cover
Contact Name
Haerana
Contact Email
Haeranasupratman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
kolaborasi@unismuh.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL KOLABORASI
ISSN : 2442949X     EISSN : 26203499     DOI : https://doi.org/10.26618/kjap
Core Subject : Social,
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik is an-Opened Access journal and published three times a year every April, August and December. Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik received articles from research findings and new scientific review articles. The aims of this journal is to publish research article in the field of the bureaucracy, the public service management, the public policy, the regional autonomy, the management public, the human resource management in public sector, and its related issues.
Arjuna Subject : -
Articles 176 Documents
STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM MEMINIMALKAN PELAYANAN BERBELIT-BELIT (RED TAPE) BIROKRASI DI KANTOR SISTEM ADMINISTRASI MANUNGGAL SATU ATAP KABUPATEN GOWA Hiki Riska Aulia; Mappamiring Mappamiring; Anwar Kuba
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i1.610

Abstract

The aim of this research is to find out how the government local strategy inreducing the complicated services in SAMSAT office. The research method is aqualitative descriptive. This research was using case studies and the data collection techniques were the observation, interviews and documentation. The result is the SAMSAT Gowa had not been able to provide satisfactory service of the service recipient. These happened because the infrastructure or devices that did not support and professionalism of employees involved in the process of public service. The Public demand for services provided of SAMSAT Gowa is simple. The services are the procedures of services is easily, fluent, fast and no complicated, easily to understand and implemented. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pemerintah daerah dalam mengurangi pelayanan yang bebelit-belit di kantor Samsat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, penelitian ini menggunakan studi kasus dan teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa SAMSAT Gowa belum bisa memberikan pelayanan yang memuaskan para penerima layanan. Hal tersebut terjadi karena sarana dan prasarana atau alat yang kurang mendukung serta keprofesionalan pegawai yang terlibat dalam proses pelayanan publik. Masyarakat menuntut agar pelayanan yang diberikan SAMSAT Gowa untuk sesederhana mungkin, dalam arti bahwa prosedur tata cara pelayanan diselenggarakan secara mudah, lancar, cepat dan tidak berbelit-belit serta mudah dipahami dan dilaksanakan.
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN ENREKANG Juliana Juliana; Lukman Hakim; Nuryanti Mustari
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i1.611

Abstract

The aim and usefulness of this research is to find out the performance of employees in Development Planning Regional Agency, Enrekang Regency and to determine the influence of education on the performance of employees inDevelopment Planning Regional Agency, Enrekang Regency. The research method is quantitative descriptive. While, the data collection techniques are observation, documentation and questionnaire study. The number of population respondents are 30 people and the sample are 30 employees that selected as a whole, sothe sampling is saturated sampling. The result indicate that there was the significant relationship between the level of education on the performance of employees in Development Planning Regional Agency, Enrekang Regencywhich was viewed by the processed SPSS. The observation of the authors noticed that the education level had the benefit to employees in Development Planning Regional Agency, Enrekang Regency because it was performing they had carry out the duty and functions as a public servant so that the performance of these employees focused on their duties and functions as an employee. Adapun tujuan dan kegunaan penelitian ini dilakukan yaitu untuk mengetahui kinerja pegawai di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Enrekang dan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan terhadap kinerja pegawai di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data adalah observasi, studi dokumentasi dan angket. Jumlah responden populasinya 30 orang dan sampel 30 orang pegawai. Yang dipilih secara keseluruhan sehingga memakai sampling jenuh. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara tingkat pendidikan terhadap kinerja pegawai di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Enrekang yang dilihat berdasarkan hasil olahan SPSS. Pada hasil observasi penulis melihat bahwa tingkat pendidikan bermanfaat bagi pegawai di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Enrekang karena sudah menjalankan tugas dan fungsinya sebagai seorang pelayan publik sehingga kinerja pegawai tersebut terfokus pada tugas dan fungsinya sebagai seorang pegawai.
Responsivitas Pemerintah Terhadap Perlindungan Anak (Anjal dan Gepeng ) di Kantor Dinas Sosial Kota Makassar Nur Faisah; Jaelan Usman; Adnan Ma'ruf
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i1.683

