Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Manajemen budaya organisasi Tasya Aspiranti
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 7, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v7i1.6078

Abstract

Organizational  culture  as  the  set  of  shared  values  and  norms  that  control  orga nizational   members'   interactions   with   each   other   and   with   people   outside organization. An organization's culture can be used to increase orga nizational effectiveness. This is because organizational culture controls the way members make decisions, the way interpret and manage the organizatio n's environment. In adaptif organi  zation,  organizational  culture  change  absolutely  must  be  taken  to  raise effective culture that can support organizational goals. This paper explains the importance of people in organization as organizational culture shaper, any kind theory of organizational culture, organizational culture  management and how to manage culture in organization. Some real organizational culture cases are presented in this paper and organizational culture management paradigm as conclusion is presented in the end of paper.Key words : organizational culture management
Peranan lembaga keuangan mikro dalam pembiayaan usaha mikro kecil dan menengah Tasya Aspiranti
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 5, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v5i2.6077

Abstract

Perkembagan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) terjadi di Indonesia seiring dengan perkembagan UKM serta masih banyaknya hambatan UKM dalam mengakses sumber-sumber pembiayaan dari lembaga keuangan formal. Hambatan ini timbul karena Lembaga-lembaga keuangan formal pada umumnya memperlakukan UKM sama dengan Usaha Menengah Besar dalam setiap pengajuan pembiayaan yang antara lain sebagian besar pelaku UKM tidak mampu memenuhi persyaratan tersebut di samping kebutuhan mereka masih dalam skala kecil, yang dipandang oleh sebagian pelaku lembaga-lembaga keuangan formal memberatkan biaya operasional. Selain itu berkembangnya LKM juga tidak terlepas dari karakteristik LKM yang memberikan kemudahan kepada pelaku UKM dalam mengakses sumber-sumber pembiayaan. Meskipun biaya atas dana pinjaman dari LKM lebih tinggi sedikit dari tingkat bunga perbakan, LKM memberikan kelebihan perbankan bahkan dalam beberapa jenis LKM pinjaman didasarkan pada kepercayaan karena biasanya peminjam beserta aktivitasnya sudah dikenal oleh LKM, kemudahan yang lain adalah pencairan dan pengembalian pinjaman yang fleksibel yang uga sering disesuaikan dengan cash flow pinjaman.
POTENSI DAN KENDALA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH Aspiranti, Tasya
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Volume V No.1 Tahun 2008
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v0i1.2378

Abstract

Jumlah populasi UMKM
Potensi dan kendala usaha mikro kecil dan menengah Tasya Aspiranti
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 5, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v0i1.6076

Abstract

Jumlah populasi UMKM pada tahun 2007 mencapai 99,9% dari jumlah unit usaha di Indonesia. Sementara itu, jumlah tenaga kerjanya mencapai 97,3% dari sleuruh tenaga kerja Indonesia. Di sisi lain, produktivitas per tenaga kerja UMKM masih sangat rendah yang terlihat dari kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto dibandingkan dengan jumlah tenaga kerja yang diserap. Indikator ini jelas menunjukkan adanya persoalan besar pada tenaga UMKM. Rendahnya kontribusi terhadap PDB menunjukkan bahwa output yang dihasilkan masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan tenaga kerja yang diserap. Artinya, sumberdaya manusia UMKM masih belum produktif, demgan kata lain sumberdaya manusia UMKM masih memerlukan berbagai program pengembangan sehingga menjadi lebih berkualitas. Sumberdaya manusia UMKM yang kurang berkualitas, berimplikasi pada sejumlah persoalan manajemen. Persoalan manajemen yang terutama dihadapi adalah formalitas kelembagaan, kurangnya penguasaan teknologi produksi maupun teknologi informasi, sehingga menghambat fungsi pemasaran yaitu akses ke konsumen akhir yang lebih luas maupun berbagai lembaga formal, termasuk ke lembaga keuangan formal. Persoalan manajemen kelembagaan, teknologi, pemasaran dan akses terhadap lembaga keuangan formal merupakan persoalan klasik UMKM yang saling terkait, yang memerlukan penanganan serius, tetapi terintegrasi.Kata kunci: potensi, kendala, usaha mikro, kecil, menengah.
Lembaga Keuangan Mikro dan Kemiskinan Tasya Aspiranti
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 6, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v6i2.6079

Abstract

LKM berdampak signifikan untuk mempromosikan masyarakat miskin dan membantu mereka keluar dari kemiskinan. Meskipun demikian, di berbagai Negara dengan berbagai variasinya, bentuk LKM perlu diinovasi sesuai dengan kondisi dan kebutuhan. Pola LKM di setiap Negara berbeda, disebabkan pola di suatu daerah belum tentu sesuai untuk daerah lainnya. LKM mempunyai kekuatan besar yaitu dapat beradaptasi dan menemukan cara untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapinya. Hal ini juga memperlihatkan bahwa masyarakat miskin bukan untuk disumbang tetapi mereka merupakan nasabah potensial yang membutuhkan jasa pelayanan. Hal ini pun menjawab pertanyaan mengapa LKM lebih berhasil dibandingkan dengan bentuk-bentuk sumbangan. LKM merupakan solusi penghapusan kemiskinan dari bawah. LKM tidak didesain oleh para perencana di tingkat pemerintah, tetapi dilakukan oleh para professional untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat.Kata kunci: lembaga keuangan mikro, kemiskinan.
MSME’s Acceleration Strategy Based on Sharia Bank Financial Performance in Indonesia Tasya Aspiranti; Ima Amaliah
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 35, No. 1, Year 2019 [Accredited Sinta 2] No 10/E/KPT/2019]
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v35i2.4517

