Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

APLIKASI PEMBELAJARAN BERBASIS LIFE SKILLS PADA MATA KULIAH MIKROBIOLOGI MELALUI PRAKTIKUM PEMBUATAN YOGURT Fatmawati, Umi; Probosari, Riezky Maya; Indrowati, Meti; Harlita, Harlita
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.213 KB)

Abstract

Pembelajaran berbasis  life skills sangat cocok diterapkan pada mata kuliah mikrobilogi dimana mata kuliah tersebut mempelajari berbagai konsep mengenai mikroorganisme dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Pada penelitian ini, mencoba menerapkan pembelajaran berbasis  life skills  pada materi fermentasi, dimana mahasiswa melaukan praktikum pembuatan yogurt dengan menggunakan kultur bakteri asam laktat dan difokuskan pada penguasaan academic life skills dan social life skills. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui penguasaan  Accademic Life Skills  dan Social Life Skills mahasiswa dalam kegiatan praktikum pembuatan yogurt. 2). Mahasiswa mampu menciptakan produk bahan pangan berbasis fermentasi dalam hal ini berupa yogurt dengan kualitas yang baik. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini terlihat bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki penguasaan academic life skill yang baik terlihat dari hasil observasi bahwa 80% indikator sudah tercapai kecuali pada indikator pengukuran pH, pengukuran asam laktat dan penghitungan jumlah mikroba. Sedangkan untuk penguasaan social life skills mahasiswa sudah sangat baik dari 5 aspek dengan prosentase skor capaian indikator lebih dari 80%.   Kata kunci: Academic Life Skills, Social Life Skills, Fermentasi, Yogurt.
POTENSI MIKROORGANISME SEBAGAI AGEN BIOREMIDIASI DALAM MENURUNKAN KADAR CR (VI) DALAM LIMBAH CAIR TEKSTIL HASIL PEWARNAAN Fatmawati, Umi; Sajidan, Sajidan; Suranto, Suranto
Prosiding Seminar Biologi Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.247 KB)

Abstract

ABSTRACT Hexavalent chrom (Cr(VI)) is recognized as toxic heavy metal, produced from textile printing manufacture. Negatif effect  of Cr(VI) shuold be reduced towards biotic environtment, so it is important to reduce Cr(VI) become Cr(III) which little hazard. Pseudomonas aeruginosa, Pseudomonas putida, Klebsiella pneumonia, Pantoea sp and Saccharomyces cerevisieae. They are including as resistent Cr(VI) microorganism and they have ability to reduce Cr(VI). The aim of the research is to know the ability of microorganism in reducing Cr(VI) and knowing protein band pattern between Cr(VI) resistent microorganism and microorganism which is inoculated on LB broth without Cr(VI).  Electrophoresis SDS-PAGE is the methode which is used to indentified protein expression. While, for knowing concentration Cr(VI) in liquid medium is used by 1,5 difenilkarbazid methode. The quantitative data is obtained being analyzed by ANAVA two factorial continued with Duncan test at 1% level test. The qualitative data include protein expression analyzed by Relative mobility (Rf) and for knowing molecular weight of protein is used protein marker. The qualitative data had been analyzed by descriptive qualitative methode.The result of the research shows that  in Cr(VI) concentration after being treat by the microorganisms at the initial concentration 0, 5ppm, 1 ppm, 5 ppm and 10 ppm and compared  the reduce Cr(VI) capability from the average procentage data each microorganism are: P. putida (65%) > S. cerevisieae (64,45%) > P. aeruginosa (60,73%) > Pantoea sp (50,22%) > K. pneumonia (47,82%) > without microorganism (34,25%). The adding microorganisms have influence toward reduction of Cr(VI). Key word: Cr heavy metal, microorganism, protein, electrophoresis
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERTANYA DAN BERPENDAPAT PADA MATERI SISTEM IMUNITAS SISWA KELAS XI IIS-1 SMA NEGERI 6 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Dwi Jayanti, Ummi Nur Afinni; Sajidan, Sajidan; Fatmawati, Umi
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bertanya  dan  berpendapat peserta didik  kelas XI-IIS 1 SMA Negeri 6 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015 pada materi Sistem Imunitas. Hasil observasi pra-siklus menunjukkan bahwa kuantitas pertanyaan berjumlah 27 pertanyaan. Kualitas pertanyaan berada pada tingkatan berpikir C1 dan C2, sedangkan pada dimensi pengetahuan beradap pada dimensi konseptual. Kuantitas pendapat siswa menunjukkan skor  kuantitas kategori pembicaraan siswa berupa claim sebesar 5,66 %  dan pembicaraan  siswa berupa claim dan ground sebesar 1,88 % dari total tipe pembicaraan yang muncul selama proses pembelajaran. Kualitas pendapat siswa berada pada level 1 dan level 2 menurut level pendapat Toulmin. Hasil observasi tersebut menunjukkan kurangnya keterampilan bertanya dan berpendapat siswa. Peningkatan keterampilan bertanya dan berpendapat siswa ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran guided inquiry. Penelitian merupakan penelitian tindakan kelas  (PTK) yang dilaksanakan selama dua siklus. Penelitian meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi pada setiap siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data dilakukan dengan teknik triangulasi data metode sedangkan analisis data dilakukan melalui deskriptif kualitatif. Hasil penelitian berupa kuantitas pertanyaan pada siklus I dan II secara berurutan berjumlah 212 pertanyaan dan 103 pertanyaan. Kualitas pertanyaan peserta didik berada pada tingkatan kemampuan berpikir C1, C2, C3, C4,  dan C5, sedangkan pada dimensi pengetahuan berada pada dimensi faktual, konseptual, proseduran dan metakognisi.  Kuantitas kategori pembicaraan siswa berupa claim pada siklus I dan II secara berturut-turut sebesar 40,32 % dan  36,45 %. Kuantitas kategori pembicaraan siswa berupa claim dan ground pada siklus I dan siklus II secara berturut-turut sebesar  23,77 % dan 25,34 %.  Kualitas pendapat siswa berada pada level 1, level 2, level 3 dan level 4 menurut level pendapat Toulmin.  Kesimpulan penelitian adalah implementasi model pembelajaran guided inquiry mampu meningkatkan keterampilan bertanya dan berpendpat siswa.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING Annisa, Nuraini; Dwiastuti, Sri; Fatmawati, Umi
Journal of Biology Education Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir analitis melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing pada siswa kelas XI MIA 4 SMA Negeri 6 Surakarta. Penelitian yang dilakukan merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIA 4 SMA Negeri 6 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015. Data diperoleh melalui metode tes, observasi, dan wawancara. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif.  Prosedur penelitian menggunakan metode spiral. Aspek memilah meningkat 30,88%  dari pra-siklus ke siklus III. Aspek mengorganisasi meningkat 29,41% dari pra-siklus ke siklus III. Aspek mengatribusi meningkat 25,74% dari pra-siklus ke siklus III. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ada peningkatan kemampuan berpikir analitis sebesar 28,68% melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada siswa kelas XI MIA 4 SMA Negeri 6 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015.
Efektivitas Isolat Lokal Boyolali sebagai Bakteri Dekomposter RINANTO, YUDI; FATMAWATI, UMI
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 9, No 1 (2016): BIOEDUKASI: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v9i1.1998

