Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI Eshcerichia coli TERHADAP BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria Macrocarpa) DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) DAN PARIA (Momordia charantina) Nasution, Ali Napiah; Zendrato, Arisman; Nasution, Sri Lestari Ramadhani; Natali, Oliviti; Nasution, Sri Wahyuni; Buulolo, Netralman T.N
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.676 KB)

Abstract

Escherichia coli adalah kuman oportunis yang ditemukan di banyak usus manusia. Ini unik karena merupakan flora normal tetapi dapat menyebabkan infeksi primer di usus seperti diare pada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penghambatan ekstrak daun pepaya, buah paria dan buah mahkota dewa sebagai antibakteri. Untuk menguji aktivitas antimikroba Escherichia coli menggunakan metode difusi cakram. Hasil tes menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya, mahkota dewa dan buah paria mampu menghambat pertumbuhan bakteri dari konsentrasi 25%, 50% 75% dengan daya hambat rata-rata 11-15 mm, 16-17 mm, 17.3-17.5 sebagai kontrol komparatif kloramfenikol yang memiliki daya hambat 30-35 mm. berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak dari daun pepaya, mahkota dewa dan paria dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli.
Perbandingan Efektivitas Antibakteri Terhadap Salmonella Typhii Dari Ekstrak Etanol Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa), Daun Pepaya (Carica papaya) Dan Buah Pare (Momordia charantina) Karor, Reh Malem br; Duha, Kristin Berlianta; Natali, Oliviti; Nasution, Sri Wahyuni; Nasution, Sri Lestari Ramadhani; Nasution, Ali Napiah
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.671 KB)

Abstract

Salmonella adalah bakteri gram negative dan terdiri dari Famili Enterobacteriaceace. Salmonella merupakan bakteri patogen enterik yang menjadi penyebab utama penyakit bawaan dari makanan (foodborne disease). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan dan mengetahui efetivitas ektrak etanol buah mahkota dewa (Phaleria Macrocarpa), daun Pepaya (Carica Papaya), dan buah Pare (Momordia charantina) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhii. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode difusi cakram untuk melihat efektivitas sampel yang diuji dengan model Posttest Only Control Group Design. Semua data hasil penelitian dianalisa menggunakan program SPSS 25 dengan Uji One Way Anova. Dari hasil skrining fitokimia didapati ekstrak etanol Buah mahkota dewa memiliki kandungan fitokimia berupa Alkaloid, Saponin, Flavonoid, Tanin, dan Polifenol, sedangkan ekstrak etanol daun papaya memiliki kandungan fitokimia berupa alkaloid, Steroid dan Triterpenoid, Saponin, serta Polifenol dalam jumlah yang lebih sedikit, di sisi lain ekstrak buah Pare memiliki kandungan alkaloid, steroid dan triterpenoid, flavonoid, dan tannin dalam jumlah yang sedikit serta memiliki kandungan saponin dan polifenol yang cukup tinggi. Sedangkan dari hasil uji efektivitas, terdapat perbedaan yang secara statistik bermakna antara masing-masing konsentrasi ekstrak etanol buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa), daun Pepaya (Carica papaya), dan Buah Pare (Momordia charantina) (Nilai P < 0.05), sementara, dari hasil perbandingan ketiga jenis ekstrak tersebut dijumpai adanya perbedaan yang secara statistik bermakna dari ketiga sampel dari masing-masing konsentrasi dengan Nilai P < 0.05. Kesimpulan dari penelitian ini ketiga sampel penelitian tersebut efektif dalam menghambat pertumbuhan Salmonella Thypii dengan buah Pare (Momordia charantina) yang paling efektif pada konsetrasi yang tinggi dan daun Papaya (Carica papaya) pada konsentrasi yang lebih rendah.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA ANOREKSIA NERVOSA MENERAPKAN METODE CASE BASED REASONING Nasution, Sri Wahyuni; Hasibuan, Nelly Astuti; Ramadhani, Putri
KOMIK (Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komputer) Vol 1, No 1 (2017): Intelligence of Cognitive Think and Ability in Virtual Reality
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.348 KB) | DOI: 10.30865/komik.v1i1.472

