Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

AKTUALISASI NILAI-NILAI PERJUANGAN KEMERDEKAAN INDONESIA DI KECAMATAN ILIR BARAT I KOTA PALEMBANG Dimas Setiawan; Ahmad Zamhari
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 5, No 1 (2019): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v5i1.2939

Abstract

Masa kemerdekaan adalah masa paling penting dalam perkembangan kota Palembang. Pendekatan penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi, wawancara dan observasi. Hasil penelitian adalah perjuangan kemerdekaan Indonesia membutuhkan waktu yang sangat lama hingga mencapai kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Perjuangan kemerdekaan di kota Palembang berlangsung sangat heroik dan puncaknya pada Perang Lima Hari Lima Malam dalam usaha mempertahankan negara. Nilai-nilai perjuangan kemerdekaan Indonesia tersebut diaktualisasikan dalam bentuk penamaan jalan, tempat dan bangunan di kecamatan Ilir Barat I Palembang seperti Jalan Sumpah Pemuda, Jalan Angkatan ’45, Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara, Brimob Polda Sumsel, SMA Negeri 1 Palembang dan Universitas Sriwijaya yang memiliki nilai-nilai kebangsaan yang patut diteladani seperti nilai perjuangan, nilai nasionalisme, nilai keadilan, nilai persatuan bangsa, nilai kesatuan wilayah dan nilai gotong royong yang dapat diakui dan selalu diingat masyarakat sebagai bentuk perjuangan bangsa.
HUBUNGAN JAWA-MELAYU DALAM DUNIA ARSITEKTUR MELAYU SUMATERA SELATAN reyvaldy Uyun; Muhamad Idris; Ahmad Zamhari
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 7, No 1 (2021): KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v7i1.6309

Abstract

Hubungan Jawa dengan Melayu telah berlangsung setidaknya sejak masa Kedatuan Sriwijaya. Hubungan ini mempengaruhi sistem yang ada di tanah Melayu, tepatnya di Sumatera Selatan. Termasuk dalam hal arsitektur di Sumatera Selatan. Arsitekur adalah sebuah karya seni manusia yang dibuat dalam merancang dan membangun sebuah bangunan atau ruang dengan sebaik mungkin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan cara mengumpulkan sumber-sumber data secara sistematis dan sumber data yang mendalam dan berhubungan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara survei lapangan, wawancara mendalam, pencatatan dokumen dan studi pustaka. Dalam penelitian kualitatif, ada empat teknik mencapai keabsahan data, yaitu: kredibilitas, transferabilitas, auditabilitas (dipendabilitas), konfirmabilitas dan triangulasi. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa adanya hubungan Jawa-Melayu dalam dunia arsitektur Melayu di Sumatera Selatan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS X DI SMA NEGERI 3 PALEMBANG Sarinah Sarinah; Nur Ahyani; Ahmad Zamhari
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 6, No 2 (2020): KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v6i2.5259

Abstract

Model dalam pembelajaran memiliki fungsi sebagai jembatan atau media tranformasi pelajaran terhadap proses belajar siswa secara efektif, sesuai dengan materi yang disampaikan dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Masalah dalam penelitian ini adalah adakah pengaruh model pembelajaran student facilitator and explaining terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kelas X di SMA Negeri 3 Palembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran student facilitator and explaining terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kelas X di SMA Negeri 3 Palembang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X di SMA Negeri 3 Palembang dan sampel  penelitian ini adalah siswa kelas X.7 dengan jumlah siswa 36 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas X.8 dengan jumlah siswa 36 orang (50) sebagai kelas kontrol. Dari hasil penelitian terbukti bahwa “ada pengaruh penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kelas X di SMA Negeri 3 Palembang”. Dengan nilai rata-rata kelas eksperimen 79,75, sedangkan kelas kontrol 70,86. Sehingga didapat  4,728 dan  1,66691. Dengan ini dapat disimpulkan   ≥ sehingga  ditolak dan  diterima.
PEMIKIRAN ABDUL MUKTI ALI SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA PATRA MANDIRI 1 PALEMBANG Andika Merryanto Saputra; Aan Suriadi; Ahmad Zamhari
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 7, No 2 (2021): KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v7i2.7162

