Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Psikoedukasi Pengaruh Gadget Terhadap Pelajar Didunia Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan Dwi Iramadhani; Rini Julistia; Zurratul Muna
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 2, No 2 (2021): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v2i2.70

Abstract

Kecenderungan penggunaan gadget secara tidak bertanggung jawab, berlebihan dan tidak tepat pada akhirnya bisa menjadikan individu atau siswa/i bersikap tidak perduli pada lingkunganya baik pada lingkungan keluarga, masyarakat dan lingkungan pendidikan. Penggunaan gadget secara berkelanjutan dan tidak bertanggung jawab juga akan berdampak buruk bagiindividu dalam kesehariannya. Tujuan dari psikoedukasi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pada penggunaan gadget terutama dalam pendidikan agar siswa dan siswi dapat menggunakan gadget dengan bertanggung jawab dan tidak ketergantungan. Kegiatan ini terbagi menjadi 3 sub bagian yakni kegiatan pretest, kemudian pada kegiatan kedua yaitu kegiatan psikoedukasi dan kegiatan ketiga yaitu posttest. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa saat pre test 25 dari 35 siswa/i memiliki kategori tinggi kemudian setelah mengikuti psikoedukasi, lima hari kemudian diukur Post Test diperoleh hasil terdapat 33 siswa/i yang berada pada kategori rendah sedangkan sisanya 2 orang berada pada kategori tinggi. berdasarkan hasil tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa setelah mengikuti kegiatan psikoedukasi pengaruh gadget terhadap pelajar didunia pendidikan, siswa/i dapat meningkatkan kesadarannya akan fungsi gadget sehingga dapat mengunakan gadget dalam hal yang positif.
Efektivitas Program PSOP (Public Speaking On Online Presentation) Untuk Meningkatkan Self Efficacy Mahasiswa Dwi Iramadhani; Widi Astuti; Rini Julistia
Jurnal Diversita Vol 7, No 2 (2021): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v7i2.4533

Abstract

Kondisi pandemi membuat mahasiswa untuk beradaptasi pada kondisi pembelajarannya yang bersifat daring. Salah satunya adalah presentasi online. Public speaking dianggap sebagai salah satu keterampilan utama yang harus diperhatikan pada saat melakukan presentasi online.  Tantangan yang dimiliki mahasiswa adalah membangun self eficacy untuk berbicara didepan umum. Kondisi dimana jika tidak teratasi dapat menimbulkan kecemasan dan tidak efektifnya presentasi. Untuk dapat mengoptimalkan kemampuan mahasiswa dalam public speaking terutama ketika presentasi secara online diperlukan upaya untuk meningkatkan efikasinya tersebut. Penelitian ini mengusulkan sebuah pelatihan yang disebut dengan Kelas Online PSOP (Public Speaking on Online Presentation). Pelatihan ini merupakan modifikasi dari modul yang dikembangkan oleh Toatmaster (2015). Pendekatan belajar yang dilakukan dalam pelatihan ini adalah pendekatan belajar experiential learning. Modul ini dilakukan tahapan validasi melalui expert judgement sebanyak 3 orang dan teruji valid secara isi.  Selanjutnya dilakukan tahapan eksperimen dengan desain eksperimen one group pretest and posttest only. Penelitian ini menemukan sebanyak 98 orang siswa berkategori sedang dan 19 orang siswa memiliki kategori rendah, dan 11 orang dengan kategori tinggi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 14 orang mahasiswa dengan kategori self eficacy yang rendah. Penelitian ini membutikan bahwa Program Kelas online PSOP terbukti dapat meningkatkan self eficacy mahasiswa dalam melakukan public speaking secara online.
Kelas Online “How to Be Confident Public Speaker On Online Presentation” Bagi Generasi Z Sebagai Persiapan Menghadapi Kondisi New Normal Covid 19 Widi Astuti; Dwi Iramadhani; Zurratul Muna
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 2, No 1 (2021): J-P3K APRIL
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v2i1.94

Abstract

Selama masa pandemi sekolah mengubah pola pembelajaran konvensional berbasis tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang sangat mengandalkan teknologi. Perubahan ini akhirnya menimbulkan beberapa dampak bagi generasi Z yaitu belum menyeluruhnya akses pembelajaran secara online, siswa belum terbiasa dengan budaya belajar jarak jauh, siswa selama ini terbiasa berinteraksi dengan teman-teman dan para guru secara langsung disekolah. Jika jika Covid-19 ini tidak segera berakhir dampak-dampak tersebut akhirnya akan menimbulkan kecemasan, frustrasi dan angka putus sekolah yang tinggi (Unicef, 2020). Kecemasan tersebut akhirnya akan mempengaruhi proses pembelajaran generasi Z salah satunya adalah kecemasan dalam berbicara di depan publik (Aryadillah, 2017). Untuk mengatasi hal ini penulis membuat suatu pengabdian masyarakat dengan memberikan program pelatihan public speaking yang bertujuan agar para siswa lebih percaya diri ketika berbicara di depan umum. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini menyatakan bahwa ada perubahan yang terjadi pada peserta, beberapa siswa dapat memberikan intonasi yang tepat dalam menyempaikan informasi. Setelah proram pengabdian ini dijalankan memperoleh hasil bahwa peserta mendapatkan manfaat untuk menambah skill saat public speaking. Kemudian terdapat perubahan dalam hal percaya dirisehingga peserta dapat lebih termotivasi untuk berbicara di depan umum setelah mengikuti program pelatihan public speaking.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PEMINATAN SISWA FITRI AYU NINGTIYAS; Dwi Iramadhani
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v2i1.7452

