Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Notary Role in Implementing Acquisition of Assets Debtors (AYDA) To Overcoming Bad Debt Settlement (Case Study at Banking Pati Regency) Hartini Hartini; Lathifah Hanim
Jurnal Akta Vol 7, No 1 (2020): March 2020
Publisher : Program Magister (S2) Kenotariatan, Fakultas Hukum, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/akta.v7i1.7626

Abstract

The aim of research to determine: (1) Implementation of foreclosed assets by the Bank; (2) The role of the Notary in the Implementation of foreclosed assets; and (3) Obstacles and solutions in the implementation of foreclosed assets by the Bank. The data used in this research is secondary data in the form of primary legal materials, legal materials, secondary, tertiary and data.Based on the results of data analysis concluded that: (1) Implementation of foreclosed assets is done through voluntary surrender by the debtor, the auction of mortgage, and the legal process; (2) The role of the Notary in the Implementation of foreclosed assets through legal acts compensated by making the Sale and Purchase Agreements; and (3) Obstacles to the implementation of foreclosed assets derived from: (a) the debtor, the debtor does not happen because the credit cooperative in completing the stalled; (B) a third party, in this case mainly the owners of land and buildings pledged by the debtor to the bank as a creditor. Third parties often take the fight at the time of the execution of the collateral to be taken over; and (c) the country through the provision of legislation. Solutions to overcome these obstacles through the effectiveness and efficiency of foreclosed assets.Keywords: Notary; Foreclosed Assets; Credit Los.
RELEVANSI KAFA’AH PERSPEKTIF ADAT DAN AGAMA DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH Nur Hidayati; Hartini Hartini
Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam Vol 1 No 2
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/qadauna.v1i2.12808

Abstract

AbstrakTulisan ini menjelaskan tentang relevansi kafa’ah terhadap terciptanya rumah tangga yang sakinah di kecamatan Tanete Rilau kabupaten Barru. Adapun pokok permasalahan dalam penelitian ini yaitu: 1) bagaimana eksistensi kafa’ah di kecamatan Tanete Rilau kabupaten Barru. 2) bagaimana realisasi kafa’ah dalam membina rumah tangga di kecamatan Tanete Rilau kabupaten Barru. 3) bagaimana relevansi kafa’ah perspektif adat dan agama terhadap terciptanya rumah tangga yang sakinah di kecamatan Tanete Rilau kabupaten Barru. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan atau field research deskriptif kualitatif yang dilakukan di delapan desa dan dua kelurahan. Hasil dari penelitian ini yaitu:  kurangnya pemahaman masyarakat tentang kafa’ah, terdapat dua keluarga yang tidak harmonis, sementara delapan lainnya harmonis, ada relevansi kafa’ah terhadap terciptanya rumah tangga yang harmonis didasari oleh persamaan indikator dari segi pekerjaan, nasab/keturunan, dan pemahaman agama.Kata Kunci: Kafa’ah, Rumah Tangga, Relevansi. AbstractThis paper explains about the relevance of the kafa'ah to the creation of a sakinah household in Tanete Rilau sub-district, Barru district. The main issues in this study are: 1) how the existence of kafa'ah in Tanete Rilau sub-district Barru district. 2) how is the realization of kafa'ah in fostering households in Tanete Rilau sub-district Barru district. 3) how is the relevance of the traditional and religious perspective kafa'ah to the creation of a sakinah household in Tanete Rilau sub-district, Barru district. This research is a descriptive qualitative field research conducted in eight villages and two villages. The results of this study are: lack of community understanding about kafa'ah, there are two families that are not harmonious, while eight others are harmonious, there is relevance of kafa'ah to the creation of  a   harmonious household based on the same indicators in terms of work, family / ancestry, andreligious understanding.Keywords: Kafa’ah, Household, Relevance
PERILAKU KEWIRAUSAHAAN PEREMPUAN PENJUAL KULINER DI KOTA KENDARI Hartini Hartini; Juharsah Juharsah
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol 5 No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3, Oktober 2016
Publisher : Laboratorium Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.812 KB) | DOI: 10.33772/etnoreflika.v5i3.390

Abstract

This study aims to determine the entrepreneurial behavior of women culinary sellers in the city of Kendari. Informants in this research are women culinary seller in Kendari City which taken purposively. Data were collected through in-depth interviews and observations. The data collection was analyzed by descriptive qualitative method. The results show that women culinary sellers already have: relatively strong trust, tend to be task-oriented and result, business risk readiness is still not maximal, leadership is still relatively simple, and culinary originality produced is still relatively limited, and has a tendency to be oriented to the future.
PEMANFAATAN ABU PEMBAKARAN LIMBAH PADAT INDUSTRI CHLOR ALKALI SEBAGAI ADSORBEN PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIRNYA Sumingkrat Sumingkrat; Hartini Hartini; Adrian Yusuf
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 27 NO. 1 APRIL 2005
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.3576