Abstract

Pemikiran yang terbentuk akibat pengaruh lingkungan dapat memicu anoreksia nervosa diantaranya berupa iklan dimedia massa sehingga masyarakat sangat terpengaruh terutama pada kalangan remaja. Minimnya pengetahuan dan kepedulian terhadap keseimbangan gizi pada tubuh menyebabkan munculnya gangguan Anoreksia Nervosa. Tujuan penelitian untuk melakukan diagnosa anoreksia nervosa dan memberikan solusi mengenai kondisi yang dialami melalui aplikasi sistem pakar. Metode Case Based Reasoning dapat memberikan kemudahan dalam melakukan diagnosa serta memberikan hasil diagnosa yang lebih akurat berdasarkan kejadian terdahulu dan dapat direvisi kembali dalam memecahkan permasalahan yang baru. Berdasarkan hasil pengujian dengan perbandingan antara hasil diagnosa sistem dan ahli gizi memiliki kemampuan penyelesaian masalah dari penderita dengan mendapatkan hasil sehingga sistem ini dapat dikatakan layak untuk digunakan
IMPLEMENTASI PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI DI RS UMUM ROYAL PRIMA TAHUN 2018 Panggabean, Dini Desita; Khu, Adrian; Ginting, Chrismis Novalinda; Nasution, Sri Wahyuni
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.465 KB) | DOI: 10.5281/scj.v7i2.136

Abstract

Implementasi &nbsp;program &nbsp;pencegahan &nbsp;dan &nbsp;pengendalian &nbsp;infeksi &nbsp;di &nbsp;RSU Royal Prima sudah berjalan baik. Dukungan manajemen terhadap program pencegahan dan pengendalian infeksi di RSU Royal Prima juga sudah cukup maksimal. Direktur RSU Royal Prima sudah memahami dan melaksanakan&nbsp; kegiatan manajerial PPI&nbsp; yaitu&nbsp; perencanaan,&nbsp; pengawasan, pembinaan, monitoring dan evaluasi pelaksanaan program dengan baik. Standar Pelayanan Medik (SPM) bahwa tim PPI yang terlatih dilihat sudah sesuai dengan yang ditetapkan sebanyak 75% tim PPI&nbsp;&nbsp; sudah mengikuti pendidikan dan pelatihan baik dari luar rumah sakit (PERSI dan HIPPI) ataupun dari dalam rumah sakit (In House Training). Struktur &nbsp;organisasi &nbsp;komite &nbsp;PPIRS &nbsp;Royal &nbsp;Prima &nbsp;sudah &nbsp;sesuai &nbsp;dengan susunan &nbsp;yang &nbsp;di &nbsp;tetapkan &nbsp;Depkes &nbsp;RI, &nbsp;2008. &nbsp;Direktur &nbsp;sebagai &nbsp;posisi tertinggi dalam struktur organisasi serta sudah ada susunan komite dan tim&nbsp;PPIRS.&nbsp;&nbsp; &nbsp; Posisi&nbsp;&nbsp; &nbsp;komite&nbsp;&nbsp; &nbsp;PPIRS&nbsp;&nbsp; &nbsp;juga&nbsp;&nbsp; &nbsp;sudah&nbsp;&nbsp; &nbsp;melibatkan&nbsp;&nbsp; &nbsp;seluruh unit/komite/departemen terkait di rumah sakit. Uraian tugas komite dan tim PPI sudah sesuai antara penentu kebijakan dan pelaksana kebijakan. Terbukti dengan terlaksananya tugas komite PPI dan tim PPI dalam melaksanakan evaluasi berkala pada kebijakan dan pelaksanaan kebijakan PPI. Uraian tugas pengawasan oleh IPCN sudah berjalan baik sedangakan tugas pengawasan oleh IPCLN belum optimal akibat banyaknya tugas dan tanggungjawab yang harus dilaksanakan serta tidak adanya insentif atau tunjangan secara khusus yang diberikan kepada IPCLN. Fasilitas yang disediakan di rumah sakit sudah cukup memadai. Informan menyatakan bahwa penyediaan fasilitas bahan dan peralatan sebagai pelaksanaan program PPI di RSU Royal Prima selalu terpenuhi. Laporan kepada direktur untuk menyediakan barang yang dibutuhkan selalu dipenuhi dan disetujui sehingga gudang penyediaan barang akan menyediakan barang yang dibutuhkan. Penyediaan fasilitas penunjang untuk kerja komite dan tim PPI sudah baik dikarenakan terdapatnya ruangan&nbsp; khusus komite&nbsp; &nbsp;PPIRS Royal &nbsp;Prima.&nbsp; Manajemen&nbsp; rumah&nbsp; sakit telah memberikan perhatian terhadap kelengkapan penyediaan fasilitas sebagai upaya pencegahan dan pengendalian infeksi rumah sakitKomitmen individu sudah tampak dari adanya keinginan dan keperdulian seluruh informan untuk terlibat dan peduli dalam implementasi PPI di rumah &nbsp;sakit &nbsp;dengan &nbsp;adanya &nbsp;arahan &nbsp;dari &nbsp;direktur &nbsp;rumah &nbsp;sakit.
PENGARUH WAKTU TUNGGU PENGAMBILAN OBAT TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS LUBUK BAJA KOTA BATAM TAHUN 2018 Suherlina, Suherlina -; Nasution, Sri Wahyuni; Silaen, Mangatas; Suyono, Tan; Nasution, Ali Napiah
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspek lamanya waktu tunggu pasien dalam mendapatkan pelayanan kesehatan merupakan salah satu hal penting dan sangat menentukan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh suatu unit pelayanan kesehatan, sekaligus mencerminkan bagaimana pelayanan kesehatan mengelola komponen pelayanan yang disesuaikan dengan situasi dan harapan pasien. Untuk meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas yang berorientasi kepada pasien baiknya diperlukan suatu evaluasi melalui umpan balik yang diperlukan suatu evaluasi melalui umpan balik yang diberikan pasien kepada bagian pelayanan untuk melihat tingkat kepuasan pasien. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional untuk melihat pengaruh waktu tunggu terhadap pengambilan obat terhadap kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Lubuk Baja Kota Batam tahun 2018. Dengan jumlah sampel sebanyak 308 responden yang diambil secara random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara waktu tunggu pengambilan obat terhadap kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Lubuk Baja Kota Batam Tahun 2018, dengan nilai p sebesar 0,000 (&lt;0,05). Untuk itu diharapkan kepada manajemen Puskesmas Lubuk Baja untuk tetap mempertahankan pelayanan kesehatan agar masyarakat yang berkunjung dan membutuhkan pelayanan kesehatan merasa puas. Dengan kepuasan yang didapatkan maka pasien yang sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan tidak emrasa berat datang ke Puskesmas.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYIMPANAN OBAT DI PUSKESMAS KOTA JAMBI TAHUN 2018 Poernomo, Dwi Hery; Girsang, Ermi; Nasution, Sri Wahyuni; Ginting, Crismis Novalinda
SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35141/scj.v8i1.531

