Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

STUDI KOMPARASI STRATEGI PEMBELAJARAN MIND MAPPING DAN CIRCUIT LEARNING DALAM PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA Astuti, Yuli
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 25, No 1 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep matematika dengan strategi pembelajaran Mind Mapping lebih baik daripada dengan strategi pembelajaran Circuit Learning pada siswa kelas VII SMP Negeri 12 Purworejo tahun pelajaran 2016/2017. Populasi ini adalah siswa kelas VII A-F SMP Negeri 12 Purworejo yang terdiri dari 6 kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling sehingga didapat 2 kelas eksperimen yaitu kelas VII B dan VII A. Metode pengumpulan yang digunakan adalah metode tes dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah soal uraian tes pemahaman konsep yang berjumlah 6 soal. Soal yang digunakan adalah soal yang telah diujicobakan serta telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Untuk pengujian hipotesis digunakan uji-t pihak kanan. Uji prasyarat terdiri uji normalitas dengan metode Liliefors dan uji homogenitas dengan metode Bartlett. Setelah dilakukan uji hipotesis menggunakan uji-t pihak kanan diperoleh n = 3.709 dengan = 0.05 dan = 1.671. Hal ini menunjukkan >. Oleh karena itu,  DK sehingga H0 ditolak, yang mengakibatkan H1 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematika dengan strategi pembelajaran Mind Mapping lebih baik daripada dengan strategi pembelajaran Circuit Learning pada siswa kelas VII SMP Negeri 12 Purworejo 2016/2017.   Kata kunci: Mind Mapping, Circuit Learning, pemahaman konsep matematika
ANALISA REMBESAN BENDUNGAN BAJULMATI TERHADAP BAHAYA PIPING UNTUK PERENCANAAN PERBAIKAN PONDASI Astuti, Yuli; Masrevaniah, Aniek; Marsudi, Suwanto
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1903.896 KB)

