Ismail Djakaria
Mathematics Department, Gorontalo State University, Gorontalo

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengaruh Pendekatan Kontekstual Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Ditinjau dari Gaya Kognitif Peserta Didik Yunus, Nosva Adam; Hulukati, Evi; Djakaria, Ismail
Jambura Journal of Mathematics Vol 2, No 1: Januari 2020
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjom.v2i1.2591

Abstract

Artikel ini membahas tentang pengaruh pendekatan kontekstual terhadap kemampuan penalaran ditinjau dari gaya kognitif peserta didik. Jenis penelitian Quasi Experiment dengan desain Faktorial  menggunakan uji analisis dua jalur dan uji Tukey. Metode pengumpulan data melalui pemberian tes kemampuan penalaran dan Group Embedded Figures Test (GEFT). Temuan penelitian menunjukkan bahwa pada pembelajaran kontekstual subjek bergaya kognitif Field Independent menguasi lebih tiga dari empat indikator pemampuan penalaran matematis dengan nilai . Sementara pada pembelajaran langsung, subjek bergaya kognitif Field Independent hanya menguasi kurang tiga dari empat indikator kemampuan penalaran matematis dengan nilai nilai . Dengan demikian, terdapat pengaruh pendekatan kontekstual terhadap kemampuan penalaran peserta didik yang mempunyai gaya kognitif Field Independent.
Visualization of Iris Data Using Principal Component Analysis and Kernel Principal Component Analysis Djakaria, Ismail; Guritno, suryo; Kartiko, Sri Haryatmi
Jurnal ILMU DASAR Vol 11 No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.886 KB)

Abstract

Principal component analysis (PCA) is a method used to reduce dimentionality of the dataset. However, the use of PCA failed to carry out the problem of non-linear and non-separable data. To overcome this problem such data is more appropriate to use PCA method with the kernel function, which is known as the kernel PCA (KPCA). In this paper, Iris dataset visualized with PCA and KPCA, that contains are the length and the width of sepal and petal. 
Perbandingan Model ARCH (1) dan GARCH (1,1) Ditinjau dari Perilaku Kurtosis dan Fungsi Autokorelasi Hasan, Isran K; Djakaria, Ismail; Karim, Demas Novaleda Abdul
Jambura Journal of Mathematics Vol 2, No 2: Juli 2020
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjom.v2i2.4642

Abstract

Tulisan ini membahas tentang perbandingan model ARCH (1) dan GARCH (1,1) dengan melihat perilaku kurtosis dan fungsi autokorelasi baik secara analitik maupun menggunakan simulasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa secara analitik kedua model memiliki kurtosis lebih dari tiga yang berarti model tersebut merupakan model dengan distribusi ekor tebal serta kedua model tersebut mempunyai fungsi autokorelasi return kuadrat yang turun secara perlahan. Hasil simulasi numerik perbandingan MSE nilai kurtosis data dan kurtosis model menunjukkan bahwa model GARCH (1,1) memiliki MSE terkecil dengan nilai 3,702. Selanjutnya, hasil numerik perbandingan MSE untuk fungsi autokorelasi diperoleh GARCH (1,1) memiliki MSE terkecil pada dua data yaitu SMGR.JK dan JMSR.JK masing masing memiliki nilai 0,0025 dan 0,0015, sedangkan untuk data MNCN.JK MSE terkecilnya adalah model ARCH (1) dengan distribusi  dengan nilai 0,0048.
Pengaruh Model Pembelajaran Open-Ended terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Ditinjau dari Motivasi Belajar Magelo, Caicy; Hulukati, Evi; Djakaria, Ismail
Jambura Journal of Mathematics Vol 2, No 1: Januari 2020
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjom.v2i1.2593

