Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Anemia, Pengetahuan Tablet Tambah Darah, Status Gizi dan Asupan Gizi (Fe) dengan Anemia Remaja Putri di SMA/K Kota Depok Tahun 2017 Sintha Fransiske Simanungkalit; Ikha Deviyanti P; Firlia Ayu Arini
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1108.518 KB) | DOI: 10.22236/arkesmas.v3i1.2522

Abstract

Anemia gizi besi merupakan salah satu dari empat masalah utama kesehatan masyarakat. Anemia padaremaja putri khususnya dapat menurunkan prestasi belajar. Survei kesehatan rumah tangga (SKRT) tahun2005, menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada remaja putri usia 10 – 14 tahun adalah sebesar 57,1%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada remajaputri SMA/K di Depok tahun 2017. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan desain Crosssectional. Alat ukur penelitian ini adalah kuesioner pengetahuan, timbangan berat badan, microtoise dankuesioner Food Frequency Questionaire. Variabel yang diteliti adalah pengetahuan tentang anemia dantablet darah, status gizi berdasarkan IMT/U, asupan gizi (Fe dan protein), dan kadar Hb. Sampel yangdigunakan dalam penelitian ini sejumah 122 orang siswi yang bersekolah setingkat SMA/K di Kota Depokpada tahun 2017. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Penelitian ini mendapatkan tidak adahubungan antara pengetahuan tentang anemia dan Tablet tambah darah dengan kejadian anemia, tidak adahubungan antara status gizi dengan kejadian anemia, dan tidak ada hubungan antara asupan Fe dan proteindengan kejadian anemia. Penelitian ini tidak mendapatkan adanya hubungan variabel-variabel independenyang diteliti dengan kejadian anemia.
Hubungan Pengetahuan Anemia, Pengetahuan Tablet Tambah Darah, Status Gizi dan Asupan Gizi (Fe) dengan Anemia Remaja Putri di SMA/K Kota Depok Tahun 2017 Simanungkalit, Sintha Fransiske; P, Ikha Deviyanti; Arini, Firlia Ayu
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v3i1.2522

Abstract

Anemia gizi besi merupakan salah satu dari empat masalah utama kesehatan masyarakat. Anemia padaremaja putri khususnya dapat menurunkan prestasi belajar. Survei kesehatan rumah tangga (SKRT) tahun2005, menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada remaja putri usia 10 – 14 tahun adalah sebesar 57,1%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada remajaputri SMA/K di Depok tahun 2017. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan desain Crosssectional. Alat ukur penelitian ini adalah kuesioner pengetahuan, timbangan berat badan, microtoise dankuesioner Food Frequency Questionaire. Variabel yang diteliti adalah pengetahuan tentang anemia dantablet darah, status gizi berdasarkan IMT/U, asupan gizi (Fe dan protein), dan kadar Hb. Sampel yangdigunakan dalam penelitian ini sejumah 122 orang siswi yang bersekolah setingkat SMA/K di Kota Depokpada tahun 2017. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Penelitian ini mendapatkan tidak adahubungan antara pengetahuan tentang anemia dan Tablet tambah darah dengan kejadian anemia, tidak adahubungan antara status gizi dengan kejadian anemia, dan tidak ada hubungan antara asupan Fe dan proteindengan kejadian anemia. Penelitian ini tidak mendapatkan adanya hubungan variabel-variabel independenyang diteliti dengan kejadian anemia.
Hidup Berdamai dengan Hipertensi Sintha Fransiske Simanungkalit; Duma Lumbantobing; Sang Ayu Made Adyani
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 5 (2021): October Pages 1021-1256
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i5.438

Abstract

Tekanan darah tinggi atau yang dikenal dengan hipertensi adalah kondisi ketika kekuatan darah yang mendorong dinding arteri saat jantung memompa darah tinggi daripada keadaan normal. Menurut Seventh Report of Joint National Comitte (JNC-7), seseorang dikatakan mengalami hipertensi apabila tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan atau tekanan darah sistolik ≥ 90 mmHg tanpa mengonsumsi obat anti hipertensi. Lansia adalah mereka yang telah berusia 65 tahun ke atas. Kegiatan ini berlangsung di POSBINDU Dahlia Senja, Limo, Depok. Kegiatan ini berupa penyuluhan dan pemberian kuesioner untuk melihat apakah ada perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan ada perbedaan sebelum dan sesudah penyuluhan. Penyuluhan cukup efektif mengubah pengetahuan kader. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi dalam kegiatan edukasi gizi kepada para kader, sehingga diharapkan dapat menambah pengetahuan yang nantinya akan merubah sikap dan perilaku lansia terkait pencegahan dan penanggulangan hipertensi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Membaca Label Informasi Gizi Sinaga, Christoper; Simanungkalit, Sintha Fransiske
Jurnal Endurance Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.756 KB) | DOI: 10.22216/jen.v4i1.3890