Abstract

The aim of this research is to identify the effectiveness of Local Isolate Bacteria from Boyolali (ILB) to decompose organic materials from wasted vegetable and slurry. The result of decomposition were compared to EM4 for control. The laboratory result indicates that Local isolate bacteria from Boyolali were more effective than EM4 to increase N (Nitrogen) content. The ability of Local isolate bacteria from Boyolali was better than EM4 in degrading organic materials of slurry, particularly, towards P (Phosphate). The best concentration of ILB decomposition is 30 %. Liquid fertilizer produced from Slurry with decomposition ILB 30% that applied towards cabbage  increased the weight of cabbage and the length of circumference by 0.5525 gram and 12.67 cm respectively. From the experimental results that it can be concluded that ILB has better capability in decomposing organic material than EM4. ILB has a good potential as decomposter to produces liquid organic fertilizer. Keywords:     Local isolate, decomposter, EM4, Slurry, cabbage
KARAKTERISTIK YOGURT YANG TERBUAT DARI BERBAGAI JENIS SUSU DENGAN PENAMBAHAN KULTUR CAMPURAN Lactobacillus bulgaricus DAN Streptococcus thermophillus Fatmawati, Umi; Prasetyo, Faisal I.; T.A, Mega Supia; Utami, Ardiyanti Nur
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 6, No 2 (2013): BIOEDUKASI: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v6i2.2644

Abstract

ABSTRACT-Yoghurt is one of fermented milk product with the addition of lactic acid microbes such as Lactobacillus bulgaricus and Streptococcusthermophillus. The aim of this experiment is determining the characteristics of yogurt made from five different dairy ingredients, each of them are added with a mixture of bacteria Lactobacillus bulgaricus and Streptococcusthermophillus. The dairy ingredients used are: fresh cow's milk, skim milk, UHT milk, soy bean milk, and goat's milk. Starter was given with mixing two species of lactic acid bacteria with the ratio 1:1 and the provision of starter concentration is 5% (v / v). The parameters’ have been observed for lactic acid levels, pH and total number of microbes carried out during 14 days of storage. To examine the effect of different kinds of milk and storage time toward the changes in lactic acid level, pH and total number of microbes, we analyzed with ANAVA by two factorial test and if there are any significant effect, it followed by DMRT test. The results obtained from yogurt product quality were yoghurt made from UHT milk was the best quality because it has the lowest average pH of 4,67, the highest lactic acid content of 1,2 % and most stable total microbial 3,05 x108 cells / ml during the preservation time.
Formulasi Suspensi Analgesik-Antipiretik Ibuprofen Dengan Suspending Agent Gom Arab dan CMC-NA Fatmawati, Umi
Journal of Pharmaceutical Care Anwar Medika (J-PhAM) Vol 1 No 1 (2018): Volume 1, Nomor 1, Desember 2018
Publisher : STIKES Rumah Sakit Anwar Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.131 KB) | DOI: 10.36932/jpcam.v1i1.4

