Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Variasi Morfologi Empat Spesies Jati ( Tectona Sp) di Asia Tenggara: Potensi Pemuliaan Pohon dan Bioteknologinya Mohamad Anis Fauzi; Tri Maria Hasna; Dedi Setiadi; Hamdan Adma Adinugraha
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 5, No 2 (2020): June 2020
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v5i2.2946

Abstract

Jati (Tectona grandis Linn.f) dikembangkan secara intensif di Indonesia terutama di Pulau Jawa dengan luas pengelolaan hutan tanaman ± 1 juta Ha. Di Asia Tenggara jenis ini ditanam pula oleh negara Philipina, Thailand, Malaysia, Laos, Vietnam bagian Selatan dan Myanmar dengan luas bervariasi. Namun demikian pengetahauan mengenai variasi morfologi dan pemanfaatan untuk kegiatan bioteknologi dan pemuliaan masih berkisar pada satu spesies saja yaitu Tectona grandis. Sedangkan spesies lain seperti Tectona abludens, Tectona hamiltoniana dan Tectona philiphinensis belum banyak diketahui.Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel daun di 3 pengembangan jati di Pulau Jawa yaitu Cepu dan Randublatung Jawa Tengah, Nglambangan Bojonegoro Jawa Timur dan Ciamis Jawa Barat. Untuk Spesies Tectona abludens sampel daun diambil di daerah Dlingo, Bantul DIY dan Selang, Gunungkidul. Sedangkan untuk jenis Tectona philiphinensis lebih dalam dipelajari berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kementrian Kehutanan Philipina dan untuk jenis  Tectona hamiltoniana dilengkapi dengan data dan informasi dari Kementrian Kehutanan Myanmar. Sampel daun dari tiap jenis diambil 2 daun (daun muda dan daun tua) masing-masing 5 ulangan. Pengamatan terhadap bentuk duduk daun, jumlah tulang daun primer dan sekunder serta pola tulang daun didiskripsikan dan dibandingkan antara keempat spesies tersebut. Morfologi bunga, kulit batang, kayu, biji dan bentuk percabangan digunakan juga untuk melengkapi variasi morfologi masing-masing spesies. Variasi morfologi yang ada dipergunakan untuk mengetahui variasi empat spesies Tectona sp tersebut sehingga diketahui karakter-karakter tiap jenis yang berpeluang untuk dimanfaatkan dalam kegiatan pemuliaan pohon baik melalui pemuliaan konvensional atau bioteknologi.Tectona grandis memiliki morfologi yang lebih dekat dengan Tectona abludens, sedangkan Tectona hamiltoniana dan Tectona phillipinensis memiliki morfologi khas yang berbeda dengan lainnya. Beberapa karakter morfologi diantara keempat spesies tersebut berpeluang diamanfaatkan untuk kegiatan pemuliaan jati antara lain kelurusan batang, kemampuan adaptasi di lahan kering dan ketahanan terhadap penyakit.
DISTRIBUTION TARGET STRENGTH IN WATERS BENGKALIS DEMERSAL FISH PROVINCE RIAU Dedi Setiadi; Arthur Brown; Bustari '
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 2, No 2 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study uses data that has been taken in the period from October 31stuntil 7 November 2013 Bengkalis Bodies housed in Riau Province . This Methodis the method of acoustic survey and measurement of environmental parameters at5 stations that has been set. Distribution of value TS dernersal fish are in the range-70.00 dB to 30.00 dB. The fish demersal dominate in Bengkalis waters are indepth strata 40-50 meters and in the strength of the target range -70.00 dB to -30.00 dB with the highest number of targets on the 2nd leg of the total target of 11027 targets. Variations in the distribution of the value of TS mengindeksikan thatthe fish were detected including inshore fish schooling . Bengkalis depthrelatively shallow waters led to changes in temperature and salinity distribution ofvalues in each station is not significant. Distribution of temperature and salinityvalues Bengkalis waters tend to be uniform with an average temperature of 30.16° C and an average salinity of 26.2 ppt.Keywords : Distribution, acoustic, target strength.
THE INFLUENCE OF WORK ETHICS AND WORK PROFESSIONALISM ON PERFORMANCE AT PT. BRI BRANCH SINGAMANGARAJA MEDAN Reza Nurul Ichsan; Lukman Nasution; Dedi Setiadi
Jurnal Darma Agung Vol 30 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v30i1.1430