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menerapkan metodologi penulisan sejarah untuk mengkaji secara mendalam. Menjadi bahan rujukan, melatih dan meningkatkan daya pikir dalam penulisan sejarah. Penelitian ini menggunakan penulisan studi kepustakaan, yaitu memanfaatkan sumber perpustakaan untuk memperoleh data-data penelitian. Dengan studi kepustakaan membatasi kegiatan penelitian hanya pada bahan-bahan koleksi perpustakaan saja tanpa harus melakukan penelitian lapangan. Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam penulisan ini terdiri dari heuristik, kritik sumber, interpretasi, historiografi. Dalam penulisan penelitian ini menyimpulkan bahwa. 1) Konsep pemikiran pendidikan Abdul Mukti Ali dapat disimpulkan bahwa peran agama dalam pendidikan menjadi bagian teratas untuk membangun Indonesia. Dalam memahami agama Abdul Mukti Ali juga mencetuskan ilmu metodologi agama yang berusaha menghubungkan tujuan dibentuknya manusia yaitu sebagai hamba dan pemimpin dengan tujuan pendidikan. 2) Kontribusi pemikiran Abdul Mukti Ali dalam menegakan antar umat beragama di Indonesia, menyentuh dua aspek, yakni aspek keilmuan dan relasi sosial. Pada aspek keilmuan ditandai dengan tampilnya perbandingan agama sebagai ilmu pengetahuan yang begitu penting untuk memahami dan menyikapi keragaman agama. 3) Abdul Mukti Ali menjadi menteri pada masa Orde Baru yaitu pada kebinet Pembangunan II dengan transisi waktu 28 Maret 1973 sampai 29 Maret 1978. Pada masa itu, banyak perubahan yang telah dilakukan dan itu memberikan dampak besar terhadap pendewasaan berfikir masyarakat Indonesia.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU (SEJARAH) KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 PALEMBANG Neka Dapistri; Nur Ahyani; Ahmad Zamhari
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 6, No 2 (2020): KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v6i2.5251

Abstract

Model pembelajaran berfungsi sebagai media transportasi pembelajaran terhadap tujuan yang ingin dicapai.  Model dan alat pembelajaran yang digunakan harus benar-benar efektif sesuai materi yang di sampaikan demi mencapai tujuan pembelajaran. Diharapkan dengan adanya model pembelajaran agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta keefektifan belajar siswa lebih optimal dan memberikan kemudahan untuk mamahami materi yang diajarkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah (PBM) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu (Sejarah) di kelas VIII SMP Negeri 2 Palembang. Dalam penelitian ini menjadi populasi adalah kelas VIII di SMP Negeri 2 Palembang yang berjumlah 337 yang terbagi menjadi 9 kelas. Adapun teknik pengambilan sampel yaitu dengan cara random sampling yang menjadi kelas eksperimen adalah kelas VIII.1 dan yang menjadi kelas kontrol VIII.2. Metode yang digunakan adalah hasil tes. Tes digunakan untuk mengumpulkan data mengenai hasil belajar siswa pada model pembelajaran berbasis masalah (PBM). Ada beberapa teknik analisa data yang digunakan untuk membuktikan hipotesis adalah uji-t di peroleh nilai t. Hasil analisis uji-t diproleh nilai yang lebih besar dari pada nilai  dimana nilai =550,251 dan =1,67022 dapat diyatakan bahwa  =550,251  = 1,67022 Maka ditolak dan  diterima.
NASKAH SYAIR BURUNG NURI PADA MASA KESULTANAN PALEMBANG SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH Ahwa Rika Damayanti; Ahmad Zamhari
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 4, No 1 (2018): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v4i1.2447

