Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

A* Pathfinding Applications in Two-Dimensional AI Video Games Tomi Tri Sujaka; Kurniadin Abd Latif; Sirojul Hadi; Hasbullah Hasbullah; Rifqy Hammad
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v5n1.p25-29

Abstract

A widely varieties of game genre already exist in the world, one of them is a platform game-type, this type of game in which players are required to jump between the Platform, through various Obstacle, so that players can survive and continue the game to the next level. This type of games have a wide variety of game mechanics such as jumping higher with the help of an object such as trampoline, beat or slay the enemy AI (Artifical Intelligent enemy) using a weapon or Environment that exist in the game, The Development of the game with fast phase  in-gamemovement speed hence the player reflect will be tested, this game is 2D based, which will be made using Unity and the assets that available at Unity Store and some are creator made.
Metode Dempster-Shafer untuk Diagnosis Dini Jenis Penyakit Gangguan Jiwa Skizofrenia Berbasis Sistem Pakar Hairani Hairani; Kurniawan Kurniawan; Kurniadin Abd Latif; Muhammad Innuddin
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 10, No 2 (2021): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.842 KB) | DOI: 10.32520/stmsi.v10i2.1195

Abstract

AbstrakSkizofrenia merupakan jenis gangguan jiwa bersifat kronis yang mempengaruhi proses berpikir, merasakan, dan berprilaku baik bagi penderitanya. Permasalahan selama ini adalah sebagian masyarakat umum merasa malu untuk melakukan pemeriksaan langsung ke rumah sakit kejiwaan, karena masih ada stigma negatif masyarakat. Tidak hanya itu, biaya konsultasi dengan dokter spesialis kejiwaan yang tidak murah menjadi salah satu faktor untuk tidak memeriksakan dirinya. Padahal deteksi dini jenis skizofrenia sangat diperlukan agar diberikan penaganan cepat dan tepat, sehingga minimalisir terjadinya kondisi yang lebih parah. Solusinya adalah menggunakan konsep sistem pakar menggunakan metode dempster shafer untuk diagnosis jenis penyakit skizofrenia. Tahapan penelitian ini terdiri dari akuisisi pengetahuan, perancangan tabel keputusan, implementasi, dan pengujian akurasi. Pengembangan sistem pakar diagnosis penyakit skizofrenia menggunakan metode dempster shafer untuk memudahkan masyarakat umum (pasien) untuk mengetahui jenis penyakit skizofrenia yang diderita beserta tingkat keyakinannya tanpa harus pergi ke dokter spesialis kejiwaan. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan menggunakan 12 data, metode dempster shafer mendapatkan akurasi 100%. Dengan demikian, metode dempster shafer dapat digunakan untuk diagnosis jenis penyakit skizofrenia.Kata Kunci: Dempster Shafer, Skizofrenia, Sistem Pakar           AbstractSchizophrenia is a type of chronic mental disorder that affects the sufferer's thinking, feeling, and behavior processes. The problem so far is that some of general public feel ashamed to conduct a direct examination at a mental hospital, because there is still a negative stigma from the community. Not only that, cost of consulting with a psychiatric specialist is not cheap to be a factor for not having him checked out. In fact, early detection of this type of schizophrenia is needed so that it is given fast and precise treatment, so as to minimize the occurrence of more severe conditions. The solution is to use the concept of an expert system using dempster shafer method for diagnosis of schizophrenia. The stages of this research consisted of knowledge acquisition, decision table design, implementation, and accuracy testing. Development of an expert system for diagnosing schizophrenia using dempster shafer method to make it easier for the general public (patients) to find out type of schizophrenia that is being suffered and their level of confidence without having to go to a psychiatric specialist. Based on the results of tests that have been carried out using 12 data, dempster shafer method gets 100% accuracy. Thus, dempster shafer method can be used for diagnosis of schizophrenia.Keywords: Dempster Shafer, Skizofrenia, Expert System
E-Monitoring Tri Dharma Dosen Program Studi S1 Manajemen Universitas Bumigora Menggunakan Trello Mohammad Najib Rodhi; Rifqi Hammad; Kurniadin Abd Latif; Hany Pebrianti
JEMMA (Journal of Economic, Management and Accounting) Vol 4, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jemma.v4i1.633

