cover
Contact Name
Nurhayati
Contact Email
asimetris.umuslim@gmail.com
Phone
+6282240724914
Journal Mail Official
asimetris.umuslim@gmail.com
Editorial Address
Jalan Almuslim, Matangglumpangdua, Paya Cut, Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh 24261
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
Asimetris: Pendidikan Matematika dan Sains
Published by Universitas Almuslim
ISSN : 27218724     EISSN : 27220214     DOI : -
ASIMETRIS merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Pendidikan Matematika Universitas Almuslim, sebagai sarana publikasi dari hasil penelitian dosen, penelitian mahasiswa maupun kajian ilmiah yang memberi kontribusi pada pengembangan teori, serta aplikasinya terhadap Pendidikan Matematika dan Matematika di Indonesia. Jurnal yang dimuat berupa artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Adapun bidang kajian yang ditelaah berkaitan dengan Pendidikan Matematika dan Sains. Mengenai informasi pedoman penulisan artikel termuat pada templet dan prosedur pengiriman ada pada setiap terbitan jurnal. Semua artikel yang masuk akan melalui peer-review process setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel. Penerbitan jurnal ini dilakukan dalam setahun dua kali terbit yaitu pada bulan April dan Oktober.
Articles 17 Documents
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe The Power Of Two Untuk Meningkatkan Self Efficacy Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Zulfa Razi
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.2.1.1-6

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe the power of two dapat meningkatkan self efficacy siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen dengan desain penelitian pretest-postes group. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Ulumul Qur’an dengan sampel kelas IX-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas IX-2 sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 20 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian berupa angket self efficacy. Uji statistik yang digunakan adalah uji-t untuk menganalisis data peningkatan self efficacy siswa. Hasil analisis data diperoleh N-Gain self efficacy dengan nilai t = 1,830 dan Sig. (2-tailed) = 0,075 danSig. (1-tailed) = 0,0375 sehingga  nilai Sig. (1-tailed) <taraf Signifikansi (???? =0,05). Hal ini  menunjukkan bahwa peningkatan self efficacy siswa yang menggunakan mode pembelajan kooperatif tipe the power of two lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Pada Pokok Bahasan Persamaan Linear Satu Variabel Heru Khaerudin; Aritya Imswatama; Ana Setiani
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.2.1.36-43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetaui tipe kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada masa pandemi dengan menggunakan pembelajaran daring pada pokok bahasan Persamaan Linear Satu Variabel siswa kelas VII SMP Yasidik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP dengan menggunakan subjek terbatas sebayak 6 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrument tes bertipe HOTS berbentuk uraian sebanyak 4 soal untuk melihat tipe-tipe kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan berdasarkan teori Newmann, diperoleh bahwa 1) siswa tidak melakukan kesalahan pada tipe kesalahan reading error, 2) siswa tidak melakukan kesalahan pada tipe comphrension error 3) siswa melakukan kesalahan pada tipe transformation error 4) siswa melakukan kesalahan pada tipe processing skill error 5) siswa melakukan kesalahan pada tipe encoding error.
EFEKTIVITAS BLENDED LEARNING BERBANTUAN SPSS TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN MAHASISWA PADA MATA KULIAH STATISTIK Nurhayati; Wiwin Apriani
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 1 No. 1 (2020): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v1i1.112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas Blended Learning berbantuan SPSS terhadap tingkat pemahaman mahasiswa pada mata kuliah statistik. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Almuslim. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitiannya adalah studi korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 25 mahasiswa, dan sampel menggunakan semua populasi. Penelitian ini menggunakan instrumen tes mengenai tingkat pemahaman yang berupa hasil belajar dan dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana (koefisien korelasi product moment). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Blended Learning berbantuan SPSS dapat mempengaruhi tingkat pemahaman mahasiswa sebesar 70.80%.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE BUZZ GROUP PADA MATERI MATRIKS Siti Khaulah; Husnidar; Novianti
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 1 No. 1 (2020): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v1i1.113

Abstract

Masalah yang dhadapi oleh para siswa khususnya terhadap kemampuan komunkasi matematis adalah disebabkan oleh kurangnya keaktifan dalam pembelajaran dan kurangnya pengetahuan dalam mendesain menjadi pembelajaran semenarik mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan menggunakan metode Buzz Group pada materi Matriks di kelas XI SMAN 1 Peudada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA B SMA Negeri 1 Peudada yaitu 35 siswa. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui tes awal dan tes akhir siklus, observasi, dan wawancara. Pengolahan data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah dari segi ketuntasan belajar siswa dari siklus I 62,85% dan siklus II 88,57%. Hasil belajar siswa tergolong baik dengan peningkatan sebesar 25,72% . Aktivitas siswa dan guru tergolong baik dilihat hasil siklus I 88% dan siklus II 94% dengan mengalami peningkatan sebesar 6%. Dengan demikian, terjadinya peningkatan pada kemampuan komunikasi matematis sswa dengan menggunakan metode Buzz Group pada materi matriks.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA Dhia Octariani; Arie Candra Panjaitan
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 1 No. 2 (2020): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v1i2.142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa yang pembelajarannya dengan menerapkan model Team Games Tournament (TGT) pada materi bangun datar kelas VII SMP. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Instrument yang digunakan dalam penelitain adalah lembar angket dan lembar observasi dimana dilakukan pada awal sebelum tindakan dan setelah Tindakan dilakukan. Data penelitian yang dianalisa adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan minat belajar matematika siswa kelas VII SMP mengunakan model Team Games Tournament (TGT) dalam pembelajaran dengan materi bangun datar dari kategori rendah menjadi kategori tinggi atau menjadi lebih baik.
PERBANDINGAN NILAI UJIAN NASIONAL SMA NEGERI DAN SWASTA DI KABUPATEN BIREUEN Farziyani; Siti Khaulah; Novianti
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 1 No. 2 (2020): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v1i2.143