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai formulasi dan evaluasi stabilitas fisik suspensi ibuprofen sebagai analgesik dan antipiretik yang ditujukan untuk anak berusia 2-12 menggunakan gom Arab dan natrium karboksimetilselulosa sebagai zat pensuspensi untuk menunjang stabilitas utama suspensi. Konsentrasi gom Arab dan natrium karboksi metilselulosa adalah 2.5 % dan 0.75 % berturut-turut. Evaluasi stabilitas fisik dilakukan selama 1 minggu setelah sediaan dibuat yang meliputi organoleptis, bobot jenis, viskositas, volume sedimentasi, redispersi, pH, dan mikroba serta distribusi ukuran partikel. Dari hasil penelitian diketahui konsentrasi gom Arab dan natrium karboksimetilselulosa mempengaruhi stabilitas fisik suspensi ibuprofen melalui hasil evaluasi telah sesuai dengan spesifikasi.
GAMBARAN PEMANJANGAN INTERVAL QTC PADA TERAPI JANGKA PENDEK PASIEN TB MDR Mansur, Mifta; Suprapti, Budi; Hidayati, Movita; Fatmawati, Umi
JURNAL MEDIA KESEHATAN Vol 14 No 1 (2021): Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 14 No 1 Juni 2021
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jmk.v14i1.581

Abstract

Problems:Indonesia is one of 30 countries with a high burden of MDR-TB, with an estimated 23,000 (range, 16,000-31,000) cases, with a percentage of 8.8% (range, 6.2-12) for every 100,000 population. One of the challenges in MDR TB treatment is the high rate of side effects. In may 2016, WHO issued a recommendation the use of a standardized 9-11 months short-term therapy regimen. The side effect that can occure in this treatment combination is the prolongation of the QTc interval due to the administration of moxifloxacin (Mfx) and clofazimine (Cfz). The aim of the research: to determine the incidence of QTc interval prolongation in MDR-TB patients receiving short-term therapy regimen. Research method:This research is an observational study with retrospective data collection. Sampling was done by total sampling, obtained 51 subjects entered the exclusion criteria and there were 74 subjects who met the inclusion criteria. The results:there has been QTc interval prolongation with an average 31.31 ± 43.471 ms from the baseline, the longest QTc interval value is 756 ms with a mean of 468,54±33,565 ms, 52 (70,3%) subjects experienced QTc interval prolongation. Conclusions: There was QTc interval prolongation in MDR-TB patients with short-term therapy regimen.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING Annisa, Nuraini; Dwiastuti, Sri; Fatmawati, Umi
Journal of Biology Education Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbe.v5i2.7153

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir analitis melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing pada siswa kelas XI MIA 4 SMA Negeri 6 Surakarta. Penelitian yang dilakukan merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIA 4 SMA Negeri 6 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015. Data diperoleh melalui metode tes, observasi, dan wawancara. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif.  Prosedur penelitian menggunakan metode spiral. Aspek memilah meningkat 30,88%  dari pra-siklus ke siklus III. Aspek mengorganisasi meningkat 29,41% dari pra-siklus ke siklus III. Aspek mengatribusi meningkat 25,74% dari pra-siklus ke siklus III. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ada peningkatan kemampuan berpikir analitis sebesar 28,68% melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada siswa kelas XI MIA 4 SMA Negeri 6 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015.
Implementasi Metode Modernisasi Cassava Product dan Zero Waste Management Pada UKM Keripik Singkong di Desa Karangduren Kab Semarang Fatmawati, Umi; Sari, Dewi Puspita; Sari, Erma Kumala
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 18, No 1 (2021): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cassava chips are one of the favorite snacks of various people who are cheap. The cassava chips home industry in Karangduren Village, Tengaran District, Semarang Regency revealed that there are still many problems related to the production, packaging, marketing, and waste processing processes that affect the quality of chips and reduce partner income. The objectives of this service activity are 1). Improving the quality of the process and product of cassava chips which are preferred in the community to increase the income of the owner, 2). Assisting the home industry of chips in managing waste to increase the environmental aesthetics and provide added value. The methods implemented in this service activity are 1. Introduction of an oil draining machine and assistance in developing chip products 2. Improvement of production process facilities. 3. Training the employee on the use of animal feed and making compost from waste banana peels and cassava. The result of this activity is that several new product variants have been produced with a better taste and appearance of the packaging, such as cassava hot chips, cassava cheese, cassava leaf chips, a more hygienic and standardized environment for producing chips, as well as by-products from waste treatment. such as animal feed and compost.