Abstract

AbstrakWork From Home (WFH) merupakan teleworking suatu tipe pekerjaan yang dilakukan dari rumah secara regular tanpa harus datang ke tempat kerja. Di masa pandemi covid-19, pemerintah menerapkan peraturan WFH bertujuan untuk mengurangi penyebaran covid-19. Proses monitoring tridharma dosen sebelumnya dilakukan secara langsung oleh Prodi S1 Manajemen harus dilakukan dengan cara daring. E-Monitoring merupakan pengawasan dan pemantauan proses kerja melalui pemanfaatan teknologi informasi. Tujuan dari penelian ini adalah penerapan Trello dalam membantu Prodi S1 Manajemen  memantau kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dosen pada masa pandemi covid-19. Trello merupakan suatu aplikasi visual dengan gaya kanban (kartu catatan atau note) yang digunakan untuk mengorganisai pekerjaan. Penerapan Trello sebagai tools dalam melakukan e-monitoring  tridharma Perguruan Tinggi dosen Prodi Manajemen sangat bermanfaat. Melalui trello, Kaprodi dapat mengetahui sejauh mana progress yang dilakukan dosen pada kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kata kunci: E-Monitoring, Trello, Work From HomeAbstractWork From Home (WFH) is teleworking, a type of work that is done from home regularly without having to come to work. During the Covid-19 pandemic, the government implemented WFH regulations aimed at reducing the spread of Covid-19. Previously, the lecturers' Tridharma monitoring process was carried out directly by the S1 Management Study Program and must be done online. E-Monitoring is the supervision and monitoring of work processes through the use of information technology. The purpose of this research is the application of Trello in helping the Undergraduate Management Study Program to monitor the activities of the Tri Dharma of Higher Education lecturers during the Covid-19 pandemic. Trello is a visual application in the style of a Kanban (note card or note) used to organize work. The application of Trello as a tool in conducting e-monitoring of the Tridharma of Higher Education for Management Study Program lecturers is very useful. Through Trello, the Head of Study Program can find out the extent of the progress made by lecturers in the Tri Dharma of Higher Education activity.Keywords: E-Monitoring, Trello, Work From Home
Kombinasi Metode AHP dan TOPSIS untuk Rekomendasi Penerima Beasiswa SMK Berbasis Sistem Pendukung Keputusan M. Rasyid Ridho; Hairani Hairani; Kurniadin Abd Latif; Rifqi Hammad
Jurnal Tekno Kompak Vol 15, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jtk.v15i1.905

Abstract

SMK 2 Negeri Mataram merupakan lembaga pedidikan yang terteletak dikota mataram. Setiap tahunnya pihak SMK Negeri 2 Mataram (pihak humas) melakukan seleksi beasiswa bagi siswa yang memiliki nilai akademik bagus tetapi tidak mampu secara ekonomi. Selama ini permasalahan yang dihadapi oleh pihak pengambil keputusan atau humas SMK Negeri 2 Mataram dalam seleksi penerima beasiswa adalah waktu yang dibutuhkan sangat lama karena dilakukan secara manual. Karena pihak humas SMK Negeri 2 mataram memilih siswa yang berhak mendapatkan bantuan beasiswa dengan cara verifikasi manual. Cara ini tentunya akan menyebabkan banyak terjadinya salah sasaran dalam pembagiannya, dimana yang dianggap mampu, bisa mendapatkan beasiswa tersebut, sedangkan yang dianggap tidak mampu tidak mendapatkannya. Tidak hanya itu, pihak humas juga kesulitan dalam penentuan penerima beasiswa dikarenakan antar calon penerima memiliki kesamaan nilai setiap kriteria yang digunakan. Adapun kriteria yang digunakan dalam seleksi penerima beasiswa adalah nilai rata-rata, penghasilan orang tua, tanggungan orang tua, jarak tempat tinggal, dan kehadiran. solusi yang ditawarkan pada penelitian ini adalah menggunakan konsep sistem pendukung keputusan dengan kombinasi metode AHP dan TOPSIS untuk seleksi penerima beasiswanya. Metode AHP digunakan untuk pembobotan secara otomatis dan mendapatkan bobot prioritas antar kriteria yang digunakan, untuk minimalisir terjadinya pembobotan secara subyektif. Sedangkan metode TOPSIS digunakan untuk melakukan perangkingan penerima beasiswa dengan cara mengoptimalkan solusi ideal positif dan solusi ideal negatif untuk mendapatkan penerima beasiswa yang tepat dan layak. Tahapan-tahapan dalam pengembangan sistem pendukung keputusan seleksi penerima beasiswa adalah pengumpulan data, perancangan model MADM untuk melihat hubungan antar kriteria dengan alternatifnya, Coding menggunakan Bahasa pemrograman PHP dan Mysql. Tahapan terakhir adalah Pengujian untuk validasi hasilnya dengan perhitungan manual dan sistem. Hasil penelitian yang didapatkan adalah kombinasi metode AHP-TOPSIS mampu dimplementasikan untuk mendapatkan alternatif terbaik sebagai penerima beasiswa. Adapun kesimpulan penelitian ini adalah dengan adanya sistem pendukung keputusan rekomendasi penerima beasiswa tersebut dapat memudahkan dan mempercepat pihak pengambil keputusan (pihak humas) dalam seleksi penerima beasiswa dengan transparan dan okjektif.