Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Adaptive Data Aggregation for Shortest Geopath Routing Protocol in Wireless Sensor Network Ady Kusuma, I Gusti Ngurah; Wibisono, Waskitho
IPTEK The Journal for Technology and Science Vol 28, No 2 (2017)
Publisher : IPTEK, LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.395 KB) | DOI: 10.12962/j20882033.v28i2.2926

Abstract

Wireless sensor network is a network that contains many nodes in each nodes with limited power source and ability to send a sensing data to a cordinator node that called sink node. Every data that sent through network, will cost amount of energy for transmitting and draw energy each time a data transmitted from power soucve. To extend the network lifetime, we should optimize the data that transmitted. In this research author propose an adaptive method that using in network data aggregation with cluster and tested in SIDnet-SWANS. This method collecting the data at Cluster Head node before it forward to sink node rather than forwarding every data that arrive at cluster head to next hop. This method has better performance than other method, average energy left after 48 hours sensing is 17.23% and 78818.67 second to first node dead. This method giving more efficiency of energy use better than non-aggregation method
Pendampingan dan Peningkatan Produksi IRT – Kue Bugis Desi di Desa Tuakilang Tabanan I Gusti Ngurah Ady Kusuma; Ni Luh Nyoman Mirah Wedasari
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 1 No. 3 (2019): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.816 KB)

Abstract

Kue bugis termasuk jajanan tradisional yang masih digemari hingga kini. Mitra Ayu merupakan salah satu masyarakat desa Tuak Ilang yang menggantungkan mata pencahariannya pada usaha pembuatan jajanan tradisional tersebut. Pesanan kue bugis akan meningkat menjelang hari raya keagamaan seperti Galungan dan Kuningan. Mitra Ayu telah menggeluti usaha ini selama 2 tahun, sampai saat ini mitra Ayu belum mampu memenuhi kebutuhan konsumen dikarenakan keterbatasan alat produksi yang dimiliki. Mitra Ayu hanya menggunakan kemasan tradisional untuk mengemas kue bugis yaitu dibungkus dengan daun pisang tanpa dilengkapi label kemasan. Pada kegiatan ini mitra dibantu untuk meningkatkan jumlah produksi dengan cara memberikan bantuan peralatan berupa, mesin pemarut kelapa, kompor gas dan panci yang digunakan untuk proses mengukus kue bugis. Pemberian label kemasan yang dilengkapi dengan nama usaha dan nomor telepon mitra. Indikator capaian dalam kegiatan ini adalah peningkatan jumlah produksi hingga 60% dan berhasil dicapai.
Digitalisasi Pencatatan Penjualan Industri Rumah Tangga My-Popcorn di Denpasar Bali I Gusti Ngurah Ady Kusuma; Ricky Aurelius Nurtanto Diaz
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 3 No. 1 (2020): Nopember
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v3i1.219

Abstract

My-Popcorn merupakan salah satu produk industri rumah tangga yang bergerak di bidang produksi makanan kecil atau ringan yaitu popcorn. Industri rumah tangga yang dinamai dengan nama ‘My-Popcorn’ ini merupakan industri yang sudah berjalan kurang lebih selama 1 (satu) tahun. Industri rumah tangga ini dirintis oleh Ibu Gusti Ayu Aghivirwiati. Produksinya sendiri dalam sebulan antara 700 sampai 800 produk dengan omset sekitar Rp 8.000.000 per bulan. Untuk pemasaran produk, Ibu Aghi mengandalkan Instagram dalam memasarkan produknya dan juga menggunakan sistem reseller (penjual kembali). Setiap reseller memiliki perjanjian kesepahaman termasuk penentuan bonus, hadiah, maupun harga pokok special yang didapatkan berdasarkan data pembelian reseller. Namun, saat ini mitra hanya menggunakan catatan secara manual untuk mencatat pembelian oleh masing-masing reseller. Metode yang dilakukan adalah dengan substitusi IPTEK yaitu mengganti mekaniskme pencatatan penjualan mitra. Untuk itu pada kegiatan pengabdian ini akan dilaksanakan pemberian aplikasi yang dapat menunjang kebutuhan mitra dalam mencatat penjualan. Hasil yang didapatkan mitra sangat terbantu dengan aplikasi tersebut dan dan telah menunjukan kemandirian dalam penggunaan aplikasi tersebut. Diharapkan dengan aplikasi ini dapat memberikan efisiensi dalam menampilkan, pengolahan maupun pencarian data penjualan dari penjualan umum maupun kepada reseller
Survei: Aplikasi dan Pengembangan Model Software-as-aService pada Cloud Computing I Gusti Ngurah Ady Kusuma
Jurnal Sistem dan Informatika (JSI) Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : Bagian Perpustakaan dan Publikasi Ilmiah - Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.606 KB)