Abstract

This research aims to examine how theresponsiveness of government to the protection of children, and the measures had taken by the government on issues of child protection in Makassar. The research was conducted at government institutions in Makassar, the Agency Social Officeof Makassar. The research method is descriptive qualitative, the source of data are from primary and secondary data. The Data were obtained by interview and observation in the field. The result indicates the responsiveness of the government of Makassar is responsive for child protection. However, it is not optimal. This can be seen from the ability to recognize the needs of children, priority of service, and the development of child protection programs is still limited, since the government still relies on other agencies that care for child protection issues.Keywords: responsiveness, child protection Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana responsivitas pemerintah terhadap perlindungan anak, dan langkah-langkah yang ditempuh pemerintah dalam permasalahan perlindungan anak di Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan pada institusi pemerintah di Kota Makassar, yaitu Kantor Dinas Sosial Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, data bersumber dari data primer dan data sekunder. Data di peroleh dengan teknik wawancara dan observasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan responsivitas pemerintah Kota Makassar terhadap perlindungan anak cukup responsif, namun demikian responsivitas tersebut belum optimal. Hal ini bisa dilihat dari kemampuan mengenali kebutuhan anak, prioritas pelayanan, dan pengembangan program perlindungan anak masih terbatas, karena pemerintah masih bertumpu pada lembaga-lembaga lain yang perduli pada permasalahan perlindungan anak. Kata kunci: responsivitas, perlindungan anak 
Penerapan Dimensi Sound Governance dalam Pelayanan Publik di Kantor Samsat Kabupaten Gowa Rahmat Hidayat; Muhlis Madani; Rudi Hardi
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i1.684

Abstract

The aim of  this research is to find out the Application of Sound Governance on the public service in the SAMSAT Office, Gowa. In addition, to determine the public perception of the services in SAMSAT office by linking with a Sound Governance. The study was phenomenological type. The research method is descriptive qualitative that the researcher intends to give a description or explanation about the implementation of Sound Governance on the public service in the SAMSAT office. The result of this research indicated that the implementation of sound governance dimension on the public service at the SAMSAT office, Gowa. It was about the process of decision-making, policy and implementation which is be better. The structural or regulatory rules and actors in the public service had been running optimally. Management and performance on the sound governance dimention in the public service in the SAMSAT Office had been TUPOKSI very well. The public perception on the service in the SAMSAT Office with regard to sound governance, namely: (a) the transparency on the public service in the SAMSAT office Gowa was still minimal, so only the partially which they publish to the public; (b) Conditional on the public service in the SAMSAT office Gowa still need to be in good order. So that the conflict between employes with the community can be minimized; (C) Equal rights on the public service in the SAMSAT office, Gowa.. There are still differences in terms of services.  Keywords: dimensional sound governance, public services Tujuan Penelitian yaitu untuk mengetahui Penerapan Sound Governance dalam pelayanan publik di Kantor SAMSAT Kabupaten Gowa, selain itu untuk mengetahui Persepsi Publik terhadap pelayanan di Kantor SAMSAT dengan mengkaitkan dengan Sound Governance. Tipe Penelitian bersifat fenomenologis. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskritif kualitatif yaitu penulis bermaksud untuk memberikan gambaran atau penjelasan mengenai Penerapan Sound Governance dalam pelayanan publik di Kantor SAMSAT Kabupaten Gowa. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan dimensi sound governance dalam pelayanan publik di kantor SAMSAT Kabupaten Gowa adalah mengenai proses dalam pengambilan keputusan, kebijakan dan pelaksanaanya sudah cukup baik. Struktural yang  di sini Aturan atau regulasi dan aktor dalam pelayanan publik sudah berjalan dengan optimal. Manajemen dan kinerja dalam dimensi sound governance pelayanan publik di Kantor SAMSAT sudah menjalankan TUPOKSI dengan baik. Persepsi publik terhadap pelayanan di Kantor SAMSAT dengan kaitannya dengan sound governance yaitu: (a) Transparansi dalam pelayanan publik di kantor SAMSAT Kabupaten Gowa, masih minim sehingga hanya sebagian saja yang mereka publikasikan ke masyarakat; (b) Kondisional dalam pelayanan publik di Kantor SAMSAT Kabupaten Gowa masih perlu di tata dengan baik sehingga pertentangan antara pengawai dengan masyarakat dapat diminimalisir; (c) Kesamaan Hak dalam pelayanan publik di Kantor SAMSAT Kabupaten Gowa disini masih ada perbedaan dalam hal pemberian pelayanan. Kata kunci: dimensi sound governance, pelayanan publik
Peran Polisi Kehutanan dalam Menjaga Kawasan Hutan Lindung Balang Lajange di DesaTalle Kecamatan Sinjai Selatan Kabupaten Sinjai Suhaeni Suhaeni; Ruskin Azikin; Andi Rosdianti Razak
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i1.685

