Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENDAMPINGAN APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PENGGUNAAN APLIKASI BANYUMAS PANTAU WARGA TERDAMPAK COVID-19 Abdul Azis; Dhanar Intan Surya Saputra; Trian Damai
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v2i1.683

Abstract

Pandemi global Covid-19 memunculkan banyak masalah dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Kasus positif Corona di Indonesia terjadi hampir di semua Provinsi, termasuk Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Banyumas juga merupakan Kabupaten yang terdampak adanya pasien positif Covid-19. Kabupaten Banyumas terus melakukan berbagai upaya dalam mengatasi pandemi Covid-19, termasuk melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memantau warga masyarakat melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan juga melibatkan akademisi, khususnya Dosen dari Universitas Amikom Purwokerto. Dalam hal ini, Universitas Amikom Purwokerto berkoordinasi bersama Bupati, Dinas Komunikasi dan Informatika serta Dinas Kesehatan untuk dapat menghasilkan inovasi dalam penanganan Covid-19. Dari koordinasi ini kemudian terbentuk aplikasi Banyumas Pantau Warga, yaitu aplikasi yang digunakan sebagai pendataan dan pencatatan Pra ODP (Orang Dalam Pantauan) serta warga yang terdampak Covid-19. Dalam pelaksanaannya penggunaan aplikasi Banyumas Pantau Warga ternyata banyak mengalami kendala baik teknis maupun non teknis, dikarenakan fase pengembangan aplikasi yang sangat singkat, oleh karena itu perlu adanya pelatihan dan pendampingan para ASN dalam penggunaan aplikasi ini sehingga tujuan dibuatnya aplikasi dapat tercapai. Hasil dari adanya pelatihan dan pendampingan menunjukkan para ASN sudah dapat melakukan pendataan dengan cepat dan tepat.
SMART-In English: Learn English Using Speech Recognition Dhanar Intan Surya Saputra; Sitaresmi Wahyu Handani; Kuat Indartono; Andik Wijanarko
Journal of Robotics and Control (JRC) Vol 1, No 4 (2020): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jrc.1423

Abstract

English is an international language and important to learn. For someone learning English sometimes is a difficulty, especially in pronunciation. Therefore, SMART-In is a prototype of Android App that uses Speech Recognition technology by utilizing services from the Cloud Speech API (Application Programming Interface). SMART-In English can be used as an alternative to English learning, especially in the pronunciation of a word. Using speech recognition can display the score of the pronunciation spoken by the user, recorded, show a level the pronunciation of the word and display the correct pronunciation.
Penerapan Teknik Editing Animasi Kinetic Typography Pada Pencegahan Penyebaran Virus COVID-19 Di Desa Jipang Moh Inwan Baikuni; Abednego Dwi Septiadi; Dhanar Intan Surya Saputra
Infoman's : Jurnal Ilmu-ilmu Manajemen dan Informatika Vol. 14 No. 2 (2020): Infoman's
Publisher : STMIK Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33481/infomans.v14i2.145

Abstract

Most of the village of jipang had not fully grasped the knowledge of covid-19 in terms of its spread and prevention. The information that is presented to the community only using verbal means so that the spread of information on the covid-19 is less than optimal and cause concern and anxiety in the face of the covid-19. Therefore media tools as communication tools play a very important role in informing to the community. Researches makes video technique kinetic typography that are meant to the community and anticipation of how the covid-19 are released. The study uses data collection methods conducted using fact finding techniques, work environment observations interviews and planning. The research result consists of covid-19 spread prevention videos the uses technique editing kinetic typography the uses testing alpha beta testing.
Industri Microstock sebagai Peluang Peningkatan Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi Covid-19 Tegar Insani; Azhar Fadholi; Ircham Mutaqin; Raihan Zein; Dhanar Intan Surya Saputra
JAMI: Jurnal Ahli Muda Indonesia Vol. 1 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46510/jami.v1i1.12