Abstract

Aplikasi berbasis layanan atau Software-as-a-Service merupakan aplikasi yang dibangun terdiri dari beberapa layanan atau service. Pada umumnya aplikasi ini merupakan aplikasi yang ditempatkan pada sebuah server dan terhubung dengan jaringan internet untuk mengakses service dari penyedia layanan lainnya. Konsep ini berkembang dari pemrograman berorientasi objek dimana tujuan dari Software-as-a-Service atau SaaS dapat digunakan oleh pengguna tanpa harus memiliki pengetahuan yang tinggi mengenai teknik-teknik yang digunakan. SaaS telah banyak berkembang pada pembangunan sebuah infrastruktur dalam mobile dan ubiquitous computing, dan cloud computing. Dalam paper ini dirangkum kembali penggunaan SaaS dalam bidang tersebut dan menyajikan bagaimana penerapan penggunaan SaaS yang dapat dilakukan berdasarkan pelaku penerapan tersebut yang dilihat dari sisi server, broker, pengelola, dan pengguna.
PRIORITY BASED SCHEDULING UNTUK PENINGKATAN EFISIENSI KONSUMSI ENERGI PADA JARINGAN SENSOR NIRKABEL I Gusti Ngurah Ady Kusuma
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 3 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe advancement of data innovation particularly in the field of computers has encountered quick improvement. This makes the computers never again need an enormous stockpile of energy in its activities so the battery can bolster PC execution. A wireless sensor network is a lot of little gadgets that have freedom in energy and the capacity to connected between devices. When doing the natural observing procedure, wireless sensor network devices (nodes) devour energy starting from the battery persistently as long as the nodes are on. In view of this, the author planned the enhancement of energy use. This is finished by utilizing a planning framework for every device. The plan that has been done in this investigation gives a general depiction of how the scheduling procedure can be applied in a wireless sensor network. The cluster head is scheduling by isolating all group individuals into sub-groups. At that point, the cluster head only allows data with higher priority to transmit to the sink node. This algorithm enhancement giving energy efficiency at most 9,61%.Keywords: wireless sensor network, energy optimizing, schedulingABSTRAKKemajuan inovasi data khususnya di bidang komputer telah mengalami peningkatan cepat. Ini membuat komputer tidak lagi membutuhkan cadangan energi yang sangat besar dalam aktivitasnya sehingga baterai dapat mendukung operasi komputer. Jaringan sensor nirkabel adalah banyak perangkat kecil yang memiliki sumber energi mandiri dan kemampuan untuk terhubung antar perangkat. Saat melakukan prosedur pengamatan lingkungan, perangkat jaringan sensor nirkabel (node) menghabiskan energi dari baterai secara terus-menerus selama node aktif. Mengingat hal ini, penulis merencanakan peningkatan efisiensi penggunaan energi. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan penjadwalan perencanaan untuk setiap perangkat. Rencana yang telah dilakukan dalam penelitian ini memberikan gambaran umum tentang bagaimana prosedur penjadwalan dapat diterapkan dalam jaringan sensor nirkabel. Cluster head menjadwalkan dengan mengisolasi semua individu kelompok ke dalam sub-kelompok. Pada saat itu, cluster head hanya mengijinkan data dengan prioritas yang lebih tinggi untuk mengirim ke sink node. Algoritma ini memberikan peningkatan efisiensi penggunaan energi sebesar 9,61%.Kata Kunci : jaringan sensor nirkabel, optimasi energi, penjadwalan
Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis Pemetaan Tempat Kost di Kecamatan Kuta Selatan Menggunakan Framework Laravel I Made Agus Wirahadi Putra; I Made Krisna Yoga; I Gusti Ngurah Ady Kusuma
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 5, No 3 (2019): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (995.029 KB)

