Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Penerapan Model Cooperative Script dalam Pembelajaran PKn untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Konsep Bangga Sebagai Anak Indonesia Ridwan, Ita Rustiati; Darmawan, Darmawan; Syafrudin, Ulwan
AR-RIAYAH : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jpd.v2i2.661

Abstract

In PKn Learning in the concept of being proud as an Indonesian child there are many third grade students of SDIT Harapan Ummat Jakarta who get a less than optimal score. From the results of observations, the teacher uses a less varied learning method so that it does not support student activity and is less focused on the subject matter. Therefore, to improve the learning process, using the Cooperative Script model is expected to help students improve and improve their learning outcomes. The specific purpose of this study is to identify the steps and improve student learning outcomes through the Cooperative Script model in PKn learning. The type of this research used was Classroom Action Research using the Kemis and Teggart models conducted at SDIT Harapan Ummat with 35 students. The results of this study experienced a lot of improvement in activities and learning outcomes. from the results of observing the activities of students in the first cycle that is 57%, with enough categories and experiencing an increase in the second cycle to 84%, with the category Very good. While the average value of student learning outcomes in pre-cycle 36, cycle I 75.2, and cycle II increased to 92. From the results obtained concluded that learning using Cooperative Script learning models in Civics learning on the concept of pride has succeeded with increasing learning outcomes students. Recommendations to teachers as a reference for preparing lesson plans in improving professional skills in teaching Civics material for students in their classrooms, as well as broadening teacher insights and knowledge in applying Cooperative Script learning models.
PENERAPAN MODEL C-MID TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI BANGUN RUANG DI SD Ulwan Syafrudin; Edwita Edwita; Melyana Indiarsih
JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol 12, No 2 (2019): JPPM (Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika) Volume 12 Nomor 2 Agustus 2019
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jppm.v12i2.6179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model C-MID dalam meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah pada materi bangun ruang kelas V SDN Lempong Sari. Objek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VB SD Lempongsari. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan metode penelitian analisis data deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan antara lain tes evaluasi dan lembar observsi aktivitas belajar siswa. Di dalam penelitian ini terdapat dua siklus dengan perolehan aktivitas belajar siswa pada siklus 1 sebesar 71,6% dan siklus II sebesar 83,3%. Dari hasil kedua siklus pada aktivitas belajar siswa terdapat peningkatan signifikan sebesar 11,7%. Hasil tersebut didukung pula oleh peningkatan hasil belajar dari tes tertulis sebagai hasil akhir yang merupakan interpretasi dari pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa, diantaranya siklus I perolehan hasil belajar sebesar 26,67% dan siklus II sebesar 66,67%. Dengan demikian disimpulkan bahwasannya adanya peningkatan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah melalui penerapan model C-MID pada materi bangun ruang siswa kelas V SDN Lempongsari Tahun Ajaran 2018.Kata Kunci: C-MID, Pemahaman Konsep, Pemecahan Masalah
KEMAMPUAN BERBICARA ANAK DI TK PERTIWI DESA RAJABASA LAMA KECAMATAN LABUHAN RATU KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Mega Mulyani; Ulwan Syafrudin; Rizky Drupadi
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 5 No. 2 (2021): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan berbicara anak dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru serta ketidakmampuan anak dalam menceritakan kembali isi cerita yang telah didengarnya secara sederhana. Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada anak kelompok A di TK Pertiwi Desa Rajabasa Lama. Subjek penelitian ini sebanyak 15 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi (lembar observasi), wawancara (kisi-kisi wawancara untuk guru), dan dokumentasi (catatan catatan selama proses kegiatan berlangsung, gambar atau foto, dan RKH). Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Kemampuan berbicara anak mencapai 48,14% dan terjadi penurunan skor yang didapat mencapai 6,67%. Guru memberikan motivasi dan reward berupa “Tanda Bintang” kepada anak yang memiliki peningkatan dalam belajar. Kata kunci: kemampuan berbicara, anak usia dini,
Kemampuan Berbicara Anak Di Tk Pertiwi Desa Rajabasa Lama Kecamataan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur Mega Mulyani; Ulwan Syafrudin; Rizky Drupadi
