cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 27770583     EISSN : 27770575     DOI : https://doi.org/10.51878/learning.v1i2.376
Core Subject : Education,
LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hamzanwadi, MKKS SMP Negeri Kab. Lombok Timur dan Ikatan Guru Indonesia Kab. Tulang Bawang. Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 72 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IX.4 SEMESTER I SMP NEGERI 1 BANJARANGKAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020 NI WAYAN SOMAWATI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v1i1.161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik kelas IX.4 SMP Negeri 1 Banjarangkan dalam Memahami Keunikan Gerak Tari Kreasi melalui penerapan model pembelajaran investigasi kelompok. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 2 (dua) siklus yang setiap siklus terdiri atas 4 (empat) tahapan. Siklus I dan II masing-masing terdiri dari 3 kali pertemuan. Data kemampuan peserta didik dalam memahami keunikan gerak tari puspawresti dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi yang terdiri dari dari dua sub kompetensi dan dibagi menjadi empat indikator. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran investigasi kelompok dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IX.4 SMP Negeri 1 Banjarangkan dalam memahami keunikan gerak tari kreasi. Secara kuantitatif terjadi peningkatan hasil belajar seni tari peserta didik terhadap tari puspawresti dari siklus I sebesar 76,6 dengan ketuntasan klasikal sebsar 71% ke siklus II sebesar 81,12 dengan ketuntasan klasikal sebesar 96%. Hasil ini menunjukkan terjadinya peningkatan pemahaman peserta didik terhadap seni tari sebesar 25%. Secara kualitatif kemampuan peserta didik dalam memahami keunikan gerak tari puspawresti meningkat dari kualifikasi sedang ke tinggi. Dengan demikian, Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap keunikan gerak tari kreasi peserta didik kelas IX.4 SMP Negeri 1 Banjarangkan Tahun Pelajaran 2019/2020.
KONSELING SPIRITUAL TEISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA MTs NEGERI 3 BANDUNG JAWA BARAT DEDEH KURNIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v1i1.163