Abstract

ABSTRACTThe boarding house is a type of room that rented for a certain period with the agreement with theowner and the agreed price. The boarding house is used to temporary housing for people who comefrom far away places. However, limited information makes people having trouble to find a boardinghouse. So from that problem, the Geographic Information System Of Boarding House Mapping InSouth Kuta District Using Laravel Framework was made. This system uses a radius search methodso it can help people know the location of a boarding house from somewhere. The system createdusing the waterfall method and the boarding house data was obtained from observations andinterviews with related parties. The result of this study is a website-based system using the Laravelframework. Based on the results of system testing with the black-box testing method, it can beconcluded the system has been running well. Meanwhile, based on a questionnaire that hasindicators in terms of convenience, content, benefits, and interfaces, with 20 respondents obtainedresults as much as 47.5% of respondents answered strongly agree, 42.5% of respondents answeredagree, 5% of respondents answered enough, 2.5% of respondents answered disagree, and 2.5% ofrespondents answered strongly disagree.Keywords: Geographic Information System, Boarding House, Laravel Framework, Radius Search,South Kuta DistrictABSTRAKTempat kost adalah sejenis kamar yang disewa selama kurun waktu tertentu sesuai dengan perjanjianpemilik kamar dengan harga yang telah disepakati. Tempat kost digunakan sebagai tempat tinggalsementara bagi masyarakat umum yang berasal dari luar daerah. Namun ketersediaan informasi yangterbatas menyebabkan masyarakat kesulitan dalam mencari tempat kost. Maka dari itu dibuatlahSistem Informasi Geografis Pemetaan Tempat Kost di Kecamatan Kuta Selatan MenggunakanFramework Laravel. Sistem ini menggunakan metode pencarian radius sehingga dapat membantumasyarakat mengetahui lokasi tempat kost dari suatu tempat. Sistem yang dibuat menggunakanmetode waterfall dan data tempat kost didapat dari observasi dan wawancara terhadap pihak terkait.Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem yang berbasis website dengan menggunakanframework laravel. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan dengan metode black-box testing,dapat disimpulkan bahwa sistem yang dibangun telah berjalan dengan baik. Sementara itu,berdasarkan kuesioner yang memiliki indikator dari segi kemudahan, konten, manfaat, dan interface,dengan 20 orang responden didapat hasil sebanyak 47,5% responden menjawab sangat setuju,42,5% responden menjawab setuju, 5% responden menjawab cukup, 2,5% responden menjawabtidak setuju, dan 2,5% responden menjawab sangat tidak setuju.Kata kunci: Sistem Informasi Geografis, Tempat Kost, Framework Laravel, Pencarian Radius,Kecamatan Kuta Selatan
Perancangan Algoritma Pemilihan Cluster Head pada Jaringan Sensor Nirkabel secara Dinamis dengan Indikator Energi I Gusti Ngurah Ady kusuma
Proceeding Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi Informasi 2018: Proceeding Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SENSITEK)
Publisher : STMIK Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30700/pss.v1i1.350

Abstract

Jaringan sensor nirkabel merupakan salah satu bagian dari jaringan nirkabel yang merupakan sekumpulan dari beberapa devices berukuran kecil, dengan berat yang ringan, dan termasuk dalam low-cost networks. Untuk mengurangi jumlah paket data yang dikirim pada sebuah jaringan terdapat sebuah penelitian yang mengusulkan metode untuk mengumpulkan semua data sensor disebut data aggregation. Penggabungan data biasanya terjadi pada sebuah cluster head yang merupakan node coordinator dari sebuah cluster. Tingginya beban kerja cluster head cenderung akan menyebabkan kondisi drop-state yang lebih cepat dibandingkan node yang lain. Apabila cluster head mengalami drop-state maka wilayah cluster tersebut akan terisolir. Untuk menghindari kondisi drop-state yang terlalu dini, penelitian ini merancangan algoritma pemilihan cluster head secara dinamis yang mampu mengurangi resiko terisolirnya sebuah cluster akibat cluster head yang tidak aktif. Penelitian ini memanfaatkan pertukaran informasi indikator antar node dan memberikan penilaian pada masing-masing node berdasarkan 3 indikator yaitu energi-level, sink-distance, dan neighbors-count. Berdasarkan informasi tersebut, node melakukan penilaian untuk menilai seluruh node dan memilih node dengan nilai tertinggi sebagai cluster head. Penilaian ini dilakukan secara periodic sehingga masing-masing node akan memiliki nilai yang sesuai dengan kondisi terbarunya.Kata kunci: sensor, nirkabel, cluster, dynamic, energy
PERANCANGAN SIMPLE STATELESS AUTENTIKASI DAN OTORISASI LAYANAN REST-API BERBASIS PROTOKOL HTTP I Gusti Ngurah Ady Kusuma
Jurnal Manajemen Informatika dan Sistem Informasi Vol. 4 No. 1 (2021): MISI Januari 2021
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/misi.v4i1.325