Abstract

Artikel ini membahas tentang perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematik peserta didik yang diajarkan dengan model pembelajaran open-ended dan model pembelajaran langsung ditinjau dari motivasi belajar matematika. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain treatment by level 2 x 2. Penelitian ini dilaksanakan pada peserta didik kelas VII MTs Negeri 1 Banggai Kab. Banggai semester genap Tahun Pelajaran 2018-2019. Data penelitian diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kreatif matematik dan instrumen motivasi belajar. Analisis data berpikir kemampuan berpikir kreatif matematik yang pengelompokannya didasarkan pada skor instrumen motivasi belajar yang menjadi variabel atribut mencakup motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah. Data penelitian dianalisis dalam dua bagian yakni analisis deskripsi dan analisis inferensial yaitu analisis dua jalur (anava 2 x 2) dan uji lanjut Tukey untuk pengujian hipotesis. Berdasarkan analisis data penelitian, diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan pengaruh model pembelajaran open-ended dan pembelajaran langsung pada motivasi belajar dan kemampuan berpikir kreatif matematik. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa model pembelajaran open-ended lebih berpengaruh positif terhadap terhadap kemampuan berpikir kreatif matematik peserta didik ditinjau dari tingkat motivasi belajar.
Pengembangan Modul dan Video Pembelajaran Matematika Persiapan Ujian Nasional pada Materi Dimensi Tiga Tamu, Suhardiman Darson; Hulukati, Evi; Djakaria, Ismail
Jambura Journal of Mathematics Education Vol 1, No 1: Maret 2020
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jmathedu.v1i1.4558

Abstract

Artikel ini membahas tentang pengembangan modul dan video pembelajaran matematika pada materi Dimensi Tiga. Pengembangan dengan menggunakan model ASSURE, yaitu Analyzer learner, State standards and objectives, Select strategies, Technology media and materials, Utilize technology, Require learner participation, dan Evaluate and revise. Kualitas modul dan video dalam pengembangan ini dilihat dari dua aspek yaitu validitas dan kepraktisan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi modul dan video, lembar angket respon peserta didik dan lembar angket respon guru. Hasil penelitian mengungkapkan penilaian dari validator terhadap modul dan video memperoleh kriteria valid. Selanjutnya, penerapan modul dan video dalam pembelajaran mendapatkan respon positif dari guru dengan rata-rata persentase 86.08% dan respon positif dari peserta didik dengan rata-rata persentase 77.56%. Nilai rata-rata respon guru dan peserta didik ini menunjukkan kategori sangat baik, sehingga modul dan video dapat dikatakan memenuhi kriteria kepraktisan. Hal ini menunjukkan bahwa modul dan video pembelajaran memenuhi aspek valid dan praktis sehingga layak digunakan dalam pembelajaran. 
Perbandingan Analisis Diskriminan dan Regresi Logistik Multinomial Ndangi, WD Rifqah Amalliah; Resmawan, Resmawan; Djakaria, Ismail
Jambura Journal of Mathematics Vol 1, No 2: Juli 2019
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjom.v1i2.2100

Abstract

Penetapan jurusan siswa yang tidak sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dapat menyebabkan capaian hasil belajar siswa tidak optimal. Kasus seperti ini sering terjadi karena tidak optimalnya proses pengklasifikasian siswa sesuai dengan kemam puan yang dimiliki. Beberapa analisis statistik telah banyak dikembangkan untuk membantu menyelesaikan masalah-masalah klasifikasi diantaranya analisis diskriminan dan regresi logistik multinomial. Kedua analisis tersebut dapat digunakan sebagai metode pengklasifikasian objek, sehingga keduanya dapat dibandingkan berdasarkan ketepatan pengelompokkanya. Artikel ini membandingkan analisis diskriminan dan analisis regresi logistik multinomial dalam pengklasifikasian siswa ke kelompok IPA, IPS, Bahasa atau Agama. Kriteria perbandingan didasarkan pada kesalahan klasifikasi yang dikenal dengan Apparent Error Rate (APER). Data yang digunakan adalah nilai rata-rata raport, nilai baca alquran, nilai hasil tes, nilai wawancara dan nilai tes potensi akademik siswa. Kedua analisis menunjukkan hasil yang sama bahwa variabel yang secara signifikan mempengaruhi pengklasifikasian siswa adalahnilai rata-rata raport dan nilai tes potensi akademik. Ketepatan klasifikasi yang ditunjukkan pada kedua metode ini juga menunjukkan persentasi yang sama dengan nilai 53.60%. Hal ini menunjukkan bahwa kedua metode ini sama baiknya digunakan dalam proses pengklasifikasian siswa. Analisis regresi logistik hanya lebih mudah digunakan karena tidak mempertimabangkan asumsi yang harus dipenuhi, sementara analisis diskriminan harus mempertimbangkan dua asumsi yaitu data berdistribusi normal multivariat dan kesamaan matriks varians kovarians.
Penerapan Metode Double Moving Average Untuk Meramalkan Hasil Produksi Tanaman Padi di Provinsi Gorontalo Yusuf, Hendra Andrianto; Djakaria, Ismail; Resmawan, Resmawan
d'CARTESIAN:Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol 9, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.927 KB) | DOI: 10.35799/dc.9.2.2020.28377

