Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

MANAJEMEN PERPUSTAKAAN SEKOLAH BERBASIS SISTEM INFORMASI GUNA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN OPTIMALISASI TATA KELOLA PERPUSTAKAAN SEKOLAH DASAR SE-KECAMATAN JATINANGOR Silvana, Tine; Rohman, Asep Saeful; Rosfiantika, Evi
Edulib Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v4i2.1132

Abstract

ABSTRACTThe present activities of Community Services are carried out in the Subdistrict of Jatinangor. Two places accommodate the activities: the Auditorium of UPTD TK, SD, and PNF Offices of Jatinangor Subdistrict. Being the partner community in the present PKM is the offices of Technical Management Unit of TK, SD, and PNF of the Jatinangor Subdistrict. The target of PKM includes those who are responsible for managing the SD libraries a cross Jatinangor Subdistrict. The activity accomplished includes FGD to identify the target needs followed by Seminar and Workshop attended by SD Headmasters and those who are responsible for managing the libraries of 29 state-owned as well as private SDs, ended by the activities of Monitoring and Evaluating. The aim of the present PKM is the capability and copetency supposedly owned by the target in managing and making benefit of the library collections and giving services using an information system more easily to use. Through the FGD, it proves to be apparent that almost all of the managers of school libraries have yet had the skills of how to run a library. No systematic way of managing the collection takes place. Althouggh some of them realize that there available a system to manage the collections , they have not know how to use it. From the sessions run in the seminar, the SD Headmasters learn more about the importance of managing school libraries in a more professional manner. Fur there more, they are now demanded to get ready to provide data and all those thing relating to good governance of running a library for the sake of reporting, evaluating, and acreditation of the school. From the sessions run in the Workshop, participants, consisting of those librarians to be, get additional knowledge and technical skills of preparing collections to users. Those technical skills comprise stock taking, classifying, cataloging, services in general and library administrative tasks in an casier, clearer, more effective, and efficient manner. To every participan was given a variety of tools includng e-DDC, e-Books, Perpusnas Subject Heading SNI School Library of the Badan Standarisasi Nasional and Information System Software Application of Library-Acces Version 0.1. designed by Laboratorium Pengelolaan Informasi-Information and Library Departement of Fikom UNPAD it self. The version is designed to make things easier to use withe the same function as qualified as other applications existing. The version is readilywed to manage collections and elementary school library services. Key Words: School library, competency, librarian, skills. ABSTRAKKegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di Kecamatan Jatinangor dengan mengambil tempat pelaksanaan di Aula Kantor UPTD TK, SD dan PNF Kecamatan Jatinangor dan di Ruang Pertemuan GERKOPIN Kecamatan Jatinangor. Sebagai Masyarakat Mitra dalam PKM ini yakni Unit Pengelola Teknis Dinas TK, SD dan PNF Kecamatan Jatinangor. Pencapaian Sasaran PKM ini adalah para Pengelola Perpustakaan Sekolah Dasar Se-Kecamatan Jatinangor. Kegiatan PKM yang telah dilaksanakan yakni dimulai dari kegiatan FGD untuk mengetahui kebutuhan pencapaian sasaran, kemudian Seminar dan Workshop yang diikuti oleh para Kepala Sekolah Dasar serta para Pengelola Perpustakaan dari 29 SD Negeri maupun Swasta. Berikutnya kegiatan Monitoring dan Evaluasi Akhir. Tujuan dari Program PKM ini adalah agar pencapaian sasaran dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis dalam mengelola dan mengolah koleksi bahan pustaka maupun layanan perpustakaan sekolah dengan menggunakan sistem informasi perpustakaan yang lebih mudah digunakan. Dalam kegiatan FGD diketahui bahwa hampir semua pengelola perpustakaan sekolah belum dapat menangani pengolahan koleksi secara sistematis. Meskipun sebagian diantara mereka sudah mengetahui adanya sistem informasi yang dapat digunakan untuk mengolah dan mengelola koleksi, mereka belum mengetahui dan belum dapat memanfaatkan dan menggunakannya. Dalam sesi Seminar, para Kepala Sekolah mendapatkan pemahaman lebih lanjut tentang pentingnya mengelola perpustakaan sekolah secara lebih profesional. Terlebih lagi bahwa mereka saat ini mulai dituntut untuk selalu siap menyediakan data dan informasi tentang tata kelola perpustakaan baik untuk pelaporan dan evaluasi maupun untuk kepentingan akreditasi sekolah. Dalam sesi Workshop, para peserta yang umumnya para pelaksana pengelola perpustakaan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan teknis tentang tata cara pengolahan koleksi yang terdiri dari inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi, pelayanan serta administrasi perpustakaan secara lebih jelas, lebih mudah, lebih efektif dan efisien. Kepada setiap peserta juga diberikan berbagai pedoman pengolahan koleksi seperti e-DDC, e-Books Tajuk Subyek terbitan Perpustakaan Nasional, SNI Perpustakaan Sekolah dari Badan Standardisasi Nasional dan Aplikasi Software Sistem Informasi Perpustakaan yakni Library-Access Version 0.1 yang dirancang oleh Laboratorium Pengelolaan Informasi - Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan Fikom Unpad sendiri. Aplikasi tersebut dirancang lebih mudah untuk digunakan namun dengan fungsi yang sama baiknya dengan produk aplikasi lain yang telah ada. Aplikasi tersebut digunakan untuk manajemen dan tata kelola koleksi maupun layanan perpustakaan sekolah dasar.Kata kunci:
BERBAGI BUKU, BERBAGI ILMU UNPAD 2013: KONTRIBUSI UNIVERSITAS PADJADJARAN DALAM PEMBINAAN MINAT BACA MASYARAKAT PROVINSI JAWA BARAT MELALUI PEMBERDAYAAN PERPUSTAKAAN DAN TAMAN BACAAN MASYARAKAT Erwina, Wina; Rohman, Asep Saeful; -, Yulianti; Lusiana, Elnovani
Edulib Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v4i2.1133

