Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENENTUAN PENGGUNAAN LAHAN GAMBUT UNTUK PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN INDRAGIRI HULU Yelly Zamaya; Dahlan Tampubolon; Misdawita Misdawita
Jurnal Planologi Vol 18, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpsa.v18i2.15334

Abstract

Sustainable peatland management will have an impact on the welfare of the community as a whole. Rural communities use peatlands as their primary source of income.  This article aims to formulate plants on peatlands to improve the economy of the community Indragiri Hulu Regency. The method used is a combination of field observation data and a participatory geographic information system (GIS-P). The utilization of peatlands is still dominated by oil palm and rubber plants. Peatlands have the potential for high-value and environmentally friendly vegetation, such as gaharu, barley and liberica coffee. The shallower peatlands are suitable for horticultural vegetation such as rice and short-lived vegetables and fruits. Besides, it is reasonable to cultivate wetlands in Indragiri Hulu, such as catfish, catfish, tilapia and tilapia. Through this participatory information system, it is possible to determine the commodities developed in the region.
SOSIALISASI PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK BERNILAI EKONOMIS DENGAN BUDIDAYA MAGGOT DI KECAMATAN TANAH PUTIH, ROKAN HILIR Misdawita Misdawita; Yelly Zamaya; Hilmah Zuryani
MINDA BAHARU Vol 6, No 1 (2022): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v6i1.3911

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah masih menjadi tantangan besar bagi Provinsi Riau, yaitu volume sampah yang semakin meningkat. Di Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau  hasil pertanian dan perkebunan rakyat dijual oleh pedagang di pasar yang diadakan secara bergantian di setiap desa. Namun, di pasar tersebut banyak sampah dari penjualan sayuran dan buahan yang terbuang dan dihanyutkan ke sungai rokan oleh karena itu diperlukan pengelolaan sampah organik tersebut agar dapat bernilai ekonomis bagi para pedagang. Salah satu cara pengelolaan sampah yang baik yaitu dengan cara memanfaatkannya sebagai media budi daya Maggot. Maggot merupakan larva dari lalat Black Soldier Fly (BSF). Hasil dari budidayya Maggot ini dapat menjadi bahan pakan ternak, karena maggot memiliki protein yang tinggi Metode pada pengabdian ini adalah berupa sosialisasi tentang bagaimana mengolah sampah organik menggunakan budidaya maggot agar hasilnya dapat dimanfaatkan oleh para peternak. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan kepada pedagang tentang pemanfaatan sampah organik dengan memanfaatkan budidaya Maggot. Hasil kegiatan ini adanya peningkatan pengetahuan  masyarakat khususnya pedagang sayuran dan buahan tentang pemanfaatan sampah organik. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa harus adanya pelatihan lanjutan dalam pengelolaan sampah organik dengan budidaya maggot lalat BSF, agar pedagang memiliki kemampuan dalam mengelola sampah organik.
DIVERSIFIKASI PRODUK BAHAN BAKU LOKAL PADA KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUB) DI DESA PULAU GADANG KABUPATEN KAMPAR Yelly Zamaya; Misdawita Misdawita; Taryono Taryono; Arifudin Arifudin
COMMENT: Journal of Community Empowerment Vol 2, No 2 (2022): December
Publisher : COMMENT: Journal of Community Empowerment

