Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Konstribusi Kecepatan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan Menggiring Bola Pada Atlet Sekolah Sepakbola Sari, Dessi Novita
Ilmu Olahraga Vol 18 No 2 (2018): Sport Science: Jurnal Sains Olahraga dan Pendidikan Jasmani
Publisher : Pusat Studi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.786 KB) | DOI: 10.24036/jss.v18i2.41

Abstract

Masalah dalam penelitian ini dilatar belakangi karena lemahnya kemampuan kecepatan dan kelincahan dalam teknik menggiring bola. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstribusi kecepatan dan kelincahan terhadap keterampilan menggiring bola pada atlet Sekolah Sepakbola (SSB) Anak Bangsa Parak Laweh Padang, dan mengetahui sumbangan kecepatan dan kelincahan secara bersama-sama terhadap keterampilan menggiring bola pada atlet Sekolah Sepakbola (SSB) Anak Bangsa Parak Laweh Padang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian korelasional untuk melihat kontribusi variabel X terhadap variabel Y. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain SSB Anak Bangsa Parak Laweh Padang yang aktif latihan berjumlah 110 orang. Yang dijadikan sampel dalam penelitian ini hanya kelompok U-18 sejumlah 20 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini bertempat di lapangan sepakbola Anak Bangsa Parak Laweh Padang dan waktu penelitian ini dilakukan pada bulan November sampai dengan Desember 2014. Dari hasil penelitian ini diperoleh, 1). kecepatan mempunyai kontribusi terhadap keterampilan menggiring bola pada SSB Anak Bangsa Parak Laweh Padang sebesar 37,65%, 2). kelincahan mempunyai kontribusi terhadap keterampilan menggiring bola pada SSB Anak Bangsa Parak Laweh Padang sebesar 21,86%, 3). kecepatan dan kelincahan secara bersama-sama memberi konstribusi terhadap keterampilan menggiring bola pada SSB Anak Bangsa Parak Laweh Padang sebesar 54,58%.
Analisis Kemampuan Footwork Tenis Meja Mahasiswa UKO Tenis Meja Universitas Negeri Padang Sari, Dessi Novita
Ilmu Olahraga Vol 17 No 2 (2017): Sport Science: Jurnal Sains Olahraga dan Pendidikan Jasmani
Publisher : Pusat Studi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.42 KB) | DOI: 10.24036/jss.v17i2.42

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini Masalah dala m penelitina ini adalah rendahnya prestasi UKO Tenis Meja UNP yang berkemungkinan disebabkan oleh rendahnya kemampuan footwork, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan footwork atlet tenis meja UKO UNP. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dimana peneliti hanya ingin melihat keadaan sebenarnya di lapangan tentang kemampuan footwork mahasiswa UKO tenis meja UNP. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa UKO tenis meja UNP berjumlah 34 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling, sehingga jumlah sampel berjumlah 11 orang. Untuk mendapatkan data tentang footwork mahasiswa UKO tenis meja instrument tes yaitu tes footwork tenis meja. Teknik analisis yang digunakan sesuai dengan jenis penelitian yaitu dengan menggunakan penghitungan persentase. Berdasarkan pengukuran dan analisa maka diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: Kemampuan footwork atlet Unit Kegiatan UNP berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 36.36%
Tingkat Akurasi Servis Forehand Backspin Haryanto, Jeki; Murniati, Murniati; Sari, Dessi Novita
Ilmu Olahraga Vol 21 No 1 (2021): Sport Science: Jurnal Sains Olahraga dan Pendidikan Jasmani
Publisher : Pusat Studi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/JSOPJ.61

Abstract

The purpose of this study was to determine the level of accuracy of forehand backspin service in PTM Punggung Kasiak, so that the results are expected to be used as a reference to improve or maintain the quality of athlete service accuracy at the club or in other clubs. Service is very useful as a main weapon in a match that is very closely related to the player's strategy to be applied to face opponents. This type of research uses the type of quantitative descriptive research in which the researcher only seeks to dig up information about the accuracy of the forehand backspin serve. The sampling technique used in this study is census sampling, which means that the entire population is used as a sample, while the data collection is done by directly conducting tests on 13 early childhood athletes at Punggung Kasiak Table Tennis Club in Padang Pariaman, West Sumatra. The data obtained were analyzed using descriptive statistical techniques. The results showed that the average level of accuracy of the forehand backspin serve in early childhood athletes in this club is in the category of moderate, which mean they have standart service accuracy that should be improve for their future career in table tennis.
TINJAUAN KEBUGARAN JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR dessi novita sari
Jurnal Sporta Saintika Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Sporta Saintika Edisi September Volume 5 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Jurusan Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v5i2.149