Abstract

Nutritional information labels have an important role in the selection of healthy foods (Signal, 2007). BPKN of year 2013 states the behavior of reading nutrition information labels in indonesia only 7,9%. This study was conducted to determine the factors associated with reading nutritional information label behavior in Sekolah Menengah Kejuruan Farmasi Harapan Massa Depok of year 2018. This study used a cross sectional study design. Sample amounted to 98 respondents taken data with stratified random sampling methode. Bivariate results showed that there were a significant relationship between reading behavior of nutrition information label with gender (p-value: 0,019) and attitude (p-value: 0,019). While the employment status of father (p-value: 0,521) and knowledge of nutrition information label (p-value: 0,172) was not significant. Gender and student attitude related to nutritional information label reading behavior. The suggestion from this study was this school can be given counseling through printed media, lectures, and discussions related to the benefits of reading nutrition information labels Label informasi gizi memiliki peranan penting dalam pemilihan makanan yang sehat (Signal, 2007). BPKN (Badan Perlindungan Konsumen Nasional) tahun 2013 menyatakan perilaku membaca label informasi gizi di Indonesia hanya sebesar 7,9%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku membaca label informasi gizi di Sekolah Menengah Kejuruan Farmasi Harapan Massa Depok tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif analitik. Sampel berjumlah 98 responden dengan penarikan sampel menggunakan metode stratified random sampling. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku membaca label informasi gizi dengan jenis kelamin (p-value: 0,019) dan sikap (p-value: 0,019). Sementara itu status pekerjaan ayah (p-value: 0,521) dan pengetahuan label informasi gizi (p-value: 0,172) tidak bermakna. Jenis kelamin dan sikap siswa/i berhubungan dengan perilaku membaca label informasi gizi. Kesimpulan  peneliti sekolah perlu diberikan penyuluhan media cetak, ceramah, dan diskusi terkait manfaat dan pentingnya membaca label infromasi gizi.
Factors Related to The Incidence of Stunting in Adolescent at Depok Setia Negara Junior High School Ramadhan, Kiki Febri; Simanungkalit, Sintha Fransiske; Wahyuningtyas, Widayani
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2019.3.1.3192

