Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Metode Maximum Power Point Tracking (MPPT) dan Boost Converter Menggunakan Fuzzy Logic Controller (FLC) pada Modul Surya Teuku Murisal Asyadi; Ira Devi Sara; Suriadi Suriadi
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17529/jre.v17i1.17863

Abstract

Solar modules have current and voltage characteristics that are non-linear, so efforts must always be made to work at the maximum power point so that no energy is wasted. The characteristics of the solar module will change depending on the level of radiation and temperature which causes the output power of the solar module to fluctuate and become unstable. To reduce oscillations in the output power of the solar module, the Fuzzy Logic Control (FLC) method used using the boost converter. Several studies have been done to maximize the output power of solar panels, one of which is by using namely by using Maximum Power Point Tracking (MPPT). This study aims to obtain the maximum power point in a set of solar modules arranged in series and parallel through the performance of the FLC method. In tracking the maximum power point during normal operation, the fuzzy method works together with a boost converter. Fuzzy-based MPPT was tested on a solar module under several radiation and temperature conditions using Matlab / Simulink software. The Fuzzy design method shows better results compared to other methods. The results obtained show the advantages of the FLC method in terms settling time, power loss, and oscillation at the point of the operating system.
Komparasi Kinerja Panel Surya Jenis Monokristal dan Polykristal Studi Kasus Cuaca Banda Aceh Sura Eka Pratama Pagan; Ira Devi Sara; Hafidh Hasan
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 3, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Suhu dan Angin Terhadap Andongan dan Kekuatan Tarik Konduktor Jenis ACCC Lisbon Muhammad Ihsan; Ira Devi Sara; Rakhmad Syafutra Lubis
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Heatsink Terhadap Kinerja Modul Surya T. Mizan Sya’rani D; Ira Devi Sara; Laina Hilma Sari
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 2, No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.837 KB) | DOI: 10.32672/jnkti.v2i1.1051