Abstract

ABSTRACTThe present study investigated applicability of Pustaka Access versi 0.1 designed by fakulty members of Padjadjaran University (Unpad). Being the aim of the software application was an effort to make reading interest of the west java people geared to wards betterments. At present, libraries scaterred across the province of west  java are not managed by professional librarians. By way applying the software of pustaka access versi 0.1 developed though database Microsoft access 2007 (or, the most recent version of it) The best part of the software application proves to be some practicality and accuracy in term of benefiting the library collection from which people learn how to live a better life in a broader sense.Libraries of different kinds include Taman Bacaan Masyarakat (TBM), library-like center of resources for all people including those living villages in rural areas. These libraries are to be managed by librarians having been trained through services workshops on electronic system of running a library for all. Keyword: TBM, reading interest, Unpad, software ABSTRAKProvinsi Jawa Barat merupakan provinsi yang memiliki angka buta aksara mencapai angka 10 %.  Indeks Pembangunan Manusia  (IPM) di Jawa Barat terus ditingkatkan. Berbagai program dicanangkan untuk mendongkrak angka IPM tersebut agar menjadi lebih baik. Salah satu indikator yang diperhatikan adalah peningkatan minat baca masyarakat. Sumber inspirasi kegiatan ini adalah bahwa perpustakaan Desa dan TBM (Taman Bacaan Masyarakat) di Jawa Barat belum memiliki solusi praktis mengatasi masalah dalam mengembangkan perpustakaan/TBM yang mereka kelola. Belum ada kesiapan dalam menyelenggarakan layanan perpustakaan/TBM berbasis sistem. perpustakaan/TBM  masih memerlukan tambahan bahan bacaan. Pihak pengelola belum memiliki Tenaga Teknis yang siap mengelola koleksi bahan bacaan. Metode yang dilakukan adalah Survey Kebutuhan Informasi, Pendidikan dan Pelatihan , Konsultasi dan Focus Group Discussion (FDG) serta simulasi Ipteks, yakni diperkenalkan kepada para pengelola taman bacaan masyarakat dan perpustakaan desa adalah Sofware Pustaka Access Versi 0.1. Software ini dimanfaatkan untuk pengolahan koleksi bahan pustaka dengan mengunakan software Pustaka Acces Versi 0.1 yang digagas dan dikembangkan oleh staf pengajar pada Departemen Ilmu Informasi dan perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad. Karya Utama kegiatan ini adalah berupa Software Pustaka Acces Versi 0.1, Modul  Pengolahan Koleksi, Modul Perpustakaan Sekolah dan Modul Pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat. Software “Pustaka Access versi 0.1” dikembangkan dengan menggunakan Database Microsoft Access 2007.Oleh karena itu, Software ini hanya bisa digunakan pada komputer yang sudah terinstal Microsoft Office 2007 (atau Microsoft Office versi yang lebih baru). Modul pengolahan koleksi merupakan pedoman yang dapat digunakan dalam mengoperasikan system pengolahan koleksi berbasis elektronik. Modul perpustakaan sekolah, dapat digunakan bagi sekolah dalam menjalankan pengelolaan perpustakaan sekolahnya secara ringkas dan cepat. Modul Pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat dapat digunakan oleh Taman Bacaan Masyarakat sebagai panduan pengelolaan dan pengembangan  Taman Bacaan Masyarakat. Dampak dan manfaatnya adalah bahwa pemberian hibah buku yang siap dipakai memudahkan pengelola perpustakaan dan taman bacaan untuk dapat langsung dimanfaatkan oleh pemustakanya. Pelatihan sistem pengelolaan elektronik memudahkan pengelola dalam mengurus koleksinya. Hal ini disampaikan oleh pengelola yang telah mendapat pelatihan, dan antusias pemustakanya untuk bisa segera meminjam buku tersebut. Kesimpulan bahwa kegiatan Hibah buku mahasiswa angkatan 2013-2014 telah tersampaikan ke berbagai jenis perpustakaan dan taman bacaan baik itu perpustakaan sekolah, taman bacaan masyarakat  dan perpustakaan Lapas. Diberikan kepada sekolah yang belum memiliki perpustakaan dan sekolah yang belum memenuhi standar jumlah koleksi. Taman bacaan yang mendapat hibah adalah taman bacaan yang memulai dan mengembangkan dengan motivasi yang kuat dari pengelolanya.  Permasalahan cara pengelolaan terbantukan dengan pelatihan dan pemberian sistem pengelolaan elektronik. Koleksi yang telah terolah mempercepat layanan bagi pemustaka untuk memanfaatkannya.  Kata kunci: Taman Bacaan Masyarakat, Minat Baca, Pemberdayaan perpustakaan, Unpad
PERILAKU KNOWLEDGE SHARING MULTI BAHASA PADA KOMUNITAS FAKTA BAHASA Fauziah, Mayang Rumaisha Nur; Damayani, Ninis Agustini; Rohman, Asep Saeful
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.034 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v2i2.11643