Abstract

This research aimed to get information about factors related to the incidence of stunting in adolescent. The method used was a cross sectional study. The target population in this study were school students who attended education at the Setia Negara Junior High School. The sample consisted of students in grades VII and VIII. Determination of the sample is done by taking all students in class VII and VIII, researchers exclude students in class VII and VIII who are not willing to be respondents. The total sample of the designation was 165 people. Samples of this research were 165 respondents in Setia Negara Junior High School. This study used a statistical test Chi-Square with significance (p<0,05). Of the 165 samples, consist of 26 adolescents (15,8%) stunting status, 139 adolescents (84,2%) normal status. Statistical showed that the relationship between knowledge (p=0,000), education of father (p=0,000), education of mother (p=0,000) and family size (p=0,02) with stunting. Sex and protein intake did not have a significant relationship with stunting.
PKM KELOMPOK KADER DALAM PENYULUHAN CEGAH ANEMIA PADA REMAJAPUTRI DI KELURAHAN PASIR PUTIH DEPOK Simanungkalit, Sintha Fransiske; Wahyuningtyas, Widayani
Jurnal Bisnis Indonesia 2020: Jurnal Bisnis Indonesia Edisi Khusus Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Nutrition problems that often occur in adolescent girls are an increase in nutrient intake which will cause malnutrition, lack of energy, lower energy proteins and anemia can occur. Based on Riskesdas data in 2013 and 2018, anemia problems and TTD consumption occur in Indonesia (Riskesdas 2013,2018). Jakarta Veterans National Development University represented by LPPM encourages lecturers to do community service (PKM) to help solve problems in the Pasir Putih Village, Depok. The purpose of the program for the community (PKM) is to renew the knowledge of cadres related to adolescent problems that are often found in the Pasir Putih Village area. Community service activities (PKM) take place in the Pasir Putih Village. At the community service (PKM) activity, the head of the village, the head of community welfare, the PKK woman and the cadres attended. The cadres who participated in this main activity represented all RWs in the Pasir Putih village administration. In total there were 29 cadres. Participants received anemia leaflet and booklet. Keywords: Anemia, Diet, Cadre Abstrak Masalah gizi yang sering terjadi pada remaja putri adalah kurangnya asupan zat gizi yang akan menyebabkan gizi buruk, kurang energi kronis, kurang energi protein dan dapat terjadi anemia.Berdasarkan data Riskesdas pada tahun 2013 dan 2018, masasah anemia dan konsumsi TTD merupan masalah yang masih banyak terjadi di Indonesia (Riskesdas 2013,2018). Universtias Pembangunan Nasional Veteran Jakarta diwakilkan LPPM mendorong dosen untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat (PKM) untuk membantu menyelesaikan masalah yang terdapat di Kelurahan Pasir Putih, Depok. Tujuan program kepada masyarakat (PKM) adalah untuk membaharui pengetahuan para kader terkait masalah remaja putri yang sering ditemukan di daerah Kelurahan Pasir Putih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) berlangsung di Kelurahan Pasir Putih. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) hadir kepala kelurahan, kepala kesejahteraan masyarakat, ibu PKK dan para kader. Para kader yang menjadi peserta utama kegiatan ini mewakili seluruh RW yang ada di daerah pemerintahan Kelurahan Pasir Putih. Total yang hadir mencapai 29 kader. Peserta mendapatkan leaflet dan booklet Anemia. Kata Kunci: Anemia, Diet, Kader    
PKM KELOMPOK KADER DALAM PENYULUHAN CEGAH ANEMIA PADA REMAJAPUTRI DI KELURAHAN PASIR PUTIH DEPOK Simanungkalit, Sintha Fransiske; Wahyuningtyas, Widayani
Jurnal Bisnis Indonesia 2020: Jurnal Bisnis Indonesia Edisi Khusus Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Nutrition problems that often occur in adolescent girls are an increase in nutrient intake which will cause malnutrition, lack of energy, lower energy proteins and anemia can occur. Based on Riskesdas data in 2013 and 2018, anemia problems and TTD consumption occur in Indonesia (Riskesdas 2013,2018). Jakarta Veterans National Development University represented by LPPM encourages lecturers to do community service (PKM) to help solve problems in the Pasir Putih Village, Depok. The purpose of the program for the community (PKM) is to renew the knowledge of cadres related to adolescent problems that are often found in the Pasir Putih Village area. Community service activities (PKM) take place in the Pasir Putih Village. At the community service (PKM) activity, the head of the village, the head of community welfare, the PKK woman and the cadres attended. The cadres who participated in this main activity represented all RWs in the Pasir Putih village administration. In total there were 29 cadres. Participants received anemia leaflet and booklet. Keywords: Anemia, Diet, Cadre Abstrak Masalah gizi yang sering terjadi pada remaja putri adalah kurangnya asupan zat gizi yang akan menyebabkan gizi buruk, kurang energi kronis, kurang energi protein dan dapat terjadi anemia.Berdasarkan data Riskesdas pada tahun 2013 dan 2018, masasah anemia dan konsumsi TTD merupan masalah yang masih banyak terjadi di Indonesia (Riskesdas 2013,2018). Universtias Pembangunan Nasional Veteran Jakarta diwakilkan LPPM mendorong dosen untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat (PKM) untuk membantu menyelesaikan masalah yang terdapat di Kelurahan Pasir Putih, Depok. Tujuan program kepada masyarakat (PKM) adalah untuk membaharui pengetahuan para kader terkait masalah remaja putri yang sering ditemukan di daerah Kelurahan Pasir Putih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) berlangsung di Kelurahan Pasir Putih. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) hadir kepala kelurahan, kepala kesejahteraan masyarakat, ibu PKK dan para kader. Para kader yang menjadi peserta utama kegiatan ini mewakili seluruh RW yang ada di daerah pemerintahan Kelurahan Pasir Putih. Total yang hadir mencapai 29 kader. Peserta mendapatkan leaflet dan booklet Anemia. Kata Kunci: Anemia, Diet, Kader    
Efektivitas Edukasi Komik Dan Leaflet Terhadap Peningkatan Pengetahuan Orangtua Siswa Sekolah Dasar Mengenai Phbs Untuk Pencegahan Penularan Virus COVID-19 Rustiarini, Fabiola Shania Alicia; Ibnu Malkan Bakhrul Ilmi; Sintha Fransiske Simanungkalit; Nanang Nasrullah
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 13 No 2 (2021): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v13i2.124