Abstract

Ujian Nasional merupakan tolak ukur kemampuan siswa terhadap pendidikan yang sedang mereka jalankan. Melalui Ujian Nasional kemampuan siswa terhadap mata pelajaran yang sudah dipelajari selama pendidikan dapat terlihat, apakah sudah berhasil dikuasai atau belum. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan nilai Ujian Nasional antara SMA negeri dan SMA Swasta yang ada di Kabupaten Bireuen. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diakses melalui website https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/hasil-un/. Sekolah SMA terdiri dari dua macam yaitu Sekolah Negeri dan Swasta, Sekolah Negeri adalah sekolah dependent yang dioperasikan oleh pemerintah sedangkan Sekolah Swasta adalah sekolah independent yang artinya tidak dioperasikan oleh pemerintah melainkan dioperasikan oleh yayasan pendiri sekolah tersebut. SMA Negeri di Kabupaten Bireuen terdiri dari 31 sekolah, sedangkan SMA Swasta terdiri dari 18 sekolah. Metode yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kuantitatif deskriftif. Analis data menggunakan perangkat lunak SPSS18. Hasil yang diperoleh setelah melakukan penelitian yaitu terdapat perbeadaan nilai rata-rata Ujian Nasional SMA Negeri dan Swasta. Namun untuk membuktikan bahwa perbedaan yang didapat tersebut nyata atau tidak maka perlu dilakukan tes hipotesis. Adapun hasil yang didapat setelah tes hipotesis yaitu: untuk penelitian perbedaan nilai ujian nasional pada mata pelajaran matematika di dapat bahwa nilai thitung ˂ ttabel yaitu 0,314 ˂ 2,012. Sehingga Ho diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan pada nilai ujian Matematika antara SMA Negeri dengan SMA Swasta. Dan untuk penelitian perbedaan nilai rata-rata Ujian Nasional di dapat bahwa nilai thitung ˂ ttabel yaitu 0,850 ˂ 2,012. Sehingga Ho diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan pada nilai rata-rata Ujian Nasional antara SMA Negeri dengan SMA Swasta.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GLASSER PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR DI SMP N 1 SAMALANGA Husnidar
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 1 No. 2 (2020): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v1i2.144

Abstract

Rendahnya tingkat kemampuan pemecahan masalah siswa merupakan suatu masalah yang mendasar di SMP N 1 Samalanga. Hal ini disebabkan karena siswa mengalami kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan soal tentang bangun ruang sisi datar. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti telah melakukan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran glasser dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui model pembelajaran glasser pada materi bangun ruang sisi datar di SMP N 1 samalanga. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, jenis penelitian eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP N 1 Samalanga Tahun ajaran 2019/2020. Sampel diambil dua kelas yaitu siswa kelas VIII1 dan kelas VIII2 dengan jumlah 48 orang dari keseluruhan populasi yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan tes. Data hasil tes yang telah terkumpul dianalisis menggunakan statistik uji-t. maka keputusan statistik adalah Ha diterima dan H0 ditolak karena thitung > ttabel yaitu 2,23 > 1,67. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui model Glasser lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui model konvensional. Hasil analisis gain ternormalisasi, disimpulkan bahwa kelas eksperimen (Glasser) memiliki interpertasi tinggi sedangkan kelas kontrol memiliki interpertasi sedang. Jadi pembelajaran dengan menggunakan model Glasser lebih baik daripada pembelajaran dengan menggunakan metode konvensional.
KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA SELAMA PANDEMI COVID-19 DI KELAS XI SMA NEGERI 1 KUALA M. Hafadh; Rahmi Wahyuni; Husnidar
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 1 No. 2 (2020): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v1i2.145