Abstract

The problem in this study is that the level of physical fitness of students at SD Negeri 11 Kampung Jawa, Kota Solok is not yet known. The formulation of the problem in this study is how the level of physical fitness of students of SD Negeri 11 Kampung Jawa, Kota Solok. The purpose of this study was to determine the physical fitness of students of SD Negeri 11 Kampung Jawa, Kota Solok. The purpose of this study was to determine the physical fitness of elementary school students. The research method uses quantitative methods with survey techniques. The population is 36 and the research sample is 18 people. Data collection used a physical fitness test for Indonesian children aged 10-12 years. Based on the test results and field data findings, it can be concluded that the fifth grade students of SD Negeri 11 Kampung Jawa, Solok City. The purpose of this study was to determine the level of physical fitness of female students who were in the average group of 12 people (66.67%) , while above the average group were 4 people (22.22%) and those who were below the average were 2 people (11.11%).
UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN LANSIA MELALUI SOSIALISASI KEBUGARAN JASMANI DAN PELATIHAN KREATIVITAS MENGGUNAKAN SAMPAH ANORGANIK Dessi Novita Sari; Sonya Nelson
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 2 (2020): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v2i2.851

Abstract

Permasalahan dihadapi mitra 1) masyarakat Kenagarian Maek belum memiliki pengetahuan cukup mengenai aktivitas fisik untuk lansia serta kurangnya pemahaman akan pentingnya kebugaran jasmani. Kegiatan posyandu hanya tergambar pada proses pemeriksaan kesehatan lansia, misalnya penimbangan berat badan, dan cek tekanan darah. Belum ada kegiatan yang bertujuan untuk peningkatan kebugaran lansia, penyuluhan kesehatan dan senam lansia hingga sekarang tidak pernah dilakukan. Hal ini disebabkan karena masih kurangnya instruktur yang berkompeten dalam memberikan penyuluhan dan pelatihan dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sehat jasmani dan rohani.  (2) Rendahnya kesadaran masyarakat terutama lansia dalam menerapkan pola hidup sehat  serta kurangnya sosialisasi dari pemerintah. 3) Banyak waktu luang lansia dirumah, karena mereka hanya melakukan kegiatan seputarrumah tangga.  Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka diberikan solusi sebagai berikut: (1) Pelatihan senam lansia, (2) Penyuluhan kesehatan lansia, (3) Pelatihan keterampilan kreativitas memanfaatkan sampah anorganik sebagai upaya meningkatkan produktivitas lansia, meningkatkan  interaksi sosial antar lansia, sekaligus mengisi waktu luang lansia dengan kegiatan bermanfaat. Khalayak sasaran dari kegiatan ini adalah lansia di Kenagarian Maek Kabupaten Lima Puluh Kota sebanyak 15 orang dan kader Posyandu 4 orang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan, serta pendampingan.
Analisis kemampuan forehand drive atlet tenis meja Dessi Novita Sari; Despita Antoni
Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education Vol. 1 No. 1 (2020): Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education
Publisher : UIR Press Bekerjasama dengan ANOKI (Indonesian Association of Health and Sport Nutritionist)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/es:ijope.2020.vol1(1).5253

Abstract

The purpose of this study was to analyze the forehand drive ability of the Semen Padang table tennis athletes. This type of research is descriptive where the researcher only wants to see the actual situation in the field about the ability of forehand drive in playing table tennis. The population in this study were 18 beginner table tennis athletes in Semen Padang. The sampling technique used was proportional random sampling, so the number of samples was 15 people. To get data about the forehand drive capability, a test instrument was used with a target on the table. The analysis technique used is in accordance with the type of research, namely by using the percentage calculation. Based on the measurement and analysis, the results showed that the table tennis athlete of Semen Padang has the ability forehand drive in the medium category.
Pelatihan Dan Penanganan Gangguan Psikologis Bagi Wasit Tenis Lapangan Sumatera Barat Dalam Persiapan Penugasan Wasit Pada Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat 2022 Indri Wulandari; Muhammad Arnando; Frizki Amra; Weny Sasmitha; Haripah Lawanis; Hilmainur Syampurma; Dessi Novita Sari; Zulbahri Zulbahri
Jurnal Berkarya Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Berkarya Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Uiveristas Negeri Padang Jl. Prof. Hamka, Air Tawar Padang 25131 Telp. 0751-7059901