Abstract

COVID-19 is currently a major health problem worldwide. Indonesia is one of the countries affected and is in the 21st position with the most positive cases of Covid in the world. Children who are exposed to the Covid-19 virus usually only cause mild symptoms or even cause no symptoms. This makes children a source of spreading the virus without realizing it. Therefore, education on how to prevent the transmission of Covid-19 (Clean and Healthy Living Behavior) is important to prevent children from being exposed to the Covid-19 virus and becoming a source of infection without realizing it. To determine the effect of comic education and leaflets on increasing the knowledge of parents of elementary school students about PHBS for preventing the transmission of the Covid-19 virus. This study used a quasy experimental design with a desaign pre-post test group design involving 68 parents of grade V students who were selected by cluster random sampling. Knowledge data collection is carried out online. There were differences in respondents' knowledge of the effect of comics education media use (p = 0,) and leaflets (p = 0,). There is an effect of nutrition education through comics and leaflets on knowledge about Clean and Healthy Living Behaviors in parents of elementary school students as an effort to prevent the transmission of the Covid-19 virus. ABSTRAK COVID-19 saat ini menjadi masalah kesehatan paling utama di seluruh dunia. Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak dan menduduki posisi ke-21 dengan kasus positif Covid terbanyak di dunia. Anak yang terpapar virus Covid-19 biasanya hanya menimbulkan gejala ringan atau bahkan tidak menimbulkan gejala. Hal ini membuat anak menjadi sumber penyebaran virus tanpa disadari. Oleh sebab itu, edukasi mengenai cara pencegahan penularan Covid-19 (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) penting dilakukan untuk mencegah anak terpapar virus Covid-19 dan menjadi sumber penularan tanpa disadari. Mengetahui efektivitas edukasi komik dan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan orangtua siswa sekolah dasar mengenai PHBS untuk pencegahan penularan virus Covid-19. Penelitian ini menggunakan desain quasy experimental dengan rancangan pre-post test group desaign dengan melibatkan 68 orangtua siswa kelas V yang dipilih dengan cluster random sampling. Pengambilan data pengetahuan dilakukan secara daring. Ada perbedaan pengetahuan responden terhadap efektivitas penggunaan media edukasi komik (p=0,) dan leaflet (p=0,). Media komik dan leaflet dapat meningkatkan pengetahuan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada orangtua siswa sekolah dasar sebagai upaya pencegahan penularan virus Covid-19. Media leaflet dianggap lebih efektif karena peningkatan rata-rata skornya lebih besar daripada kelompok media komik.
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DAN IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN ANEMIA IBU HAMIL PADA MASA PANDEMI COVID-19 Sintha Fransiske Simanungkalit; Widayani Wahyuningsih; A'immatul Fauziah
Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v8i2.418

Abstract

Anemia terjadi akibat penurunan kadar hemoglobin hemotokrit dan jumlah sel darah merah (Arisman, 2014). Data anemia tahun 2018 di Indonesia mencapai lebih dari 30%. Hal ini juga terbukti dengan angka proporsi ibu hamil yang mendapatkan TTD mencukupi (≥90 butir) di Indonesia hanya sebesar 24% dan hanya 38,1% ibu hamil yang mengonsumsi TTD ≥90 butir pada tahun 2018. Tujuan kegiatan pengabdian masyrakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan para kader dan ibu hamil terkait anemia sebagai upaya pencegahan anemia pada ibu hamil pada masa pandemic Covid-19. Lokasi kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Pasir Putih, Sawangan Depok. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan yang dilakukan via daring dengan menggunakan zoom dimana peserta merupakan kader dan ibu hamil. Sebelum penyuluhan diadakan, peserta mengisi kuesioner pre test dan setelah penyuluhan dilakukan sesi tanya jawab dan post test. Berdasarkan analisis pre dan post test didapatkan ada perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan pada para kader dan ibu hamil dengan nilai p<0,005. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan cukup efektif merubah pengetahuan para kader dan ibu hamil
Hubungan Pendapatan Orangtua, Kebiasaan Sarapan dan Asupan Zat Besi dengan Prestasi Belajar Pada Anak Usia 13-15 Tahun Novi Tri Astuti; Sintha Fransiske Simanungkalit
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i2.246

Abstract

Pendidikan pada dasarnya adalah usaha sadar untuk menumbuh kembangkan potensi sumber daya manusia peserta didik dengan cara mendorong dan memfasilitasi kegiatan belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pendapatan orangtua, kebiasaan sarapan dan asupan zat besi dengan prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan desain cross sectional sebanyak 66 responden dengan teknik simple random sampling. Analisis ini dilakukan menggunakan uji Chi Square. Hasil uji bivariat dengan uji Chi Square, penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan pendapatan orangtua dengan prestasi belajar (p=0,005), tidak ada hubungannya antara kebiasaan sarapan dengan prestasi belajar (p=0,468) dan tidak ada hubungannya antara asupan zat besi dengan prestasi belajar (p=0,175). Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan pendapatan orangtua dengan prestasi belajar, namun antara kebiasaan sarapan dan asupan zat besi tidak ada hubungan dengan prestasi belajar pada usia 13-15 tahun di Kelurahan Cipinang Besar Utara Jakarta Timur Tahun 2020.