Jurnal PG-PAUD Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the lack of children's speaking ability in answering questions given by the teacher and the inability of the child to simply retell the contents of the stories they have heard. The purpose of this study was to improve the speaking skills of group A children in TK Pertiwi Desa Rajabasa Lama. The subjects of this study were 15 children. The data collection techniques used were observation (observation sheets), interviews (interview grids for teachers), and documentation (notes during the activity, pictures or photos, and RKH). The data analysis technique was done using quantitative descriptive. The children's speaking ability reached 48.14% and a decrease in the score obtained reached 6.67%. The teacher provides motivation and rewards in the form of "Bintang" to children who have an increase in learning.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan berbicara anak dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru serta ketidakmampuan anak dalam menceritakan kembali isi cerita yang telah didengarnya secara sederhana. Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada anak kelompok A di TK Pertiwi Desa Rajabasa Lama. Subjek penelitian ini sebanyak 15 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi (lembar observasi), wawancara (kisi-kisi wawancara untuk guru), dan dokumentasi (catatan catatan selama proses kegiatan berlangsung, gambar atau foto, dan RKH). Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Kemampuan berbicara anak mencapai 48,14% dan terjadi penurunan skor yang didapat mencapai 6,67%. Guru memberikan motivasi dan reward berupa “Tanda Bintang” kepada anak yang memiliki peningkatan dalam belajar.Kata kunci: kemampuan berbicara, anak usia dini, pengembangan bahasa. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpa.v6n2.22253
Pengaruh Pola Komunikasi Keluarga Terhadap Perkembangan Emosi Anak Usia Dini Yaniar Yumna Anggraeni; Rizky Drupadi; Ulwan Syafrudin
Jurnal PG-PAUD Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to investigate the influence of family communication patterns on emotional development in early childhood. The quantitative research with expofacto method was employed through survey. Data collection in this study used a questionnaire shown to parents to obtain data on family communication patterns and emotional development. The results showed that family communication patterns had no significant effect on emotional development in early childhood with a significance value of 0.089 (p 0.05), meaning that family communication patterns could not affect emotional development in early childhood; family communication patterns provide an effective contribution of 20.6% to emotional development.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola komunikasi keluarga terhadap perkembangan emosi anak usia dini. Pendekatan penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis studi expo facto dengan pengambilan data secara survey. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang ditunjukkan kepada orang tua untuk memperoleh data pola komunikasi keluarga dan perkembangan emosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap perkembangan emosi anak usia dini dengan nilai signifikansi 0,089 (p0,05), artinya pola komunikasi keluarga tidak dapat mempengaruhi perkembangan emosi pada anak usia dini; pola komunikasi keluarga memberikan sumbangan efektif sebesar 20,6% terhadap perkembangan emosi.Kata Kunci : pola komunikasi keluarga, perkembangan emosi, anak usia diniDOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpa.v7n1.22279
Kemampuan Mengenal Huruf Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di Perumahan Guru Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara Destri Rachma Pratiwi; Rizky Drupadi; Ulwan Syafrudin
Jurnal PG-PAUD Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe the ability to recognize letters of early childhood. Subjects were selected using technique namely purposive sample. The study used 8 subjects. This study uses observation and interviews to collect data with an analysis process through three stages. Based on the results of observations and interviews with research subjects, it is concluded that based on the results of the percentage of observations that show the ability to recognize letters of children aged 5-6 years of 15 children who were observed to reach a percentage of 77%-98.9% which states that the child is in the very good category. From the results of the interview with 3 parents, it can be concluded that the ability to recognize letters is one of the most basic or initial stages before the child enters the reading stage, in introducing letters through the reading method that does not give a burden to the child.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan mengenal huruf anak usia dini. Subjek dipilih menggunakan teknik sampel yaitu purposive sample. Pada penelitian ini menggunakan 8 subjek. Penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data dengan proses analisis melalui tiga tahapan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan subjek penelitian disimpulkan bahwa berdasarkan hasil presentase observasi yang menunujukkan kemampuan mengenal huruf anak usia 5-6 tahun dari 15 anak yang diobservasi mencapai presentase 77%-98,9% yang menyatakan bahwa anak tergolong ke dalam kategori sangat baik. Dari hasil wawancara dengan 3 orang tua dapat disimpulkan kemampuan mengenal huruf merupakan salah satu tahapan paling dasar atau awal sebelum anak memasuki tahapan membaca, dalam mengenalkan huruf melalui metode membaca yang tidak memberikan beban kepada anak.Kata kunci: kemampuan mengenal huruf, anak usia 5-6 tahunDOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpa.v6n2.22256
PEMAHAMAN GURU TK TENTANG METODE SOSIODRAMA TERHADAP KOMPETENSI SOSIAL Sofia, Ari; Syafrudin, Ulwan
Aulad : Journal on Early Childhood Vol 2 No 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.57 KB) | DOI: 10.31004/aulad.v2i3.39

