktur TIK yang telah tergelar, perlu dilakukan pemberdayaan guna mendorong ekonomi masyarakat miskin di perdesaan.
Implementasi Program USO Dalam Aspek Komunikasi Topohudoyo Topohudoyo
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol 9, No 1 (2011): March 2011
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.26 KB) | DOI: 10.17933/bpostel.2011.090102

Abstract

Makalah ini merupakan sebuah refleksi pengalaman penulis ketika ikut dalam tim penelitian Internet Perdesaan (USO) yang diselenggarakan BPPKI Yogyakarta di beberapa daerah penerima fasilitas program kontribusi pelayanan universal telekomunikasi beberapa waktu lalu. Di semua daerah yang kami kunjungi penulis melihat kegagalan program dalam mencapai sasaran. Ada permasalahan yang cukup mendasar tentang proses pelaksanaan/pembangunan infrastruktur USO yang kurang sesuai dengan aturan main sehingga menjadi awal kegagalan program USO. Melihat strategisnya program ini bagi upaya pemberdayaan masyarakat melalui teknologi komunikasi dan informatika, maka penulis mencoba menuliskan pengalaman tersebut, dengan harapan karya tulis dapat memberikan pengkayaan terhadap persoalan USO, syukur-syukur makalah ini bisa menjadi masukan bagi implementor buat perbaikan pelaksanaan program USO ke depan.
Studi Kesiapan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Serta Implementasi E-Goverment dengan Kerangka Kerja Cobit Ahmad Budi Setiawan
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol 9, No 1 (2011): March 2011
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.959 KB) | DOI: 10.17933/bpostel.2011.090103

Abstract

Studi ini bertujuan untuk melihat tentang kesiapan pemanfaatan TeknologiInformasi dan Komunikasi (e-readiness) pada Kementerian Komunikasi danInformatika dalam rangka implementasi tata kelola pemerintahan secaraelektronis atau e-government. Dalam studi ini juga dibahas mengenai strategi implementasi e-government menggunakan kerangka kerja COBIT. Hasil dari studi ini menyimpulkan bahwa dengan menggunakan kerangka kerja COBIT sangat membantu dalam menentukan target kinerja proses-proses TI dalam proses implementasi e-government.
Penelitian Perilaku Pengguna Internet Pada Desa Pinter Hasil Pembangunan USO dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) di Provinsi Jawa Tengah Lasni Julita Siahaan
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol 9, No 1 (2011): March 2011
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.852 KB) | DOI: 10.17933/bpostel.2011.090104

Abstract

Fasilitas internet yang dibangun dengan proyek USO adalah suatu teknologi baru yang dapat menimbulkan reaksi pada penggunanya, baik reaksi menerima maupun reaksi menolak. Oleh karena itu, perlu diketahui model penerimaan teknologi tersebut serta factor-faktor yang berpengaruh terhadap penerimaanya. Salah satu model penerimaan pemakai terhadap teknologi yang paling sesuai sampai sekarang adalah technology acceptance model (TAM) yang dikemukakan oleh Davis dan Khosrow-Pour (2006: 209). Bagaimana kecocokan model TAM dalam menilai penerimaan pengguna terhadap fasilitas internet tersebut dianalisis dengan structural equation modeling (SEM). Pendekatan dalam penelitian ini adalan kuantitatif dengan melakukan survey kepada masyarakat di sekitar lokasi pembangunan proyek USO di Propinsi Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TAM dapat digunakan menilai perilaku masyarakat di sekitar lokasi pembangunan proyek USO dalam menerima dan memanfaatkan fasilitas Internet.
Jaringan Radio Kognitif Sebagai Solusi Optimalisasi Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio Iman Sanjaya; Azwar Aziz
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol 9, No 1 (2011): March 2011
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1801.166 KB) | DOI: 10.17933/bpostel.2011.090105

