Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

STANDARDISASI VS ADAPTASI BAURAN PEMASARAN GLOBAL PERUSAHAAN MULTINASIONAL ASEP HERMAWAN
Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol 1 No 1 (1999): Jurnal Bisnis dan Akuntansi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.773 KB) | DOI: 10.34208/jba.v1i1.358

Abstract

The paper marketing theories underlying standardization or adaptation and also discusses empirical articles about the controversy on these issues and directions for futher research are also proposed.
INCREASING THE MARKETING POTENTIAL OF TOUCH AND THE TEMPE OF SWAKERTA PRIMKOPTI COOPERATIVES IN WEST JAKARTA IN THE NEW NORMAL ERA Soeharjoto .; Husna Leila Yusran; Debbie Aryani Tribudhi; Asep Hermawan; Yolanda Masnita
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.004 KB) | DOI: 10.32832/abdidos.v5i2.866

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak pada penurunan pendapatan masyarakat dan mempercepat revolusi industri 4.0, akibat adanya perubahan besar pada pola konsumsi masyarakat. Pasca pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar memasuki era new normal, sehingga yang membawa angin segar bagi usaha kecil dan menengah dalam meningkatkan omzet penjualan. Untuk itu, pengabdian kepada masyarakat bertujuan membantu meningkatkan omzet penjualan dengan memanfaatkan potensi pasar. Pelaksanaanya menggunakan metode pelatihan dan penyuluhan dengan materi berupa potensi pasar dan pemasaran, serta strategi pemasaran. Hasil dari pelaksanannya dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan peserta mengenai potensi pasar dan pemasaran menjadi sebesar 90 persen, sedangkan strategi pemasaran menjadi 76 persen. Hal ini, membuat mitra termotivasi dan berani melakukan inovasi pemasaran. Peserta merupakan pelaku utama dikelompoknya dan sebagai anggota Koperasi, sehingga dapat memberikan multiplier effect yang besar, dan menjadi kelebihan dari aktivitas ini. Pada pelaksanaan selanjutnya, perlu diberikan durasi waktu yang lebih lama dengan materi proses produksi tahu dan tempe untuk menunjang efisiensi dan efektivitas agar dapat meningkatkan keuntungannya.
KEPEMILIKAN KELAMBU DAN FAKTOR SOSIODEMOGRAFI YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN KELAMBU ANTI NYAMUK DI WILAYAH ENDEMIS MALARIA PASCA PENDISTRIBUSIAN TAHUN 2017-2018 Rina Marina; Jusniar Ariati; Shinta Shinta; Ginoga Veridona; Doni Lasut; Asep Hermawan; Hendrik Siahaan; Roy Nusa RES; Harianto Harianto; Miko Hananto; Dasuki Dasuki; Andre Yunianto; Dian Perwitasari; Pandji W Dhewantara
JURNAL EKOLOGI KESEHATAN Vol 20 No 2 (2021): JURNAL EKOLOGI KESEHATAN VOLUME 20 NOMOR 2 TAHUN 2021
Publisher : Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/jek.v20i2.4963

