cover
Contact Name
Miza Nina Adlini
Contact Email
mizaninaadlini@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalbiolokus@uinsu.ac.id
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar Pasar V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi
ISSN : 26213702     EISSN : 26217538     DOI : 10.30821
Arjuna Subject : -
Articles 74 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES Nurhakima Ritonga; Halimah Sakdiah Boru Gultom; Rahmi Nazliah
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 3, No 1 (2020): JURNAL BIOLOKUS
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v3i1.742

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA melalui pendekatan keterampilan proses menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang diaplikasi dari siklus 1 dan berakhir pada siklus 2. Populasi pada penelitain ini seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pangkatan menggunakan teknik purposive sample dengan jumlah sampel 35 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu pretest dan postest untuk mengukur hasil belajar siswa dan observasi untuk melihat keterampilan proses. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan hasil belajar IPA dengan pendekan keterampilan proses dari 64,8 meningkat menjadi 81, 7. Dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar IPA melalui pendekatan keterampilan proses.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KOGNITIF MENGGUNAKAN STRATEGI PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI KABUPATEN DELI SERDANG Anggi Tias Pratama
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 1, No 2 (2018): JURNAL BIOLOKUS
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v1i2.372

Abstract

Cognitive learning results are one of the skills needed in a learning on the 21st Century in Biology learning. Empowerment of thinking and metacognitive skills needs to be done so that students become independent learners. This PBL strategy in learning is expected to help students to improve the ability of students' cognitive learning outcomes in Biology learning. This study aims to determine the improvement of cognitive learning outcomes of students taught with PBL strategies. The results showed that PBL strategies can improve students' cognitive learning outcomes in different abilities. Improvement of Cognitive Learning Outcomes of students in PBL strategies is 65.52% and conventional is 53.41%.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING DIKOMBINASIKAN DENGAN NUMBERED HEAD TOGETHER MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA PADA KELAS XI MIA 1 MAN 3 MEDAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Satriawati Satriawati
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 2, No 1 (2019): JURNAL BIOLOKUS
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v2i1.437

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar biologi siswa melalui kombinasi model pembelajaran kooperatif Mind Mapping dan Numbered Head Together di kelas XI MIA 1 MAN 3 Medan. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian ini siswa kelas XI MIA 1 yang berjumlah 39 orang siswa. Pengamatan aktivitas dilakukan oleh empat orang observer masing-masing mengamati 8-10 orang siswa. Instrumen berupa tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda serta pengamatan aktivitas siswa melalui lembar observasi dalam bentuk uraian. Kegiatan perbaikan pembelajaran pada siklus I: siswa mengutarakan pendapatnya, pada siklus II: guru memberikan pertanyaan yang berhubungan dengan soal atau game. Hasil analisis data ditemukan bahwa ada peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II. Hasil rata-rata pretest siswa adalah 56,02 dengan ketuntasan klasikal 10,25% sedangkan hasil rata-rata post test pada siklus I adalah 67,20 dengan ketuntasan klasikal 74,25% dan hasil rata-rata post test pada siklus II adalah 95,64 dengan ketuntasan klasikal 89,75%. Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 64,11%. Untuk hasil aktivitas belajar siswa ditemukan bahwa ada peningkatan aktivitas belajar siswa dari siklus I ke siklus II, secara klasikal aktivitas melihat meningkat sebesar 20,51%, aktivitas berbicara meningkat sebesar 32,06%, aktivitas mendengarkan meningkat sebesar 16,67% dan aktivitas menulis meningkat sebesar 23,08%. Hal ini berarti bahwa kombinasi model pembelajaran Mind Mapping dan Numbered Head Together di kelas XI MIA 1 MAN 3 Medan T.P 2017/2018 dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar biologi siswa dari siklus I sampai siklus II.
PENGEMBANGAN MODUL BERORIENTASI PREDICT, OBSERVE, EXPLAIN (POE) PADA MATERI VIRUS TERHADAP KOGNITIF SISWA Fitri Agustina Lubis; Ayunda Sabrina Sormin
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 2, No 2 (2019): JURNAL BIOLOKUS
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v2i2.535