Abstract

The purpose of this study is to disscussed about knowledge sharing behavior of multi language in fakta bahasa community located in Bogor. The research methodology used in this study is a qualitative method with case study approach. The data collection was done by in-depth interviews, observation, and literature. The informans are 5 members of fakta bahasa community and 2 members of the others community in Bogor. Informans choosen by purposive sampling. The result showed that norms and value in community based on rights and obligations of community’s members to share the knowledge in the language club, the method to shared the knowledge in community through the weekly discussion called clubbing, the members collaborated knowlededge has been owned with the new knowledge and use in daily activities, and social network formed by similarity interest of the language and connected by social media.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskusikan tentang pengetahuan perilaku berbagi dengan multi bahasa di komunitas Fakta Bahasa yang terletak di Bogor. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan menggunakan literatur. Informan terdiri dari 5 anggota komunitas Fakta Bahasa dan 2 anggota komunitas lain di Bogor. Informan dipilih berdasarkan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma-norma dan nilai dalam komunitas berdasarkan hak dan kewajiban anggota komunitas untuk berbagi pengetahuan dalam klub bahasa, metode untuk berbagi pengetahuan dalam masyarakat melalui diskusi mingguan yang disebut clubbing, anggota komunitas berbagi pengetahuan yang telah dimiliki dengan pengetahuan baru dan digunakan dalam kegiatan sehari-hari, dan jaringan sosial yang dibentuk oleh kepentingan kesamaan bahasa dan terhubung dengan media sosial.
WORKSHOP LITERASI INFORMASI DAN PENULISAN ILMIAH BAGI KALANGAN GURU SMA NEGERI 1 CISARUA KABUPATEN BANDUNG BARAT Rohman, Asep Saeful; Prijana, -; Yanto, Andri
Dharmakarya Vol 6, No 4 (2017): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.293 KB)