Abstract

Artikel ini membahas tentang metode double moving average untuk mengetahui hasil ramalan produksi tanaman padi di Provinsi Gorontalo. Metode double moving average merupakan metode rata-rata bergerak linier yang digunakan untuk mengatasi data deret waktu dengan pola yang cenderung mengalami trend linear. Berdasarkan pola data hasil produksi tanaman padi, menunjukkan bahwa pola data tersebut mengalami peningkatan setiap tahunnya dan dapat diidentifikasi bahwa data berpola trend.  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa model terbaik untuk meramalkan hasil produksi tanaman padi diperole MA (2 × 2) dengan model persamaan adalah F18+p =331692+(-5373) × m  dan nilai tingkat akurasi yaitu measure absolute persenrage error (MAPE) sebesar 5.3537. Sehingga diperoleh hasil peramalan 5 tahun ke depan yaitu tahun 2019 sebesar 326318.5 Ton, 2020 sebesar 32094.5 Ton, dan seterusnya sampai tahun 2023 sebesar 304826.5 Ton.
Optimasi Trim Loss menggunakan Integer Linear Programming pada Cutting Stock Problem untuk industri meubel (Studi Kasus pada UD. Flybers) Djakaria, Ismail; Mohamad, Fenly B; Wungguli, Djihad
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v12i1.7002

Abstract

Trim loss merupakan kerugian yang timbul dari hasil pemotongan yang tidak optimal. Trim loss dipengaruhi beberapa faktor salah satunya yaitu peletakan pola pemotongan yang kurang tepat. Trim loss dapat diselesaikan dengan beberapa metode salah satunya menggunakan metode cutting stock. cutting stock digunakan pada pengoptimalan pemotongan sisa material yang tidak dapat digunakan lagi. Pada cutting stock dipengaruhi oleh masalah pola pemotongan disebut cutting stock problem(CSP). CSP dapat diselesaikan dengan menggunakan pendekatan integer linear programming (ILP). ILP adalah salah satu model dalam program linear yang variabel keputusannya berbentuk bilangan positif atau nol.
DESKRIPSI HASIL BELAJAR SISWA DITINJAU DARI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Usman, Kartin; Djakaria, Ismail; Hasan, Salmiaty
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Karya Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkpm.8.1.2021.13-17

Abstract

This study describes students' mathematics learning outcomes in terms of their problem-solving abilities in rectangular material. The research was conducted at SMP Negeri 1 Suwawa in the odd semester of 2019/2020, with 22 students as research subjects. The research instrument used an essay test to measure students 'mathematics learning outcomes and interviews to obtain further information regarding students' mathematics learning outcomes. The indicators used to determine students' mathematics learning outcomes in terms of problem-solving abilities are 1) the ability to understand the problem; 2) the ability to plan problems; 3) problem-solving skills; 4) recheck ability. The results showed that the percentage of completeness of students' mathematics learning outcomes with high problem-solving abilities was 18.18%, the percentage of students' mathematics learning outcomes completeness with moderate problem-solving abilities was 68.18%, and the percentage of students' mathematics learning outcomes completeness with low problem-solving abilities was 68.18%. 13.64%.
Analysis of The Rosenzweig-MacArthur Predator-Prey Model with Anti-Predator Behavior Djakaria, Ismail; Gaib, Muhammad Bachtiar; Resmawan, Resmawan
CAUCHY Vol 6, No 4 (2021): CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi
Publisher : Mathematics Department, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ca.v6i4.11472

Abstract

This paper discusses the analysis of the Rosenzweig-MacArthur predator-prey model with anti-predator behavior. The analysis is started by determining the equilibrium points, existence, and conditions of the stability. Identifying the type of Hopf bifurcation by using the divergence criterion. It has shown that the model has three equilibrium points, i.e., the extinction of population equilibrium point (E0), the non-predatory equilibrium point (E1), and the co-existence equilibrium point (E2). The existence and stability of each equilibrium point can be shown by satisfying several conditions of parameters. The divergence criterion indicates the existence of the supercritical Hopf-bifurcation around the equilibrium point E2. Finally, our model's dynamics population is confirmed by our numerical simulations by using the 4th-order Runge-Kutta methods.