Abstract

ABSTRACT The distribution of LLINs (Long Lasting Insecticidal Nets) is one of the strategies implemented by health programs to control malaria in Indonesia. This study aims to determine the sociodemographic factors associated with the use of LLINs. The research is an observational with a cross-sectional study design. Interviews using a structured questionnaire were carried out on household members from 4602 sample houses in selected villages with systematic random sampling that had been distributed malaria nets in 2017 - 2018 in 12 malaria endemic districts. The data collected were ownership of bed nets, sociodemographic data including gender, marital status, education, age, occupation, household status, and behavior of using bed nets. Data analysis used multivariate logistic regression. The results showed that 83.9% of respondents had mosquito nets and as much as 82.4% of them were obtained from the LLINs program, and the use of LLINs netting was obtained by 60.5%. Sociodemographic factors associated with the use of bed nets were gender (OR=1,12, 95%CI=1,08 – 1,20), marital status (OR=1,31, 95%CI=1,22-1,44), , educational status (OR=1,26, 95% 1,08-1,45), age (OR=1,58, 95% CI=1,40 – 1,77), occupation (OR=1,23, 95%CI=1,11 – 1,21) and status in the household (OR=1,09, 95%=1,00 – 1,19). The use of LLINs in the community is still low, so there is a need for more intensive socialization and education, so that the use of mosquito nets in the community increases. Keywords: Endemic, bed nets, LLINs, malaria, sociodemographic ABSTRAK Distribusi kelambu anti nyamuk merupakan salah satu strategi yang dilakukan program kesehatan untuk mengendalikan kasus malaria di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor sosiodemografi yang berhubungan dengan penggunaan kelambu anti nyamuk. Studi ini merupakan observasional dengan desain studi cross-sectional. Wawancara menggunakan kuisioner terstruktur dilakukan pada anggota rumah tangga, dari 4602 sampel rumah di desa terpilih secara systematic random sampling yang telah didistribusikan kelambu malaria tahun 2017 – 2018 pada 12 kab/kota endemis malaria. Data yang dikumpulkan adalah kepemilikan kelambu, karakteristik sosiodemografi meliputi jenis kelamin, status pernikahan, pendidikan, umur, pekerjaan, status di rumah tangga serta perilaku penggunaan kelambu. Analisis data digunakan regresi logistik multi variat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 83,9% responden memiliki kelambu dan sebanyak 82,4% kelambu tersebut diperoleh dari program (LLINs), dan penggunaan kelambu LLINs diperoleh sebesar 60,5%. Faktor sosiodemografi yang berhubungan dengan penggunaan kelambu adalah jenis kelamin (OR=1,12, 95%CI=1,08 – 1,20), status perkawinan (OR=1,31, 95%CI=1,22-1,44), pendidikan (OR=1,26, 95% 1,08-1,45), usia (OR=1,58, 95% CI=1,40 – 1,77), status pekerjaan (OR=1,23, 95%CI=1,11 – 1,21), serta kedudukan responden (OR=1,09, 95%=1,00 – 1,19). Penggunaan kelambu LLINs di masyarakat masih rendah, sehingga perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi yang lebih intensif lagi, agar penggunaan kelambu di masyarakat meningkat. Kata kunci: Endemis, kelambu anti nyamuk, malaria, sosiodemografi
KONSEP BELAJAR DAN PEMBELAJARAN MENURUT AL-GHAZALI Asep Hermawan
QATHRUNÂ Vol 1 No 01 (2014): Januari-Juni 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar dalam pandangan Islam memiliki arti yang sangat penting, sehingga hampir setiap manusia tak pernah lepas dari aktivitas belajar.Kegiatan belajar dan pembelajaran adalah tema sentral bagi pelaksanaan pendidikan, karena kegiatan ini merupakan aktivitas riil yang di dalamnya terjadi interaksi antara pendidik dan peserta didik. Banyak ahli pendidik Islam yang telah memberikan perhatian serius dalam mengkaji aktivitas belajarpembelajaran antara lain imam al-Ghazali yang merupakan salah satu pemikir cendekiawan muslim dalam pendidikan yang kompeten dalam mengembangkan pemikiran pendidikan Islam pada zamannya. Ironisnya pada saat ini banyak dari kalangan para pemerhati pendidikan khususnya Pendidikan Agama Islam, mengambil konsep-konsep pendidikan hanya mengekor pada konsep pendidikan barat secara tidak kritis.Tidak hanya sampai di situ, selain mengekor pada pandangan barat juga memandang dengan sebelah mata bahkan meninggalkan kajian-kajian terhadap para pemikir pendidik Islam seperti imam al-Ghazali.Al-Ghazâlî merupakan tokoh pemikir Islam yang banyak memberikan karya monumental dalam berbagai kajian keislaman. Beliau dikenal luas sebagai seorang tokoh sufi, oleh karenanya tidak heran jika pemikirannya banyak diilhami oleh nilai-nilai tasawwuf, termasuk hasil pemikirannya dalam bidang pendidikan. Dalam hal belajar dan pembelajaran misalnya, al-Ghazâlî terinspirasi dengan pola kehidupan sufi, yaitu bagaimana seorang anak didik dan pendidik melaksanakan aktivitas belajar mengajarnya berdasarkan perspektif ajaran Islam. Sebagai titik tolak dari kedua aktivitas itu al-Ghazâlî menyatakan bahwa kegiatan belajar pembelajaran itu harus diniatkan sebagai aktivitas ibadah kepada Allah dan mencari keridhaan-Nya.Imam al-Ghazali berpandangan bahwa belajar itu adalah suatu proses jiwa untuk memahami makna sesuatu sebagai upaya pembentukan akhlakul karimah guna mendekatkan diri kepada Allah (taqarrub) demi mencapai keselamatan di dunia dan di akherat.Konsep pembelajaran Imam al-Ghazali lebih menekankan pada persyaratan moral/ akhlak, akan tetapi pada pengajar saja sebagai al-Mu’allim (pengajar). Artinya; seorang pengajar itu harus memiliki peran/ akhlak yang baik dalam mengajar.
Using Online Applications on Interest to Buy Fast Fashion on Gen-Z in Indonesia Grade Banirohim; Asep Hermawan
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 3 (2022): Budapest International Research and Critics Institute August
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i3.6701