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui seberapa besar Pemahaman guru paud/tk  tentang metode sosiodrama tinggi berpengaruh terhadap kompetensi sosial; (2) seberapa besar pemahaman guru paud/tk tentang metode sosiodrama rendah berpengaruh terhadap kompetensi sosial. Penelitian ini merupakan penelitian Ex Post Facto dan dilakukan pada mahasiswa PPG PGPAUD Universitas Lampung dengan jumlah Populasi atau sampel sebanyak 28. Data pada penelitian ini diambil dengan menggunakan angket. Angket dibagi menjadi 2  data Pemahaman guru tentang sosiodrama dan kompetensi sosial. Teknik analisis yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah teknik analisis regresi linear sederhana dan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemahaman guru tentang metode sosiodrama tinggi berpengaruh terhadap kompetensi sosial, dengan sumbangan sebesar sebesar 12,5 %, (2) pemahaman guru tentang metode sosiodrama rendah tidak berpengaruh terhadap kompetensi sosial.
HUBUNGAN REGULASI EMOSI DENGAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA DINI Drupadi, Rizky; Syafrudin, Ulwan
Aulad : Journal on Early Childhood Vol 2 No 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.235 KB) | DOI: 10.31004/aulad.v2i3.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan perilaku prososial pada anak usia dini. Pendekatan penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis studi expo facto dengan pengambilan data secara survey. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang ditunjukkan kepada guru kelas untuk memperoleh data regulasi emosi pada anak, dan perilaku prososial menggunakan wawancara yang ditunjukkan kepada anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara regulasi emosi dengan perilaku prososial dengan nilai rxy sebesar 0,436  dengan signifikansi 0,000 (p<0,05) korelasi yang terjadi berada dalam kategori sedang.
PEMBELAJARAN UNIK PADA ANAK YANG MEMILIKI KECERDASAN VISUAL SPASIAL YANG MENGALAMI KESULITAN BELAJAR Ulwan Syafrudin; Edwita Edwita; Sarkadi Sarkadi
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 4 No 2 (2018): Elementary
Publisher : Jurusan PGMI FTIK IAIN Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.169 KB)

Abstract

This research is motivated by students who have learning difficulties but have advantages of spatial visual intelligence which has been proven byquestionnaire multiple intelligence. So the purpose of this study to describe how students learn who have spatial visual intelligence who have learning difficulties. This research was conducted at SDIT Harapan Ummat located at Jalan Ksatrian X sub district of Matraman East Jakarta. researchers conducted a study on one of the students in class IV B Muzdalifah in the period of March to June 2018. The research method used in this research is descriptive method, descriptive method is a method of research that seeks to describe and interpret the object in accordance with what it is. Based on the findings of Learning in children who have spatial visual intelligence at SDIT Harapan Ummat Jakarta using the curriculum 2013 but adapted to the ability and disability of children with attention to the differentiation of each individual. In the implementation of this learning includes several stages: (1) Initial Activities, (2) Core Activities, (3) Final Activity. In this research, it can be concluded that teacher strategy in teaching to students who have learning difficulties that have spatial visual intelligence are Mind Mapp and Movie Learning.
Persepsi Orangtua terhadap Pentingnya CALISTUNG untuk Anak Usia 5-6 Tahun Dian Pertiwi; Ulwan Syafrudin; Rizky Drupadi
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 02 (2021): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/paud-lectura.v4i02.5875

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan suatu proses tumbuh kembang anak usia lahir hingga enam tahun secara menyeluruh, yang menyangkut seluruh aspek fisik dan non fisik, dengan memberikan rangsangan bagi perkembangan jasmani, rohani, motorik, akal pikir emosional dan sosial yang tepat dan benar agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Penelitian ini akan membahas tentang Persepsi Orang Tua Terhadap Pentingnya Calistung Untuk Anak Usia 5-6 Tahun. Jenis penelitian metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Berdasarkan hasil analisis data survey yaitu angket dan wawancara. tahun sedangkan 40% tidak mengatakan demikian.