Abstract

The research describes and explains the role of the forestry police in maintaining protected forest areas for the realization of sustainability. The  research method is qualitative descriptive. The basic research is social phenomena. The result of this research  indicate that the role of the forestry police in maintaining protected forest area, protected forest destruction Balang Lajangnge especially tree felling and forest fires or logging without a permit have been followed up by the forestry police and the expected is a reasonable sanctions have given to perpetrators, as well as the public's cooperation is needed to substract the forest fires, illegal logging without permission, because most people have not thought seriously about the felling of trees without permission notice, due to the uneven dissemination.Keywords: role, forestry police, forest preserve Penelitian ini menggambarkan dan menjelaskan peran polhut dalam menjaga kawasan hutan lindung demi terwujudnya kelestarian hutan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Dasar penelitian fenomena sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran polisi kehutanan dalam menjaga kawasan hutan lindung kerusakan hutan lindung Balang Lajangnge khususnya penebangan pohon dan kebakaran hutan atau pencurian kayu tanpa izin telah ditindaklanjuti oleh pihak polisi kehutanan dan diharapkan  diberikan sanksi kepada pelaku yang sewajarnya, serta dibutuhkan kerjasama masyarakat untuk memanimalisir kebakaran hutan, pencurian kayu tanpa izin, karena sebagian masyarakat belum menganggap serius tentang pemberitahuan penebangan pohon tanpa izin, dikarenakan sosialisasi yang belum merata. Kata kunci: peran, polisi kehutanan, hutan lindung
Pelaksanaan Fungsi Badan Penanggulangan Narkotika di Kabupaten Sidrap Suharman Suharman; Parakkasi Tjaija; Muhammad Idris
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i1.686