Abstract

Seperti halnya Dosen di perguruan tinggi, Guru di sekolah pun memiliki tanggung jawab secara akademis dan profesional untuk senantiasa menghasilkan karya ilmiah baik berupa karya tulis maupun laporan penelitian tindakan kelas. Hal tersebut dapat digunakan untuk pengembangan keilmuan maupun untuk peningkatan karir profesinya sebagai Guru. Beragam kendala sering dihadapi Guru dalam menghasilkan suatu karya tulis. Umumnya kendala tersebut dikarenakan kekurangan ide untuk menulis, minimnya informasi dan sumber referensi untuk menulis, malas untuk menulis, sibuk dengan rutinitas pekerjaan dan kegiatan sehari-hari, serta tidak terlatihnya kemampuan menulis. Untuk mengantisipasi dan mengatasi masalah tersebut diperlukan berbagai upaya baik didasari oleh inisiatif sendiri dari kalangan Guru, maupun dari pihak sekolah. Melalui kerjasama antara sekolah dengan berbagai pihak, termasuk dengan perguruan tinggi, maka berbagai program untuk peningkatan kapasitas dan kualitas Guru dapat diselenggarakan secara bersama-sama. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan oleh Universitas Padjadjaran melalui para Dosen kepada Masyarakat di Jawa Barat merupakan bentuk kontribusi nyata yang dapat dilakukan untuk pembangunan masyarakat. Dalam program PKM yang diselenggarakan ini, Tim berupaya memberikan sumbangsih dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas Guru Pendidikan Menengan (SMA), dimana mereka adalah para Pendidik bagi siswa yang nantinya akan menjadi Calon Mahasiswa ke perguruan tinggi, termasuk ke Universitas Padjadjaran. Karena itu, dengan berupaya meningkatkan kualitas Guru dalam kemampuan literasi, maka diharapkan dapat meningkatkan pula kemampuan literasi para siswanya yang kelak akan menjalani studi di perguruan tinggi. Kegiatan PKM ini berupa pelatihan (workshop) tentang literasi informasi sebagai softskill yang dapat diimplementasikan oleh guru dalam kegiatan menulis dan menghasilkan suatu karya ilmiah. PKM ini diikuti oleh semua Guru yang ada di SMA Negeri 1 Cisarua di Kabupaten Bandung Barat. Antusiasme peserta sangat tinggi dan manfaat yang dirasakan yakni berupa tambahan pengetahuan dan skill baru dalam menggunakan informasi untuk menulis karya ilmiah yang lebih baik dan berkualitas. 
Perluasan notasi Dewey Decimal Classification (DDC) tentang bahasa dan susastra Sunda Rohman, Asep Saeful; Prijana, Prijana; CMS, Samson
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 5, No 2 (2017): 2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.545 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v5i2.11014

Abstract

The Sundanese language becomes one of the regional languages in the Indonesian Dewey Decimal Classification (DDC)’s notation 499.2232. The knowledge of Sunda has become a representation of the language used by the Sunda ethnicity in ancient and present times, thus it is necessary to record the development of language science and Sundanese literature into the DDC system in the library. This study aimed to extend the Dewey’s Classification notation in the field of the Sundanese language and literature. The scope of this study was to review the Indonesian and Sundanese language and literature notations in the 23rd edition of DDC Classification System, the development of knowledge about the Sundanese language and Sundanese literature, as well as the extension of the notation on the subjects. The research used a qualitative method using a descriptive. The result of this study was the extension of the Sundanese language and literature subject notation to complete the DDC classification scheme, which then would be submitted to the Library Material Development and Information Services in the National Library of Indonesia. Furthermore, the development of knowledge of the Sundanese language and literature that have been published in various forms of publication, to date can be represented by some more specific classification notation under the notation 499.223 2 for the Sundanese language and under notation 899.223 2 for the Sundanese literature. The notation will also provide benefits in the management of library materials as a representation of information contained in various publications on the Sundanese language and literature.
Strategi Komunikasi dalam Pengembangan Desa Wisata Agro di Kabupaten Bandung Barat Saepudin, Encang; Budiono, Agung; rohman, asep saeful
Edulib Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v6i2.5027