Abstract

Naskah Syair Burung Nuri adalah hasil ide atau gagasan dari Sultan Mahmud Badaruddin II yang mengandung unsur ke-Islaman dengan berbagai kalimat yang merujuk pada sebab dan akibat perbuatan yang diperbuat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah nilai-nilai apakah yang terkandung pada naskah syair Burung Nuri pada masa kesultanan Palembang yang dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran moral pada pembelajaran sejarah?. Tujuan penelitian ini  yaitu untuk mengetahui nilai moral  pada naskah syair Burung Nuri pada masa kesultanan Palembang. Metodologi yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian adalah nilai sejarah yang dimiliki naskah syair Burung Nuri pada masa kesultanan Palembang mengandung nilai-nilai kebangsaan  yang berperan dalam  peningkatan moral pada masyarakat Indonesia. Dengan dijadikan naskah syair Burung Nuri sebagai sumber pembelajaran sejarah, maka akan membantu proses perkembangan moral pada peserta didik. Nilai-nilai yang dapat diambil dalam naskah syair Burung Nuri yaitu nilai religiusitas, nilai toleransi, nilai keadilan, nilai gotong royong, nilai solidaritas, nilai kepercayaan, nilai tanggung jawab dan nilai kepedulian
MOLUSKA TEMUAN DI DESA SAKO SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH Sutomo Sutomo; Ahmad Zamhari
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 2, No 2 (2016): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v2i2.1602

Abstract

Percandian Bumiayu di Desa Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir berasal dari masa Sriwijaya. Candi Bumiayu identik dengan arca dan relief yang kaya dengan nilai sejarah dan budaya. Arca di candi Bumiayu dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran sejarah.  Rumusan masalah penelitian ini: Apakah pengarcaan di percandian Bumiayu dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran IPS terpadu (sejarah) kelas VII SMP Sriguna Palembang?. Tujuan penelitian ini: (1) Untuk mengetahui lokasi serta lingkungan alam yang terdapat di Candi Bumiayu agar dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran IPS terpadu (sejarah). (2) Untuk mengetahui analisis Pengarcaan dari Candi 1 Bumiayu  agar dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran IPS terpadu (sejarah).(3) Untuk mengetahui analisis Pengarcaan dari Candi 3 Bumiayu sebagai sumber pembelajaran IPS terpadu (sejarah). Metode yang digunakan dalam penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu: dokumentasi, observasi, wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis model analisis interaktif. Kesimpulan penelitian: Pengarcaan di candi Bumiayu yang terdapat di candi 1 dan candi 3 Bumiayu bercorak Hindu. Pengarcaan di candi Bumiayu dapat menambah pengetahuan siswa tentang sejarah lokal di Sumatera Selatan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL BUKTI-BUKTI BANGUNAN MASJID KUNO DI PALEMBANG BERBASIS ANDROID Varokah Widiyanti; Eva Dina Chairunisa; Ahmad Zamhari
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 7, No 1 (2021): KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v7i1.6308

Abstract

Bukti-bukti bangunan masjid kuno di Palembang adalah media pembelajaran untuk menyampaikan pesan kepada peserta didik berupa aplikasi yang terdapat materi di dalamnya serta dapat membangun motivasi serta rasa ingin tahu bagi peserta didik. Permasalahan di dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengembangan media pembelajaran berbasis Android pada materi bukti-bukti bangunan masjid kuno di Palembang? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Android pada materi bukti-bukti bangunan masjid kuno di Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Hasil penelitian ini dari hasil penggunaan oleh ahli validasi media mendapatkan rata-rata total penilaian 87,5% hasil tersebut menunjukkan masuk ke dalam kategori “sangat baik” untuk digunakan dan hasil penelitian dari peserta didik mendapatkan nilai rata-rata penilaian 86,25% yang menunjukkan masuk ke dalam kategori “sangat baik” untuk digunakan. Dari hasil uji lapangan yang dilakukan oleh ahli media dan peserta didik dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran digital berbasis Android dalam penelitian ini layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.
Nilai-Nilai Situs Bersejarah di Sumatera Selatan Sebagai Penguat Karakter di SMK PGRI Lahat Kabib Sholeh; Dina Srinindiati; Aan Suriadi; Nur Ahyani; Ida Suryani; Ahmad Zamhari; Eva Dina Chairunisa; Muhamad Idris
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 03 (2019): Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v2i03.3552

