Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

KERANGKA KESIAPSIAGAAN INDUSTRI MANUFAKTUR SKALA KECIL DI KABUPATEN BANTUL PASCA GEMPA BUMI 2006 Nugroho, Yohanes Anton; Fauzy, Akhmad; Winarno, Setya
SPEKTRUM INDUSTRI Vol 13, No 2: Oktober 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.701 KB) | DOI: 10.12928/si.v13i2.2690

Abstract

Gempa bumi di kabupaten Bantul pada tahun 2006, menyebabkan korban jiwa serta tingkat kerusakan bangunan dan infrastruktur terbesar di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Dampak lain yang ditimbulkan sebanyak sebanyak 2% dari jumlah pekerja di kabupaten Bantul kehilangan pekerjaan dan proyeksi GRDP (Gross Regional Domestic Bruto) mengalami penurunan sebesar Rp. 565.000.000.000 pada tahun 2007. Kondisi tersebut menyebabkan perlunya disusun suatu kerangka kesiapsiagaan, agar industri lebih mampu bertahan apabila menghadapi bencana. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan kerangka kesiapsiagaan dengan mengembangkan kerangka kesiapsiagaan yang sudah ada, yaitu FEMA (1993), EPICC (2003) dan NFPA (2010). Kerangka kesiapsiagaan selanjutnya perlu dikembangkan dengan memprioritaskan variabel karakteristik dari industri yang sesuai dengan kondisi industri setempat. Kata kunci : Kesiapsiagaan, Industri skala kecil, Bantul
Perancangan dan Implementasi Mesin Pengolah Kumbu Bakpia Berbasis Teknologi Automasi Ari Sugiharto; Yohanes Anton Nugroho; Ari Zaqi Al Faritsy
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 3, No 2 (2018): Vol. 3, No. 2, November 2018
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.801 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v3i2.4271

Abstract

Makalah ini akan menyampaikan bagaimana perancangan dan implementasi mesin pengolah kacang hijau menjadi kumbu bakpia. Mesin ini telah diimplementasikan pada kelompok industri bakpia skala kecil di Dusun Jurug Kabupaten Bantul. Sebelum adanya mesin ini, proses produksi dilakukan secara manual dengan kapasitas 2 kg/hari atau 200 butir. Makalah ini mencoba menunjukkan hasil perancangan dan implementasi mesin pengolah kumbu bakpia yang dikembangkan menggunakan teknologi automasi berbasis mikrokontroler. Melalui mesin pengolah kumbu bakpia yang dibuat proses pengolahan kacang hijau menjadi kumbu bakpia matang dapat dikerjakan lebih efektif dan efisien. Modul automasi yang dikembangkan mampu disesuaikan dengan jumlah bahan yang akan diproses. Apabila mesin digunakan dalam kapasitas maksimal, maka dalam waktu 8 jam penggunaan dapat memproses 24 kg kumbu bakpia.
Model Persediaan Komponen Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) pada PT. Qumicon Indonesia menggunakan Pendekatan Heuristic Lot Sizing Yohanes Anton Nugroho
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.217 KB)

Abstract

PT. Qumicon Indonesia merupakan industri manufaktur lampu penerangan jalan dan rambu lalu lintas. Persediaan di dalam perusahaan belum direncanakan secara optimal, karena penentuan persediaan hanya didasarkan asumsi dan pengalaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merencanakan persediaan komponen lampu penerangan jalan umum (LPJU) tenaga surya 40 watt yang lebih optimal bagi perusahaan. Simulasi digunakan menganalisis dan memilih metode lot sizing, mempertimbangkan tingkat permintaan yang bervariasi serta total biaya persediaan. Metode lot sizing terpilih selanjutnya digunakan dalam perencanaan. Perencanaan persediaan komponen LPJU tahun 2013 menghasilkan total variable cost untuk masing-masing komponen sebesar Rp. 1.853.004 /tahun, sehingga total biaya persediaan menjadi sebesar Rp. 7.412.016. Apabila dalam perencanaan menerapkan safety stock pada service level 90%, maka akan diterapkan safety stock komponen tiang 1 lengan sebanyak 9 unit, komponen tiang 2 lengan sebanyak 21 unit untuk, komponen lampu dan kelistrikan sebanyak 43 unit untuk, serta komponen solar cell sebanyak 25 unit. Penambahan safety stock dengan service level 90% akan menyebabkan penambahan biaya persediaan menjadi sebesar Rp. 49.850.500.
Perancangan Mobile Application Alat Pantau Kualitas Air Kolam Berbasis Internet of Things Yohanes Anton Nugroho; Muhammad Fitra Pratama
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31001/tekinfo.v9i1.949