Abstract

This study aims at determining the influence of work ethics and work professionalism on work performance in the company PT. BRI Branch Office Sisingamangaraja Medan. The population of this study is all employees who are in the office environment of PT. BRI Sisingamangaraja Branch in Medan with 77 employees. This is quantitative research with an explanatory approach. The research instrument used was the distribution of questionnaires to employees at the BRI Sisingamangaraja Branch Office in Medan. Based on the results of this study, the following results were obtained: (1) work ethic has a significant effect on work performance. This can be seen from the value of tcount at X1 = 2,946 > ttable (0,05;77) = 1,991; (2) work professionalism has a significant effect on work performance. This can be seen from the value of tcount at X2 = 2,355 > ttable (0,05;77) = 1,991
PERBANDINGAN BOBOT HIDUP, KARKAS, GIBLET, DAN LEMAK ABDOMINAL AYAM JANTAN TIPE MEDIUM DENGAN STRAIN BERBEDA YANG DIBERI RANSUM KOMERSIAL BROILER Dedi Setiadi; Khaira Nova; Syahrio Tantalo
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.539 KB) | DOI: 10.23960/jipt.v1i2.p%p

Abstract

Rooster medium type are constitute by-product of effort petelur's chicken hatch, one that is developed as breed of flesh producer. The success of the farm rooster medium type is influenced by many factors both external and internal factors. One of the internal factors which is also important in determining the growth rate is strain. The research aimed to determine the strain of roosters medium type which has better live weight, carcass, giblet, and abdominal fat by giving commercial broiler ration.  This research was up to 7 weeks of held from 19 May--7 July 2012 in the chicken coop of Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung. The roosters used are roosters medium type strain Isa Brown and Lohman as many as 200 heads (with each strain 100 tails). This research consisted of two treatments, those are T1: Roosters medium type strain Isa Brown and T2: Roosters medium type strain Lohman. For each treatment consisted of 20 experimental plots with the trial unit for each plot is 5 heads. Of each that slot is taken 1 chicken to be made sample for pruned. The data obtained from this research was analyzed by using t-student test with significant level of 5% (Steel and Torrie, 1993). The variables observed were live weight, carcass, giblet and abdominal fat. The result of this research shows that: strain Isa Brown having living wight and karkas's wight the better than strain Lohman , although wight giblet and resulting abdominal fat both of strain that not different reality (P>0,05). Keywords: Roosters medium type, strain, live weight, carcass, giblet, abdominal fat
SISTEM INFORMASI UJIAN MANDIRI MAHASISWA BERBASIS TES KLASIK Tata Sumitra; Dedi Setiadi
JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol 7, No 1 (2020): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v7i1.384

Abstract

Dalam  setiap  jenjang  pembelajaran dan  pengajaran di setiap perguruan tinggi selalu dibutuhkan  evaluasi. Berkaitan  dengan  pendidikan formal, evaluasi hasil belajar selalu  dibuat  untuk mengukur ketercapaian tujuan pengajaran,  dalam  hal  ini dilakukan ujian kepada mahasiswa. Secara umum ujian dibuat dalam bentuk pilihan ganda dan uraian .  Sebagai  alat  untuk mengukur kemampuan  mahasiswa setelah mengikuti kegiatan  pendidikan  selama selang waktu tertentu, maka eksistensi evluasi berupa tes menjadi sangat penting. Sebuah tes yang baik, akan  bisa mengungkapkan  keadaan  sebenarnya dari siswa, dan  tes  yang  tidak  baik  tidak akan  bisa  mengungkap  apa  kemampuan  sebenarnya siswa. Sebuah  tes  yang baik harus valid dan reliabel. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode tes klasik. Program yang dirancang dimaksudkan untuk mempermudah Dosen didalam proses  pemeriksaan  ujian  terhadap hasil akhir belajar mahasiswa dan mahasiswa tidak lama lagi menunggu informasi nilai karena setelah selesai ujian mahasiswa dapat melihat  langsung hasilnya ujiannya. Berdasarkan penelitian ini, dihasilkan sebuah program aplikasi untuk ujian mandiri untuk ujian non essay, dengan rincian: 1) proses ujian mahasiswa menjadi cepat dan valid, 2) Mempercepat proses penilaian dan pemeriksaan hasil ujian . 3) mempercepat laporan hasil ujian kepada bagian administrasi akademik. Kata Kunci :   Sistem,  Ujian,  Mandiri  , Mahasiswa, Tes  Klasik
APLIKASI CHECKLIST SAFETY BERBASIS MOBILE MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) UNTUK AUDIT KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DI PT.MATAHARI PUTRA PRIMA,TBK Muhamad Arno Yuli Saputra; Muhammad Nur Fadillah; Dedi Setiadi
JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol 8, No 2 (2021): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v8i2.740