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan bahan ajar berupa modul biologi pada materi virus di kelas X yang valid, praktis dan efektif dengan menggunakan model Predict, Observe, Explain (POE). Prosedur pengembangan model POE menggunakan metode 4-D (Four-D Model). Pengembangan tahap pertama pendefinisian (define) ini dilakukan penetapan syarat-syarat pembelajaran dengan menganalisis standar kompetensi dan batasan materi pelajaran berdasarkan standar isi kurikulum 2013. Tahap ini terdiri dari 3 langkah yaitu analisis kurikulum, analisis konsep, dan analisis peserta didik (siswa). Tahap kedua perancangan (design) pada tahap ini dilakukan perancangan terhadap bahan ajar yang berbasis model pembelajaran POE berbantuan modul, dengan dua tahap, yaitu: penyusunan instrumen yang diperlukan dalam penelitian ini dan perancangan prototype bahan ajar. Tahap ketiga (develop) merupakan tahap untuk menghasilkan produk pengembangan melalui dua langkah, yakni: 1) penilaian ahli (expert appraisal) yang diikuti dengan revisi, dan 2) uji coba pengembangan terbatas pada siswa (developmental testing). Tahap keempat penyebaran (dessiminate) dengan mempublikasikan bahan ajar yang telah dikembangkan dalam bentuk jurnal. Hasil penelitian didapatkan bahwa kemampuan siswa mengalami peningkatan, pada ranah kognitif 84,5 dengan persentase jumlah siswa yang tuntas . Kompetensi siswa pada ranah kognitif bisa meningkat karena siswa bisa memahami konsep-konsep biologi dengan baik, ini disebabkan perangkat yang digunakan siswa pada proses pembelajaran yaitu LKS dan modul berbasis model POE.Kata Kunci : Pengembangan Predict, Observe, Explain (POE), Modul, Materi Virus.
EKSPLORASI DAN KARAKTERISASI KANTONG SEMAR (Nepenthes sp) DI KAWASAN HUTAN JALAN MEREK-SIDIKALANG, LAE PONDOM, MEREK, KABUPATEN KARO Mhd. Rafi'i Ma'arif Tarigan; Yusran Efendi Ritonga
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 3, No 1 (2020): JURNAL BIOLOKUS
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v3i1.682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis Nepenthes di Kawasan Hutan Jalan Merek-Sidikalang, Lae Pondom, Merek, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian eksploratif. Penelitian dilakukan selama bulan November-Desember 2019. Hasil penelitian ditemukan dua jenis Nepenthes yaitu Nepenthes spectabilis Danser dan Nepenthes tobaica Danser. N. spectabilis Danser ditemukan pada ketinggian 1486- 1508 m dpl dengan suhu 23-250C dan N. tobaica Danser ditemukan pada ketinggian 1501-1510 m dpl dengan suhu  230C. Hasil identifikasi Nepenthes yang dilakukan berdasarkan rujukan dari buku-buku Flora of Java, Flora Malesiana, Nepenthes of Sumatra, Nepenthes of Borneo bahwa bentuk-bentuk morfologi kedua Nepenthes tersebut sangat berbeda berdasarkan morfologi batang, daun, kantong, akar dan bunga. Namun demikian, diperlukan penelitian lanjut terkait identifikasi Nepenthes dengan lokasi yang berbeda agar menjadi  informasi tambahan. Kata Kunci: Nepenthes, Karakterisasi Nepenthes, Hutan Lae Pondom
PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL PADA PELAJARAN IPS MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA DI KELAS IV SD NEGERI 085119 SIBOLGA T.P. 2016/2017 Nur Fauziah Husnah Nasution
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 1, No 1 (2018): JURNAL BIOLOKUS
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v1i1.310