Abstract

Abstrak Objektif. Adanya pandemi Covid-19 ini membawa dampak diberbagai sektor kehidupan masyarakat, seperti Ekonomi, Pendidikan, Sosial, Budaya, hingga Pemerintahan dan banyak sektor lainnya. Dampak corona terhadap perekonomian masyarakat di Indonesia sangat signifikan. Pemerintah mengeluarkan berbagai macam kebijakan untuk dapat menekan penyebaran virus ini, seperti adanya kebijakan bekerja dari rumah (work from home), belajar dari rumah (study from home) dan beribadah di rumah, hingga adanya kebijakan isolasi, karantina dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Melihat berbagai macam dampak negative tersebut, tentu saja kita sebagai masyarakat berpendidikan perlu melihat adanya peluang yang mucul dari sisi dampak positif. Berdasarkan alasan tersebut, tindakan pengamatan dan penelitian yang dilakukan untuk mengetahui peluang dalam peningkatan ekonomi kreatif di tengah pandemi Covid-19. Material and Metode. Metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui adanya peluang tentang peningkatan ekonomi kreatif di tengah pandemi Covid-19 ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi dan in depth interview kepada para pelaku sektor ekonomi kreatif pada sub sektor Film, Animasi, dan Video; Fotografi; dan Desain Komunikasi Visual. Hasil. Salah satu sektor riil yang sangat layak menjadi prioritas peningkatan dan peluang di tengah pandemi Covid-19 yaitu ekonomi kreatif. Berbeda dengan sektor ekonomi lainnya yang sangat tergantung pada eksploitasi sumber daya alam, kekuatan ekonomi kreatif lebih bertumpu kepada keunggulan sumber daya manusia. Hasil penelitian menyajikan analisa masyarakat yang terdampak dan peluang positif peningkatan ekonomi melalui industri microstock. Kesimpulan. Ada peluang yang dapat diambil untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya masyarakat dengan keahlian di bidang sektor Film, Animasi, dan Video; Fotografi; dan Desain Komunikasi Visual yaitu melalui industri microstock. Abstrak Objective. The existence of the Covid-19 pandemic has had an impact on various sectors of community life, such as the Economy, Education, Social, Culture, to Government and many other sectors. Corona's impact on the economy of the people in Indonesia is very significant. The government issued various policies to reduce the spread of this virus, such as the policy of work from home, study from home and worshiping at home, to the policy of isolation, quarantine and large-scale social restrictions. Seeing the various negative impacts, of course we as an educated community need to see the opportunities that arise from the positive impact. Based on these reasons, the act of observation and research carried out to determine opportunities in improving the creative economy in the midst of the Covid-19 pandemic. Materials and Methods. The research method used to identify opportunities for enhancing the creative economy amid the Covid-19 pandemic uses a qualitative approach through observation and in-depth interviews with actors in the creative economy sector in the Film, Animation and Video sub-sectors; Photography; and Visual Communication Design. Results One of the real sectors that are worthy of being the priority of improvement and opportunity in the midst of the Covid-19 pandemic is the creative economy. In contrast to other economic sectors that are highly dependent on the exploitation of natural resources, the strength of the creative economy rests more on the superiority of human resources. The results present an analysis of affected communities and positive opportunities for economic improvement through the microstock industry.. Conclusion. There are opportunities that can be taken to improve the economy of the community, especially the community with expertise in the fields of Film, Animation, and Video; Photography; and Visual Communication Design, namely through the microstock industry.
Program Pengembangan Kewirausahaan Industri Kreatif di STMIK AMIKOM Purwokerto Dhanar Intan Surya Saputra; Kuat Indartono; Sitaresmi Wahyu Handani; Hellik Hermawan
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 1 MARET 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v0i0.3145

Abstract

Mahasiswa dan Alumni STMIK Amikom Purwokerto dibentuk salah satunya untuk menjadi technopreneuryaitu sebagai pencipta lapangan pekerjaan berbasis teknologi, khususnya di bidang industri kreatif. Terdapat 16 sub sektor industri kreati, meliputi Aplikasi dan pengembangan permainan; Arsitektur; Desain Produk; Fesyen; Desain Interior; Desain Komunikasi Visual; Seni Pertunjukan; Film, Animasi dan Video; Fotografi; Kriya; Kuliner; Musik; Penerbitan; Periklanan; Seni rupa; Televisi dan Radio.Beberapa mahasiswa dan alumni STMIK Amikom Purwokerto telah merintis usaha yang pasarnya cukup menjanjikan, namun pada mereka mengalami permasalahan dalam pelaksanaannya yaitu masih memerlukan pembinaan dan pendampingan dalam mengelola usaha. Melalui kegiatan Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) Industri Kreatif maka diharapkan dapat memperluas jaringan pemasaran, kerjasama, penguatan manajemen dan mengenal bisnis model sehingga usaha yang ditekuni dapat berkembang dan bersaing di pasar.Adapun metode pelaksanaan PPK melalui tahapan yaitu sosialisasi, pendaftaran proposal bisnis, seleksi, dan pendampingan serta pelatihan. Diakhir kegiatan ini dihasilkan sebanyak 5 (lima) wirausaha baru yang telah mengikuti pendampingan dan pembinaan sehinga siap untuk berwirausaha dan bersaing dalam industri.
Virtual YouTuber (VTuber) sebagai Konten Media Pembelajaran Online Dhanar Intan Surya Saputra; Iwan Setyawan
Prosiding SISFOTEK Vol 5 No 1 (2021): SISFOTEK V 2021
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.393 KB)

Abstract

Learning media is a tool for teaching and learning that can influence whether a teaching and learning succeeds or fails. Following technical advances and societal or student situations, there must be innovation in the development of learning media. As in the case of the Covid-19 Pandemic, where nearly all of the teaching and learning takes place online. Using VTuber (Virtual YouTuber) as content in online learning media is one of the innovations that can be implemented. Virtual avatars in the form of 2D (two-dimensional) or 3D (three-dimensional) avatars are used to construct VTuber, an online talent entertainer. Face and hand tracking technology can make VTuber feel like he or she is interacting with students, making teaching and learning processes less boring. The notion of VTuber was created as a learning media material in this study. The VTuber concept is hoped to be used at all levels of education, from elementary school through university, because animation appeals to people of all ages. Of course, story ideas must be tailored to the learning subject, and humorous anecdotes or jokes must be included to keep the online class setting lively.