Abstract

Abstrak. Penelitian ini mengkaji Strategi komunikasi dalam pengembangan desa wisata agro di Kabupaten Bandung Barat. Dengan  metode kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, Focus Group Discussion, dan  studi pustakan penelitilian ini bertujuan untuk mengetahui  perencanaan komunikasi dan manjemen komunikasi dalam pengembangan desa wisata agro di Kabupaten Bandung Barat. Manfaat dari hasil penelitian ini adakah memberikan masukan bagi pemerintah dan beberapa pihak yang terkait mengenai strategi komunikasi (pola komunikasi efektif) dalam pengembangan desa wisata,  sehingga  pihak-pihak tersebut mampu membuat kebijakan-kebijakan  yang sangat tepat dalam pengembangan desa wisata terutama desa wisata agro di Kabupaten Bandung Barat. Berdasarkan hasil penelitian, Desa yang mmeiliki potensi sebagai Desa Agro Wisata di Kabupaten Bandung Barat, perlu diadakannya pola pembinaan agro wisata agar para pelaku pariwisata dan pelaku pertanian secara sinergis dapat merencanakan, menyusun, memprogramkan agro wisata yang bermanfaat bagi masyarakat,  pengusaha, dan pemerintah. Dalam hal ini perlu adanya komunikasi yang baik antar pihak. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antar pihak maka harmonisasi sosial dalam pengembangan desa wisata agro ini akan tercapai. Strategi komunikasi sangat penting karena ia merupakan paduan perencanaan komunikasi (communication planning) dan manajemen komunikasi (communication management) untuk mencapai suatu tujuan.   Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Desa Wisata Agro, Pembangunan Desa, Bandung Barat Abstract. This study examines the communication strategy in the development of agro-tourism village in West Bandung regency. Use qualitative methods and techniques of data collection through interviews, observation, focus group discussions, and the library to study aims to determine the penelitilian communications planning and management of communication in the development of agro-tourism village in West Bandung regency. The benefits of this research is there to provide input for the government and some interested parties about the communication strategy (pattern of effective communication) in the development of rural tourism, so that the parties are able to make policies that are particularly appropriate in rural tourism development especially rural agro-tourism in West Bandung regency. Based on the research results, in West Bandung regency, especially in Lembang, keep holding the pattern of development of agro-tourism so that the perpetrators of tourism and agriculture synergistically actors can plan, arrange, program an agro-tourism that benefit the community, employers, and government. In this case the need for good communication between the parties. With good communications between the parties, harmonized social development of rural agro-tourism will be achieved. The communication strategy is very important because it is a blend of communication planning and communication management to achieve a goal. Keywords: Communication Strategies, Agro Tourism Village, Rural Development, Bandung Barat
Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pengguna di Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Rohman, Asep Saeful; -, Yulianti
Edulib Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v6i2.5023

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pengguna di Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Kualitas layanan ditinjau dari tiga dimensi kualitas layanan menurut Model LibQual+TM yakni Information Control, Affect of Services dan Library as Place. Kepuasan pengguna ditentukan berdasarkan analisa gap antara persepsi dan harapan pengguna. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pengguna perpustakaan Fikom Unpad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan perpustakaan secara umum belum dapat memberikan kepuasan bagi penggunanya. Nilai Adequacy Gap secara umum yakni masih dibawah nilai rata-rata harapan minimum yakni -0,19. Dimensi yang paling berkontribusi mempengaruhi ketidakpuasan pengguna yakni dimensi Library as Place dengan nilai Adequacy Gap -0,40, dimensi Information Control dengan nilai Adequacy Gap -0,14, kemudian dimensi Affect of Service yang nilai Adequacy Gap negative-nya paling kecil yakni -0,02. Pernyataan yang dinilai memberikan kepuasan bagi pengguna yakni pernyataan tentang aspek pencahayaan didalam ruangan perpustakaan dengan nilai Adequacy Gap positif sebesar 1,69. Sedangkan pernyataan yang paling tidak memuaskan bagi pengguna yakni pada aspek ruangan yang dinilai terlalu sempit bagi ruang gerak pengguna selama didalam perpustakaan dengan nilai Adequacy Gap-nya yakni sebesar -3,29. Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi diharapkan berupaya lebih baik untuk dapat meraih kepuasan pengguna dengan cara meningkatkan kualitas layanannya. Kata Kunci :  Kualitas Layanan Perpustakaan, Kepuasan Pengguna, Model LibQual+TM, Affect of Services, Information Control, Library as Place. Abstract. This study aims to determine the effect of service quality on user satisfaction in the Library Faculty of Communication Padjadjaran University. The quality of service in terms of service quality according to the three-dimensional model of the LibQual+ TM that is Information Control, Affect of Services and Library as Place. User satisfaction is determined by analysis of the gap between perception and expectations of users. The approach used in this research is quantitative descriptive with survey method. Population and sample in this research is the library user of Faculty Communication. The results showed that the quality of library services in general have not been able to give satisfaction to the users. Value Adequacy Gap in general that is still below the average value of the minimum expectations is  -0,19. Dimensions that contribute most affect the user dissatisfaction that is dimension of the Library as Place with a value Adequacy Gap is -0,40, dimensions Information Control with a value of Adequacy Gap is  -0,14, then the dimensions Affect of Service with a value of Adequacy Gap negative is  -0,02. The statement is considered to provide satisfaction for users thai is about aspects of lighting in the room with a value of Adequacy Gap positive is 1,69. While the statement is most unsatisfactory for the user that is the aspect of the room which was considered too small for the space for the user during in the library with its value of Adequacy Gap is equal to -3.29. Library of the Faculty of Communication is expected to do a better programme in order to achieve user satisfaction by improving the quality of its services. Keywords: Quality of Service Libraries, User Experience,  LibQual + TM Model, Affect of Services,  Information Control, Library as Place.
LITERASI INFORMASI PUSTAKAWAN: STUDI KASUS DI UNIVERSITAS PADJADJARAN Sukaesih, Sukaesih; Rohman, Asep Saeful
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.239 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v1i1.9612