Abstract

Teknologi telekomunikasi nirkabel berkembang demikian pesatnya dandiperkirakan akan meningkatkan kebutuhan akan spektrum radio dalambeberapa dekade mendatang. Solusi dari permasalahan ini harus diatasimelalui teknologi dan regulasi yang mendukung efisiensi dalam penggunaanspektrum. Jaringan radio kognitif diidentifikasi sebagai suatu teknologi yangmenjanjikan harapan tersebut dan akan memainkan peranan penting untuksistem komunikasi di masa mendatang. Studi ini bertujuan untukmengidentifikasi konsep utama dari teknologi jaringan radio kognitif tersebut, serta peluang-peluang penelitian yang bisa dikembangkan terkait dengan teknologi tersebut.
Persepsi Pengguna Frekuensi Radio di Kota Surabaya terhadap Penanganan Layanan Gangguan Frekuensi Radio Sri Wahyuningsih
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol 9, No 2 (2011): June 2011
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.687 KB) | DOI: 10.17933/bpostel.2011.090201

Abstract

Perkembangan teknologi telekomunikasi, teknologi informasi serta arahkebijakan yang lebih demokratis, menyebabkan perkembangan jasa bidang penyiaran meningkat. Keberadaan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Surabaya adalah pengawasan dan pengendalian penggunaan spektrum frekuensi radio di Jawa Timur, penanganan gangguan frekuensi radio, pelaksanaan penertiban dan penyidikan atas pelanggaran penggunaan spektrum frekuensi radio serta mengadakan pengujian ilmiah serta pengukuran spektrum frekuensi radio. Untuk mengetahui kualitas penanganan gangguan frekuensi radio, dilakukan penelitian persepsi pengguna frekuensi terhadap pelayanan penanganan gangguan di Wilayah kerja Balai Monitor Kelas II Surabaya. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif-kuantitatif. Dan untuk menjawab perumusan masalah menggunakan Importance-PerformanceAnalysis (John A. And John C James,1977:77-79), atau Analisis TingkatKepentingan dan Kinerja. Hasil dari Penilaian pengguna frekuensi radioterhadap layanan gangguan kinerjanya sudah bagus dan penilaian terhadap Sikap petugas dalam memberikan penanganan gangguan dan Kemudahan pengisian dan penggunaan formulir aplikasi penanganan gangguan, mempunyai tingkat kepentingan yang paling dominan.
Kondisi Migrasi Internet Protocol version 6 (IPv6) di Indonesia Fahrizal Lukman Budiono; Riza Azmi
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol 9, No 2 (2011): June 2011
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.442 KB) | DOI: 10.17933/bpostel.2011.090202

Abstract

   Sejalan dengan pertumbuhan industri Internet di Indonesia tersebut, maka kebutuhan akan alamat Internet Protocol (IP) juga pasti meningkat. Operator Internet akan membutuhkan alamat IP untuk mengembangkan layanannya hingga ke seluruh pelosok negeri. Saat ini, jaringan Internet di Indonesia berikut perangkat-perangkat pendukungnya hingga di tingkat end user masih menggunakan Internet Protocol version 4 (IPv4). Kenyataan yang dihadapi dunia sekarang adalah menipisnya persediaan alamat IPv4 yang dialokasikan. Hal ini dikarenakan jumlah alamat yang dapat didukung oleh IPv4 adalah 232 bits, sedangkan data terakhir didapatkan bahwa alokasi IPv4 telah habis dialokasikan pada akhir April 2011 di tingkat Internet Assigned Numbers Authority (IANA), organisasi yang mengelola sumberdaya protokol Internet dunia. Untuk mempercepat migrasi, stakeholder internet di Indonesia yaitu Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Industri Penyelenggara Internet membentuk ID-IPv6TF. Dalam studi ini, ditemukan bahwa implementasi IPv6 di Indonesia termasuk dalam kategori baik dibandingkan dengan negara lain di dunia. Namun, terlihat bahwa perkembangan ini masih sporadis dengan kurangnya peran koordinator, serta sosialiasi ke masyarakat yang tidak ada.
Aplikasi Short Message Service (SMS) dan Email Sebagai Media Komunikasi Data dalam Sistem Pemantauan Suhu Andi Adriansyah; Kasmad Ariansyah
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol 9, No 2 (2011): June 2011
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.079 KB) | DOI: 10.17933/bpostel.2011.090203