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk memperbaiki proses dan meningkatkan prestasi belajar matematika siswa dengan menerapkan pembelajaran kooperatif Think Pair Share. Subjek penelitian ini berjumlah 36 orang. Penelitian terdiri atas dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas empat tahapan berupa perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan dan tes prestasi belajar. Tindakan dikatakan berhasil jika aktivitas guru dan siswa mengalami peningkatan pada setiap pertemuan dan jumlah siswa yang mencapai KKM meningkat pada setiap siklus. Hasil penelitian pada lembar pengamatan menunjukkan aktivitas guru dan siswa mengalami perbaikan pada setiap pertemuan. Persentase siswa yang mencapai KKM pengetahuan pada skor dasar sebesar 22.22% meningkat menjadi 58,33% pada siklus pertama dan meningkat menjadi 75% pada siklus kedua. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif pendekatan Think Pair Share dapat memperbaiki proses dan meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas  SMAN 11 Pekanbaru pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020.
AN OVERVIEW THE MEANING OF LIFE IN BREAST CANCER PATIENTS IN THE CITY OF LHOKSEUMAWE Rini Julistia; Zurratul Muna; Widi Astuti; Dwi Iramadhani
Psikoislamedia : Jurnal Psikologi Vol 7, No 1 (2022): PSIKOISLAMEDIA:JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : State Islamic University (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v7i1.11439

Abstract

This study aims to describe the meaning of life in breast cancer patients in Lhokseumawe City. The study used descriptive quantitative methods and the sampling technique was simple random sampling. The results of this study indicate that patients with breast cancer in Lhokseumawe City have a high meaning of life. Individuals who have a high meaning of life are able to find the meaning of their lives, this can be seen from those who can think positively about what they are experiencing, can undergo all treatment processes with passion and enthusiasm, this can affect their own healing. Keywords: The Meaning of Life, Breast Cancer, Lhokseumawe       
THE EFFECT OF PSOP (PUBLIC SPEAKING ON ONLINE PRESENTATION) PROGRAM AS A SOLUTION TO INCREASE STUDENT'S SELF EFFICACY PENGARUH PROGRAM PSOP (PUBLIC SPEAKING ON ONLINE PRESENTATION) SEBAGAI SOLUSI MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA Zurratul Muna; Dwi Iramadhani; Widi Astuti; Rini Julistia
Psikoislamedia : Jurnal Psikologi Vol 7, No 1 (2022): PSIKOISLAMEDIA:JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : State Islamic University (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v7i1.11440

Abstract

The main problem in online presentations is that there is a sense of worry about other people's assessments of themselves, namely about what and how things will be delivered. The thing that can be done to increase confidence in doing online presentations is to improve online public speaking skills. Public speaking is a skill that must be considered in online presentations. As a solution to this problem, researchers are interested in creating a Public Speaking on Online Presentation (PSOP) training program. This study uses a quantitative method in the form of a quasi-experimental research design with one group pretest posttest design. Sampling using purposive sampling. Data collection using a confidence scale. The results of the paired sample t-test analysis showed that there was a significant difference between the pretest and posttest after the implementation of the training. PSOP (Public Speaking On Online Presentation) can increase students' confidence in facing the online learning system.  Permasalahan utama dalam presentasi secara online adalah adanya rasa khawatir tentang respon atau penilaian orang lain terhadap dirinya, yaitu mengenai apa yang disampaikannya dan bagaimana ia menyampaikannya. Hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan rasa percaya diri melakukan presentasi online adalah dengan meningkatkan kemampuan public speaking secara online. Public speaking merupakan skill yang harus diperhatikan pada presentasi online. Sebagai solusi dari permasalahan ini peneliti tertarik membuat sebuah program pelatihan Public Speaking on Online Presentation (PSOP). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berupa quasi eksperimen dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Pengambilan sampling menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala kepercayaan diri. Hasil analisis paired sample t-test diketahui bahwa ada perbedaan signifikan antara pretest dan posttest setelah pelaksanaan pelatihan. PSOP (Public Speaking On Online Presentation) dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi sistem pembelajaran daring.
Adversity Quotient pada Santri Berstatus Mahasiswa Ika Amalia; Nuryulia Nuryulia; Dwi Iramadhani; Nur Afni Safarina; Cut Ita Zahara
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 2, No 3 (2022): JURNAL SOCIAL LIBRARY NOVEMBER
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v2i3.105

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Adversity Quotient (AQ) pada Santri berstatus mahasiswa didayah Al-Huda Malikussaleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling dengan pendekatan purporsive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 106 orang santri yang juga berstatus mahasiswa di dayah Al-Huda Malikussaleh. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Kuesioner Adversity Quotient. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu statistik deskriptif. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa berdasarkan hasil kategorisasi berada pada kategori climbers yaitu sebanyak tujuh puluh tiga orang dan kategori campers adalah tiga puluh dua orang serta pada kategori quitters adalah sebanyak 1 orang. Dapat diartikan bahwa sebagian besar santri didayah Al Huda Malikussaleh memiliki Adversity Quotient pada tingkatan Climbers sehingga mereka memiliki kemampuan yang baik untuk dapat bertahan dalam berbagai kesulitan dan permasalahan yang mereka hadapi dalam kehidupannya.