Abstract

AbstractPT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) is an Indonesian retail company which is the owner of the Matahari Department Store and Hypermart Supermarkets and Foodmart networks. For more than 50 years, the company group PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) has successfully developed Matahari Department Store, Matahari Supermarket and finally Matahari Market Place, which is a supermarket for the premium segment in Kelapa Gading, Bogor, Serpong, Metropolis and GTC in Makassar. Since November 2002, MPPA has also operated 46 Boston Drugs & Pharmacy stores in its supermarkets to support the concept of one stop shopping. However, behind all this, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) still has problems in the field of occupational health and safety (K3). This writing aims to identify, assess and provide recommendations for controlling the OSH risks that exist in PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA). The method used in this paper is Job Safety Analysis (JSA) based on mobile android. Data collection was carried out by means of observation, and distributing questionnaires.The results in this paper are able to analyze the need for a safety checklist with the Job Safety Analysis (JSA) method and the safety checklist application as an K3 audit tool in the PT. Matahari Putra Prima Tbk  Keywords: Android; checklist; K3; JSA
RANCANG BANGUN GAME EDUKASI DENGAN MENGGUNAKAN FINITE STATE MACHINE Muhamad Khaerudin; Dedi Setiadi; Tata Sumitra
JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol 9, No 1 (2022): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v9i1.847

Abstract

Learning media is a tool that can help the teaching and learning process and serves to clarify the meaning of the message conveyed, so that it can achieve learning objectives better and more perfectly. There are several methods or ways to carry out learning activities. One of them is learning activities using interactive media to be given to students. The purpose of interactive educative as a teaching and learning process between teachers and students includes increasing competence in three aspects, namely cognitive, psychomotor, and affective aspects. Offline activities in the classroom or online a teacher is expected to be more creative in making learning creations and innovations as well as to focus learning on students. One of the learning activities using interactive media to be given to students is games. This educational game is Hinterweltlern with the Role Playing Gaming genre by using a game engine, Blender for 3D modeling, , and Finite State Machine for designs that determine behavior, actions, and states. With the results of this game research is to update the curriculum and learning media used Keywords  : Learning media, educational game, Finite State Machine, designs
ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA YAYASAN GLOBAL EXCELLENCE Titi Novia Hilda; Ita Mustika; Dedi Setiadi
JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol 9, No 2 (2022): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v9i2.915

Abstract

Setiap organisasi memerlukan sistem informasi akuntansi untuk mengontrol keuangan yang masuk maupun keluar, dengan adanya sistem informasi akuntansi tersebut, maka tujuan organisasi akan dapat tercapai. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis efektifitas penerapan sistem informasi akuntansi dan bagaimana sistem informasi akuntansi sudah berjalan efektif sebagai penyedia informasi. Objek penelitian ini adalah Yayasan Global Excellence. Pengujian dilakukan dengan menganalisis sistem informasi akuntansi yang dilakukan terhadap struktur organisasi, dokumen, dan laporan keuangan yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis kualitatif deskriptif, sedangkan berdasarkan sumbernya menggunakan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan sistem informasi akuntansi pada Yayasan Global Excellence belum begitu memadai, karena masih belum sesuai dan belum memenuhi unsur-unsur pokok suatu sistem informasi akuntansi yaitu sumber daya manusia, peralatan, formulir/dokumen, catatan, prosedur dan laporan keuangan yang berlaku pada PSAK. Oleh karena itu, sampai saat ini sistem informasi akuntansi pada Yayasan Global Excellence belum dapat berjalan secara efektif. Keywords : Sistem Informasi Akuntansi, Yayasan.
PERENCANAAN BALOK TRANSFER PRATEGANG (Prestressed transfer Beam) Dedi Setiadi; Prihantono ST; Dadang Suyadi Suryasumirat
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.176 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v2i2.7884

