cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jambi Medical Journal "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan"
Published by Universitas Jambi
ISSN : 2339269X     EISSN : 25806874     DOI : -
Core Subject : Health,
Jambi Medical Journal is a Journal for Medical And Health Issues, in Scope: Medical Education, Farmakology, Mikrobiology, PUblic Health, Clinical Patology, Medical Nutrition, Clinical Medicine, Pediatric, Immunology, Patology Anatomi, Orthopedy, Obstetri and Gynekology, Internal Medicine, Endocrine and Metabolic, Genetics & Molecular Biology.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2021): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan" : 15 Documents clear
The HUBUNGAN ANTARA DERAJAT OSTEOARTRITIS DENGAN GAMBARAN USG TULANG RAWAN PADA PASIEN OSTEOARTRITIS LUTUT DI RSU AL FAUZAN PERIODE TAHUN 2016-2017: HUBUNGAN ANTARA DERAJAT OSTEOARTRITIS DENGAN GAMBARAN USG Amalia, Riza; Supartono, Basuki; Satya, Ika; Wiyono, Sugeng
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 2 (2021): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.456 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i1.5254

Abstract

Osteoarthritis is a degenerative joint disease which is related with the damage of cartilage. X-Ray is one of the osteoarthritis radiological examinations but only to see the damage of bone not cartilage. One of an effective examination to visualize the damage of cartilage is Ultrasound. The objective of this study is to determine the relation between osteoarthritis grading scale with cartilage ultrasonographic in knee osteoarthritis patients. This was a Cross-sectional study on 32 knee osteoarthritis patients based on Total Sampling technique at RSU Al Fauzan period of 2016-2017. Statistical analysis was performed using Fisher test showed there was a correlation between osteoarthritis grading scale with cartilage ultrasonographic. The conclusion in this study, there is a significant correlation between osteoarthritis grading scale with cartilage ultrasonographic in knee osteoarthritis patients. Keywords: Knee Osteoarthritis, Ultrasound, X-Ray
EFEKTIVITAS KEPEKATAN LARUTAN SODIUM HYPOCHLORITE TERHADAP BIAKAN KUMAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS Effendi, Fajar Ivan; Ernawan, Rieva; Utomo, Pamudji; Mariyanto, Ismail; Santoso, Asep
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 2 (2021): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.242 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i1.10442

Abstract

Abstract Musculoskeletal infections have complex complications, making them a challenge. Most countries have experienced Staphylococcus aureus resistance to methicillin by 25% and some even over 50%. Dakin solution (0.050% to 0.025%) can be used as irrigation, cleansing, and used on moist gauze for the management or prevention of skin or tissue infections. This study aims to determine the lowest concentration level of Dakin solution / sodium hypochlorite which is the safest and most effective in the culture of Staphilococcus aureus. This research is an analytical experimental research, with the concept of comparing the Staphylococcus aureus ATCC 25923 germ cultures which are treated in the form of giving dakin solution / sodium hypochlorite 0.050%, 0.025%, 0.0125% and control using 0.9% NaCl. Observation of the effectiveness is done by measuring the formed inhibition zone. The concentration of 0.025% gives a fairly good disinfectant effect with moderate inhibition power, the concentration of 0.050% gives a good disinfectant effect with a strong inhibitory power while the concentration of 0.0125% does not have a disinfectant effect, this is the same as the 0.9% NaCl control solution. The zone of inhibition in the staphylococcus aureus bacteria culture ATCC 25923 at concentrations of 0.025% and 0.050% still gave a stable effect until evaluation within 2x24 hours (48 hours). Keywords : Dakin solution, Sodium hypoclorite, resistor zone, Staphylococcus aureus.
PENGARUH BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS L. MERR) TERHADAP PENINGKATAN PH SALIVA YANGTERPAPAR MINUMAN BERKARBONASI Syauqy, Ahmad; Hanina, Hanina
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 2 (2021): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.774 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i1.11110