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/comment.v2i2.193

Abstract

Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar memiliki Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang bernama Tabayang Kreatif, dimana merupakan salah satu usaha kelompok usaha kerajinan yang memproduksi dan memasarkan berbagai produk kerajinan dan souvenir dengan memanfaatkan bahan lokal yaitu tempurung kelapa. Berkembangnya destinasi wisata di Kabupaten Kampar menjadi pasar bagi produk-produk berbahan baku lokal. Tingkat permintaan terhadap produk hasil kerajinan dan souvenir dari tempurung kelapa saat ini cukup tinggi, namun KUB Tabayang Kreatif memiliki keterbatasan keahlian sumber daya manusia untuk mengembangkan variasi dan desain dari produk yang dihasilkan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan diversifikasi produk berbahan baku lokal yang dihasilkan oleh anggota KUB Tabayang Kreatif dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan. Setelah dilakukannya pelatihan diversifikasi produk, KUB Tabayang Kreatif sudah mampu memproduksi berbagai produk kerajinan dari tempurung kelapa dan bambu. Dengan semakin berkembangnya produk yang dihasilkan maka diharapkan akan meningkatnya pendapatan para anggota dan bertambahnya minat penduduk sekitar memanfaatkan bahan baku lokal yang ada untuk menambah penghasilan rumah tangga.
SOSIALISASI LITERASI DAN BAHAYA PEMAKAIAN GADGET SECARA BERLEBIHAN DI SD NEGERI 96 PEKANBARU Misdawita Misdawita; Dinaria Rahmatika Rizkina Pane; Mika Yohana Bagariang; Vici Sondang Tiurma Uli Ruma Horbo; Rian Irawan; Yohana Br Situmorang; Windi Mardini Nasution; Dio Agustina; Rio Ryan Christian Sidauruk; Riki Fernando Batubara; Helda Simbolon
MINDA BAHARU Vol 6, No 2 (2022): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v6i2.4512

Abstract

Permasalahan literasi dan bahaya pemakaian gadget secara berlebihan masih menjadi tantangan besar di Indonesia, yaitu minimnya kepedulian akan dampak negatif dari minimnya pemahaman komprehensif masyarakat mengenai literasi dan pemakaian gadget secara berlebihan. Pemakaian gadget memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan intelektual kehidupan manusia jika dipergunakan secara tepat dan terarah, tetapi pemakaian gadget secara berlebihan memiliki dampak negatif dari perkembangan emosional, intelektual, dan psikologis bagi manusia khususnya perkembangan pertumbuhan anak dibawah umur tanpa adanya pengawasan yang ketat dari orang tua. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada siswa SD Negeri 96 Pekanbaru tentang literasi dan bahaya pemakaian gadget yang berlebihan. Metode pada pengabdian ini adalah berupa sosialisasi tentang literasi dan bahaya pemakaian gadget secara berlebihan di SD Negeri 96 Pekanbaru. Hasil dari kegiatan sosialisasi literasi dan bahaya pemakaian gadget secara berlebihan di SD Negeri 96 Pekanbaru ini adalah timbulnya semangat literasi di lingkungan sekolah sehingga terciptanya budaya akademis yang baik dan bermutu. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan maka dapat disimpulkan bahwa harus adanya sosialisasi yang komprehensif dan berkelanjutan agar membangun budaya literasi antar siswa SD Negeri 96 Pekanbaru dan Mulai mengawasi pemakaian gadget agar tidak berlebihan di lingkungan sekolah dan di lingkungan masyarakat.
Pendampingan Pembuatan Akun Marketplace Digital dan Design Kemasan Serta Logo Bagi UMKM Terdampak Pandemi Di Kota Pekanbaru Sri Endang Kornita; Sefaren Sefaren; Ufira Isbah; Bunga Chinta Utami; Misdawita Misdawita
Journal of Community Engagement Research for Sustainability Vol. 3 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Many of the MSME actors in the food industry and businesses that have been impacted by the COVID-19 epidemic are still very small businesses with very basic financing, product production, marketing, and product standardization capabilities.. Based on the identification of the problems faced by MSME actors, it is known that product packaging has not been designed properly, as well as the need to maintain and develop its business to be more advanced in order to develop its business activities properly, and be able to increase MSME income, so steps and strategies are needed for business development. based on the conditions and problems encountered. The method of application carried out in this service was mentoring MSMEs who are members of the Riau Food Association organization that persist in carrying out business activities during this pandemic in branding and packaging as well as digital/online marketing of products to improve product quality. In the implementation of this service, the service team also assists MSMEs in online marketing to business actors through marketplace and social media. The results of this service activity showed that MSMEs gained knowledge of business management, engaged in online marketing, had packaging with business brands, and were better able to maintain their operations and grow their income during the pandemic than they had been before taking part in service activities.
Pelatihan Pengolahan Sampah Botol Plastik Menjadi Sofa Minimalis Bagi Ibu Pkk di Pesisir Sungai Rokan Misdawita Misdawita; Yelly Zamaya; Supriani Sidabalok
Jurnal Abdimas Adpi Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas ADPI Sosial dan Humaniora
Publisher : Asosiasi Dosen Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47841/jsoshum.v4i1.283