Abstract

Obat merupakan salah satu intervensi kesehatan yang paling nyata dan paling dirasakan oleh pasien yang berkunjung ke fasilitas kesehatan. Di pelayanan kesehatan rujukan belanja obat dapat menyerap biaya sekitar&nbsp; 60-70%&nbsp; dari total pengeluaran. Sedangkan di pelayanan kesehatan dasar pengeluaran untuk penyediaan obat antara 30 ? 40 %.&nbsp; Sesuai Jaminan Mutu (Quality Assurance) dalam pengelolaan dan pelayanan obat di Puskesmas sarana penyimpanan obat harus memadai baik kapasitas maupun kualitas, sehingga memungkinkan pengelolaan obat dan perbekelanan kesehatan baik. Tujuan Penyimpanan Obat di Puskesmas agar setiap obat yang diadakan dapat digunakan dengan baik, harus dihindari agar obat yang rusak / kadaluarsa karena proses penyimpanan atau tidak terpakai seminimal mungkin&nbsp; atau tidak ada sama sekali. Begitu juga obat yang diperlukan harus tersedia setiap saat dibutuhkan, sehingga setiap kebutuhan obat pasien terpenuhi dengan cepat. &nbsp;Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian Cross Sectional, besarnya sampel dalam penelitian sebanyak 20 orang petugas pengelola obat Puskesmas di Kota Jambi . Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa penyimpanan obat di Puskesmas yang berada pada kategori baik sebanyak 12 puskesmas (60,0%) dan pada kategori kurang baik sebanyak 8 puskesmas (40,0%), selanjutnya dilakukan uji chi ? squere terbukti bahwa ada hubungan bermakna antara pengetahuan, pelatihan, komitmen pimpinan Puskesmas, dan sarana dengan penyimpanan obat di Puskesmas. &nbsp;Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada Dinas Kesehatan Kota untuk mengadakan evaluasi terhadap penyimpanan obat di Puskesmas, yang meliputi ketersediaan sarana penyimpanan, peningkatan pelatihan penyimpanan obat kepada petugas pengelola obat.
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS DAUN SIRIH MERAH dan PERASAN JERUK PURUT DENGAN KETOKONAZOLE 2% Terhadap PITYROSPORUM OVALE Ibrena, Nanda Terin; Siboro, Indri Okta Vielsa; Nadi, Edlin; Nasution, Sri Wahyuni
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 1 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v5i1.11082