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah peningkatan keterampilan sosial siswa melalui implementasi model pembelajaran Problem Based Learning  pada pelajaran IPS di kelas IV SD Negeri 085119 Sibolga Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan sosial siswa melalui implementasi model pembelajaran Problem Based Learning pada pelajaran IPS di kelas IV SD  Negeri 085119 Sibolga T.P. 2016/2017. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 085119 Sibolga sebanyak satu kelas yang berjumlah 30 orang siswa. Objek penelitian tindakan kelas ini adalah peningkatan keterampilan sosial siswa pada pelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning di kelas IV Negeri 085119 Sibolga T.P 2016/2017. Penelitian ini dilaksanakan dalam kelas meliputi kegiatan pelaksanaan tindakan kelas (PTK) berupa kegiatan refleksi awal dan melakukan observasi untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di kelas, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas (PTK) dilakukan sebanyak 2 siklus dan masing-masing siklus dilakukan dengan 2 kali pertemuan dan pada setiap akhir siklus dilakukan observasi untuk mengetahui hasil peningkatan keterampilan sosial siswa. Hasil penelitian  dapat dikemukakan bahwa kategori persentase keterampilan sosial siswa hasil observasi siklus I pertemuan I termasuk kategori rendah yaitu sebesar 46,67%, siklus I pertemuan II termasuk kategori tinggi yaitu sebesar 33,33%, siklus  siklus II pertemuan I termasuk kategori tinggi yaitu sebesar 53,33%, dan siklus II pertemuan II termasuk kategori sangat tinggi yaitu sebesar 90,00%. Dengan demikian dapat dikemukakan kesimpulan bahwa  implementasi model pembelajaran Problem Based Learning   dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa pada pelajaran IPS  di kelas IV SD Negeri 085119 Sibolga T.P. 2016/2017. Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Based Learning, Keterampilan Sosial Siswa.
PENGARUH MODEL SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PERTAHANAN TUBUH DI SMA SWASTA MEDAN Mhd. Rafi'i Ma'arif Tarigan; Ali Wardhana Manalu; Hotman Efendi Tanjung; Jadiwan Sari Saragih; Ainun Ula
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 3, No 2 (2020): JURNAL BIOLOKUS
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v3i2.776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing terhadap hasil belajar siswa pada materi Sistem Pertahanan Tubuh. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (Quasi experiment) dengan populasi penelitian seluruh siswa di kelas XI yang terdiri 2 kelas dengan jumlah 64 siswa dan sampel penelitian siswa kelas XI IPA1 yang terdiri dari 35 siswa, penentuan sampel dilakukan secara Random sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test. Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing diperoleh nilai yang tuntas adalah sebanyak 29 siswa (82,86%) dan yang tidak tuntas sebanyak 6 siswa (17,14%) dengan nilai rata-rata 77,8 dan standar deviasi 9,06. Hasil uji normalitas diperoleh Lhitung<Ltabel  atau 0,1269<0,1497 dinyatakan bahwa data berdistribusi normal sedangkan uji homogenitas diperoleh Fhitung<Ftabel = 1,04<1,776 dinyatakan data mempunyai varians yang sama atau homogen. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t diperoleh thitung> ttabel atau 14,27>1,69 dengan taraf kepercayaan 0,05 maka Ha diterima Ho ditolak, sehingga dinyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Snowball Throwing terhadap hasil belajar siswa pada materi Sistem Pertahanan Tubuh di Kelas XI SMA Istiqlal Delitua Medan.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN STRATEGI PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATERI RESPIRASI TUMBUHAN TADRIS BIOLOGI UIN SUMATERA UTARA Indayana Febriani Tanjung
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 2, No 1 (2019): JURNAL BIOLOKUS
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v2i1.443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui perbedaan hasil belajar antara mahasiswa yang diajarkan dengan Problem Based Learning dibanding mahasiswa yang diajarkan pembelajaran Group Investigation, 2) mengetahui peningkatan hasil belajar mahasiswa akibat penerapan pembelajaran Problem Based Learning. Jenis penelitian ini quasi experiment. Populasi penelitian adalah sebanyak 132 orang mahasiswa dilakukan secara random assignment. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasilnya sebagai berikut. 1) Terdapat perbedaan hasil belajar antara mahasiswa yang diajar Problem Based Learning dengan nilai rata-rata 75,00, nilai tertinggi 90 dan nilai terendah 55, dibandingkan mahasiswa yang diajar pembelajaran Group Investigation dengan nilai rata-rata 59,55, nilai tertinggi 75, dan nilai terendah 40. 2) Ada peningkatan hasil belajar mahasiswa akibat penerapan pembelajaran Problem Based Learning dengan nilai rata-rata peningkatan 46,11 dan ada peningkatan hasil belajar siswa dengan pembelajaran Group Investigation sebesar 29,20.
PENERAPAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA DI SMA NEGERI 3 PADANGSIDIMPUAN Jalilah Azizah Lubis; Risnawati Harahap
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 1, No 2 (2018): JURNAL BIOLOKUS
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v1i2.350