Abstract

Penelitian bertujuan mengidentifikasi efektivitas konseling spiritual teiastik untuk meningkatkan kedisiplinan siswa. Penelitian mengguakan metode kuasi eksperimen dengan disain pre test post test group, hasil penelitian menggunkan kolmogorov smirnov test untuk mengetahui signifikansi konseling spiritual teistik terhadap kedisiplinan siswa. Hasil penelitian menunjukkan konseling spiritual teistik efektiktif meningkatkan kedisiplinan siswa. Berdasarkan hasil penelitian rekomendasi ditujukan pada guru bimbingan dan konseling untuk dapat mengaplikasikan konseling spiritual teistik untuk meningkatkan kedisiplinan siswa
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN METODE MIND MAPPING PADA SISWA KELAS VIII D SMP NEGERI 5 BANGUNTAPAN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA SITI ZUKHANAH
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v1i1.173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peningkatan kualitas hasil belajar dan belajar menulis puisi pada siswa kelas VIII D SMP Negeri 5 Banguntapan Bantul dengan menggunakan metode mind mapping. Penelitian ini menggunakan pendekatan Classroom Action Research dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, catatan lapangan, kuesioner, dan analisis dokumen. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif komparatif dan analisis kritis. Proses penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan empat tahap dalam setiap siklus. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) metode pemetaan pikiran dapat meningkatkan kualitas belajar menulis puisi. Hal ini terlihat dari peningkatan ke aktif, perhatian, konsentrasi, antusiasme, dan keseriusan siswa dalam belajar (2) dengan menggunakan metode mind mapping keterampilan menulis puisi siswa dapat ditingkatkan. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata penulisan puisi siswa. Skor rata-rata siswa yang menulis puisi dalam pra-aksi adalah 15,04, dan tingkat kelengkapan klasik adalah 43%. Pada siklus pertama meningkat menjadi 19,14, dan kelengkapan klasik adalah 67,8%. Pada siklus kedua meningkat menjadi 20,54, dan 85,7% kelengkapan klasik.
PENINGKATAN KETRAMPILAN MEMBACA INDAH GEGURITAN MELALUI TEKNIK “BASMI KORUPSII” SISWA KELAS VII-A DI SMPN 23 SURABAYA NOVITA APRILIANTI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v1i1.174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan proses peningkatan ketrampilan membaca indah geguritan siswa kelas VII-A SMP Negeri 23 Surabaya semester genap tahun pelajaran 2020/2021 melalui teknik BASMI KORUPSII dan mendekripsikan peningkatan ketrampilan membaca indah geguritan siswa kelas VII-A SMP Negeri 23 Surabaya semester genap tahun pelajaran 2020/2021 melalui teknik BASMI KORUPSII. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Penelitian tindakan kelas (PTK) dilaksanakan untuk memperbaiki kondisi pembelajaran dan peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu proses tindakan pada siklus I dan siklus II. Sikus I bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam membaca indah geguritan dengan teknik BASMI KORUPSII, sedangkan siklus II bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam membaca indah geguritan setelah dilakukan perbaikan dalam kegiatan pembelajaran siklus I. Ada empat tahap pokok pada penelitian ini yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik BASMI KORUPSII dipilih peneliti sebagai obat untuk mengatasi kesulitan siswa dalam pembelajaran ketrampilan emmbaca indah geguritan dengan tujuan untuk mempermudah siswa mengetahui trik bagaimana membaca indah geguritan. Pembelajaran dengan menggunakan teknik BASMI KORUPSII ini dapat meningkatkan ketrampilan siswa dalam membaca indah geguritan yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklusnya, yaitu peningkatan dari siklus I yang memperoleh 45% mengalami peningkatan di siklus II menjadi 84%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) DALAM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX.2 SMP NEGERI 1 BANJARANGKAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020 I GEDE MUDIANA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v1i1.175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA siswa tentang perkembangbiakan tumbuhan dan hewan secara seksual dan aseksual. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 2 siklus yang setiap siklus terdiri atas 4 tahapan, yaitu: 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) observasi/evaluasi, dan 4) refleksi. Siklus I dan II masing-masing terdiri dari 3 kali pertemuan. Data aktivitas belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan hasil belajar siswa dengan tes. Berdasarkan hasil analisis secara deskriptif menunjukkan 1) terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa dengan KK = 67,75% berkategori cukup aktif pada siklus I menjadi KK = 85,10% berkategori aktif pada siklus II dan 2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa dengan rata-rata 75.48 dan KK = 74% pada siklus I menjadi rata-rata 80.48 dengan KK = 87% pada siklus II. Dengan demikian, Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization) dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IX.2 SMP Negeri 1 Banjarangkan Tahun Pelajaran 2019/2020.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS DRAMA MENGGUNAKAN MEDIA CERPEN KELAS VIII.E SMPN 2 SAKRA TAHUN PELAJARAN 2020-2021 BADELAH BADELAH
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v1i1.184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis teks drama dengan menggunakan media cerpen siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Sakra tahun pelajaran 2020/2021. Masalah yang terjadi dalam penelitian ini, yaitu masih rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks drama. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya minat siswa dalam mengikuti pembelajaran dan kurangnya kreativitas guru dalam menggunakan media pembelajaran yang mudah dan menyenangkan, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran menulis teks drama. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data, yaitu metode observasi, metode tes dalam bentuk penugasan menulis teks drama, dan metode dokumentasi. Obsrvasi dilakukan guna mengamati aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Rancangan penelitian dilaukan dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan dan setiap siklus dilakukan mulai dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisis data media cerpen dapat meningkatkan kemampuan menulis teks drama siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Sakra Tahun Pelajaran 2020/2021. Hal ini terbukti pada pratindakan memperoleh nilai 2358 dengan rata-rata 73,69 dan peresentase ketuntasan sebesar 59%, siklus I memperoleh nilai 67,33 dengan rata-rata 67,11 dan peresentase ketuntasan mencapai 72%, dan siklus II memperoleh nilai 83,97 dengan rata-rata 83,54 dan persentase ketuntasan 87,5%. Dengan demiakian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media cerpen dapat meningkatkan mutu proses hasil belajar menulis teks drama siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Sakra tahun pelajaran 2020/2021.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA KOMPETENSI MEMBACA DENGAN MODEL THINK PAIR AND SHARE PADA SISWA SMP NEGERI 117 JAKARTA MARGA PURNAMA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v1i1.185

Abstract

Penelitian ini dibuat karena melihat kenyataan di lapangan kurangnya minat peserta didik terhadap pelajaran bahasa Indonesia khususnya membaca. Untuk itu peneliti menggunakan model think pair and share. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VII-7 SMP Negeri 117 Jakarta Timur yang berjumlah 35 orang. Tahapan siklus I dan siklus II masing-masing tiga kali pertemuan. Rata-rata nilai pada siklus I 74.85 namun ada 9 siswa yang nilainya di bawah KKM sehingga ketuntasan belajar masih 73.52%. Sedangkan pada siklus II rata-rata nilai 79.71 terjadi peningkatan nilai 4.86 dan ketuntasan belajar mengalami peningkatan menjadi 80%,ada peningkatan 6.48%. Sementara aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan pada siklus I 72.54% menjadi 79.98% pada siklus II sehingga terjadi peningkatan 7.44%. Hal ini sesuai dengan indikator keberhasilan lebih dari sama dengan 75%. Dari seluruh analisis data.dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran think pair and share dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia.
MEMBERSEMANTIK MAMPU WUJUDKAN SEKOLAH ROB BERPRESTASI DI TINGKAT NASIONAL ISNIHARSIH FERIANY
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v1i1.192