Abstract

This study aims to identify the particular information literacy librarian at the University of Padjadjaran. This study covers the competency of information literacy librarian at the University of Padjadjaran and how it is applied in the library. The method used in this research is a case study. Data processing is done by presenting a description of the results of interviews, observations in a narrative. The population in this study were librarians and other library staff in the University of Padjadjaran. The samples were done by purposive sampling on a limited number of library staff who have become functional librarian at the University of Padjadjaran. The results showed that the competency of information literacy librarian at the University of Padjadjaran own good. Theyve been able to determine their information needs and understand the information needs of users in the library. The search capabilities of information still be done simply. They have not used a technique effective and efficient search either for himself or when serving users. Knowledge of search engine is also still inadequate so that it can inhibit the process of information retrieval. The information they get used and applied to improving the competence and professionalism of their work as a librarian. Librarian at the University of Padjadjaran implement these capabilities in serving the information needs of users. They disseminate these capabilities to others, especially the user. The hope is that users and others are able to use it to be able to overcome any problems encountered in the academic environment and can be used in lifelong learning activities.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana literasi informasi para putakawan khususnya di lingkungan Universitas Padjadjaran. Penelitian ini mencakup kompetensi literasi informasi para pustakawan di Universitas Padjadjaran dan bagaimana penerapannya di perpustakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Pengolahan data dilakukan dengan menyajikan deskripsi hasil wawancara, pengamatan dan observasi secara naratif. Populasi dalam penelitian ini adalah para pustakawan dan tenaga perpustakaan lainnya yang ada di lingkungan Universitas Padjadjaran. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling yaitu hanya pada sejumlah staf perpustakaan yang telah menjadi fungsional pustakawan di Universitas Padjadjaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi literasi informasi pustakawan di Universitas Padjadjaran sudah baik. Mereka sudah dapat menentukan kebutuhan informasinya dan memahami kebutuhan informasi pengguna di perpustakaannya. Kemampuan penelusuran informasi masih dilakukan secara sederhana. Mereka belum menggunakan teknik penelusuran yang efektif dan efisien baik untuk kepentingan dirinya maupun pada saat melayani pengguna. Pengetahuan tentang search engine juga masih kurang memadai sehingga dapat menghambat proses penelusuran informasi. Informasi yang mereka dapatkan digunakan dan diterapkan untuk peningkatan kompetensi dan profesionalisme kerja mereka sebagai pustakawan. Pustakawan di Universitas Padjadjaran menerapkan kemampuannya tersebut dalam melayani kebutuhan informasi pengguna. Mereka menyebarluaskan kemampuannya tersebut kepada orang lain terutama pengguna. Harapannya adalah agar pengguna dan orang lain mampu memanfaatkannya untuk dapat mengatasi setiap permasalahan yang dihadapi di lingkungan akademik dan dapat digunakan dalam kegiatan belajar sepanjang hayat.
KREDIBILITAS TENAGA PERPUSTAKAAN SMAN 1 SINDANG KAB. INDRAMAYU Tursi, Tursi; Prijana, Prijana; Rohman, Asep Saeful
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.362 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v4i1.11078