Abstract

Ketombe merupakan sel kulit mati berlebih yang mengelupas dari kulit kepala. Terjadi karena peningkatansekresi sebum yang menyebabkan pertumbuhan jamur Pityrosporum ovale. Daun sirih merah dan jeruk purutmerupakan bahan alam yang dapat gunakan untuk menghambat pertumbuhan Pityrosporum ovale. Tujuan daripenelitian ini untuk membandingkan efektivitas dan mengetahui mana yang lebih efektif antara daun sirihmerah, jeruk purut dan ketokonazole 2%. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakanmetode difusi cakram dengan rancangan Posttest Only Control Group Design, yang menilai zona hambatterhadap kertas cakram yang telah dibasahi ekstrak pada konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100%, danketokonazole 2%. Uji penelitian ini dianalisis menggunakan One Way Anova dan dilanjutkan dengan Uji Post HocTurkey. Dari hasil data penelitian terdapat efektifitas dari ekstrak daun sirih merah, perasan jeruk purut danketokonazole 2% terhadap pertumbuhan jamur. Pada ekstrak daun sirih merah memiliki respon hambat yanglemah. Sedangkan pada perasan jeruk purut memiliki respon hambat yang kuat pada setiap konsentrasinya. Danpada ketokonazole 2% juga memiliki respon hambat yang kuat. Perasan jeruk purut memiliki efek antijamur yanglebih kuat dari ketokonazole 2% dan ekstrak daun sirih merah.Kata Kunci : Ketombe, PityrosporumOvale, Ekstrak Daun Sirih Merah, Perasan Jeruk Purut, Ketokonazole 2%
ANALISIS Manalu, Andika Prianto; Ginting, Chrismis Novalinda; Nasution, Sri Wahyuni
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 2 (2020): April 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi nosokomial sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh dan dapat meningkatkan morbiditas serta mortalitas. Akan tetapi, angka kejadian infeksi nosokomial hingga saat ini masih tinggi. Masalah pada penelitian ini adalah kurangnya kemampuan perawat dalam mencegah dan mengendalikan infeksi nosokomial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kemampuan perawat terkait hal tersebut serta determinannya di RSU Royal Prima Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan interaktif. Sumber informan sebanyak 7 orang perawat pelaksana, 7 orang kepala ruang dan 1 orang Tim PPI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 kemampuan perawat dalam pencegahan dan pengendalian infeksi nosokomial belum maksimal sesuai dengan aturan menurut WHO. Determinan dalam pelaksanaannya antara lain pendidikan perawat, lama bekerja, tempat tugas, kebutuhan SDM dan alat pendukung, kenyamanan terhadap fasilitas pendukung, pelatihan/sosialisasi, monitoring dan evaluasi serta koordinasi antar unit. Kesimpulan penelitian bahwa kemampuan perawat dalam pencegahan dan pengendalian infeksi nosokomial di RSU Royal Prima Medan sudah tergplong baik namun terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya.
KONSEP BILANGAN RASIONAL DALAM AL-QUR’AN DAN HUBUNGANNYA DENGAN NILAI-NILAI RELIGIUS Nasution, Sri Wahyuni
Logaritma : Jurnal Ilmu-ilmu Pendidikan dan Sains Vol 5, No 02 (2017)
Publisher : IAIN PADANGSIDIMPUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/logaritma.v5i02.1543