Abstract

Changes in temperature, pH, and turbidity in concrete fish ponds greatly impact to the fish survival. Initial observations showed that among 3.067 fish seeds, 1.633 fish (53%) died and only 1.434 fish (47%) was successfully harvested. The application of water quality monitoring devices from concrete pools designed based on the Internet of Things technology has been tested. The monitoring equipment will not function optimally without an application that functions to receive monitoring data and then take action. Pool water quality monitoring equipment connected to the cloud using a GSM network connection. The recorded data is then displayed on the water quality monitoring application that designed using the Android operating system. Application design is developed using a User-Centered Design approach, where the design process was carried out by considering several variables: ease for use, clarity of information delivery, the fulfillment of needs, and appearance. Based on the results of the design evaluation, weaknesses can be determined, namely, difficulty to find the search menu for click history data, find the refresh button, read the results of searching for historical data, and read data in tables and graphs. Based on this, further improvements can be made to improve the application being made. The monitoring equipment is expected to provide information to pond managers to immediately take action if changing in pH and temperature beyond the limit so that the fish mortality rate can be minimized.
Optimasi Model Pengiriman Bantuan Bencana Gempa Bumi di BPBD Kabupaten Bantul Yohanes Anton Nugroho
Spektrum Industri Vol 17, No 1: April 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2586.11 KB) | DOI: 10.12928/si.v17i1.10882

Abstract

Bantul regency had experienced of the disasters caused by the earthquake occurred in Bantul in 2006, where 4121 residents of Bantul region was died, thousands buildings was collapsed and many damage many places. This paper develop a model of earthquake demage and analyzes distributing humanitarian aid from BPBD Bantul to each warehouse distributor in each districts that classified as Vehicle Routing Problem With Time Window (VRPTW). This solution model is developed using Linear Programming and The Nearest Neighbors Algorithm s Algorithm. Goal of those methods are expected to get distribution solution more fast and efficient. Based on modeling result using scenario of refugee number 80% from population in very vulnerable area, 60% in vulnerable area, and 40% in less vulnerable area obtained mathematical model of allocation distribution done by optimization with Linear Programming, which obtained distribution allocation solution using 16 medium trucks and 4 heavy trucks only need 3 days.
KERANGKA KESIAPSIAGAAN INDUSTRI MANUFAKTUR SKALA KECIL DI KABUPATEN BANTUL PASCA GEMPA BUMI 2006 Yohanes Anton Nugroho; Akhmad Fauzy; Setya Winarno
Spektrum Industri Vol 13, No 2: Oktober 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.701 KB) | DOI: 10.12928/si.v13i2.2690

Abstract

Gempa bumi di kabupaten Bantul pada tahun 2006, menyebabkan korban jiwa serta tingkat kerusakan bangunan dan infrastruktur terbesar di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Dampak lain yang ditimbulkan sebanyak sebanyak 2% dari jumlah pekerja di kabupaten Bantul kehilangan pekerjaan dan proyeksi GRDP (Gross Regional Domestic Bruto) mengalami penurunan sebesar Rp. 565.000.000.000 pada tahun 2007. Kondisi tersebut menyebabkan perlunya disusun suatu kerangka kesiapsiagaan, agar industri lebih mampu bertahan apabila menghadapi bencana. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan kerangka kesiapsiagaan dengan mengembangkan kerangka kesiapsiagaan yang sudah ada, yaitu FEMA (1993), EPICC (2003) dan NFPA (2010). Kerangka kesiapsiagaan selanjutnya perlu dikembangkan dengan memprioritaskan variabel karakteristik dari industri yang sesuai dengan kondisi industri setempat. Kata kunci : Kesiapsiagaan, Industri skala kecil, Bantul
OPTIMASI KEUNTUNGAN PRODUK KERIPIK SINGKONG MENGGUNAKAN METODE BRANCH AND BOUND DAN ALGORITMA GENETIKA PADA GNP SNACK Sarif Hasan; Yohanes Anton Nugroho
Spektrum Industri Vol 18, No 1: April 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/si.v18i1.13299