Abstract

The problem of plastic bottle waste is still a big challenge for Riau Province, including the Sedinginan, which is one of the villages traversed by the Rokan river. Plastic bottle waste from households along the Rokan river is disposed of in the river, so that the volume of waste in the river is increasing. Reprocessing plastic bottle waste is an effort to avoid environmental pollution by plastic waste. Through creativity, plastic bottle waste can be recycled into a minimalist sofa that has economic value. This Community Service was carried out by means of training on processing plastic bottle waste into minimalist sofas for PKK Sedinginan. The purpose the activity is to provide them with knowledge and skills on how to process plastic bottle waste into minimalist sofas. The implementation method is by conducting counseling and training to PKK mothers. The result of the activity was an increase in the knowledge and skills of PKK women on how to process plastic bottle waste into goods of economic value. Based on the activities that have been carried out, it can be concluded that there must be ongoing training in plastic waste management, not only in the form of plastic bottles but also other plastics produced from household waste so that people have skills in managing waste.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair untuk Menanggulangi Sampah Rumah Tangga Di Kelurahan Tanjung RHU Kota Pekanbaru Misdawita Misdawita; Abraham Immanuel; Isma Puspita Nengsih; Ivan Kevin Situmeang; Kristina Purba; Lidia Belinda; Putri Adytia Dermawan Sormin; Rani Handayanti; Tedy Kurniawan; Wina Indy Natasya Manalu; Yulinda Agita Putri
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i1.4329

Abstract

Permasalahan sampah organik masih menjadi masalah yang berat bagi beberapa daerah termasuk kelurahan Tanjung Rhu. Tempat pembuangan akhir (TPA) di kelurahan Tanjung Rhu sangat tidak memenuhi standar operasional prosedur kebersihan lingkungan hal ini tentunya akan mengakibatkan masalah yang terus berlanjut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menambah wawasan dan keterampilan masyarakat di sekitar Tanjung Rhu, agar dapat mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus mengetahui proses dalam pembuatan pupuk organik cair. Metode kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah berupa pelatihan dan penyuluhan tentang tata cara bagaimana proses pembuatan pupuk organik cair dengan memanfaatkan sampah organik dari limbah rumah tangga. Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat umum yang tinggal di kelurahan Tanjung Rhu Kota Pekanbaru. Hasil dari pengabdian ini adalah masyarakat memahami bagaimana pemanfaatan limbah organik rumah tangga untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan cara mengolah sampah tersebut menjadi pupuk organik cair Kelurahan Tanjung Rhu. Kegiatan ini juga akan mendorong kesadaran agar masyarakat lebih peduli kepada lingkungan sekitar.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Optimalisasi Produk Unggulan Daerah Di Kelurahan Selatpanjang Timur Yelly Zamaya; Eriyati Eriyati; Taryono Taryono; Misdawita Misdawita; Angga Pramana; Reza Mayentri C.P
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 2 (2023): April 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i2.1841