Abstract

Arsitektur Microservice merupakan arsitektur pembangunan sistem yang sering digunakan saat ini. Konsepnya adalah memisahkan komponen program / fungsionalitas ke dalam aplikasi yang berbeda. Antar komponen menggunakan protokol Hypertext Transfer Protocol (HTTP) untuk berkomunikasi karena HTTP mendukung multiplatform layaknya sebuah website ditambah lagi munculnya skema REST API. REST API memungkinkan pengguna dan layanan untuk bertukar data antar platform. Permasalahan yang muncul berasal dari semua komunikasi pada protokol HTTP bersifat stateless, yang dimana setiap permintaan yang diterima akan dijalankan secara independen. Termasuk apakah klien sebelumnya sudah diautentikasi atau belum. Hal ini akan rentan terhadap penyusup yang belum terotentikasi sehingga tidak dapat dipastikan otoritasnya dalam mengakses suatu fungsi. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan skema otentikasi dan otorisasi yang dapat mengakomodasi skema layanan mikro. Metode yang dapat digunakan adalah dengan pemanfaatan kode otorisasi yang bersifat unik yang ditempelkan pada setiap permintaan layanan yang divalidasi oleh sebuah server independent. Alur dari skemanya digambarkan menggunakan sequence diagram dan didukung dengan konseptual database. Penelitian ini menghasilkan sebuah rancangan metode autentikasi dan otorisasi sederhana yang dapat digunakan sebagai alternatif kemanan pada arsitektur microservice
Sistem Informasi Pendataan Penduduk Pendatang Kecamatan Tegallalang I Made Sudibya; I Made Prabu Krisna Pradnya S. S.; I Gede Suardika; I Gusti Ngurah Ady Kusuma
E-JURNAL JUSITI : Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Vol 8 No 2 (2019): e-Jurnal JUSITI
Publisher : Universitas Dipa Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36774/jusiti.v8i2.618

Abstract

Kecamatan Tegallalang yang terdapat di Kabupaten Gianyar Provinsi Bali masih banyak menggunakan proses pendataan penduduk secara manual sehingga terjadi penumpukan berkas dan memicu terjadinya kehilangan berkas surat ijin. Dari sana munculah ide penulis untuk membuat sebuah Sistem pendataan penduduk pendatang Kecamatan Tegallalang menggunakan metode waterfall. Sistem informasi pendataan penduduk pendatang ini diimplementasikan dalam bentuk website. Sistem informasi ini dibangun dengan menggunakan bahasa pemograman PHP, DataBase MySQL dan Codeigniter sebagai framework. Adapun cara pengujian progam ini menggunakan metode blackbox. Telah dihasilkan sebuah system informasi yang dapat mempermudah pendataan penduduk pendatang di kecamatan Tegallalang. Berdasarkan pengujian blackbox sistem yang dihasilkan berjalan dengan baik.
Purwarupa Aplikasi Peramalan Kebutuhan Persediaan Barang Dagang Berbasis Website dengan Semi Average Method I Gusti Ayu Desi Saryanti; Rosalia Hadi; I Gusti Ngurah Ady Kusuma
JTIM : Jurnal Teknologi Informasi dan Multimedia Vol 3 No 2 (2021): August
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jtim.v3i2.157

Abstract

The Point of Sale application has now begun to be used by many trading entrepreneurs. Of course, this is because Point of Sale (POS) can record all trade transaction activities, such as recording sales and recording purchases of inventory items. However, the majority of POS applications are only limited to recording transactions and do not yet have the ability to assist traders in determining the need for merchandise. This study discusses how to build an application that can help traders predict the need for merchandise with one of the forecasting methods, namely the Semi Average Method. The application in this study was built with the waterfall method and is based on a website and utilizes sales reports from the POS application that has been used. Based on the website, users don't have to bother installing this application because it can be accessed via a browser and anytime as long as it is connected to the internet. Testing the application in this study using the Blackbox Testing method shows that this application has 100% functionality working. It is hoped that the application from this research can later be used side by side with the existing POS application so there is no need to make changes to the POS application that is already in use.