Abstract

Lim bah industri klor alkali termasuk limbah 83 dari sumber yang spesifik. Pembakaran lirnbah padat industri kimia terpadu, yang memproduksi kaustik soda, VCM dan PVC akan menghasilkan abu. Limbah cair media proses polimerisasi PVC setelah pengendapan disebut spent pure water (SPW). Abu sisa pernbakaran, Solid Waste /ncenerator (SWI) ini dapat dimanfaatkan sebagai adsorben  untuk SPW. Sesuai dengan model Freundlich isoterm, SW! mempunyai daya adsorpsi terhadap biru metilen lebih baik dari pada karbon aktif, dan mampu menurunkan turbiditas SPW sampai sekitar 95%.
EFEKTIVITAS LABORATORIUM KOMPUTER DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI KABUPATEN TANA TORAJA Hartini Hartini
Jurnal Kependidikan Media Vol 5, No 3 (2016): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v5i3.2637

Abstract

ABSTRAK : Masalah  dalam penelitian ini yaitu apakah penggunaan laboratorium komputer efektif dalam peningkatan kompetensi siswa pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Madrasah Aliyah Negeri Kab. Tana Toraja? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kompetensi terhadap mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Laboratorium Komputer Madrasah Aliyah Negeri Kabupaten Tana Toraja.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, yaitu penelitan untuk meneliti populasi 163 dan sampel 21, Analisis data bersifat analisis statistik deskriptif dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa lebih berkompeten ketika melaksanakan pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dilaboratorium komputer dibanding melaksanakan pembelajaran di kelas. Berdasarkan angket yang disebarkan bahwa 21 responden lebih memilih jawaban sering dengan jawaban sering berjumlah 317 jawaban.Saran diharapkan kepada sekolah agar setiap komputer yang rusak di laboratorium komputer diganti secepatnya agar siswa bisa belajar dengan baik, serta agar guru-guru bisabekerja sama kepada kepala sekolah agar bisa mengaktifkan internet di laboratorium komputer supaya siswa biasa belajar dengan baik. Kata Kunci: Laboratorium Komputer, Kompetensi Siswa
PELAKSANAAN PERJANJIAN PEMBIAYAAN KONSUMEN KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA PADA KRISNA FINANCE SURAKARTA HARTINI HARTINI
RECHTSTAAT Vol 8, No 1 (2014): RECHTSTAAT
Publisher : RECHTSTAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.578 KB)

Abstract

ABSTRAK : Salah satu bentuk perjanjian adalah perjanjian pembiayaan. Perjanjian ini timbul dalam praktek karena adanya tuntutan kebutuhan yang semakin berkembang dalam masyarakat. Perjanjian tersebut sering dijumpai dalam  praktek dunia perdagangan sepeda motor. Perjanjian pembiayaan tidak terlepas dari aspek-aspek hukum yang mengikat antara konsumen dengan perusahaan pembiayaan konsumen tersebut.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan  yuridis sosiologis.  Lokasi penelitian di Krisna Finance Surakarta. Sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi pustaka. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian pembiayaan konsumen di tinjau dari bentuk dan isinya merupakan perjanjian baku/perjanjian standar, yang di buat oleh Krisna Finance. Di samping itu, perjanjian tersebut merupakan perjanjian hutang piutang dengan penyerahan hak milik secara fidusia, artinya penyerahan hak milik secara kepercayaan kepada konsumen (customer) sedangkan bukti kepemilikan tetap dipegang oleh kreditur yaitu Krisna Finance, sampai semua pembayarannya dilunasi. Mekanisme pelaksanaan perjanjian pembiayaan konsumen pada Krisna Finance harus melalui tahap-tahap yaitu : tahap permohonan, tahap pengecekan dan pemeriksaan lapangan, tahap pembuatan customer profile, tahap pengajuan proposal kepada kredit komite, keputusan kredit komite, tahap pengikatan, tahap pemesanan barang kebutuhan konsumen, tahap pembayaran kepada supplier, tahap penagihan atau monitoring pembayaran, dan pengambilan surat jaminan. Perselisihan antara pihak yang  perusahaan dengan pihak pembeli timbul karena adanya wanprestasi, terjadinya wanprestasi dalam perjanjian pembiayaan maka yang bertanggung jawab sepenuhnya terhadap resiko adalah pembeli. Hal ini sesuai dengan isi dari perjanjian pembiayaan yang sudah disepakati antara kedua belah pihak. Penyelesaian masalah yang timbul dalam perjanjian sewa beli kendaraan bermotor dapat ditempuh dengan dua cara yaitu melalui musyawarah mufakat dan penarikan kembali sepeda motor.
KEDUDUKAN WANITA DALAM HUKUM DI INDONESIA Hartini Hartini
Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam Vol 1 No 2 (2014): Al-Qadau
Publisher : Jurusan Hukum Acara Peradilan dan Kekeluargaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-qadau.v1i2.643