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Kebanyakan masalah rongga mulut di Indonesia adalah terkait karies gigi dan penyakit periodontal. Salah satu faktor yang mempengaruhi timbulnya penyakit tersebut adalah pH saliva. Stimulus mekanik dan kimiawi dari makanan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi pH saliva. Cuci mulut dengan mengkonsumsi buah adalah salah satu cara menjaga pH saliva agar dalam kondisi optimum dalam mencegah terjadinya penyakit gigi. Dari penelitian sebelumnya diketahui bahwa buah nanas dan buah belimbing efektif dalam meningkatkan laju aliran saliva. Namun belum ada penelitian yang membandingkan pengaruh buah tersebut terhadap pH saliva. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pH saliva setelah mengkonsumsi kedua buah tersebut. Metode Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian experimental dengan menggunakan pretest and postest group design dan dilakukan di Laboratorium Biomedik FKIK UNJA. Populasi yang digunakan adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran FKIK UNJA angkatan 2017 dan 2018. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposif sampling sebanyak 36 orang yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan mengkonsumsi buah nanas dan kelompok perlakuan mengkonsumsi buah belimbing. Hasil pemeriksaan pH saliva kedua kelompok dianalisis menggunakan program komputer. Hasil: Uji statistik meunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok buah nanas dengan kelompok buah belimbing dalam meningkatkan pH saliva dengan nilai P 0,855. Kesimpulan: Konsumsi buah nanas dan belimbing dapat meningkatkan pH saliva, namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok buah nanas dengan kelompok buah belimbing. Kata kunci : pH, Saliva, Nanas, Belimbing ABSTRACT ackground: Most oral problems in Indonesia are related to dental caries and periodontal disease. One of the factors that influence the onset of the disease is the pH of saliva. Mechanical and chemical stimuli from food are one of the factors that influence the pH of saliva. Washing the mouth with fruit is one way to maintain the pH of the saliva so that it is in optimum condition to prevent dental disease. From previous research it was found that pineapple and star fruit were effective in increasing the salivary flow rate. However, no studies have compared the effect of these fruits on salivary pH. This study aims to compare the pH of saliva after consuming the two fruits. Research Methods: This study was an experimental study using a pretest and postest group design and was carried out in the Biomedical Laboratory of FKIK UNJA. The population used was students of the Faculty of Medicine FKIK UNJA class of 2017 and 2018. Sampling was carried out by purposive sampling method of 36 people who were divided into two groups, namely the treatment group consuming pineapple fruit and the treatment group consuming star fruit. The results of the saliva pH examination of the two groups were analyzed using a computer program. Results: The statistical test showed that there was no significant difference between the pineapple and star fruit groups in increasing the pH of saliva with a P value of 0.855. Conclusion: The consumption of pineapple and star fruit can increase the pH of saliva, but there is no significant difference between the pineapple and star fruit groups. Keywords: pH, Saliva, Pineapple, Star fruit
GAMBARAN USIA PADA KEJADIAN COVID-19 Elviani, Rosyada; Anwar, Chairil; Januar Sitorus, Rico
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 2 (2021): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.721 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i1.11263

Abstract

Covid-19 adalah Pandemi yang baru terjadi di akhir tahun 2019 yang disebabkan oleh SARS CoV2. Hal ini harus diwaspadai karena transmisi yang cepat, memiliki tingkat kesakitan yang tidak dapat diabaikan. Sampai saat ini, belum ada vaksin pencegahan dan terapi definitif yang belum terbukti. Usia lanjut pada beberapa artikel disebutkan sebagai faktor risiko Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran usia pada kejadian Covid-19. Merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional dengan pendekatan unmathced case control. Data yang digunakan adalah data sekunder rekam medik dan surveilans ruang isolasi RSUP Dr. M. Hoesin Palembang periode 1 Maret 2020 s/d 31 Juli 2020 yang berjumlah 666 responden. Analisis data menggunakan univariat untuk mengetahui gambaran usia pada kejadian Covid-19. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 116 usia berisiko (>65 tahun) yang terkonfirmasi positif sebanyak 30 (40,2%) sisanya 49 (59,8%) negatif. Sedangkan dari 550 usia yang tidak berisiko, sebanyak 277 (47,4%) terkonfirmasi positif dan sisanya 307 (52,6%) negative. Pada analisis bivariat, tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara usia dengan Covid-19 dengan p value 0,270. Kesimpulan.Semua usia berisiko terkonfirmasi positif Covid-19, dan usia produktif paling berisiko Covid-19 yang dikarenakan mobilitas dan aktifitas sosial yang tinggi. Hal ini dapat dicegah dengan tetap melakukan protokol kesehatan.
PERBANDINGAN KURVA FRIEDMAN DAN PARTOGRAF WHO SEBAGAI MONITORING PERSALINAN DI ERA PANDEMI COVID 19 Sucitawati, Putu Devita; Winata, I Gede Sastra
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 2 (2021): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.078 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i1.11486

Abstract

Saat ibu hamil memasuki rumah sakit di era pandemi COVID 19 maka penilaian terhadap ibu dan janin harus dilakukan secara lengkap. Pemeriksaan dan pemantauan ibu hamil saat persalinan juga dilakukan sesuai dengan standar nasional yaitu dengan menggunakan partograf. Partograf adalah alat pemantauan persalinan yang paling umum digunakan oleh tenaga kesehatan untuk memantau kemajuan persalinan dan memberikan intervensi tepat waktu jika diperlukan. Perkembangan dari pemantauan kemajuan persalinan didasari observasi yang dilakukan oleh Friedman pada tahun 1955. Barulah pada tahun 1994,WHO merancang partograf. Sejak pertama kali digunakan, partograf WHO telah dimodifikasi dan diadaptasi oleh banyak rumah sakit
THE EFFECTIVENESS OF MISOPROSTOL COMPARES TO OXYTOCIN IN MANAGEMENT OF RETAINED PLACENTA: AN EVIDENCE-BASED CASE REPORT Gunawan, Indra; Damanik, Roni Andre Syahputra
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 2 (2021): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.827 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i1.11752