Abstract

     Sistem pemantauan suhu secara langsung dengan mencatat setiap perubahan suhu secara manual, terlebih pada kondisi suhu yang ekstrim, memiliki resiko yang dapat berakibat fatal. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem yang dapat melakukannya secara otomatis. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah sistem mandiri yang dapat melakukan pemantauan dan pencatatan perubahan suhu secara near real time (NRT) dan mengirimkan laporan secara otomatis melalui email dan SMS. Sistem terdiri dari Sensor suhu LM35 yang berfungsi merubah besaran fisis suhu ke besaran listrik tegangan, Microcontroller Atmega8535 yang memegang peranan untuk mengkonversi tegangan keluaran LM35 kedalam bentuk digital, serta mengirimkan data hasil konversi melalui komunikasi serial ke computer. Program Java yang dijalankan di computer berfungsi memproses data yang dikirim mikrokontroler ATmega8535, menyimpannya ke basis data MySQL, menampilkannya dalam bentuk tabel dan grafik, dan mengirimkan laporan melalui email dan SMS bila data suhu yang diterima melebihi ambang batas yang telah ditentukan.
Analisis Kepuasan Tingkat Pengguna Izin Stasiun Radio (ISR) di Kementerian Komunikasi dan Informatika Iman Sanjaya
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol 9, No 2 (2011): June 2011
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.361 KB) | DOI: 10.17933/bpostel.2011.090204

Abstract

     Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai organisasi penyelenggara layanan publik, dimana salah satu layanannya adalah perizinan di bidang penggunaan spektrum frekuensi radio. Dalam penelitian ini diukur tingkat kepuasan pemegang Izin Stasiun Radio (ISR) menurut persepsi mereka dengan menggunakan teknik Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa indikator pelayanan yang masuk kedalam Kuadran I sehingga kinerjanya harus dipertahankan. Selain itu, juga terdapat beberapa indicator yang masuk kedalam Kuadran IV, sehingga kinerjanya harus ditingkatkan untuk memenuhi kepuasan pengguna.
Tingkat Pemanfaatan Warung Masyarakat Informasi (Studi di Kantor Pos Makassar II) Paraden Lucas Sidauruk
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol 9, No 2 (2011): June 2011
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.161 KB) | DOI: 10.17933/bpostel.2011.090205

Abstract

Masalah pokok penelitian ini adalah seberapa tinggi tingkat pemanfaatan Warmasif di Kantor Pos Makassar II. Subjek penelitian adalah individu yang menggunakan internet di Warmasif. Metode penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan survei. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dilengkapi wawancara mendalam dan observasi tidak terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Warmasif dimanfaatkan sebagai tempat layanan mengakses internet seperti warnet. Tujuan utama responden ke Warmasif untuk berkomunikasi melalui jejaring sosial (Facebook, Twitter). Sedangkan, jenis informasi yang paling banyak dicari bukan informasi UKM, kesehatan, perpustakaan, melainkan informasi lainnya di luar ketiga jenis informasi itu (66,6%).Berdasarkan perhitungan persentase, tingkat pemanfaatan Warmasif setinggi 56,32 %. Untuk meningkatkannya, Kementerian Komunikasi dan Informatika diharapkan segera memperpanjang domain situs Warmasif www.warmasif.co.id. dan memperbaharui perangkat komputer-internet. Kantor Pos dan Dinas Komunikasi dan Informatika Makassar agar melakukan sosialisasi Warmasif kepada stakeholder dan masyarakat.

Page 1 of 17 | Total Record : 170