Abstract

Kondisi geologi pondasi rencana bendungan Bajulmati yang lulus air (permeable) mengharuskan untuk dilakukan perbaikan pondasi agar rembesan yang terjadi tidak membahayakan keamanan bendungan. Dalam studi ini akan dianalisa pola aliran dan debit rembesan untuk beberapa alternatif perbaikan pondasi dengan menggunakan analisa numerik elemen hingga (software Seep/W) pada kondisi steady state, waduk pada kondisi muka air tinggi. Penyusunan hasil analisa dilakukan dalam 2 tahap, tahap pertama analisa dilakukan terhadap kondisi tanpa adanya perbaikan pondasi dan analisa tahap kedua terhadap beberapa alternatif perbaikan pondasi yaitu sementasi tirai (grouting), cutoff wall, alas kedap air hulu (upstream blanket).Hasil analisa pada kondisi tanpa perbaikan pondasi adalah sebagai berikut faktor keamanan terhadap piping 2,113 < 4.Lokasi yang diindikasikan berbahaya terhadap piping adalah pada dasar inti dan dasar lereng hilir timbunan bendungan. Berdasarkan pola aliran yang terjadi, maka debit rembesan diperiksa terhadap beberapa lokasi yaitu Q1 (dibawah lereng hulu), Q2 (di bawah inti), Q3 (di bawah lereng hilir), Q4( kaki bendungan hilir). Kuantitas debit rembesan Q1 = 0,021 m3/det, Q2 = 0,277 m3/det, Q3 = 6,423 m3/ det, Q4 = 0,023 m3/det lebih besar dari kuantitas debit rembesan yang diijinkan (Qijin) yaitu 0,022 m3/det. Hasil analisa pada kondisi dengan perbaikan pondasi dijelaskan pada penjelasan di bawah ini. Alternatif 1, perbaikan pondasi dengan sementasi tirai (curtaingrouting), faktor keamanan terhadap piping adalah 10,6> 4, kuantitas debit rembesan pada Q1, Q4 dan Q3> Qijin, tetapi Q4< Qijin, namun terjadi penurunan 68,00% s/d 94,73% dari Q tanpa perbaikan. Alternatif 2, perbaikan pondasi dengan cutoff wall, faktor keamanan terhadap piping adalah 10,6 > 4, kuantitas debit rembesan Q1, Q2, dan Q4< Qijin, tetapi pada Q3> Qijin, namun terjadi penurunan 94,87% s/d 99,39% dari Q tanpa perbaikan. Alternatif 3, perbaikan pondasi dengan alas kedap air hulu (upstream blanket), faktor keamanan terhadap piping adalah 2,65> 4, kuantitas debit rembesan pada dasar pondasi (Q1, Q2, Q4) > Qijin, tetapi Q4< dari Qijin, namun terjadi penurunan 0,45% s/d 0,71% dari Q tanpa perbaikan.Dari beberapa alternatif perbaikan pondasi di atas, maka alternatif 2 merupakan alternatif yang paling efektif untuk mencegah bocoran dari waduk dan mengurangi bahaya piping.Kata kunci: permeable, Seep/W, perbaikan pondasi, debit rembesan, piping
KIDS PRENEUR (KP), SOLUSI PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK ANAK JALANAN KAMPUNG DAYAK, PURWOKERTO SELATAN Purnomo, Arifin Budi; Astuti, Yuli; Amiyah, Fitriyatun; Siddiq, Muhammad Imadudin; Charis, Abdul; Nurchasanah, Siti
Program Kreativitas Mahasiswa - Pengabdian Kepada Masyarakat PKM-M 2014
Publisher : Ditlitabmas, Ditjen DIKTI, Kemdikbud RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Sri Rahayu (Dayak village) is a marginalized village in the town of Purwokerto with majority of the society bearing the social problems, such as prostitutes, transvestites, unemployed, beggars and street children. There are at least 200 street children in this village, and only 20 percent are able to receive education until graduated elementary school. The main factors causing educational process blocked in this village is the lack of parental support and absence of local government programs. This condition makes mental street children in Dayak village materialistic, self-sufficient and not depend on others. Therefore we need Kids Preneur (KP) as an alternative education so that street children in Dayak village still has a chance to grow up, standalone, creative based on religious character. The objectives of this program are: 1) Increase the knowledge, skills street children of Dayak village; 2) Increase environmental awareness and creative street children of Dayak village; 3) Grow the spirit of standalone and religious life street children of Dayak village. Method of implementation this program include: 1) Kids Prenuer Leadership that aims inculcate spirit of leadership and standalone on street children; 2) Kids Preneur Educative that aim to give education such as hardskill to street children; 3) Kids Preneur Innovative that aims to give softskill training, creative attitude to environmental conditions; 4) Kids Preneur Community, is a forum for the street children of Dayak village to learn the knowledge and entrepreneurship. The results and conclusions of the implementation of Kids Preneur’s programs are to improve the knowledge, skills, spirit care for environment, creative, standalone, religious and entrepreneurial character to street children of Dayak village, South Purwokerto. So that the education of the marginalized society gradually be resolved.Keywords: Education, Kids Preneur, Street Children 
PENGARUH PENGAWASAN DAN LOYALITAS TERHADAP KINERJA KARYAWAN INDUSTRI TV KABEL (Studi Pada PT.Zi Vision Cabang Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan) Astuti, Yuli; Heriyanto, Meizy
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 3, No 2: WISUDA OKTOBER 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine how the influence of supervision (standard definition, Monitoring, Measurement of work, Comparing and corrective actions / correction)and loyalty (Obey the rules, responsibilities and work attitude) on employee performance (factor capacity and factor of motivation) industrial cable tv on PT.Zi Vision Branch Pangkalan Kerinci Pelalawan. The population in this study is karyaan on PT.Zi Vision Branch Pangkalan Kerinci sampling Pelalawan with 50 drawn using census method. measurement techniques using Likert scale and the types and sources of data in the form of primary and secondary data while the data collection techniques with a questionnaire and interviews as research instruments. As well as using multiple linear regression data analysis, determination, t test and f test with SPSS.From the research data that includes test validity, The reliability, and multiple linear regression, the results showed no significant relationship between supervision terhaap employee performance with the calculated of t test is known that t (6,213) > t tabel (2,012) dan Sig.(0,000) < 0,05 it can be concluded that the variable control significantly influence employee performance in PT.Zi Vision Branch Pangkalan Kerinci Pelalawan and of the t test results are known t arithmetic (3,184) > t tabel (2,012) dan Sig.(0,003) < 0,05 it can be concluded that the loyalty variable significant effect on the performance of employees at PT. Zi Vision Branch Pangkalan Kerinci Pelalawan.And there is significant influence between supervision and loyalty to employee performance with the calculated Unknown R squre is the coefficient of determination. And obtained a value of R squre at 0.616. What this means is that the variable control donations influence and loyalty to the employee performance was 61.6%. While the remaining 38.4% is influenced by other variables such as the provision of training and education that are not included in the regression analysisKeywords: Monitoring, Loyalty and Employee Performance
SUBJECTIVE WELL-BEING PADA REMAJA DARI KELUARGA BROKEN HOME Astuti, Yuli; Anganthi, Nisa Rachmah Nuw
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 17, No 2: Agustus, 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/humaniora.v17i2.2508