Abstract

Sharia (Islamic law-compliant) bank financing has a crucial role to accelerate MSMEs (UMKM), but the market share is still below 5%. The purpose of this study is to identify and analyze the effect of financial performance on Sharia bank financing for the MSMEs’ sector and Msme's acceleration strategy in Indonesia for the period of 2005-2017. The research method uses descriptive & verification analysis and SWOT analysis. This study also uses OLS method and SWOT matrix by secondary data published by the OJK. The results of the study show MSMEs’ financing in Sharia banks is significantly influenced by Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Finance (NPF), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), and Operating Expense Ratio (OER) to Operating Income. Accelerating Sharia bank financing for MSMEs through risk minimization (return maximization) and cost efficiency is purposed to solve low efficiency (OER), high non-performing financing (NPF), adequacy capital fluctuation (CAR), and low return of assets and equity (ROA, ROE).
Pengaruh Psychological Distress Dan Beban Kerja Terhadap Work-Life Balance Perawat Di Pandemi-Covid-19 Zahra Nabila Latama; Muhardi Muhardi; Tasya Aspiranti
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 19, No 01 (2022): Jurnal Manajemen dan Bisnis (Performa), 19 (01) Tahun 2022
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v19i01.9717

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit menular yang dikarenakan Novel Coronavirus (2019-nCoV), yang menjadi pandemi di seluruh dunia. Pandemi Covid-19 telah mengubah kondisi bekerja di IGD RSUD Sumedang merupakan RS rujukan Covid-19 satu-satunya di kabupaten Sumedang. Perawat menjadi pekerjaan yang kerap terpapar penyakit serta infeksi. Distres psikologi dan beban kerja dapat mempengaruhi work-life balance. Tujuan riset adalah guna mengetahui pengaruh distres psikologi dan beban kerja terhadap work-life balance perawat IGD RSUD Sumedang di masa pandemi Covid-19. Metode riset yang dipakai yakni uji regresi linear berganda. Populasi riset ialah seluruh perawat IGD RSUD Sumedang yang menyetujui untuk ikut dalam penelitian. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh negatif Psychological Distress terhadap Work-life Balance dan terdapat pengaruh negatif Beban Kerja terhadap Work-life Balance. Selanjutnya didapatkan bahwa psychological distress dan beban kerja secara serentak dan signifikan mempengaruhi work-life balance perawat IGD RSUD Sumedang di masa pandemi Covid-19.
Determinants of Social Poverty in Mountainous Areas of Talegong, Garut Regency Tasya Aspiranti; Ima Amaliah
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 34, No. 1, Year 2018 [Accredited Ranking Sinta 2]
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v34i1.2872

Abstract

Poverty is a multidimensional problem since it is not only an economic problem but also a social, political and even cultural problem. The purpose of this research is to identify the determinant factor of social poverty in the mountain region of Talegong Subdistrict. The research type is quantitative descriptive with field survey method. The analysis technique using descriptive statistics and the sample is determined by purposive random sampling. The concept of social poverty uses BPS and Chambers indicators. Respondents interviewed were village heads, LPMDes, community leaders and communities in seven villages in Talegong sub-district. Based on the results of observations and interviews with respondents, there are four determinants of social poverty in Talegong sub-district: the factor of poverty itself, abandonment, alienation & remoteness and vulnerable to natural disasters. While three other factors such as physical, mental and social neglect factors; social impairment factor  and behavioral deviation from religious and community norms, and factors of victims and physical, mental and social violence were not found in Talegong sub-district.
Religiosity Performance of BMT Leaders and Its Implications to Sukuk Preference Ima Amaliah; Tasya Aspiranti; Westi Riani
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 36, No. 2, Year 2020 [Accredited Sinta 2] No 10/E/KPT/2019]
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v36i2.6145

Abstract

BMT has a strategic role in the marketing of State Sukuk since this institution is a party that has capital constraints for the development of its business activities.This study aimed to analyze the performance of BMT leaders' religiosity value and their implications for the preferences of State Sukuk. This study uses a quantitative descriptive approach with field survey methods. 22 BMT leaders become the research sample with the institutions scattered in regencies and cities in West Java. The measurement of the performance variable of religiosity and preference uses a Likert scale 5. The results show that the religiosity performance of BMT leaders in West Java is categorized as good. However, a good understanding of religious values does not instantly boost BMT leaders' preference for State Sukuk. Inadequate information on the operationalization mechanism of State Sukuk is one of the reasons for the low preference of BMT leaders for state Sukuk
THE ROLE OF GOVERNMENT POLICY IN BOOSTING THE ISLAMIC MICROFINANCE INSTITUTIONS PERFORMANCE IN INDONESIA Tasya Aspiranti; A. Harits Nu’man; Yudha Dwi Nugraha; Ima Amaliah; Ade Yunita Mafruhat
AMWALUNA (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah) Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Univeristas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/amwaluna.v5i1.6935

Abstract

In building a successful Islamic Microfinance Institutions  (IMFIs) performance, many factors must be considered based on a multi-element point of view. This study aims to build key factors affecting IMFIs  performance using multi-perspective and multi-criteria methods. This study uses an analytic network process (ANP) to calculate the degree of influence given by the IMFIs performance criteria and factors. Primary and secondary data collection techniques are used to collect required data for this research. The primary data are collected through questionnaires and interviews. A purposive sampling technique to collect primary data is used to the 26 local BPRS, 11 BMT including on the islands of Java, Sumatra and Sulawesi as a three biggest island of Indonesia. The results of the study find, internal and external management aspects are  two main problems affecting IMFIs and five main solutions to increase their financing are  regulatory, management, institutions, competencies, and partnerships.