Abstract

Science all comes from the Qur'an, but many still doubt and even argue that science and the Qur'an are systematically integrated. Because of this problem, the writer wants to prove the relationship between the Qur'an and science is perfectly integrated by examining "The Concept of Rational Numbers in the Qur'an and its Relationship with Religious Values". So from this problem the author makes two formulations of the problem, namely: how is the concept of rational numbers in the Qur'an? and what is the relationship between the concept of rational numbers and religious values? The purpose of the author examines the formulation of the problem, namely: to know the concept of numbers in the Qur'an and to know the relationship between the concept of numbers and religious values. The usefulness of research for Islamic education institutions can be used as a source of knowledge and grip, while for educators this research is expected to be an alternative in improving cognitive values and religious values of children, and for students is expected to increase their pride and faith as Muslims and can prefer mathematics, as well as for researchers to know the concepts of rational numbers in the Qur'an and the concept of rational numbers in contemporary mathematics and their relationship to religious values.The theories used in this study are theories about rational number systems in the fields of mathematics, religious theories and philosophical sciences and the application of the Qur'anic ulul theory as a supporter of author research. This type of research is Library Research research using descriptive approaches, maudu'i interpretations, deductive thinking, inductive thinking, and philosophical approaches.The results of the research that the authors get are: the concept of numbers in the Qur'an is also a concept of numbers in Arabic. Rational numbers in the Qur'an are partially studied in text, and therefore use contextual understanding, for example by interpreting zero numbers (0) and mathematical lexical concordances, namely in the form of the relationship of words per word in the Qur'an by using the book Al-Mu'jam Al-Mufarash. In the concept of rational numbers in the Qur'an there is a relationship that is proven to be perfectly integrated and there are religious values in the form of: the belief in the existence of Allah SWT, self-awareness as a servant of Allah, and gratitude for the blessings of Allah. All of this is to describe the power of Allah SWT from the translation of related theories. The results of the discussion are in the form of a relationship in the Qur'an with religious values which can be seen from the interpretation of words from the word "number" to the reference of numbers from rational fractions to the largest number, namely "100,000" which is interpreted in the form indicator of religious value, namely: value gives a purpose or direction of value to give aspiration, value directs someone to behave, value is attractive, value disturbs feeling, and value is related to belief and trust. Because all the words interpreted from the Al-Qur'an translation all have indicators of religious value of at least one indicator, it can be concluded that the concept of rational numbers in the Qur'an has a relationship with religious values.
KORELASI ANTARA KECEMASAN DAN DISPEPSIA FUNGSIONAL PADA MAHASISWA KEPANITERAAN KLINIK DI RSU ROYAL PRIMA Rezeki, Naomi Grace; Lubis, Adhayani; Nasution, Sri Wahyuni
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16205

Abstract

Abstrak Pengalaman akademik pada pendidikan kedokteran dipenuhi dengan banyak perjuangan. Hal ini dapatmembuat mahasiswa menjadi rentan mengalami gangguan cemas. Ditambah lagi mahasiswa kedokteranmemiliki jadwal kuliah yang padat dan harus melalui banyak ujian di setiap blok. Kecemasan merupakan salahsatu faktor psikologis yang dapat menjadi pemicu terjadinya Dispepsia Fungsional. Penelitian ini bertujuanuntuk melihat apakah terdapat korelasi antara Kecemasan dan Dispepsia Fungsional pada MahasiswaKepaniteraan Klinik di RSU Royal Prima. Pada penelitian ini dilakukan pendekatan secara cross sectional.Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan metode simple random sampling. Instrumentdyangddigunakan adalah kuesioner Hamilton Rating Scale For Anxiety (HARS) untuk menilai Kecemasanxdan Short-Form Nepean Dyspepsia Index (SF-NDI) untuk menilai derajat Dispepsia Fungsional. Sampel padapenelitiian merupakan mahasiswa yang sedang menjalani Kepaniteraan Klinik di RSU Royal Prima denganjumlah sampel yaitu 51 orang. Korelasi dicari dengan koefisien korelasi. Digunakan Uji Anlisis Bivariat Pearsonkarena data berdistribusi normal. Pada hasil penelitiian didapatkan korelasi antara Kecemasanx dan DispepsiaFungsional (pe=e0,000).eKekuatanekorelasieantaraekeduaevariabelekuatedenganearahepositif (er=e0,732)dimana semakinetinggietingkateKecemasanx,emakaesemakinetinggi juga derajateDispepsia Fungsional.Kata Kunci ; Kecemasan, Dispepsia Fungsional, HARS, SF-NDI.