Abstract

ABSTRACT Introduction: Retained placenta is one of major cause for postpartum haemorrhage. Various medication and routes of administration have been reported to increase spontaneous placenta delivery and prevent manual removal of placenta. Purpose of the study to compare the outcome between misoprostol and oxytocin in management of retained placenta. Method: literature searching was done in 4 databases (Pubmed, EbscoHost, Cochrane and Scopus) with specific keywords, continued with article selection and critical appraisal. Result: 5 randomized controlled trial articles were found match to eligibility criteria. 3 of 5 studies found that spontaneous placental delivery occurred more in misoprostol group than oxytocin group. Based on 2 studies, the NNT value of misoprostol are 3 compare to oxytocin group. 2 other studies found that no significant differences of spontaneous delivery of placenta in misoprostol and oxytocin group. 2 studies found that misoprostol had shorter time for spontaneous placenta delivery. However, 2 other studies also found that misoprostol had longer time for spontaneous delivery. 1 study also found that Misoprostol group have less blood loss than oxytocin group. Conclusion: administration of misoprostol has better outcome in induce spontaneous placenta delivery, time needed for delivery and less blood loss volume compared to oxytocin. Keywords: misoprostol; oxytocin; prolonged third stage labour; retained placenta
PEMBELAJARAN JARAK JAUH PADA KEPANITERAAN KLINIS PROGRAM STUDI PROFESI DOKTER DI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN Anugrahsari, Santi
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 2 (2021): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.845 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i1.12031

Abstract

ABSTRACT Introduction: It is not easy to regulate the clerkship system for medical professional education clinics when continuing to the hospital during the pandemic (Covid-19) so that students can acquire knowledge and skills according to predetermined competencies. Objective: Describe Distance Learning (PJJ) of Clinical clerkship students (coass) in teaching hospitals during the pandemic. Methods: A descriptive study of Clinical Clerkship students who carried out online activities during the pandemic period at the Teaching Hospital. Results: There were 51 respondents from clinical clerkship education participants, as many as 84.31% of respondents graduated from academic education in 2019-2020, just carried out the 1-2 rotation stage 47.05%, long waiting for the pandemic 5-7 months experienced by 56.86 % of respondents, there were more students who did not experience difficulties in accessing the internet, and simply adapting to do PJJ. Less than 50% of the learning time provided is appropriate. Students are satisfied to receive learning time per day, student communication with clinical teaching lecturers is classified as useful, and scheduling of learning with clinical doctors is relatively easy. Respondents answered PJJ quite effectively, as much as 56.86%. Conclusion: The most prominent problem is the fulfillment of clinical clerkship competence in patients' interactions in teaching hospitals due to the pandemic. However, more than that, various efforts have been made by institutions that provide clinical medical education. Keywords: Clinical Clerkship - Teaching Hospital - Distance Learning - Doctor's Professional Study Program ABSTRAK Pendahuluan : Hal yang tidak mudah dalam mengatur sistem kegiatan kepaniteraan klinik pendidikan profesi dokter pada saat melanjutkan stase di rumah sakit selama masa pandemi (Covid-19) sehingga peserta didik dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan kompetensi yang telah ditetapkan. Tujuan : Menggambarkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) peserta didik kepaniteraan muda (coass) di Rumah Sakit Pendidikan selama pandemi. Metode : Penelitian deskriptif terhadap peserta didik kepaniteraan muda yang melakukan kegiatan daring selama masa pandemi di Rumah Sakit Pendidikan. Hasil : Terdapat 51 responden dari peserta pendidikan kepaniteraan klinis, sebanyak 84,31% responden lulus dari pendidikan akademik di tahun 2019-2020, baru menjalankan stase 1-2 rotasi 47,05 %, lama menunggu pandemi 5-7 bulan di alami oleh 56,86% responden, lebih banyak peserta didik tidak mengalami kesulitan akses internet, dan beradaptasi cukup melakukan PJJ. Kurang dari 50 % Waktu pembelajaran yang diberikan sesuai, peserta didik puas menerima waktu pembelajaran per hari, komunikasi mahasiswa dengan dosen pendidik klinis tergolong baik, serta pengaturan jadwal pembelajaran dengan dokter klinis cukup mudah. Responden menjawab PJJ cukup efektif sebanyak 56,86%. Kesimpulan: Permasalahan yang paling menonjol adalah pemenuhan kompetensi kepaniteraan klinis dalam interaksi dengan pasien di RS Pendidikan dikarenakan pandemi. Namun daripada itu, berbagai upaya telah dilakukan oleh Instansi penyelenggara pendidikan kedokteran klinis. Kata kunci : Kepaniteraan Klinis – RS Pendidikan – Pembelajaran Jarak Jauh - Program Studi Profesi Dokter
LOOP-MEDIATED ISOTHERMAL AMPLIFICATION (LAMP) DALAM PENEGAKAN DIAGNOSIS INFEKSI PARASIT MALARIA BERBASIS MOLEKULER Suwandi, Jhons Fatriyadi
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 2 (2021): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.507 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i1.12067