Abstract

The aim of this research was to find out  the function of Narcotic Tackling Agency in Sidrap. The research method is descriptive-quantitative. The research type are survey with sampling using random sampling techniques as many as 30 people including 20 people and 10 policemen and the employees of BPNK office. The data was collected through observation, interviews, questionnaires and quantitative analysis. Based on the research result obtained on the implementation of Narcotic Tackling Agency in Sidrap has been performing its duties and functions in the prevention of the abuse of illicit traffic of narcotics that includes overcoming the problem of narcotics, preparation of technical policy, prevention and eradication of the use of illicit trafficking, law enforcement, treatment and rehabilitation, education and time on narcotics, prevention strategies and outreach, law enforcement strategies and strategies Therapy and Rehabilitation. The factors that affect were the implementation Narcotic Tackling Agencyin Sidrap include the cost of implementation, lack of awareness factor coordination and cooperation, education factors and special training (Training), and social factors on the prosecution. Keywords: the tackling of  narcotic Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi Badan Penanggulangan Narkotika di Kabupaten Sidrap. Jenis penelitian ini adalah deskriptif-kuantitatif. Tipe penelitian ini adala penelitian survey dengan penarikan sampel menggunakan tehnik random sampling sebanyak 30 orang diantaranya 20 orang masyarakat dan 10 orang polisi dan pegawai Kantor BPNK. Data di kumpulkan dengan observasi, wawancara, kuesioner, dan di analisis secara kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh mengenai Pelaksanaan tugas badan penanggulangan narkotika di Kabupaten Sidrap telah menjalankan tugas dan fungsinya dalam pencegahan penyalahgunaan peredaran gelap Narkotika yang meliputi penanggulangan masalah narkotika, penyusunan kebijakan teknis, pencegahan dan pemberantasan penggunaan peredaran gelap narkotika, penegakan hokum, terapi dan rehabilitasi, pendidikan dan waktu mengenai narkotika, strategi pencegahan dan penyuluhan, strategi Penegakan hukum, dan strategi Terapi dan Rehabilitasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan tugas badan penanggulangan narkotika di Kabupaten Sidrap meliputi faktor biaya pelaksanaan, faktor kurangnya kesadaran berkoordinasi dan bekerjasama, faktor pendidikan dan latihan khusus (Diklat), dan faktor penindakan dalam sosial. Kata kunci: penanggulangan, narkotika
INDEKS KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) KABUPATEN POLEWALI MANDAR Wahdania Wahdania; Djuliati Saleh; Fatmawati Fatmawati
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i1.688

Abstract

The research aims to gain an overview of Community Satisfaction Index (HPI) to service the Regional General Hospital (Hospital) at Polewali Mandar. The research method is descriptive quantitative. The data collection had been using a questionnaire by selecting respondents with accidental sampling technique. The Data collected from a questionnaire distributed to respondents and then analyzed using community satisfaction index (HPI), which is information about the level of community satisfaction obtained from the quantitative data measurement. The result showed that the Community Satisfaction Index for each service element Regional General Hospital (Hospital) at Polewali Mandar was 68.93. If the value is included in the table IKM conversion interval value, then the result of the assessment is "B" (Good). So that the level of public satisfaction in service at the Regional General Hospital (Hospital) Polewali Mandar assessed through HPI was Good. Keywords: public satisfaction index Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Polewali Mandar. Tipe penelitian ini adalah deksriptif kuantitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan cara memilih responden dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan dari hasil angket yang dibagikan kepada responden dan selanjutnya dianalisis menggunakan Indeks kepuasan Masyarakat (IKM) yang merupakan informasi tentang tingkat kepuasan masyarakat yang diperoleh dari hasil pengukuran data secara kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap setiap unsur pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Polewali Mandar  hasilnya adalah  68,93. Apabila nilai tersebut dimasukkan dalam tabel nilai interval konversi IKM, maka hasil penilaiannya adalah “B” (Baik). Sehingga tingkat kepuasan masyarakat dalam  pelayanan yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Polewali Mandar yang dinilai lewat IKM adalah Baik. Kata kunci: indeks kepuasan masyarakat
Koordinasi Pemerintah Dengan Pihak Kepolisian Dalam Menanggulangi Balapan Liar di Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai Zubair Zubair; Muhajirah Hasanuddin; Burhanuddin Burhanuddin
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i1.689