Abstract

Abstract: Community empowerment can be interpreted as an efficient process that is carried out so that it can change certain communities for the better in the future with the competencies and abilities they have. This service was carried out in the East Selatpanjang Village, which is located in Tebing Tinggi District, Meranti Islands Regency. The East Selatpanjang Village has various MSMEs engaged in developing regional potentials made from sago, which is a typical plant of peatlands. This service activity was carried out at one of the MSMEs, namely Gerai Seroja. Community service activities were carried out by a team of lecturers and the East Selatpanjang Kukerta team in collaboration with the Kelurahan and the community to provide benefits through promotional activities for the area's superior products. The method used in this service is a qualitative method using the Rapid Rural Appraisal (RRA) technique with assistance from the village administration and the local community. Keywords: empowerment; potency; villager; optimization  Abstrak: Pemberdayaan masyarakat dapat diartikan sebagai proses berdayaguna yang dilakukan sehingga dapat mengubah masyarakat tertentu menjadi lebih baik kedepannya dengan kompetensi serta kemampuan yang dimilikinya. Pengabdian ini dilakukan di Kelurahan Selatpanjang Timur yang berlokasi pada Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kelurahan Selatpanjang Timur memiliki berbagai UMKM yang bergerak untuk mengembangkan potensi daerah yang berbahan dasar sagu yang merupakan tanaman khas lahan gambut. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada salah satu UMKM yaitu Gerai Seroja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh tim dosen dan tim Kukerta Selatpanjang Timur yang bekerjasama dengan pihak Kelurahan serta masyarakat memberikan kemanfaatan dalam kegiatan promosi produk unggulan daerah tersebut. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik Rapid Rural Appraisal (RRA) dengan adanya bantuan dari pihak kelurahan dan masyarakat setempat. Kata Kunci: masyarakat; optimalisasi; pemberdayaan; potensi
Theory of Planned Behavior in AnalyzingThe decision of Muslim consumers to become members of 212 Mart Pekanbaru City Supriani Sidabalok; Rosyetti Rosyetti; Yelly Zamaya; Misdawita Misdawita
ADPEBI International Journal of Business and Social Science Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Ekonomi dan Bisnis Indonesia (Adpebi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/aijbs.v3i1.558

Abstract

212 Mart Pekanbaru is one of the sharia retail businesses whose presence is expected to be able to provide a comfortable modern shopping place for Muslim consumers, especially in the city of Pekanbaru. Its relatively new presence causes it to not be able to compete and seize the existing market. Consumers themselves have several considerations in choosing a place to shop or become loyal consumers by joining as a member at a Mart. These reasons and considerations are important to analyze as input for Mart managers in managing their retail. By using Theory of Planned Behavior (TPB) as a theoretical basis, this research uses five independent variables namely income, attitude, subjective norms, individual control, and religiosity to see the main factors that influence consumer decisions to become members of 212 Mart. The analysis technique used in this study is logistic regression analysis with 100 consumers at 212 Mart Pekanbaru as respondents. The results showed that only the subjective norm variable had a significant effect on the Muslim consumer's decision to become a member of 212 Mart. The income, attitude, individual control, and religiosity variables have no significant effect.
STRENGTHENING THE HOUSEHOLD ECONOMY THROUGH THE ROLE OF WOMEN ON THE COAST OF THE ROKAN RIVER ROKAN HILIR REGENCY Misdawita Misdawita
Jurnal Apresiasi Ekonomi Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Institut Teknologi dan Ilmu Sosial Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31846/jae.v11i2.622

Abstract

The sturdy economic pressure on the coastal area urges the exploitation of child labor and women. The state of poverty that is experienced by the paupers leads to the formation of intergenerational inheritance of poverty. The role of women is crucial in strengthening the household economy specifically in rural areas. Therefore, this study aims to ascertain the role of women on the coast of the Rokan River in assisting the household economy and what factors influence this role in strengthening the household economy. The variable of the role of women in this study is work decisions. This study uses logistic regression for its approach. The dependent variables assume Y=1 if women decide to work and Y=0 if women decide not to work. The variable of education level and husband income influence the women's decision to work while the variable of marital status, age, the number of toddler ownership, and the number of dependents do not influence the women's decision to work. The education level and husband income variables have an odd ratio of around 2,161 and 0,917 which means if the education level increases by 1 level, then the women's opportunity to work increases by 2,161 times, and if the husband's income increases by Rp.100.000, then the women’s opportunity to work increases by 0,917 times.