Abstract

GNP Snack company has problems in making raw material inventories which are sometimes not enough for 0.5 tons of cassava chips to fulfill demand. This will affect the production process carried out every day. Production needs per day 1 - 1.5 tons of production of cassava chips. The company benefits of GNP Snack are not optimal because it only produces an average profit per month of Rp. 2,000,000 therefore the right formula is needed to overcome this problem using the Branch and Bound Method and the Genetic Algebra Method. The calculation results from the branch and bound method show an increase in profits in December 2018 of Rp. 2,018,992 to Rp. 2,531,467 or a 25% increase, in January 2019 amounting to Rp. 2,247,488 to Rp. 4.247.620 or an increase of 89%, and in February 2019 Rp. 1,290,661 to Rp. 1,299,020 or experiencing a 1% increase and the results of calculations using the genetic algorithm method show an increase in profits in December 2018 of Rp. 2,018,992 to Rp. 2,555,477 or a 27% increase, in January 2019 Rp. 2,247,488 to Rp. 2,655,551 or an increase of 18%, and in February 2019 Rp. 1,290,661 to Rp. 2,810,316 or 118% increase.
Penerapan Algoritma Sweep Dalam Perencanaan Pendistribusian Produk Roti di Wilayah Kota Yogyakarta Yohanes Anton Nugroho; Rolis Andika Yatmoko
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v3i1.286

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat solusi baru untuk distribusi produk Sari Roti di CV Jogja Transport. CV Jogja Transport mengantarkan produk roti baru dan mengambil produk-produk yang tidak terjual akan diganti dengan produk-produk baru. CV Jogja Transport memiliki empat karyawan yang melayani sebagai distribusi produk Sari Roti di kota Yogyakarta. Mereka memiliki sistem kerja bergulir dengan jam kerja mulai pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB. Terbatasnya kapasitas kendaraan dan waktu pengiriman yang disarankan menyebabkan pengiriman tidak sesuai dengan rencana. Dalam tulisan ini, kami menunjukkan aplikasi dari Algoritma Sapu untuk menghasilkan rute distribusi baru. Pertimbangkan aturan distribusi dan sumber daya; Algoritma Sapu mencoba membawa cluster distribusi baru dan tugas penjualan. Solusi ini mengurangi jarak dari gudang CV Jogja Transport ke setiap lokasi toko yang 115,39 Km menjadi 64,3 Km. Solusi ini juga mengurangi waktu pengiriman dari 1143,49 menit menjadi 1032,11 menit. Pengurangan jarak dan biaya juga akan mengurangi 56,48% biaya distribusi dari Rp.56.539 menjadi Rp. 31.717.
Design Improvement of Queuing System Using Simulation and Six Sigma: A case study Widya Setia Findari; Yohanes Anton Nugroho
International Journal of Applied Business and Information Systems Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Association for Scientific Computing Electrical and Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.16 KB) | DOI: 10.31763/ijabis.v3i1.156

Abstract

PERENCANAAN AGGREGATE PRODUKSI GULA DI PT KEBUN AGUNG PG TRANGKIL Teguh Prasetyo; Yohanes Anton Nugroho
INDUSTRIAL ENGINEERING JOURNAL of the UNIVERSITY of SARJANAWIYATA TAMANSISWA Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Teknik Industri Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/iejst.v3i2.6708

Abstract

PT Kebon Agung PG Trangkil terletak di Trangkil, Pati, Jawa Tengah. Perusahaan ini mampu menghasilkan gula pasir sebanyak 36.000 kuintal per bulan. Perusahaan ini memiliki masalah pada biaya simpan yang terlalu tinggi sehingga biaya produksinya tinggi. Pada penelitian ini menggunakan metode forcasting untuk mengetahui peramalan permintaan periode berikutnya dan metode Aggregate Transportasi, metode simple model Constant Average Production, simple model Constant reguler time employee, simple model Up to demand with regular time employee dan General LP model untuk mengetahui biaya produksi minimum pada periode berikutnya. Dari lima metode agregat yang digunakan, biaya produksi terminimum adalah metode aggregate simple model Constant Average Production dengan biaya produksi total dalam 6 periode sebesar Rp.14.303.690 dan biaya simpan yang terdapat pada periode 6 dengan biaya sebesar Rp. 2.110.500. kata kunci: forcasting, perencanaan aggregate, simple metode.