Abstract

The research was conducted to find out the coordination of the government to cope with a wild racein District Tellulimpoe, Sinjai and to determine the factors that influence the local government coordination on the response to wild racein District Tellulimpoe, Sinjai. The research method that is the time the study was conducted over two months in the village of the District Massaile Tellulimpoe Sinjai, this research used a qualitative phenomenological research type, with 10 informan and using interviews, observation and documentation as a data source. The result showed the result was not maximal on the coordination process of the government apparatus in response to a wild race with some direct interviewing informants from the aspects of the deal, obedience and loyalty, cooperation, exchange of information, the mutual respect.Keyword: coordination Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui koordinasi pemerintah untuk menanggulangi balapan liar di Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi koordinasi pemerintah daerah dalam penanggulangan balapan liar di Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai. Metode penelitian yaitu waktu penelitian dilaksanakan selama 2 bulan lamanya di Desa Massaile Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai, penelitian ini menggunakan tipe penelitian fenomenologi kualitatif, dengan memiliki 10 infirman dan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai sumber data. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil yang tidak maksimal dalam proses koordinasi aparatur pemerintah dalam penanggulangan balapan liar dengan mewawancarai langsung beberapa informan yang dilihat dari aspek kesepakatan, ketaatan dan loyalitas, kerjasama, tukar informasi, saling menghormati.Kata kunci: koordinasi
PENERAPAN HUMAN RELATIONS DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR KELURAHAN EKA TIRO KECAMATAN BONTOTIRO KABUPATEN BULUKUMBA Al Ihsan Al Ihsan; Ruskin Azikin; Samsir Rahim
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 2 (2015): Agustus 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i2.690

Abstract

The research aims to know the implementation of human relationship in public service at Eka Tiro Subdistric Office in Bontotiro District Bulukumba Regency. The method is a qualitative recearch by using 12 informants. The research result showed the implementation of human relationship in public service didn’t accomplish with maximun, it showed from communication side which too little doing by goverment at Eka Tiro Subdistric Office to the human being. The next showed from the participant aspect, the human being was not implicated in some programs. From the goverments direction, the goverments aparatus had differenciation in implementing public service.Keywords : human relationship, public serviceTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Penerapan Human Relations Dalam Pelayanan Publik Di Kantor Kelurahan Eka Tiro Kecamatan Bontotiro Kabupaten Bulukumba. Adapun metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan informan 12 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan human relations yang dilakukan pemerintah kelurahan dalam pelayanan publik belum terlaksana secara maksimal, dapat ditinjau dari segi komunikasi yang kurang dilakukan oleh pemerintah kelurahan kepada masyarakat. Selanjutnya ditinjau dari aspek partisipasi yang tidak melibatkan masyarakat untuk ikut terlibat langsung dalam suatu kegiatan. Aspek pengarahan pemerintah kelurahan masih membeda-bedakan dalam melayani masyarakat.Kata kunci : human relations, pelayanan publik
PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP TINGKAT KESADARAN MASYARAKAT DALAM KEPEMILIKAN KARTU TANDA PENDUDUK Anas Wahab; Lukman Hakim; Ansyari Mone
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 2 (2015): Agustus 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i2.693

Abstract

The purpose of this research is describe and explain the influence of  village government  leadership toward the level of public  awareness in possession of an identity card. This kind of research is descriptive quantitatif. Type of research is survey research. The sample are 90 people. Technic of determining sample used the slovin formula and elected the proportionate stratified random sampling from population of  922 people from. Data collection techniques used  the distribution of questionnaires and study literature. The result showed a positive effect between village government  leadership toward the level of public awareness. The influence of leadership on the level of awareness public in possession of identity card is as many as for 38.31 % and 61.69 % influenced by other factors.  Keywords: leadership, awerness of government, identity card                                                                            Tujuan dari penelitian ini untuk mengambarkan dan menjelaskan pengaruh kepemimpinan pemerintahan desa terhadap tingkat kesadaran masyarakat dalam kepemilikan Kartu Tanda Penduduk. Jenis penelitian ini adalah deskriptif  kuantitatif. Tipe penelitian yaitu penelitian survey. Sampelnya sebanyak 46 orang masyarakat desa. Teknik penentuan sampel menggunakan rumus slovin yang dipilih secara proportionate  stratified random sampling dari populasi 922 orang berdasarkan jenjang pendidikan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pembagian kuesioner dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh positif antara kepemimpinan pemerintahan desa terhadap tingkat kesadaran masyarakat. Pengaruh kepemimpinan terhadap tingkat  kesadaran masyarakat dalam kepemilikan kartu tanda penduduk sebesar 38,31% dan 68,69% di pengaruhi oleh faktor lain. Kata kunci: kepemimpinan, kesadaran masyarakat, KTP

Page 1 of 18 | Total Record : 176