Abstract

Pelaksanaan, Proses dan Hasil Belajar Mengajar (PBM) merupakan suatu proses pengembangan potensi dan daya saing peserta didik. Proses tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan sikap (afektive), pengetahuan (kognitive), dan keterampilan (psicomotoric) yang menjadi bekal bagi dirinya untuk hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Best prestice ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan best practice pada Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) berbantuan Sistem Informasi Manajemen dan Pengembangan Aplikasi Android “Semantik” di SMK Negeri 2 Pekalongan dalam mempersiapkan lulusan yang siap kerja, memiliki daya saing global dan berprestasi di tingkat nasional. Dalam pengumpulan data best practice ini menggunakan studi kasus di mana data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan pengamatan partisipatif (participant observation), tahapan operasional menggunakan prinsip POAC atau Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Data diperoleh dari warga sekolah, seperti: kepala sekolah, wakil kepala sekolah,ketua kompetensi keahlian, guru, tenaga kependidikan, peserta didik dan dunia kerja/ dunia industri pasangan. Hasil best practice menunjukkan bahwa penerapan membersemantik di SMK Negeri 2 Pekalongan mampu menghasilkan peserta didik yang berprestasi ditingkat nasional, siap kerja sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, berwirausaha dan memiliki daya saing global.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PROSES METABOLISME PADA SISWA KELAS XII IPA-1 JONI ALI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v1i1.195

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD, dapat meningkatkan aktivitas belajar dan prestasi KD “menjelaskan proses metabolisme” siswa Kelas XII IPA-1 SMAN 1 Batanghari dengan subjek penelitian sebanyak 24 orang. Latar belakang masalahnya adalah rendahnya hasil ulangan harian, aktivitas dan prestasi belajar mereka. Sebagian besar siswa seperti terlihat bengong dan sering melamun serta tidak fokus (kurang bergairah/memperhatikan), mengerjakan tugas pelajaran lain, bermain-main sendiri, berbicara dengan teman ketika dijelaskan, canggung berbicara/berdialog dengan teman waktu diskusi, dlsb. Berdasarkan data tersebut mengindikasikan adanya permasalahan serius dalam kegiatan pembelajaran yang harus segera dicarikan pemecahannya. Hasil diagnosis dengan rekan diketahuilah bahwa faktor-faktor yang diduga kuat menjadi penyebab timbulnya masalah, kurangnya kerjasama antar siswa dalam belajar kelompok dan penggunaan pendekatan dan metode yang kurang tepat oleh guru. Kelemahan lain: kurangnya kemandiri belajar, rendahnya minat baca, dll. Langkah dan upaya pemecahan masalah tersebut maka dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2 siklus dan 4 langkah kegiatan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/observasi dan refleksi, dengan Pendekatan “Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams-Achievement Divisions)”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar yang positif meningkat dan yang tidak relevan dengan pembelajaran menurun. Prestasi belajar dan ketuntatasan belajar telah melampaui batas kriteria pengujian hipotesis yang ditetapkan dalam penelitian, sebagai syarat keberhasilan penelitian tindakan ini.
PERANAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA HARIYANTO HARIYANTO
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v1i1.205

Abstract

Krisis karakter pada bangsa Indonesia, mengancam nilai karakter bangsa yang bermartabat bagi bangsa Indonesia. Indonesia membutuhkan penanganan untuk menyelesaikan permasalahan karakter bangsa Indonesia yang telah mengalami penurunan terutama di era globalisasi ini. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan salah satu mata pelajaran yang dalam tujuannya yaitu membentuk karakter bangsa. PKn diwajibkan untuk dipelajari dimulai dari tingkat dasar, menengah sampai dengan pergururan tinggi. Hal ini bertujuan untuk membentuk karakter bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila dibentuk berdasarkan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia dengan begitu, karakter yang seharusnya melekat pada setiap bangsa Indonesia yaitu karakter yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-harinya. Itulah mengapa PKn dipelajari dan diterapkan kepada peserta didik sejak sekolah dasar. Walaupun demikian, pendidikan karakter pada peserta didik tidak akan berhasil apabila hanya bergantung pada lembaga pendidikan saja, perlu adanya kontribusi dari lingkungan sekitarnya pula. Maka dari itu, tidak adil apabila ketidak berhasilan dalam membentuk karakter bangsa justru disalahkan hanya pada satu pihak saja.