Abstract

This research aims to describe the factors influencing teenagers’ subjective wellbeing and the subjective well-being condition in broken home teenagers. This is a quantitative research with a phenomenology approach. The subjects are three junior high school students in the district of Wonogiri who has the following characteristics: (1) teenagers from broken home families and (2) 12 – 16 years old of ages. The data gathering methods include interview and observations. The data analyses procedurescovers open coding, axical coding and selective coding. The results show that the factors influencing subjective well-being in teenagers includes social support, parental guidance, gender, finance, and coping strategy. The subjective well-beingin Vn ad DN are better than informan An. It occurs in life satisfaction asspect and apparently showed in some facts, such as graduating elementary school with good grades and getting a bicycle as a present. Some acts that can bring positive effect covers vacation with the family, helping the family, sports championships and getting good grades at school. The acts that can bring negative effect include feeling guilty, do not have pocket money, negative thoughts toward father and the neighbours, thinking off father, getting bad grades, family loss, mother who always gets angry,and jealousy towards friends.
IMPROVING GRADE 9 SCIENCE PROCESS SKILLS OF SMPN 5 PROBOLINGGO USING DISCOVERY LEARNING MODEL Astuti, Yuli
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v4n1.p38-45

Abstract

Science process skills are important for students when learning science and their applications in everyday life because through a series of process skills, the knowledge gained becomes more meaningful and, in the end, students have a way of thinking and doing activities as a scientist through the scientific method. In reality, the science's students process skills have not been maximal, especially in formulating problems and hypotheses. This research is a Class Action Research conducted with two cycles consisting of the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were grade 9 students of IXA class of SMPN 5 Probolinggo. Data collection using documentation, observation, and test methods. The data in this study include learning implementation data and science process skills of students. The results of this study indicate that discovery learning can improve the science process skills of students in the IXA class of SMP Negeri 5 Probolinggo. The percentage of learning implementation increased from 88.87% to 97.92%, while the students? science process skills increased from 73.50% to 96.50%.Keywords: science process skills, classroom action research, discovery learning
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PENDERITA KUSTA UNTUK DATANG BEROBAT TERATUR DI WILAYAH JAKARTA SELATAN TAHUN 2014 Astuti, Yuli
Jurnal Ilmiah Widya Vol 4 No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1100.473 KB)

Abstract

ABSTRAK: Jumlah penderita kusta di wilayah Jakarta Selatan yang melakukan pengobatan sampai tuntas (RFT) sebanyak 138 (87,90%) sedangkan yang drop out sebanyak 19 orang (12,10%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penderita kusta untuk datang berobat teratur di wilayah Jakarta Selatan tahun 2014. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Hasil analisis menunjukkan bahwa lebih banyak (61,8%) penderita kusta patuh datang berobat sedangkan penderita kusta yang tidak patuh sebanyak (38,2%). Variabel yang mempunyai hubungan bermakna dengan kepatuhan adalah pengetahuan, sikap, keyakinan, persepsi, dukungan keluarga, akses informasi. Variabel yang tidak ada hubungan bermakna dengan kepatuhan adalah umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan dukungan petugas kesehatan. Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepatuhan penderita kusta untuk dating berobat teratur adalah pengetahuan (p = 0,000; OR =  5,629) setelah dikontrol oleh variable akses informasi.Kata kunci: kepatuhan, perilaku dan datang berobat ABSTRACT: The number of leprosy patients in South Jakarta who take medication to completion (RFT) 138 people (87,90%) while the drop out as many as 19 people (12,10%). The purpose of this study was to determine the factors associated with adherence leprosy to come medication regularly in sout Jakarta district 2014. This study uses a quantitative approach with a cross-sectional study design. The analysis showed that more (61,8%) leprosy patients adherent comes to treatment while leprosy patients who do not comply as much (38,2%). Variables that have asignificant relationship with compliance is the knowledge, attitudes, beliefs, perceptions, family support, access to information. Variables that there is no significant correlation with adherence were age, gender, education, employment, and support for health works. The most dominant variables associated with adherence for treatment of leprosy patients to come regularly is knowledge (p = 0,000; OR = 5,629) after controlled by variable access to information.Keywords : adherence, behavior and treatment coming
Pengaruh Penggunaan Metode Mind Mapping Disertai Permainan Penyegar (Ice Breaking) Terhadap Aktivitas Dan Hasil Belajar Ipa Terpadu Tahun Pelajaran 2016 / 2017 Al Arifin, Dedy Hidayatullah; Astuti, Yuli
Kappa Journal Vol 1, No 1 (2017): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (899.756 KB) | DOI: 10.29408/kpj.v1i1.418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh metode pembelajaran mind mapping disertai ice breaking terhadap aktivitas belajar dan untuk mengetahui adanya pengaruh metode pembelajaran mind mapping disertai ice breaking terhadap hasil belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMPN 2 Metro yang berjumlah 238 siswa dan sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling yakni penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Penelitian ini menggunakan Design Quasi Eksperimental dengan berbentuk Posttest-Only Control Design. Penelitian ini telah dilaksanakan di kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dan VIIIB sebagai kelas kontrol pada semester genap tahun pelajaran 2016/2017. Kelas eksperimen menerapkan metode mind mapping disertai ice breaking sedangkan kelas kontrol menggunakan metode ceramah. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan tes. Instrumen sebelum digunakan dilakukan validasi ahli dan di uji reliabilitas soal serta dilakukan uji tingkat kesukaran soal sehingga dikatakan layak gunakan. Hasil analisis uji perbedaan dua rata-rata aktivitas dan hasil belajar yang diterapkan dengan menggunakan metode mind mapping disertai ice breaking lebih tinggi dibandingkan aktivitas dan hasil belajar kelas kontrol. Hal tersebut membuktikan bahwa terdapat pengaruh positif dari metode pembelajaran mind mapping disertai ice breaking terhadap aktivitas dan hasil belajar
PEMERIKSAAN GOLONGAN DARAH DAN KADAR HEMOGLOBIN PADA CALON PENDONOR DARAH DI PUSLATPUR, PLAYEN, GUNUNG KIDUL Astuti, Yuli; Artini, Dyah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.026 KB) | DOI: 10.12928/jp.v3i3.1216