Abstract

This study aims to analyze the use of online product purchase applications on buying interest fast fashion on G en - Z in Indonesia. The data used in this study is primary data taken from the results of filling out research respondents' questionnaires distributed by researchers online through an online survey media platform. The research sample was selected using the purposive sampling method to obtain a sample of 260 respondents. The data processing technique used in this research is using SEM which is assisted by using lisrel as software from the structural equation model. The results showed that trust can be influenced by perceived value and perceived enjoyment, while attitude is influenced by perceived usefulness and perceived value. Furthermore, trust can affect eWOM and purchase intention, but attitude is not influenced by trust. The results also show that attitude can affect eWOM but does not affect purchase intention, as well as eWOM which does not affect purchase intention. This research is expected to be input so that managers in companies engaged in the fast fashion business must increase the perceived usefulness, perceived value, and perceived enjoyment that consumers can get when making fast fashion purchases, especially online purchases, fast fashion company managers are expected to provide information or reviews on each product sold clearly, in increasing consumer confidence, the manager of a fast fashion company must carry out several strategies so that consumer confidence continues to increase. Future research is expected to be able to examine the factors that influence purchase intention in fashion consumers, which can be investigated with other variables not examined by previous studies so that the results of this study are more developed than previous research. In addition, further research can also conduct research not only on fast fashion so that the number of samples is larger and represents the current fashion business. 
PENENTUAN RUTE DAN PENJADWALAN DISTRIBUSI GAS LPG 3 KG PADA PT. MITA SANI JAYA Roban; Ade Suhara; Asep Hermawan; M. Ali Akbar
Jurnal Teknologika Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v13i1.264

Abstract

Mita Sani Jaya merupakan salah satu agen yang bergerak dibidang distribusi gas LPG 3 kg kepada pangkalan. Proses pengiriman gas LPG 3 kg dilakukan dari hari Senin hingga Sabtu ke 55 pangkalan, berdasarkan studi pendahuluan terhadap proses pengiriman gas LPG 3 kg ditemukan permasalahan yaitu waktu tempuh pengiriman cukup panjang serta sarana pengangkut dan kapasitas yang terbatas. Selama ini agen belum merancang rute dan jadwal pengiriman gas LPG 3 kg dari pangkalan satu ke pangkalan lainnya dengan pemlihan rute dan penjadwalan yang konsisten dan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute dan penjadwalan pengiriman gas LPG 3 kg di PT. Mita Sani Jaya sehingga waktu tempuh yang optimal, algoritma Clarke and Wright Savings digunakan untuk meminimumkan waktu tempuh dengan mempetimbangkan kapasitas kendaraan. Berdasarkan hasil perhitungan penjadwalan dengan menggunakan software LINDO 6.1, Maka diperoleh penghematan waktu tempuh pengiriman tabung gas LPG 3 kg PT.Mita Sani Jaya pada hari pertama sebesar 64 menit, hari kedua 111 menit, hari ketiga 92 menit hari ke empat 80 menit, hari ke lima 57 menit dan hari ke enam sebesar 54 menit. Hal ini menunjukan bahwa algoritma Clarke and Wright Savings dengan bantuan software LINDO 6.1 dapat mengurangi waktu tempuh pengiriman. Kata kunci : pendistribusian gas LPG 3 kg, waktu tempuh, penentuan rute dan penjadwalan.