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memahami dan mengetahui nilai-nilai situs bersejarah di Sumatera Selatan oleh para guru mata pelajaran sejarah yang dianggap selama ini hilang tanpa ada pengkajian yang mendalam. Selain itu adalah untuk menguatkan karakter melalui pembelajaran nilai-nilai situs bersejarah yang ada di Sumatera Selatan. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pertama, melakukan persiapan awal mulai dari pengadministrasian dan sebagainya, kedua melaksanakan pemaparan materi atau penjelasan-penjelasan sesuai materi yang tersedia, ketiga, melakukan revew intensif dengan pemahaman kepada seluruh peserta dan yang terakhir adalah evaluasi kegiatan dari awal sampai akhir dengan memastikan semua peserta dapat memahami apa yang disampaikan kepada pemateri hingga penerapannya. Adapun sebagai hasil dan kesimpulannya adalah hampir sebagian besar para guru mata pelajaran sejarah kurang memahami materi-materi situs bersejarah di Sumatera Selatan sehingga berdampak kepada miskinnya materi ajar atau bahan ajar yang digunkan ketika mengajarkan tentang sejarah di kelas. Selain itu perlunya pemahaman guru dalam mengakaji situs-situs bersejarah sehingga kayanya materi sejarah yang akan disampaikan kepada siswa maka akan berdampak positif juga dalam meningkatkan penguatan karakter siswa-sisiwi melalui pembelajaran nilai-nilai situs bersejarah yang ada di Sumatera Selatan.
PENGEMBANGAN DAYA TARIK RUMAH RAKIT SEBAGAI DESTINASI WISATA SUNGAI Maharani Oktavia; Ahmad Zamhari; Mardiana Sari
JURNAL SWARNABHUMI : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Swarnabhumi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.458 KB) | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v4i2.3233

Abstract

Otonomi daerah  menyebabkan pemerintah membuat berbagai jenis wisata yang cenderung monoton serta kurangnya konsep wisata sehingga destinasi wisata yang bermunculan cenderung kurang diminati, akibatnya destinasi wisata tersebut tidak mampu bertahan lama. Kota Palembang merupakan salah satu destinasi wisata sungai yang memiliki peluang dalam meningkatkan pembangunan dengan berbagai daya tarik salah satunya rumah rakit. Rumah rakit adalah rumah yang dibangun di atas rakit yang terbuat dari kayu, namun jejak sejarah itu kini kian lama menghilang dan terus menerus mengalami degradasi budaya sehingga diperlukan identifikasi terhadap daya tarik yang dimiliki dan arahan pengembangan rumah rakit sebagai destinasi wisata sungai yang ada di Kota Palembang. Pengumpulan data bersumber dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil survey, kuesioner dan wawancara. Sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi atau dinas yang terkait. Analisis pengembangan daya tarik dikaji dengan pendekatan SWOT.Hasil penelitian menyatakan bahwa potensi daya tarik alam serta potensi budaya yang khas memiliki daya tarik wisata yang indah, unik dan otentik berbasis kearifan lokal. Pengembangan daya tarik rumah rakit sebagai destinasi wisata sungai musi meliliki kelemahan berupafasilitas yang kurang memadai, tidak adanya atraksi wsiata,  kurangnya peran serta pemerintah dalam hal promosi yang lebih  iconik atau instagramable di zaman digital serta perlunya slogan dalam penguatan promosi wisata. Kekuatan wisata rumah rakit merupakan wisata alam  yang berbasis budaya serta sebagai peninggalan sejarah.