Abstract

Desain ini diharapkan menghasilkan analisis balok transfer pratekan yang mengatasibeban besar koloum, beban besar balok yang disebabkan dari ruang tengah tanpa coloum.Ini adalah desain untuk mewajibkan luas ruangan di bawah lantai konstruksi bangunan. Proyek akhir iniAnalisis adalah desain ulang balok transfer pada proyek hotel industri yang dirancang menggunakan manualmenganalisis berkas. Struktur bangunan adalah 9 lantai beton jala yang dirancang untuk utilitas hotel.Balok transfer terletak di lantai 5 gedung yang akan digunakan untuk ruang fungsi danukuran kamar 32 x 25,4 m2.Basis desain teknis pada data nyata dari hotel industri proyek dan itu akan menjadimenganalisis dan merancang menggunakan desain teori elastis oleh T. Y Lin, dengan menggunakan mekanik teknisteori portal ekivalen dan untai standar dari VSL. Penekanan berkas yang disebabkan olehbanyak balok transfer akan diperiksa secara manual dan kemudian akan diperiksa ulang menggunakan strukturprogram SAP 2000.Output dari desain ini adalah 80 x 120 cm balok transfer pratekan dengan 4 tendonyang terdiri dari 2ScU5 - 12 dan 2ScU5 - 16, dengan tekanan maksimum pada kondisi layanan -7.10 MPa dan tegangan maksimum yang lebih rendah pada balok dimensi adalah + 0,96 MPa. Stres ituterjadi pada balok dimensi masih dalam batas yang memungkinkan (-15,21 MPa untuk kompresi dan+2,91 MPa untuk ketegangan).Kesimpulan dari desain ini adalah balok transfer pratekan dapat disimpanbeban besar koloum dengan tegangan pratekan kabel balok, sehingga ruangan bisabebas dari coloum dapat diperlukan.
Viabilitas Biji Sengon Penyimpanan 6 Bulan dan 23 Tahun Liliana Baskorowati; Dedi Setiadi; Mohammad Anis Fauzi
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.659 KB)

Abstract

Sengon yang banyak dikembangkan oleh masyarakat di Jawa karena cepat tumbuh dan mempunyai pangsapasar kayu yang bagus. Hal tersebut menyebabkan permintaan akan bibit sengon di masyarakat sangat tinggi.Pembibitan sengon selama ini dilakukan melalui penyemaian biji yang didapat dari tanaman-tamanan sengondisekitarnya. Untuk menunjang penyediaan bibit, maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untukmengetahui viabilitas biji sengon setelah penyimpanan yang lama (23 tahun) dan penyimpanan selama 6bulan. Penelitian dilakukan di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan PemuliaanTanaman Hutan pada bulan Januari sampai Maret 2017. Benih sengon yang digunakan adalah benih sengonyang dieksplorasi dari 5 provenan (daerah asal) di Wamena dan Jawa untuk uji umur 6 bulan; serta 5provenan dari Wamena untuk uji umur 23 tahun oleh tim peneliti sengon B2P2PBPTH. Benih sengontersebut disimpan di dalam plastik tertutup yang dimasukkan ke dalam botol plastik dan disimpan dalamDCS (Dry Cold Storage) dengan suhu -5oC. Pengujian viabilitas benih dilakukan dengan menabur benihmasing masing 25 biji menggunakan petridish, dan jumlah benih yang berekecambah diamati pada hari ke 2.5 dan 7. Pertumbuhan tinggi semai umur 1 bulan dicatat, untuk mengetahui laju pertumbuhannya. Hasilpenelitian memperlihatkan bahwa perkecambahan maksimal terjadi pada hari ke 7 dan tidak terjadipenambahan kecambah pada hari ke 9. Kemampuan kecambah sengon dengan lama simpan 6 bulanmenunjukkan perbedaan yang nyata antar provenan dengan nilai F hitung = 3.391 dan P (sig) = 0.000;sedangkan yang dengan lama simpan 23 tahun tidak berbeda secara nyata antar provenan. Rerata persenkecambah untuk benih dengan penyimpanan 6 bulan : 81,99% sedangkan dengan penyimpanan 23 tahun :60,31%. Analisis data pengukuran tinggi semai sengon umur 1 bulan dari benih yang disimpan selama 6bulan menunjukan perbedaan yang sangat nyata antar provenan; semai sengon dari Elagiama mencapai reratatinggi 8.67 cm; pertumbuhan tinggi terendah adalah semai yang berasal dari Wonosobo (5.98 cm). Variasipertumbuhan semai sengon umur 1 bulan antar provenan Wamena juga ditunjukkan dari benih sengon yangsudah disimpan selama 23 tahun. Secara umum benih yang masih baru (disimpan 6 bulan) mempunyaikemampuan tumbuh yang lebih baik dibandingkan dengan benih yang sudah lama tersimpan (23 tahun). Daripenelitian ini dapat disimpulkan bahwa biji sengon dapat disimpan di DCS dalam waktu yang lama,meskipun terjadi penurunan viabilitas.