Abstract

Penegakan diagnosis malaria merupakan hal penting dalam program eleminasi malaria. Proses yang cepat, akurat dan murah merupakan harapan dalam diagnosis malaria, khususnya pada daerah remote area, pada kondisi gawat darurat atau pada saat ketidaktersediaan tenaga mikroskopis. Pemeriksaan RDT dan RDTs yang telah digunakan untuk menegakkan diagnosis malaria, terkadang memiliki akurasi yang kurang diharapkan. Pemeriksaan mikroskopis sebagai gold standard, sering terkendala saat tidak ada tenaga mikroskopis. Pengalaman tenaga mikroskopis juga akan mempengaruhi hasil pemeriksaan. Nested PCR sering digunakan untuk mengkonfirmasi hasil pemeriksaan mikroskopis, namun membutuhkan peralatan dan laboratorium khusus sehingga membutuhkan biaya yang mahal. Untuk menjawab kekurangan pada metode pemeriksaan sebelumnya, maka loop-mediated isothermal amplification (LAMP) dikembangkan sebagai metode diagnosis. LAMP sebagai metode pemeriksaan yang berbasis molekuler memiliki akurasi yang tinggi, dengan sensitifitas dan spesifisitas pada hampir semua penelitian sebelumnya lebih dari 90%. LAMP juga dapat mendeteksi spesies plasmodium dari pasien malaria pada daerah endemis atau non-endemis (kasus impor), pada kehamilan, pada kondisi densitas parasitemia yang rendah dan pada daerah dengan low transmission.
PRINCIPLE OF REHABILITATION & COMPLICATION PREVENTION AFTER MUSCULOSKELETAL TRAUMA Utomo, Pamudji; Akbar, Hillan
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 2 (2021): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.657 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i1.12325

Abstract

Rehabilitation plays a major role to maximize outcome and prevent complications following musculoskeletal trauma and its interventions. It is reported in several studies that mortality risk in patients not receiving rehabilitation was higher compared with patients who received one. The key principles include adequate pain management, anti-infection measures, early ambulation and physical therapy, establishing proper milestones and goals, well-communicated multi-disciplinary approach, and the establishment of standardized and personalized treatment protocol. Early mobilization is supported, as long as wound healing has been taken into consideration. Holistic approach to ensure both physical and psychosocial well-being is recommended, along with special care for geriatric and paediatric populations. Furthermore, alternative medicines such as acupuncture and meditation are currently gaining popularity and subsequently advocated as adjunct therapies.
IMUNODEFISIENSI PRIMER DAN DETEKSI DININYA Mahendra, Cipta
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 2 (2021): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.094 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i1.12473

Abstract

Penyakit imunodefisiensi primer (primary immunodeficiency disease/PID) merupakan keadaan terjadinya defek sistem imun yang disebabkan mutasi pada kode genetik yang mengode komponen-komponen penyusun sistem imun tubuh. Kelainan ini tergolong jarang/langka namun menurunkan kualitas hidup atau bahkan bisa juga mengancam nyawa bagi penderita-penderitanya. Terapi definitif yang tersedia hingga kini pun juga masih terbatas dan berbiaya tinggi. Artikel ini dimaksudkan terutama bagi dokter umum/layanan primer sebagai pengantar agar mengenali penyakit ini sebagai sebuah kelainan langka, yang mungkin jarang atau bahkan belum pernah mendengar tentang keadaan ini sebelumnya.

Page 1 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 4 (2023): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 11 No. 3 (2023): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Special Issues: Jambi M Vol. 11 No. 2 (2023): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Special Issues: Jambi M Vol. 11 No. 1 (2023): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 4 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2022): Special Issues: Jambi Medical And Health Sciences International Conference (JA Vol. 10 No. 1 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2021): Special Issues: JAMHESIC 2020 Vol. 9 No. 3 (2021): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2021): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2020): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2020): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2019): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2019): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2018): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2018): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2017): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2017): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2016): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2016): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2015): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2015): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2014): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2014): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2013): THE JAMBI MEDICAL JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2013): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan More Issue