Abstract

Sebagai Negara hukum, Indonesia telah memiliki aturan yang mencakup semua warga Negara termasuk kedudukan wanita dalam hukum. Salah satu aspek penting dalam kaitan kedudukan wanita yang dibahas dalam tulisan ini adalah kedudukan wanita dalam hukum perkawinan, kewarisan, dan hukum pidana. Kedudukan wanita dan pria dalam perkawinan adalah seimbang. Wanita sebagai mitra sejajar keluarga untuk menciptakan rumah tangga yang harmonis, bahagia lahir dan batin. Masing-masing pihak berhak untuk melakukan perbuatan hukum. Adapun posisi wanita dalam hokum kewarisan semakin marak diperbincangkan. Indonesia yang jauh berbeda dengan kondisi negeri arab pada saat diturungkan al-Qur’an, melahirkan penafsiran konstruktif. Yaitu selama semua pihak merasakan keadilan dalam pembagian warisan, maka pembagian dapat berubah 1:1 atau lainnya. Namun, dalam hukum pidana wanita sering menjadi korban yang belum terlindungi secara maksimal.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS TEKS NEGOSIASI DI SMK KOTA SEMARANG Ani Yunarida; Harjito Harjito; Hartini Hartini
Teks: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 5, No 2 (2020): TEKS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/teks.v5i2.6394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan bahan ajar menulis teks negosiasi melalui surat niaga di SMK kota Semarang dan membuat rancangan bahan ajar menulis teks negosiasi melalui surat niaga di SMK kota Semarang. Penelitian ini dilakukan di dua sekolah, yaitu SMK Palapa Semarang yang beralamat di Jl. Untung Suropati  dan SMK Triatma Jaya yang beralamat di Jl. Dr. Cipto 64B Kota Semarang. Penelitian ini dilakukan dari bulan Januari 2018 – Desember 2018 dengan sumber data dari 53 peserta didik, dua guru Bahasa Indonesia dan dua pakar ahli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif secara longitudinal dengan menggunakan model riset pengembangan (R&D). Metode penelitian dan pengembangan dalam penelitian ini adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk atau rancangan baru, menguji keefektifan produk serta mengembangkan dan menciptakan produk baru serta menguji keefektifan produk tersebut. Dalam penelitian ini dihasilkan bahwa bahan aja menulis teks negosiasi memalui surat niaga yang dikembangkan terbukti efektif membantu peserta didik dalam pembelajaran menulis teks negosiasi sesuai dengan struktur dan kaidah penulisan yang berlaku. Dilihat dari hasil ketercapaian ketuntasan belajar, hasil tes menulis peserta didik menunjukkan bahwa pada saat menggunakan bahan ajar menulis teks negosiasi melalui surat niaga sebanyak 90,57 % peserta didik mendapat nilai diatas KKM. Artinya, bahan ajar ini sangat membantu dalam pemerolehan ketuntansan belajar peserta didik. Secara keseluruhan dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan bahan ajar menulis teks negosiasi melalui surat niaga mampu menjawab kebutuhan guru dan peserta didik. Serta dapat dijadikan sumber belajar yang mampu membantu peserta didik dalam mencapai ketuntasan pembelajaran.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE DAN REVIEW (PQ4R) DI KELAS V SD HARTINI HARTINI
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 1, No 1 (2013): SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : PGSD Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.546 KB) | DOI: 10.24114/sejpgsd.v1i1.1290

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya keterampilan siswa dalam berbicara pada materi peristiwa faktual. Hal ini disebabkan metode yang digunakan guru masih menggunakan metode konvensional (ceramah). Siswa akan lebih berani berbicara dengan metode yang bervariasi dan diperlukan metode pembelajaran keterampilan berbicara yang inovatif dan kreatif, sehingga proses pembelajaran bisa berlangsung aktif, efektif, dan menyenangkan. Siswa tidak hanya diajak untuk belajar tentang bahasa secara rasional dan kognitif, tetapi juga diajak untuk belajar dan berlatih dalam konteks dan situasi tutur yang sesungguhnya dalam suasana yang dialogis, interaktif, menarik, dan menyenangkan. penelitian ini bertujuan “Untuk mengetahui keterampilan berbicara siswa dengan menggunakan metode Preview, Question, Read, Reflect, Recite dan Review (PQ4R) pada mata Pelajaran Bahasa Indonesia Masalah Faktual di kelas V SD.Kata Kunci : Metode PQ4R, Keterampilan Berbicara, Bahasa Indonesia
PEMANFAATAN ABU PEMBAKARAN LIMBAH PADAT INDUSTRI CHLOR ALKALI SEBAGAI ADSORBEN PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIRNYA Sumingkrat Sumingkrat; Hartini Hartini; Adrian Yusuf
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 27 NO. 1 APRIL 2005
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.3576

Abstract

Lim bah industri klor alkali termasuk limbah 83 dari sumber yang spesifik. Pembakaran lirnbah padat industri kimia terpadu, yang memproduksi kaustik soda, VCM dan PVC akan menghasilkan abu. Limbah cair media proses polimerisasi PVC setelah pengendapan disebut spent pure water (SPW). Abu sisa pernbakaran, Solid Waste /ncenerator (SWI) ini dapat dimanfaatkan sebagai adsorben  untuk SPW. Sesuai dengan model Freundlich isoterm, SW! mempunyai daya adsorpsi terhadap biru metilen lebih baik dari pada karbon aktif, dan mampu menurunkan turbiditas SPW sampai sekitar 95%.