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya pemahaman konsep siswa, aktivitas belajar siswa. Untuk mengatasi masalah tersebut, pada penelitian ini diterapkan model pembelajaran pendekatan keterampilan proses. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah : 1) untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep biologi siswa melalui pendekatan keterampilan proses pada materi ekosistem di kelas X SMA Negeri 3 Padangsidimpuan 2) untuk meningkatkan aktivitas siswa melalui pendekatan keterampilan proses pada materi ekosistem di kelas X SMA Negeri 3 Padangsidimpuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Dimana subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri 3 Padangsidimpuan yang terdiri dari 32 orang siswa. Sedangkan teknik dan alat pengumpul data yaitu tes dan observai. Hasil penelitian dapat dilihat dari tes pemahaman konsep pada materi ekosistem yang ditandai dengan tingkat ketuntasan belajar siswa. Pada siklus I dengan nilai rata-rata 62 % dan di siklus II 78%. Dari rata-rata nilai siklus I dan II terdapat peningkatan rata-rata sebesar 16%. Kadar aktivitas siswa terhadap pelajaran biologi meningkat, hal ini diperoleh dari persentase siklus I 63,12% dan siklus II 78% pada siklus I dan II naik menjadi sebesar 14,88%. Berdasarkan Hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pemahaman konsep pembelajaran biologi siswa melalui model pendekatan keterampilan proses pada ekosistem di kelas X SMA Negeri 3 Padangsidimpuan.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI KELAS VII-2 MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN CARA BELAJAR SISWA AKTIF DI SMP NEGERI 29 MEDAN Sauli Farida Siregar
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 2, No 2 (2019): JURNAL BIOLOKUS
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v2i2.539

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di Kelas VII-2 melalui pendekatan pembelajaran cara belajar siswa aktif di SMP Negeri 29 Medan Tahun Pelajaran 2016/2017. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VII-2 SMP Negeri 29 Medan sebanyak 36 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah menggunakan test, angket dan observasi. Teknik analisa data menggunakan perhitungan jumlah nilai yang diperoleh siswa dibagi jumlah nilai total dikalikan dengan seratus kemudian perhitungan data menggunakan pengelompokan nilai rata-rata siswa, persentase siswa yang tuntas dan persentase jumlah siswa yang belum tuntas. Hasil Penelitian menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menerapkan pendekatan pembelajaran cara belajar siswa aktif dengan hasil sebagai berikut: (1) terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, dimana pada tes awal rata-rata hasil belajar siswa adalah 41,67, pada siklus I meningkatkan menjadi 61,67 kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 77,5, terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 52,78% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 86,11% pada siklus II, terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I menurun menjadi 47,22% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 13,89% dengan kata lain hanya 5 siswa saja yang memperoleh nilai 60 dan selebihnya (31) siswa memperoleh nilai di atas 70.