Abstract

Latar Belakang kebutuhan darah setiap tahunnya mengalami peningkatan. Keberadaan calon pendonor darah memegang peranan penting dalam ketersediaan darah. Calon pendonor dalam mendonorkan darahnya wajib lolos seleksi pendonor darah. Pemeriksaan utama adalah pemeriksaan golongan darah dan hemoglobin .Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melakukan pemeriksaan golongan darah dan Pemeriksaan Hemoglobin pada Calon Pendonor Darah di Puslatpur, Playen, Gunung Kidul.Metode pelaksanaan kegiatan ini direncanakan dalam  tahapan yaitu : tahapan persiapan, dan tahap pelaksanaan. Tahapan persiapan meliputi pengurusan ijin, studi pendahuluan dengan observasi lapangan, pengumpulan bahan  dan persiapan alat dan bahan pada saat kegiatan serta koordinasi dengan pihak terkait. Tahapan pelaksanaan kegiatan adalah melakukan pemeriksaan golongan darah dan Pemeriksaan Hemoglobin pada Calon Pendonor Darah di Puslatpur, Playen, Gunung Kidul. Pada tahap pelaporan hasil dan evaluasi terdiri penyusunan laporan pertanggungjawaban kegiatan.Hasil pengabdian masyarakat ini terdapat dari 29 orang yang berkenan dilakukan pemeriksaan. Didapatkan hasil golongan darah A sejumlah 9 orang, gologan darah B sejumlah 6 orang, golongan darah O sejumlah 12 orang, dan golongan darah AB sejumlah 1 orang, dan golongan darah rhesus positif sebanyak 29 orang. Hasil pemeriksaan hemoglobin kadar hemoglobin 10-12 gr/dl adalah sejumlah 5 orang, dan kadar hemoglobin 12,1-14gr/dl sejumlah 12 orang dan kadar hemoglobin 14.1-16 gr/dl sejumlah 11 orang.Kesimpulan dari 29 peserta yang dilakukan pemeriksaan, hasil terbanyak untuk golongan darah adalah golongan darah O, dan 5 orang dengan kadar hemoglobin <12gr/dlKata kunci: Pemeriksaan hemoglobin, golongan darah, calon pendonor
RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION (RFID) UNTUK KEAMANAN PARKIR SEPEDA MOTOR Di SMK X Astuti, Yuli
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 10, No 29 (2015)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v10i29.136

Abstract

ABSTRAKPencurian kendaraan bermotor sekarang semakin marak terjadi, para pencuri tidak akan pernah kehabisan akal untuk mengambil barang incarannya. Sehingga pemilik kendaraan harus lebih berhati-hati dan menambah tingkat keamanan kendaraan bermotornya. Keamanan kendaraan sudah dilakukan oleh pemilik kendaraan tetapi justru banyak kendaraan yang kurang aman pada saat di tempat parkir di lingkungan kerja kita. Oleh sebab itu pengelola maupun pemilik lokasi parkir harus meningkatkan keamanan kendaraan bermotor agar tidak terjadi pencurian.Pada penelitian ini membahas dan merancang teknologi Radio Frequency Identificatio (RFID) untuk keamanan parkir sepeda motor di SMK X dengan tujuan bisa menambah keamanan kendaraan di parkiran, bisa mengetahui identitas pemilik kendaraan dan otoritas keluar masuk kendaraan pada area parkir dan memudahkan dalam pengawasan kendaraan bemotor.Kata-kata kunci:pencurian, identitas, otoritas, rfid.