Abstract

Panas matahari yang diserap oleh modul surya dapat menaikkan suhu modul surya dan menurunkan tegangan keluarannya. Oleh karena itu perlu usaha untuk menurunkan suhu modul surya agar kinerja modul surya agar tetap optimal. Pemasangan bahan heatsink digunakan untuk mendinginkan modul surya. Pemakaian heatsink mampu menurunkan suhu modul surya sebesar 45,9oC lebih besar daripada tanpa menggunakan heatsink  53,3oC sedangkan tegangan keluaran dari modul surya mampu ditingkatkan menjadi 20,03 volt.  Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemakaian bahan heatsink lebih baik untuk menurunkan suhu modul surya daripada tanpa menggunakan heatsink.
Perancangan Sistem Suhu Otomatis dan Pengaturan Posisi Telur pada Penetas Telur Berbasis Arduino T Yasar Yulis; Ira Devi Sara; Rakhmad Syafutra Lubis
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan penetas telur dapat dilakukan dengan sistem pengendalian suhu ruang dan pembalikan telur forward riverse secara otomatis dengan mikrokontroler Arduino. Sistem yang telah dibuat dapat digunakan untuk menjaga kestabilan suhu telur selama pengeraman. Sistem pengendalian yang telah dibangun terdiri dari sensor DHT11 sebagai pengindra suhu, relai, lampu pijar, motor servo dan mikrokontroler Arduino sebagai pengendali. Sumber panas dapat dihasilkan dari pemasangan 4 lampu pijar dalam box penetes telur. Penelitian ini menghasilkan sistem pengendali suhu ruang dan sistem pengendali pembolak-balik telur oleh motor servo dengan mikrokontroler Arduino secara otomatis.
PANEL SURYA SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TERKONEKSI KE GRID DENGAN METODE KONVERTER BOOST 3 TINGKAT MENGGUNAKANMPPT PERTURB AND OBSERVE Fakhruddin Fakhruddin; Ira Devi Sara; Rakhmad Syafutra Lubis
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matahari sebagai energi terbarukan (renewable energy) yang diaplikasikan dalam sistem tenaga listrik baik berdiri sendiri maupun dalam sistem pembangkit terpadu (Distributed Generation System (DGS)). Energi listrik yang dihasilkan oleh matahari melalui panel surya  merupakan sumber listrik arus searah (DC) yang  tidak konstan dan perlu dimaksimalkan dayanya dengan pencarian titik daya maksimum (MPPT),  listrik dari panel surya ini sebelum dihubungkan dalam sistem tenaga harus dikonversikan sumber DC  ke sumber arus bolak balik (AC) dengan inverter. Untuk memaksimalkan daya dari panel surya digunakan MPPT Pertub and Observe  untuk menggendalikan  boost converter 3 tingkatyang merupakan DC-DC konverter untuk menghasilkan keluaran tegangan DC-link sebagai sumber masukan inverter yang akan  menyalurkan daya PV ke grid .  Simulasi PV 10000 Watt yang  terkoneksi ke grid dengan kondisi variasi iradiasi 600W/m2 sampai 1000W/m2 dan temperatur 25oC menunjukkan akurasi kinerja MPPT PO rata-rata error 0.818%. Penyaluran daya dari panel surya  menggunakan boost converter yang terkendali MPPT PO dalam menyalurkan daya dari panel surya ke inverter ke grid mencapai rata-rata 97,8%, penggunaan konfigurasi konverter boost 3 tingkat dengan kendali MPPT P0 ini  dapat  memaksimalkan daya keluaran dari panel surya
Simulasi Relai Arus Lebih Standar Invers Dengan Beban Resistif Fariz Mashuri; Syukriyadin Syukriyadin; Ira Devi Sara
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu gangguan kelistrikan yang sering terjadi pada sistem tenaga listrik adalah gangguan arus lebih (overcurrent). Sebagai respon terhadap gangguan arus lebih maka diperlukan perangkat proteksi yang mampu mengatasi gangguan arus lebih tersebut. Salah satu perangkat proteksi yang menangani gangguan arus lebih adalah relai arus lebih (overcurrent relay). Dalam penelitian ini dilakukan simulasi relai arus lebih dengan karakteristik standar invers yang sesuai dengan standar IEC 60255 terhadap gangguan arus lebih akibat penggunaan beban resistif. Simulasi pada penelitian ini menggunakan software Proteus 8.6 yang pada software tersebut terdapat komponen-komponen yang dapat menunjang dilakukannya simulasi seperti mikrokontroler Arduino, sensor arus, sakelar elektromagnetik, dan beban resistif.Pada simulasi dilakukan pengaturan arus sebesar 1 A dan time multiplier setting (TMS) 0.1 hingga 0.4. Ketika simulasi arus gangguan sebesar 2 A didapatkan waktu operasi relai sebesar 1010 ms pada pengaturan TMS 0.1 dan 4055 ms pada pengaturan TMS 0.4. Ketika simulasi arus gangguan sebesar 5 A didapatkan waktu operasi relai sebesar 431 ms pada pengaturan TMS 0.1 dan 1753 ms pada pengaturan TMS 0.4. Dari hasil simulasi dapat disimpulkan bahwa relai arus lebih yang disimulasikan berkerja sesuai dengan karakteristik standar invers standar IEC 60255. Kata Kunci: Relai arus lebih, ACS 712, Proteus 8.6, Arduino, arus lebih, IEC 60255, sakelar elektromagnetik.
Perancangan Sistem Penerangan LED Sebagai Sumber Cahaya pada Pengujian Modull Surya Mitra Walidain; Ira Devi Sara; Mahdi Syukri
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Solar simulator adalah alat yang dapat memancarkan cahaya yang memiliki intensitas mendekati sinar matahari langsung, yaitu 1000W/m2. Solar simulator ini dibutuhkan untuk pengujian sel surya dalam ruangan agar variable saat pengujian dapat terkontrol, dan dapat dilakukan sepanjang waktu. Pada penelitian ini, dibuat suatu prototype solar simulator menggunakan high power LED (HPL) sebagai sumber cahayanya. Selain menggunakan HPL, prototype ini juga menggunakan lensa fresnel untuk menguatkan intensitas cahaya yang dipancarkan. Pada penelitian ini, digunakan apikasi Pyranometer pada platform iPhone 4 untuk alat ukur nilai irradiance cahaya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, intensitas cahaya yang dikeluarkan mencapai nilai 1054 W/m2 dengan menggunakan lensa Fresnel sebagai penguat intensitas cahaya. prototipe solar simulator yang dibuat juga memiliki nilai ketidakseragaman cahaya dengan nilai ketidakseragaman cahaya terkecil adalah 12,24%. Perancangan prototipe LED solar Simulator ini diharapkan dapat membantu dalam pengujian modul surya dalam ruangan.
Load Shedding Controller Pada Beban Rumah Tangga Berbasis Mikrokontroller Arduino Uno Ahmad Surkani; Ira Devi Sara; Mansur Gapy
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

APLIKASI SISTEM TENAGA SURYA SEBAGAI SUMBER TENAGA LISTRIK POMPA AIR Zian Iqtimal; Ira Devi Sara; Syahrizal Syahrizal
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Air merupakan kebutuhan pokok setiap manusia,  baik untuk minum, memasak, mandi dan lain-lain. Maka setiap kehidupan tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan  air. Umumnya masyarakat masih mengandalkan pompa air listrik yang disuplai  dari listrik PLN. Kondisi listrik PLN tidak memungkinkan menyuplai energi listrik setiap waktu ke pompa air. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka diperlukan suatu alternatif dengan memanfaatkan energi surya. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan suatu sistem tenaga surya sebagai sumber energi listrik untuk pompa air. Rancangan sistem tenaga surya ini menggunakan panel surya ST.50-PG, baterai GS Astra 5Ah dan pompa air DC YRK-BP2512 12Volt. Perancangan dimulai dari mencari data radiasi matahari setempat selama satu tahun sehingga dapat ditentukan jumlah panel surya yang diperlukan serta kapasitas peralatan lainnya. Listrik yang dihasilkan disimpan ke dalam baterai dan dapat langsung digunakan untuk sumber listrik pompa air 60W yang bekerja selama 32 menit untuk mengisi tandon air sebesar 1.750 liter sesuai kebutuhan rata-rata perhari dalam satu rumah hunian.