Abstract

Pendidikan merupakan faktor terpenting untuk membentuk pribadi manusia dan karakter bangsa. Bagaimana kemandirian belajar siswa terhadap pembelajaran matematika pada masa pandemi Covid-19 di kelas XI SMA Negeri 1 Kuala? Kemandirian merupakan salah satu segi dari sifat seseorang, maka dalam mempelajari konsep kemandirian harus dilihat sebagai bagian dari kepribadian individu yang bersangkutan. Selanjutnya, kemandirian belajar adalah kemampuan peserta didik dalam mewujudkan kehendak dan keinginannya secara nyata dengan tidak bergantung pada orang lain. Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui kemandirian belajar siswa terhadap pembelajaran matematika pada masa pandemi Covid-19 di kelas XI SMA Negeri 1 Kuala. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei. penelitian survei adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan angket/kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok. Angket/kuisioner ini meliputi 4 aspek: (1) Kesadaran berfikir dalam belajar matematika, (2) Pembelajaran kooperatif tipe TPS dalam diskusi berpasangan dan klasikal, (3) Motivasi dalam belajar matematika, dan (4) Keyakinan dalam belajar matematika. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan analisis persentase. Kemandirian belajar siswa terhadap pembelajaran matematika pada masa pandemi sudah tergolong baik. Dikarenakan pada aspek kesadaran dalam belajar matematika dalam soal nomor 15, 2, dan 6 yang bersifat positif, banyak siswa yang menjawab sangat setuju. Pada aspek pembelajaran kooperatif tipe TPS dalam diskusi berpasangan dan klasikal pun, siswa juga banyak menjawab sangat setuju pada soal nomor 7, 8, 4, 5, dan 10 yang bersifat positif. Begitu juga dengan aspek motivasi dalam belajar matematika serta aspek keyakinan dalam belajar matematika, siswa banyak menjawab sangat setuju pada soal-soal yang bersifat positif. Dengan demikian, menandakan bahwa siswa telah mampu beradaptasi pada keadaan pandemi saat ini. Namun, guru yang berperan sebagai pendidik pun masih harus mendampingi siswa dalam proses pembelajaran agar siswa dapat lebih memahami setiap materi yang akan dipelajarinya serta dapat meningkatkan kemandirian dalam pembelajaran matematika khususnya.
PENERAPAN MODEL TIME SERIES UNTUK MERAMALKAN NILAI UN MATEMATIKA DI MAN 4 BIREUEN TAHUN 2019 Nurhaliza; Rahmi Wahyuni; Nurhayati
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 1 No. 2 (2020): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v1i2.146

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses pembelajaran untuk memperoleh pengetahuan dalam menghadapi persaingan global. Salah satu persaingan dalam pendidikan yaitu Ujian Nasional (UN), sehingga perlu dilakukan suatu peramalan nilai UN Matematika di masa yang akan datang dengan menggunakan model time series. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model peramalan nilai UN Matematika dan mendeskripsikan hasil ramalan nilai UN Matematika di MAN 4 Bireuen tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitiannya adalah penelitian deskriptif yang dilakukan dengan menggunakan model peramalan time series. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumen dan analisis datanya dengan menggunakan MINITAB. Adapun hasil dari penelitian ini diperolah tiga model yaitu AR (1), MA (1) dan ARIMA (1, 0, 1) dan setiap model mempunyai nilai Mean Square Error (MSE) yaitu 475, 1190, dan 331. Model ARIMA (1, 0, 1) merupakan model yang tepat digunakan untuk peramalan karena model tersebut memiliki nilai MSE paling kecil. Hasil dari peramalan nilai UN Matematika tahun 2019 dengan menggunakan MINITAB terlihat bahwa rata-rata nilai yang diperoleh 38 dari hasil peramalan menggunakan 30 siswa. Hasil dari peramalannya tidak terlalu baik, akan tetapi dapat dikatakan bahwa hasil UN Matematika pada tahun 2019, dipengaruhi oleh hasil UN Matematika pada tahun 2016 sampai tahun 2018.
PERBEDAAN NILAI UJIAN NASIONAL DAN NILAI UJIAN SEKOLAH MATA PELAJARAN MATEMATIKA TAHUN AJARAN 2018/2019 Oja Jannatul Jannah; Novianti; Wiwin Apriani
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 1 No. 2 (2020): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v1i2.147

Abstract

Nilai Ujian Nasional dan nilai Ujian Sekolah menjadi acuan tersendiri bagi wali siswa dalam memlilih sekolah untuk anaknya menempuh pendidikan, karena keunggulan sekolah juga dapat dinilai dari hasil ujian akhir yang diperoleh. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi tentang perbedaan nilai Ujian Nasional dan nilai Ujian Sekolah pada SMAN 2 Peusangan dan MAN 5 Bireuen pada mata pelajaran matematika kelas XII. Metode dalam penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif, pengumpulan data dengan teknik dokumentasi, dan analisis data dengan menggunakan software SPSS versi 17. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMAN 2 Peusangan sebanyak 235 siswa dan yang menjadi sampel sejumlah 150 siswa, sedangkan populasi dalam penelitian di MAN 5 Bireuen sebanyak 103 siswa dan yang menjadi sampel sejumlah 52 siswa. Hasil perhitungan dengan uji t, SMAN 2 Peusangan memperoleh nilai thitung > ttabel atau 77,751 > 1,65251 pada signifikan 5% sehingga H0 ditolak dan H1 diterima Sedangkan untuk MAN 5 Bireuen juga memperoleh nilai thitung > ttabel atau 46,984 > 1,65993 pada signifikan 5% sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan (nyata) dari nilai Ujian Nasional dan nilai Ujian Sekolah di SMAN 2 Peusangan dan MAN 5 Bireuen.

Page 1 of 2 | Total Record : 17