Abstract

This research discussed about the credibility of Library staff at SMAN 1 Sindang, Indramayu. This research used Credibility Theory from Hovland, Janis, and Kelley (1953). The purpose of this research is to know the credibility of library staff trough three components:attractiveness, skill and trust. The method used in this research is qualitative method with case study. Data were obtained from observations, interviews, and literature searches. The informant are eight people include the head of library, two library staffs, and five students. The result of this research shows the library staffs at SMAN 1 Sindang have good enough credibility. The library staff attraction consist of two factors; 1) Internal factor that is application of instructional technique and human realtions in communicating with students that produce a good interpersonal communication, 2) External factor is promotion that library staffs did such as rewarding and library socialization. Library staffs skill at SMAN 1 Sindang include management, service, developing of library staff sistem based on management competence, information management competence, education competence, personality competence, social competence, and profession development competence. It can be concluded the attractiveness and skill is to be related each other to build trust that continuously produce library staffs credibility at SMAN 1 Sindang. Library staff credibility in SMAN 1 Sindang was influenced too by educational factor, experience, and communication style. Hopefully, this research can be reference for the government to keep upgrading the human resources at school library especially SMAN 1 Sindang.Penelitian ini menggambarkan kredibilitas tenaga perpustakaan SMA 1 Sindang, Indramayu. Penelitian ini menggunakan teori kredibilitas dari Hovland, Janis dan Kelley (1953). Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui kredibilitas tenaga perpustakaan melalui tiga komponen: daya tarik, keahlian dan kepercayaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif melalui studi kasus. Data penelitian dihasilkan dari observasi, wawancara, dan studi literatur. Informan adalah 8 orang termasuk kepala perpustakaan, 2 tenaga perpustakaan dan 5 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tenaga perpustakaan SMA 1 Sindang memiliki kredibilitas yang cukup bagus. Daya tenaga perpustakaan terdiri dari 2 faktor; 1) faktor internal yang diaplikasikan dari teknik instruksional dan hubungan manusia dalam komunikasi diantara siswa yang diproduksi melalui komunikasi interpersonal, 2) faktor eksternal ialah promosi yang dilakukan tenaga perpustakaan melalui penghargaan dan sosialisasi perpustakaan. Keahlian tenaga perpustakaan SMA 1 Sindang termasuk manajemen, pelayanan, pengembangan sistem tenaga perpustakaan berdasarkan manajemen kompetensi, manajemen kompetensi informasi, kompetensi pendidikan, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan pengembangan kompetensi profesi. Dapat ditarik kesimpulan bahwa daya tarik dan keahlian menjadi saling terhubung satu sama lain untuk membangun kepercayaan yang diproduksi terus menerus oleh kredibilitas tenaga perpustakaan SMA 1 Sindang. Kredibilitas tenaga perpustakaan di SMA 1 Sindang dipengaruhi juga melalui faktor pendidikan, pengalaman, dan gaya komunikasi. Harapannya, penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia di Perpustakaan Sekolah khususnya SMA 1 Sindang. 
Study on Mapping of Information Literature Culture in South Coastal Communities West Java Province Rachmawati, Tine Silvana; Winoto, Yunus; Rohman, Asep Saeful
Record and Library Journal Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : D3 Teknisi Perpustakaan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.504 KB) | DOI: 10.20473/rlj.V4-I1.2018.1-7

Abstract

This study aims to mapping the culture of information literacy on coastal communities in West Java region. While the urgency of this research is an effort to foster interest in reading the community, including in this case the people in the coastal areas should be the attention of all parties. The research method used in this study is the mix method (mix method) as a combination approach as an alternative to the use of a single method in a study. The mixed method will give better results because it has a wealth of data, because it can combine or combine. Based on the results of research conducted in the first stage it is known that the culture literasi community in the coastal area in general is still low. In addition, also support the regulation and legislation of local government or district government in the south coast of West Java, namely Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasik and Pangandaran) in the effort to develop the culture of literasi in general is still low.