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jba.0401.2022.08

Abstract

Wasit dikatakan profesional apabila seorang wasit dapat melaksanakan peraturan permainan dengan baik, memiliki kondisi fisik yang baik dan tentu dipengaruhi oleh mental yang baik. Mental memiliki peranan yang sangat tinggi dalam kesuksesan kepemimpinan wasit. Kondisi mentel memiliki korelasi besar terhadap kesiapan fisik, sehingga dapat mempengaruhi penerapkan peraturan permainan dengan baik. Sebaliknya, mental yang buruk dapat mempengaruhi fisik seorang wasit dalam memimpin dan dapat mempengaruhi setiap keputusan yang diambil dalam penerapan peraturan pertandingan tenis. Kondisi ini sangat banyak terjadi di wasit-wasit pemula. Demikian pula pada wasit PELTI Sumatera Barat. PELTI Sumatera Barat, merupakan salah satu Pengcap yang rutin mengadakan pelatihan dan penataran wasit. Menurut tingkatannya pelatihan tersebut mulai dari tingkat yang paling rendah dengan level 1, level II (white badge), level III (bronze badge), level IV (silver badge) dan level V (gold badge). Tingkatan tersebut menjadi syarat bagi seorang wasit tenis untuk dapat bertugas di turnamen Internasional. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka akan disusun program-program yang diberikan pada para wasit terkait penanganan gangguan psikologis sebelum memimpin bertandaing. Jenis program yang diberikan berupa pelatihan tentang penanganan gangguan psikologis. Metode yang akan diterapkan dalam kegiatan ini adalah Partisipation Active Learning system (PALS). Seluruh peserta akan terlibat aktif dalam setiap materi yang diberikan. Teknik evaluasi ketercapain program adalah berupa uji keterampilan. Target dari kegiatan ini adalah berupa peningkatan pemahaman (softskill) para wasit terkait penanganan gangguan psikologis.
Lansia Sehat Aktif dan Produktif Melalui Germas dan Pelatihan Industri Kreatif sonya nelson; Dessi Novita Sari; Wilda Wellis
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v6i2.1773

Abstract

Usia 60 tahun ke atas merupakan usia memasuki lanjut usia. Berbagai macam permasalahan yang di hadapi lansia baik dari psikis, fisik, ekonomi ataupun sosial. Daerah binaan PKM ini adalah Kenagarian Lubuk Jantan Kabupaten Tanah Datar. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah 1) terbatasnya kegiatan atau aktifitas yang dilakukan oleh lansia. Kegiatan lansia tergambar pada kegiatan posyandu lansia dan kegiatan seputar RT. Kegiatan yang di lakukan pada posyandu tergolong monoton, sehingga kurangnya minat lansia untuk datang ke posyandu. 2) kurangnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola yang hidup yang sehat, melakukan aktivitas fisik, serta menjaga lingkungan yang bersih. Khalayak sasaran dari kegiatan ini adalah lansia dan kader di Posyandu lansia di Kenagarian lubuk jantan. Solusi yang ditawarkan  melalui penyuluhan kesehatan khususnya kebugaran jasmani, pelatihan senam lansia dan pelatihan industri kreatif dengan pendekatan terapi okupasi yaitu membuat kerajinan tangan dengan pemanfaatan sampah anorganik. Rencana kegiatan yang ditawarkan melalui penyuluhan, pelatihan, workshop dan lokakarya serta pendampingan dengan mengutamakan protokol kesehatan covid 19. Capaian yang di targetkan adalah Meningkatkan derajat kesehatan dan meningkatnya pengetahuan serta menambah keterampilan dan berpeluang untuk dikembangkan menjadi sebuah usaha yang mampu memberikan nilai tambah bagi keluarga dengan modal yang tidak cukup besar. Kata kunci:  Germas, Industi Kreatif, lansia 
The Influence of Coconut Water and Activated Charcoal in MS Medium on In Vitro Callus Regeneration of Dendrobium sp. Cultivar Bertha Chong Orchids Dessi Novita Sari; Zairin Thomy; Yunita Yunita
Jurnal Natural Volume 15, Number 1, March 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.411 KB)

Abstract

Dendrobium is one of the most commercial orchids. In Vitro technique is one of solution to fulfill the market demand of Dendrobium. Organic matters, such as coconut water, and activated charcoal are often given to in vitro medium to regenerate orchids callus. The addition of activated charcoal is not only adsorbing toxic substances but also organic matters. The aimof this researchistofindthe best combination for callus regeneration medium. The research was conducted at the Biological Cell and Molecular Laboratory, Mathematics and Natural Science Faculty of Syiah Kuala University, Darussalam, Banda Aceh since March to November 2013. The method used is experimental with Completely Randomized Factorial Design with two factor; treatments of coconut water and activated charcoal. The result showed that the combinationof 150mL/Lcoconut waterand2,0g/Lactivated charcoal is the best resultbecauseit is the onlytreatment that have capability in producingplantletswithin60days.
Pembinaan kebugaran jasmani dan pelatihan keterampilan kreativitas sebagai upaya mencegah demensia Dessi Novita Sari; Sonya Nelson; Septri; Fahmil Haris
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1066.939 KB) | DOI: 10.24036/jaso.v3i1.29

Abstract

Daerah binaan PKM ini adalah Nagari Painan Selatan Kecamatan Koto IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan, yang memiliki populasi lansia cukup besar. Adapun permasalahan mitra: (1) Kegiatan pada posyandu lansia tergolong monoton sehingga kurangnya minat peserta untuk datang, kegiatan posyandu hanya tergambar pada proses pemeriksaan kesehatan lansia saja, misalnya pada penimbangan berat badan, cek tekanan darah kadang juga cek kolesterol dan asam urat. Belum ada kegiatan yang bertujuan untuk peningkatan kebugaran jasmani dan senam lansia yang hingga saat ini jarang dilakukan. Hal ini disebabkan juga karena masih kurangnya instruktur yang berkompeten dalam memberikan penyuluhan dan pelatihan dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sehat jasmani dan rohani. Kegiatan pada Posyandu kurang bervariasi dan belum ada penekanan khusus bagi partisipan lansia dalam melaksanakan senam. Oleh sebab itu perlu dilakukan penyuluhan dan pelatihan tentang kebugaran jasmani khususnya senam lansia. Hasil yang dicapai adalah pemahaman terhadap 1) olahraga khususnya senam lansia 2) pentingnya tes kebugaran 3) pelaksanaan senam lansia yang baik dan benar. Adapun Permasahan yang ke dua (2), mengenai ketenagakerjaan terutama untuk lansia tidak potensial, mayoritas dari mereka adalah lansia yang kini sudah tidak lagi bekerja meskipun mereka masih ingin bekerja. Masih kurang produktifnya sebagian lansia sehingga membawa konsekuensi berkurangnya pendapatan yang dapat menyebabkan kemiskinan lansia. Banyak waktu luang yang dimiliki oleh lansia dirumah, karena mereka hanya melakukan kegiatan seputar RT. Oleh sebab itu perlu diberikan pelatihan keterampilan kreativitas dengan memanfaatkan bahan-bahan serat alam dan tali macrame sebagai upaya mencegah demensia, meningkatkan produktivitas lansia, meningkatkan interaksi sosial antar lansia, sekaligus mengisi waktu luang lansia dengan kegiatan bermanfaat. Hasil yang di dapat adalah menambah keterampilan dan berpeluang untuk dikembangkan menjadi sebuah usaha yang mampu memberikan nilai tambah bagi keluarga dengan modal yang tidak besar tetapi mampu menghasilkan nilai ekonomi yang cukup tinggi. Kegiatan dilaksanakan dengan Training of Trainer (TOT) dengan cara memberikan materi melalui ceramah, kemudian dilanjutkan dengan praktek langsung